News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Max Verstappen Tercepat di Hari Terakhir Tes Pramusim Formula 1 di Bahrain

Juara dunia Max Verstappen memamerkan potensi kecepatan mobil Red Bull saat ia memuncaki catatan waktu hari terakhir tes pramusim Formula 1 di Bahrain pada Sabtu. Sang pebalap berusia 24 tahun mencetak lap terbaik satu menit 31,720 detik setelah melaju 0,521 detik lebih kencang dari Mick Schumacher yang membawa Haas di peringkat dua tabel.
Minggu, 13 Maret 2022 - 07:24 WIB
Verstappen pamerkan kecepatan Red Bull di hari terakhir tes Bahrain
Sumber :
  • Antara

Jakarta, tvOne

Juara dunia Max Verstappen memamerkan potensi kecepatan mobil Red Bull saat ia memuncaki catatan waktu hari terakhir tes pramusim Formula 1 di Bahrain pada Sabtu.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sang pebalap berusia 24 tahun mencetak lap terbaik satu menit 31,720 detik setelah melaju 0,521 detik lebih kencang dari Mick Schumacher yang membawa Haas di peringkat dua tabel.

Haas mendapat tambahan waktu dari FIA untuk menguji mobil mereka sebagai kompensasi keterlambatan pesawat pengangkut kargo tim yang tiba di Bahrain.

Ferrari kembali menuai hasil positif lewat Charles Leclec yang menempati posisi ketiga.

"Mobil terasa baik dan kami menyelesaikan program yang kami rencanakan, jadi itu selalu positif," kata Verstappen dikutip Reuters.

"Tidak ada yang bersungguh-sungguh atau menggunakan spesifikasi kualifikasi saat tes, jadi kami tidak bisa membaca terlalu banyak di layar catatan waktu," ia menambahkan.

Tim juara dunia Mercedes mengakhiri sesi tes pramusim final berjarak satu detik dari lap tercepat hari itu ketika rekrutan baru George Russell finis kelima sedangkan Lewis Hamilton di peringkat 17.

Silver Arrow muncul di Bahrain dengan mobil yang memiliki desain sidepod yang lebih ramping, terlihat kewalahan dalam performa namun juga diduga menjalankan mesinnya dengan mode kekuatan rendah, yang mengorbankan kecepatan di lintasan lurus.

Pada Sabtu pagi, Hamilton mewanti-wanti para fan agar tidak mengharapkan dia berada dalam pertarungan gelar di awal musim, setelah Ferrari dan Red Bull terlihat sebagai favorit.

"Ada potensi dari mobil kami untuk membawa kami ke sana, kami hanya harus mampu mengeluarkan itu," kata Hamilton. "Kami masih memiliki rintangan untuk dihadapi."

Sesi tes Sabtu menutup enam hari jatah tes pramusim yang dibagi di Barcelona dan Bahrain sebelum balapan pembuka musim digelar di negara kerajaan di Teluk itu pada 20 Maret nanti.

Sesi tes musim ini menjadi lebih penting dari sebelumnya karena tim dan pebalap berupaya beradaptasi dengan mobil yang didesain mengikuti perubahan regulasi besar-besaran dalam satu dekade terakhir.

Namun, sesi tes pramusim tidak bisa menjadi gambaran pasti performa tim karena mereka menguji mobil dengan setup dan jumlah bahan bakar yang berbeda. Apalagi di Bahrain mereka masih akan membawa komponen-komponen baru untuk diuji.

Ferrari muncul sebagai salah satu mobil yang konsisten, cepat dan berdaya tahan tinggi, setelah melahap jumlah lap terbanyak mengungguli Mercedes.

Pada Sabtu, Red Bull, yang juga menunjukkan desain sidepod yang direvisi, mencetak lap tercepat pada tengah hari lewat Sergio Perez.

Catatan lap semakin baik menuju petang hari saat tim-tim mulai mendorong mobil mereka ke limitnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sesi tes hari itu sempat terganggu dua bendera merah namun tidak ada insiden kecelakaan yang besar.(Ant/Jeg)

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Bantah Dakwaan, Kubu Yaqut Pertanyakan Kerugia Keuangan Negara Rp622 Miliar

Bantah Dakwaan, Kubu Yaqut Pertanyakan Kerugia Keuangan Negara Rp622 Miliar

Yaqut Cholil Qoumas alias Gus Yaqut menjalani sidang perdana atas kasus dugaan korupsi kuota haji periode 2023-2024 di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Selasa (12/8/2026).
Dugaan Penyiapan Uang 1 Juta Dolar AS dari Gus Yaqut ke Pansus Haji DPR RI, Ini Kata KPK

Dugaan Penyiapan Uang 1 Juta Dolar AS dari Gus Yaqut ke Pansus Haji DPR RI, Ini Kata KPK

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mendalami soal dugaan penyiapan uang 1 juta Dolar Amerika Serikat (AS) dari mantan Menteri Agama, Yaqut Cholil Qoumas alias Gus Yaqut untuk diserahkan ke Panitia Khusus atau Pansus Haji DPR RI.
Gus Alex Bantah Terima Uang Korupsi Kuota Haji, Dakwaan Jaksa Disebut Zalim

