GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

CEO Agen di Korea Akhirnya Jujur Soal Masa Depan Megawati Hangestri: Pindah ke Liga Luar Negeri, Jika Hanya Melihat dari Segi Uang...

Masa depan Megawati Hangestri di Red Sparks, bertahan di KOVO atau pindah ke liga luar negeri lainnya? CEO Agen Megatron bilang opsi terbaik saat ini pindah ke
Sabtu, 8 Maret 2025 - 17:03 WIB
CEO Agen di Korea Akhirnya Jujur Soal Masa Depan Megawati Hangestri Kontrak Dengan Manager, atau Pindah ke Liga Luar Negeri, Jika Hanya Melihat dari Segi Uang...
Sumber :
  • Red Sparks

tvOnenews.com - Masa depan Megawati Hangestri Pertiwi di Liga Voli Korea Selatan (Korean V-League) masih menjadi tanda tanya besar. 

Bintang voli putri Indonesia itu kini berada di persimpangan jalan, dihadapkan pada beberapa pilihan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Termasuk tetap bersama Daejeon Jung Kwan Jang Red Sparks, mencoba peruntungan di kuota pemain asing, atau pindah ke liga luar negeri. 

Kondisi ini pun menarik perhatian publik Korea Selatan, termasuk Direktur Federasi Bola Voli Korea (KOVO), Cho Yong-chan.  

Sejak bergabung dengan Red Sparks pada musim 2023/2024 melalui kuota pemain Asia, Megawati langsung mencuri perhatian. 

Performanya yang gemilang tak hanya mengangkat prestasi Red Sparks, tetapi juga meningkatkan popularitas klub dan liga secara keseluruhan. 

Pada musim debutnya, Megawati sukses membawa Red Sparks lolos ke babak playoff untuk pertama kalinya dalam tujuh tahun terakhir. 

Megawati Hangestri, Salah Satu Pemain Paling Berpengaruh di Liga Voli Korea

Musim ini, Megawati tampil lebih mengesankan. Dia mencatatkan 729 poin, menempatkannya di posisi ketiga daftar pencetak poin terbanyak di sektor putri. 

Selain itu, ia juga memimpin dalam tingkat keberhasilan serangan dengan 47,20%, tingkat keberhasilan serangan terbuka sebesar 42,36%, dan tingkat keberhasilan serangan dari barisan belakang mencapai 49,87%. 

Pencapaian ini menjadikan Megawati sebagai salah satu pemain paling berpengaruh di liga.

Megawati Hangestri Pertiwi dan skuad Red Sparks
Megawati Hangestri Pertiwi dan skuad Red Sparks
Sumber :
  • KOVO

 

Namun, di balik kesuksesan tersebut, masa depan Megawati bersama Red Sparks masih belum jelas.

Menurut laporan Yonhap News (6/3/2025), Megawati dikabarkan mempertimbangkan untuk mendaftar ke seleksi pemain asing demi peningkatan gaji

Sejumlah media Korea, termasuk Naver Sports, menilai bahwa Megawati layak mendapatkan bayaran lebih tinggi karena kontribusinya yang luar biasa.  

Pada musim 2023/2024, Megawati menerima gaji sebesar 100 ribu dolar AS sesuai dengan aturan untuk pemain kuota Asia. 

Musim berikutnya, gajinya meningkat menjadi 150 ribu dolar AS. Namun, batas gaji untuk pemain asing jauh lebih tinggi, mencapai 250 ribu dolar AS.  

Jika Megawati tetap memilih kuota Asia, dia akan diprioritaskan untuk mendapatkan perpanjangan kontrak dan kemungkinan besar akan bertahan di Red Sparks. 

Sebaliknya, jika dia memutuskan untuk mendaftar ke seleksi kuota pemain asing, dia harus mengikuti sistem undian.

Dalam sistem ini, tujuh tim peserta liga akan mendapat kesempatan memilih pemain asing berdasarkan urutan terbalik dari peringkat akhir musim 2024/2025.  

CEO Vision International, Kim Seong-hoon, yang merupakan agen Megawati di Korea Selatan, mengungkapkan bahwa kliennya belum mengambil keputusan. 

Kim mengakui bahwa secara finansial, mengikuti seleksi kuota asing akan memberikan keuntungan besar bagi Megawati. 

Namun, ia juga menegaskan bahwa Megawati memiliki ikatan emosional yang kuat dengan Red Sparks dan kehidupan di Korea Selatan.  

"Kami masih membuka peluang untuk ikut seleksi pemain asing, memperbarui kontrak dengan Red Sparks, atau pindah ke liga luar negeri seperti Jepang, Turki, atau Indonesia," ujar Kim.  

"Jika hanya mempertimbangkan faktor uang, tentu seleksi pemain asing lebih menguntungkan. Namun, Mega sangat mencintai kehidupannya di Korea dan memiliki keterikatan kuat dengan klub Jeonggwanjang (Red Sparks)," tambahnya.  

Sementara itu, Direktur Federasi Bola Voli Korea (KOVO), Cho Yong-chan, menyatakan bahwa pihaknya belum mengambil sikap terkait masa depan Megawati. 

Cho menegaskan bahwa Megawati saat ini diminta untuk fokus membawa Red Sparks tampil maksimal di babak playoff.  

"Kami akan membiarkan Megawati menyelesaikan musim ini bersama Red Sparks. Setelah musim berakhir, kami akan berdiskusi mengenai kelanjutan kariernya di liga ini," kata Cho Yong-chan.  

Jika Megawati memilih mengikuti seleksi pemain asing, peluangnya untuk bergabung dengan tim yang menawarkan kontrak lebih besar akan terbuka lebar. 

Namun, risiko kehilangan kenyamanan yang sudah ia dapatkan di Red Sparks juga cukup besar. Di sisi lain, jika ia memilih bertahan di kuota Asia, Red Sparks kemungkinan besar akan mempertahankannya sebagai salah satu pilar utama tim.  

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pilihan Megawati akan sangat memengaruhi arah kariernya ke depan. 

Dengan performa yang terus menanjak dan ketenaran yang makin meningkat, keputusan Megawati untuk bertahan di Korea Selatan atau mencoba peruntungan di liga lain seperti Jepang atau Turki akan menjadi langkah besar dalam karier profesionalnya. (udn)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Ahmad Sahroni Full Senyum Jadi Pimpinan Komisi III DPR RI, Padahal Belum Genap 6 Bulan Sejak Dinonaktifkan

Ahmad Sahroni Full Senyum Jadi Pimpinan Komisi III DPR RI, Padahal Belum Genap 6 Bulan Sejak Dinonaktifkan

Ahmad Sahroni kini kembali menjabat sebagai pimpinan Komisi III DPR RI. Ia resmi ditetapkan sebagai Wakil Ketua Komisi III DPR RI pada rapat pleno komisi hari ini, Kamis (19/2/2026).
Puluhan Warga di Sampang, Tertipu Investasi Bodong hingga Kerugian Mencapai 23 Miliar Rupiah

Puluhan Warga di Sampang, Tertipu Investasi Bodong hingga Kerugian Mencapai 23 Miliar Rupiah

Puluhan warga Desa Bire Barat, Kecamatan Ketapang, Kabupaten Sampang, Madura, melaporkan R dan K terkait kasus penipuan yang berkedok investasi. 
Belum juga Bayar Rp8,1 M, Gaya Hidup Mewah Nia Daniaty dan Olivia Nathania Kena Ulti Pihak Korban CPNS Bodong

Belum juga Bayar Rp8,1 M, Gaya Hidup Mewah Nia Daniaty dan Olivia Nathania Kena Ulti Pihak Korban CPNS Bodong

179 korban penipuan seleksi CPNS bodong sindir gaya hidup mewah Nia Daniaty dan putrinya, Olivia Nathania yang hedonis tapi belum bayar ganti rugi Rp8,1 miliar.
Harga Cabai di Jakarta Tembus Rp90.000 per kilogram saat Awal Ramadhan dan Imlek

Harga Cabai di Jakarta Tembus Rp90.000 per kilogram saat Awal Ramadhan dan Imlek

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mengungkapkan harga cabai rawit merah di Jakarta merangkak naik saat awal bulan Ramadhan.
Pernah Bekerja untuk Timnas Indonesia hingga Persipura, Pelatih Bulgaria Tiba-Tiba Bikin Pengakuan Jujur

Pernah Bekerja untuk Timnas Indonesia hingga Persipura, Pelatih Bulgaria Tiba-Tiba Bikin Pengakuan Jujur

Pelatih tim nasional Bulgaria, Aleksandar Dimitrov, mengungkapkan bahwa dirinya masih mengikuti dinamika sepak bola Indonesia karena dirinya pernah bekerja untuk Timnas Indonesia.
Wejangan Jeng Nimas Usai Betrand Peto Sebut Lebih Diurus Ruben Onsu daripada Sarwendah di Acara TV

Wejangan Jeng Nimas Usai Betrand Peto Sebut Lebih Diurus Ruben Onsu daripada Sarwendah di Acara TV

​​​​​​​Wejangan Jeng Nimas usai Betrand Peto sebut lebih diurus Ruben Onsu daripada Sarwendah di acara TV, ahli tarot soroti sikap dan ucapan Onyo saat itu.

Trending

Jadwal Proliga 2026, Kamis 19 Februari: Ada Big Match Jakarta Popsivo Polwan vs Bandung BJB Tandamata

Jadwal Proliga 2026, Kamis 19 Februari: Ada Big Match Jakarta Popsivo Polwan vs Bandung BJB Tandamata

Jadwal Proliga 2026 hari ini, yang akan diramaikan dengan duel seru di sektor putri antara Jakarta Popsivo Polwan vs Bandung BJB Tandamata yang akan menjadi pembuka di Seri Bogor.
AFC Banned Persib Bandung Akibat Terjadi Pitch Invasion dan Pelemparan Botol usai Pertandingan Kontra Ratchaburi FC di 16 Besar ACL 2?

AFC Banned Persib Bandung Akibat Terjadi Pitch Invasion dan Pelemparan Botol usai Pertandingan Kontra Ratchaburi FC di 16 Besar ACL 2?

Kericuhan di GBLA usai Persib vs Ratchaburi jadi sorotan AFC. Maung Bandung terancam denda besar hingga sanksi laga tanpa penonton di kompetisi Asia berikutnya.
Emil Audero Bisa Minder? Kiper Eropa 199 Cm Berdarah Surabaya Siap Panaskan Persaingan di Timnas Indonesia

Emil Audero Bisa Minder? Kiper Eropa 199 Cm Berdarah Surabaya Siap Panaskan Persaingan di Timnas Indonesia

Timnas Indonesia kembali dihadapkan pada potensi tambahan amunisi baru di bawah mistar. Kiper jangkung Eropa ini bisa bikin Maarten Paes dan Emil Audero minder?
3 Hukuman Berat Ini Hantui Persib Bandung, Pengulangan Sanksi Bisa Buat AFC ...

3 Hukuman Berat Ini Hantui Persib Bandung, Pengulangan Sanksi Bisa Buat AFC ...

Meski secara finansial Persib tetap mendapat pemasukan miliaran rupiah dari AFC, ada potensi sanksi yang bisa menghantui dalam sidang Komite Disiplin dan Etik AFC dalam beberapa hari ke depan.
Mauro Zijlstra Mengaku Kaget dengan Gaya Main Liga Indonesia

Mauro Zijlstra Mengaku Kaget dengan Gaya Main Liga Indonesia

Penyerang Timnas Indonesia Mauro Zijlstra mengaku terkejut usai menjalani debut bersama Persija Jakarta di ajang Super League 2025/2026. Ia menilai gaya bermain
Kisah Pilu Punch, Bayi Monyet di Jepang Bawa Boneka Orangutan Gegara Dibuang sang Ibu: Kini Temukan Induk Asuhnya

Kisah Pilu Punch, Bayi Monyet di Jepang Bawa Boneka Orangutan Gegara Dibuang sang Ibu: Kini Temukan Induk Asuhnya

Seekor bayi monyet, Punch selalu membawa boneka orangutan di Kebun Binatang Ichikawa, Jepang. Ia mulai diterima kera lain dan mendapat induk asuhnya viral.
Terjual Rp6,5 Miliar, Uang Hasil Lelang Lukisan SBY "Kuda Api" Disumbangkan untuk Bantuan Kemanusiaan

Terjual Rp6,5 Miliar, Uang Hasil Lelang Lukisan SBY "Kuda Api" Disumbangkan untuk Bantuan Kemanusiaan

Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menyebut uang hasil lelang lukisan Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) akan disumbangkan.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT