Megawati Hangestri Blak-blakan Alasan Terbesarnya Tak Perpanjang 'Kontrak' di Red Sparks: Udah Effort Tapi Gak Dihargai Jadi Jual...
- Tangkapan layar YouTube KBSN Sports
tvOnenews.com - Rumor kontrak Megawati Hangestri yang tak diperpanjang oleh Red Sparks membuat masa depannya di kancah voli internasional sempat terlihat abu-abu.
Kepastian soal kelanjutan kariernya di Korea V-League musim depan menjadi tanda tanya besar, terlebih setelah tak ada kabar resmi dari klub.
Banyak yang menduga situasi ini berkaitan dengan nilai kontraknya yang tidak mengalami peningkatan signifikan dibandingkan pemain asing lainnya.
Di musim keduanya, Megawati memang mendapatkan bayaran sekitar Rp2,54 miliar, naik dari musim debutnya sebesar USD 100.000 atau sekitar Rp1,6 miliar miliar pada musim debutnya.
Namun angka itu masih terpaut jauh dari nilai kontrak pemain asing lain, bahkan bintang lokal seperti Kim Yeon-koung yang bisa meraup hingga Rp8,6 miliar per musim.
Ketimpangan ini pun menjadi bahan pembicaraan di kalangan penggemar, apalagi Megawati disebut sudah diincar klub asing dengan tawaran yang lebih menjanjikan, baik dari segi peran maupun pendapatan.
Spekulasi makin panas ketika Megawati terlihat aktif di media sosial setelah pulang ke Indonesia. Lewat akun TikTok-nya, @megawatihangestrip, ia membagikan berbagai aktivitas selama berada di kampung halaman.
Salah satu unggahannya memicu perhatian netizen, di mana ia tampak berjoget santai di dalam mobil diiringi lagu remix, lengkap dengan caption menyindir.
“Udah effort (usaha) tapi gak dihargai, jadi jual mahal aja sekalipun datang ke rumah, hahaaa,” tulis Mega di akun TikTok pribadinya.
Postingan itu langsung viral dengan lebih dari 440 ribu likes, 8 ribu komentar, dan 11 ribu simpanan.
Walau tidak menyebut nama atau klub secara langsung, banyak netizen mengaitkan pernyataannya dengan situasi kontraknya bersama Red Sparks dan federasi KOVO.
Meski begitu, belum bisa dipastikan apakah caption tersebut memang ditujukan ke mantan klubnya.
- Tangkapan layar tiktok Megawati Hangestri
Megawati akhirnya buka suara soal keputusannya mundur dari Red Sparks. Dalam kunjungannya ke Pendapa Wahyawibawagraha Jember, ia menjelaskan alasannya secara langsung.
“Sebenarnya memutuskan kontrak dengan Red Sparks secara profesional dan saya punya hak untuk memutus kontrak itu, saya ingin dekat dengan keluarga, terutama mama,” kata Mega seperti dikutip dari Antara, saat menghadiri undangan Bupati Jember, Muhammad Fawait.
Ia menegaskan bahwa kondisi ibunya di Jember baik-baik saja, meski sempat muncul kabar soal kesehatan ibunya yang menurun.
“Dua tahun saya jauh dari keluarga dan mungkin ini saatnya saya bersama keluarga. Memang sedih saya berpisah dengan Red Sparks, namun di setiap pertemuan pasti ada perpisahan,” lanjutnya.
Rasa kehilangan juga dirasakan oleh pelatih dan rekan setimnya di Red Sparks. Mega menyebut pelatih Ko Hee Jin sebagai sosok yang berperan besar dalam mengorbitkan dirinya di Korea.
“Mereka pasti sedih dan saya juga sedih karena sudah terbangun chemistry yang baik. Pelatih Ko Hee Jin yang menemukan saya pada tahun 2023 hingga saya bisa seperti sekarang,” ujarnya.
Meski demikian, Megawati menegaskan bahwa kariernya di dunia voli belum selesai. Ia masih berambisi bermain di liga negara lain dan terus mengembangkan kemampuan.
“Saya harus banyak pengalaman di Asia dulu mungkin, tapi masih belum memutuskan ke mana karena saya sekarang masih ingin bersama keluarga dulu,” jelasnya.
Soal cedera, ia menambahkan bahwa kondisinya tak serius dan hanya butuh 1–2 bulan pemulihan. (udn)
Load more