Gus Alex Bantah Terima Uang Korupsi Kuota Haji, Dakwaan Jaksa Disebut Zalim

Terdakwa korupsi kuota haji, Ishfah Abidal Aziz alias Gus Alex merespon soal dakwaan Jaksa Penuntut Umum (JPU) KPK yang menyebut bahwa dirinya telah memperkaya diri dengan penerimaan uang USD 5.233.800 dan Rp330 juta.
Dari Polewali Mandar ke Istana: Cerita Ismi Ulfaida, Siswa Sekolah Rakyat Pertama Dalam Barisan Paskibraka Nasional

Dari Polewali Mandar ke Istana: Cerita Ismi Ulfaida, Siswa Sekolah Rakyat Pertama Dalam Barisan Paskibraka Nasional

Di bawah terik matahari Depok, Jawa Barat, Sabtu (8/8) siang itu, bunyi derap sepatu Paskibraka yang bersahutan menciptakan irama kedisiplinan di lapangan Pusat Pengembangan SDM Kemendikdasmen. 
Ekshumasi Jasad Sutrimo Selesai, Dokter Forensik Pastikan Tak Ada Luka Bekas Kekerasan di Tubuh

Ekshumasi Jasad Sutrimo Selesai, Dokter Forensik Pastikan Tak Ada Luka Bekas Kekerasan di Tubuh

Polda Metro Jaya bersama tim gabungan dokter forensik selesai melakukan ekshumasi terhadap jenazah Sutrimo di Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, pada Rabu (12/8), guna mengungkap penyebab kematian almarhum.
Pasal 50 A UU P2SK Diuji ke MK, Pemohon: Berpotensi Samarkan Hasil Tindak Pidana

Pasal 50 A UU P2SK Diuji ke MK, Pemohon: Berpotensi Samarkan Hasil Tindak Pidana

Pemuda Bulan Bintang mengajukan permohonan pengujian materiil Pasal 50A ayat (5) dan ayat (6) Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2026 tentang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan (UU P2SK) ke Mahkamah Konstitusi (MK).

Trending

Pengembalian Uang Raja Juli Kurang 2.000 Dolar Singapura, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan dan Kapolres Kuansing

Pengembalian Uang Raja Juli Kurang 2.000 Dolar Singapura, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan dan Kapolres Kuansing

Uang yang dikembalikan Raja Juli ke KPK ternyata kurang 2.000 dolar Singapura. Padahal, pemberian amplop dari Suhardiman kepada Menhut sebesar 14.000 Dolar Singapura.
Babak Baru Konflik Ruben Onsu Vs Sarwendah, Minta Audit Nafkah Anak: Masuk Akal Gak di Bawah Umur Pengeluaran Rp200 Juta?

Babak Baru Konflik Ruben Onsu Vs Sarwendah, Minta Audit Nafkah Anak: Masuk Akal Gak di Bawah Umur Pengeluaran Rp200 Juta?

Perseteruan Ruben Onsu dan Sarwendah kembali memanas. Kali ini, pihak Ruben meminta dilakukan audit terhadap uang nafkah anak yang selama ini disalurkan ke Sarwendah.
Idap HIV, Pelaku Mutilasi Depok Rutin Kontrol hingga Ikut Kajian

Idap HIV, Pelaku Mutilasi Depok Rutin Kontrol hingga Ikut Kajian

Fakta baru ditemukan dalam kasus mutilasi Depok. Fakta barunya, yakni pelaku mengidap HIV. Selama ini dia rutin kontrol dan membeli obat.
Sidang Bupati Pati Sudewo Memanas, Camat Blak-blakan soal Ancaman Copot hingga Nominal Mahar Jabatan Perangkat Desa

Sidang Bupati Pati Sudewo Memanas, Camat Blak-blakan soal Ancaman Copot hingga Nominal Mahar Jabatan Perangkat Desa

Sidang Bupati Pati nonaktif Sudewo mengungkap dugaan ancaman terhadap camat yang menolak pengisian perangkat desa. Saksi juga menyebut adanya syarat uang hingga ratusan juta.
Insiden Kebakaran KMP Putri Yasmin, Jasaraharja Putera Tinjau Kondisi Korban

Insiden Kebakaran KMP Putri Yasmin, Jasaraharja Putera Tinjau Kondisi Korban

Insiden kebakaran melanda Kapal Motor Penyeberangan (KMP) Putri Yasmin saat berlayar dari Pelabuhan Padangbai, Bali, menuju Pelabuhan Lembar, Lombok Barat, pada Rabu (12/8/2026).
Praktisi Hukum Prediksi Ruben Onsu Sulit Rebut Hak Asuh Anak, Soroti Bukti yang Dibawa ke Pengadilan

Praktisi Hukum Prediksi Ruben Onsu Sulit Rebut Hak Asuh Anak, Soroti Bukti yang Dibawa ke Pengadilan

Upaya Ruben Onsu untuk mendapatkan hak asuh anak dari mantan istrinya, Sarwendah, diprediksi menghadapi jalan yang tidak mudah. Apa alasannya?
Pemerintah Dorong Wilayah 3T Lepas dari Ketergantungan Program Internet Bersubsidi

Pemerintah Dorong Wilayah 3T Lepas dari Ketergantungan Program Internet Bersubsidi

BAKTI Komdigi mulai menyiapkan strategi keluar (exit strategy) dari sejumlah wilayah terdepan, terluar, dan tertinggal (3T) yang telah memiliki tingkat kematangan konektivitas tertentu.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT