News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

CEO Agen di Korea Akhirnya Jujur Soal Masa Depan Megawati Hangestri: Pindah ke Liga Luar Negeri, Jika Hanya Melihat dari Segi Uang...

Masa depan Megawati Hangestri di Red Sparks, bertahan di KOVO atau pindah ke liga luar negeri lainnya? CEO Agen Megatron bilang opsi terbaik saat ini pindah ke
Sabtu, 8 Maret 2025 - 17:03 WIB
CEO Agen di Korea Akhirnya Jujur Soal Masa Depan Megawati Hangestri Kontrak Dengan Manager, atau Pindah ke Liga Luar Negeri, Jika Hanya Melihat dari Segi Uang...
Sumber :
  • Red Sparks

Sebaliknya, jika dia memutuskan untuk mendaftar ke seleksi kuota pemain asing, dia harus mengikuti sistem undian.

Dalam sistem ini, tujuh tim peserta liga akan mendapat kesempatan memilih pemain asing berdasarkan urutan terbalik dari peringkat akhir musim 2024/2025.  

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

CEO Vision International, Kim Seong-hoon, yang merupakan agen Megawati di Korea Selatan, mengungkapkan bahwa kliennya belum mengambil keputusan. 

Kim mengakui bahwa secara finansial, mengikuti seleksi kuota asing akan memberikan keuntungan besar bagi Megawati. 

Namun, ia juga menegaskan bahwa Megawati memiliki ikatan emosional yang kuat dengan Red Sparks dan kehidupan di Korea Selatan.  

"Kami masih membuka peluang untuk ikut seleksi pemain asing, memperbarui kontrak dengan Red Sparks, atau pindah ke liga luar negeri seperti Jepang, Turki, atau Indonesia," ujar Kim.  

"Jika hanya mempertimbangkan faktor uang, tentu seleksi pemain asing lebih menguntungkan. Namun, Mega sangat mencintai kehidupannya di Korea dan memiliki keterikatan kuat dengan klub Jeonggwanjang (Red Sparks)," tambahnya.  

Sementara itu, Direktur Federasi Bola Voli Korea (KOVO), Cho Yong-chan, menyatakan bahwa pihaknya belum mengambil sikap terkait masa depan Megawati. 

Cho menegaskan bahwa Megawati saat ini diminta untuk fokus membawa Red Sparks tampil maksimal di babak playoff.  

"Kami akan membiarkan Megawati menyelesaikan musim ini bersama Red Sparks. Setelah musim berakhir, kami akan berdiskusi mengenai kelanjutan kariernya di liga ini," kata Cho Yong-chan.  

Jika Megawati memilih mengikuti seleksi pemain asing, peluangnya untuk bergabung dengan tim yang menawarkan kontrak lebih besar akan terbuka lebar. 

Namun, risiko kehilangan kenyamanan yang sudah ia dapatkan di Red Sparks juga cukup besar. Di sisi lain, jika ia memilih bertahan di kuota Asia, Red Sparks kemungkinan besar akan mempertahankannya sebagai salah satu pilar utama tim.  

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pilihan Megawati akan sangat memengaruhi arah kariernya ke depan. 

Dengan performa yang terus menanjak dan ketenaran yang makin meningkat, keputusan Megawati untuk bertahan di Korea Selatan atau mencoba peruntungan di liga lain seperti Jepang atau Turki akan menjadi langkah besar dalam karier profesionalnya. (udn)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Cak Imin Kritik Wacana ‘War Tiket’ Haji: Jangan Sampai Harapan Jemaah Pupus

Cak Imin Kritik Wacana ‘War Tiket’ Haji: Jangan Sampai Harapan Jemaah Pupus

Cak Imin menilai efektivitas kebijakan war tiket haji masih sangat diragukan, apalagi menyangkut nasib calon jemaah yang telah bertahun-tahun menunggu giliran berangkat.
Jakarta Elecrtic PLN Dikalahkan Popsivo Polwan di Final Four Proliga 2026, Kara Bajema Dkk Dinilai Tak Maksimal

Jakarta Elecrtic PLN Dikalahkan Popsivo Polwan di Final Four Proliga 2026, Kara Bajema Dkk Dinilai Tak Maksimal

Jakarta Electric PLN kalah dengan skor 1-3 (21-25, 22-25, 25-17, 19-25) dari Popsivo Polwan pada pertandingan yang berlangsung di GOR Sritex Arena Solo, Jumat 19 April 2026 kemarin.
Rhoma Irama hingga Ikke Nurjanah Ikut Terdampak, Belasan LMK Pertanyakan Kinerja LMKN Terkait Distribusi Royalti

Rhoma Irama hingga Ikke Nurjanah Ikut Terdampak, Belasan LMK Pertanyakan Kinerja LMKN Terkait Distribusi Royalti

Sejumlah lembaga secara kolektif mempertanyakan transparansi distribusi royalti yang dinilai tidak sesuai dengan amanat UU No. 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta.
Hari Pertama WFH ASN, LRT Jabodebek Catat Penurunan Pengguna hingga 10 Persen

Hari Pertama WFH ASN, LRT Jabodebek Catat Penurunan Pengguna hingga 10 Persen

Jumlah pengguna LRT Jabodebek alami penurunan 10 persen hari pertama kebijakan kerja dari rumah atau work from home (WFH) bagi aparatur sipil negara (ASN).
Pengamat Soroti Potensi Intervensi Opini Publik dalam Kasus Chromebook Nadiem, Narasi Pembelaan di Medsos Dinilai Tak Etis

Pengamat Soroti Potensi Intervensi Opini Publik dalam Kasus Chromebook Nadiem, Narasi Pembelaan di Medsos Dinilai Tak Etis

Pengamat hukum Fajar Trio menilai maraknya konten yang seolah mengambil peran sebagai hakim di luar persidangan kasus Nadiem menjadi fenomena yang perlu diwaspadai.
Link Live Streaming Final Four Proliga 2026, 10 April: Ada Big Match! Gresik Phonska Plus Tantang Popsivo Polwan

Link Live Streaming Final Four Proliga 2026, 10 April: Ada Big Match! Gresik Phonska Plus Tantang Popsivo Polwan

Link Live Streaming Final Four Proliga 2026 Sabtu 11 April menjadi laga perdana putaran kedua Proliga 2026 dimulai dengan dua laga di sektor putri dan putra.

Trending

Jadwal Final Four Proliga 2026, Sabtu 11 April: Hari Pertama Putaran Kedua Langsung Suguhkan Big Match Sektor Putri!

Jadwal Final Four Proliga 2026, Sabtu 11 April: Hari Pertama Putaran Kedua Langsung Suguhkan Big Match Sektor Putri!

Jadwal Final Four Proliga 2026, Sabtu 11 April yang menjadi laga perdana di putaran kedua dengan menyuguhkan dua pertandingan dari sektor putri dan putra .
Vietnam Akhirnya Akui Timnas Indonesia "Raja" Baru ASEAN

Vietnam Akhirnya Akui Timnas Indonesia "Raja" Baru ASEAN

Tensi tinggi menyelimuti gelaran ASEAN Futsal Championship 2026 jelang laga semifinal yang mempertemukan Timnas Futsal Indonesia melawan Vietnam. Menariknya ...
Masih Ingat Wiljan Pluim? Eks Playmaker PSM Makassar Ini Tolak Mentah-mentah Dinaturalisasi Jadi WNI: Tidak Guna bagi Saya

Masih Ingat Wiljan Pluim? Eks Playmaker PSM Makassar Ini Tolak Mentah-mentah Dinaturalisasi Jadi WNI: Tidak Guna bagi Saya

Wiljan Pluim bercerita bahwa pihak klub dan PSSI sempat mendesaknya beralih status jadi WNI karena syarat tinggal selama 5 tahun di Indonesia sudah terpenuhi.
Adu Harta Kekayaan Gubernur Jabar Dedi Mulyadi vs Wakil Gubernur Kalbar Krisantus Kurniawan, Siapa Lebih Tajir?

Adu Harta Kekayaan Gubernur Jabar Dedi Mulyadi vs Wakil Gubernur Kalbar Krisantus Kurniawan, Siapa Lebih Tajir?

Perbandingan harta kekayaan Dedi Mulyadi dan Krisantus Kurniawan jadi sorotan usai pernyataan viral. Intip data LHKPN terbaru dan rincian aset keduanya.
Terpopuler Trend: Dedi Mulyadi Mendadak Minta Maaf, Warga Jabar Serbu Medsos Samsat, hingga Bung Ropan Curigai PSSI

Terpopuler Trend: Dedi Mulyadi Mendadak Minta Maaf, Warga Jabar Serbu Medsos Samsat, hingga Bung Ropan Curigai PSSI

Dedi Mulyadi minta maaf ke warga Jabar, Samsat diserbu warganet usai tak sesuai kebijakan, hingga Bung Ropan curigai PSSI incar striker keturunan ini.
Timnas Indonesia 'Ketiban Durian Runtuh' di FIFA ASEAN CUp 2026, Peluang Jadi Pemenang Terbuka Lebar!

Timnas Indonesia 'Ketiban Durian Runtuh' di FIFA ASEAN CUp 2026, Peluang Jadi Pemenang Terbuka Lebar!

Berbeda dengan Piala AFF, FIFA ASEAN Cup yang dijadwalkan berlangsung pada September dan Oktober 2026, menawarkan keuntungan strategis yang sulit diabaikan.
Duh, Maarten Paes Jadi Bahan Olokan di Belanda! Pundit Senior Tertawa Terpingkal-pingkal: Dia Sama Sekali Bukan Kiper!

Duh, Maarten Paes Jadi Bahan Olokan di Belanda! Pundit Senior Tertawa Terpingkal-pingkal: Dia Sama Sekali Bukan Kiper!

Nasib kurang beruntung tengah dialami kiper utama Timnas Indonesia Maarten Paes. Meski kini bermain untuk raksasa Eredivisie Ajax Amsterdam Paes justru menjadi
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT