News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Legenda Voli Korea Akhirnya Jujur Soal 'Level' Megawati Hangestri di Korea Selatan: Siapa Pemain Kuarter Asia yang Bisa Tandingi Megatron?

Legenda voli Korea ungkap level Megawati Hangestri selama bermain di Liga Voli Korea bersama Red Sparks. Cha Sang-hyun bilang kalau tak ada yang bisa menyaingi level Megatron 
Kamis, 17 April 2025 - 16:03 WIB
Legenda Voli Korea Akhirnya Jujur Soal 'Level' Megawati Hangestri di Korea Selatan Siapa Pemain Kuarter Asia yang Bisa Tandingi Megatron
Sumber :
  • Kolase tim tvOnenews

tvOnenews.com - Legenda voli Korea Selatan, Cha Sang-hyun, memberikan pujian tinggi kepada Megawati Hangestri yang disebutnya telah menetapkan standar baru di kompetisi Korean V-League. 

Tak hanya memukau lewat performa di lapangan, Megawati juga dikagumi berkat kepribadiannya yang rendah hati dan sikap profesional di luar arena.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Mega memang luar biasa saat bermain, tapi jika kita perhatikan sikap dan caranya berbicara dalam wawancara, ia menunjukkan kualitas permainan yang mengesankan,” ujar Cha Sang-hyun dalam tayangan kanal YouTube SBS Sports, Rabu (16/4/2025).

Cha bahkan mempertanyakan apakah ada pemain dari kuarter Asia yang mampu menyamai level Megawati saat ini. 

"Hingga membuat Anda bertanya-tanya apakah ada pemain kuarter Asia yang bisa menandingi Mega," lanjutnya. 

Pernyataan ini tidak datang tanpa alasan, mengingat Megawati tampil konsisten selama dua musim membela Jung Kwan Jang Red Sparks.

Dalam dua musimnya bersama klub Korea tersebut, Megawati tampil luar biasa. Di musim pertamanya (2023–2024), ia mencetak 867 poin dan menjadi top scorer Red Sparks, serta menempati peringkat lima pencetak poin terbanyak V-League. 

Sedangkan di musim keduanya (2024–2025), Mega mencatat lebih dari 760 poin, sekaligus memimpin Red Sparks hingga semifinal playoff. 

Performanya yang konsisten menjadikannya salah satu pemain asing tersukses dalam sejarah klub tersebut.

Kontrak Megawati bersama Red Sparks telah berakhir pada April 2025. Kepulangannya ke Indonesia pun menjadi momen emosional yang tak terlupakan. 

Pelatih Red Sparks, Ko Hee-jin, bahkan terlihat menangis tersedu-sedu saat mengantar Megawati di Bandara Incheon. Meski Megawati tampak tegar dengan senyum lebarnya, Ko tak kuasa menahan air mata.

“Beberapa hari lalu, saat Megawati kembali ke Indonesia, pelatih Ko Hee-jin menangis. Seperti yang diketahui para penggemar, air mata yang keluar dari seorang pria itu benar-benar dari dalam hati,” ungkap Cha Sang-hyun dalam kesempatan yang sama.

Menariknya, Cha sempat menerima komentar dari kenalan mereka yang merasa ekspresi tangis Ko Hee-jin agak berlebihan.

Megawati Hangestri
Megawati Hangestri
Sumber :
  • KOVO

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 

Terlebih, Megawati memiliki kekasih yang turut mendampinginya saat itu, dan Ko sendiri sudah berkeluarga. 

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Bakom Ungkap Pesan Utama Pidato-Pidato Presiden Prabowo: Pemerintah dan Masyarakat Harus Jadi Satu Tim yang Solid

Bakom Ungkap Pesan Utama Pidato-Pidato Presiden Prabowo: Pemerintah dan Masyarakat Harus Jadi Satu Tim yang Solid

Sinergi antara penyelenggara negara dan warga negara menjadi sorotan utama dalam arah kebijakan Presiden Prabowo Subianto. 
PAN Buka Suara soal Jokowi Mulai Safari Politik ke Daerah

PAN Buka Suara soal Jokowi Mulai Safari Politik ke Daerah

Partai Amanat Nasional (PAN) menanggapi soal upaya Presiden ke-7 RI Jokowi yang kembali melakukan safari politik ke sejumlah daerah.
Bursa Transfer Inter Milan: Butuh Bek Baru, Nerazzurri Bakal Saling Sikut dengan Como FC demi Bintang Chelsea

Bursa Transfer Inter Milan: Butuh Bek Baru, Nerazzurri Bakal Saling Sikut dengan Como FC demi Bintang Chelsea

Inter Milan terus bergerak membenahi skuad jelang musim 2026/2027. Fokus utama Nerazzurri pada bursa transfer musim panas kali ini adalah memperkuat pertahanan.
Industri Film Nasional Mulai Adaptasi dengan Dunia Kripto dan Teknologi AI, Apa Dampaknya?

Industri Film Nasional Mulai Adaptasi dengan Dunia Kripto dan Teknologi AI, Apa Dampaknya?

Industri perfilman Indonesia mulai memasuki fase baru seiring munculnya teknologi blockchain dan kecerdasan buatan (AI) dalam ekosistem hiburan digital.
Kepribadian Taufik Hidayat Diungkap Polda Jabar, Ingatkan Cerita Mantan Istrinya

Kepribadian Taufik Hidayat Diungkap Polda Jabar, Ingatkan Cerita Mantan Istrinya

Sebelum ini mantan istri Taufik Hidayat menceritakan sifat mantan suami ke KDM. Polda Jabar pun mengungkapkan.
Mengapa Banyak Orang Terkejut dan Kecewa dengan Korea Selatan usai Tak Mampu Auto Lolos ke Babak 32 Besar Piala Dunia 2026?

Mengapa Banyak Orang Terkejut dan Kecewa dengan Korea Selatan usai Tak Mampu Auto Lolos ke Babak 32 Besar Piala Dunia 2026?

Banyak pihak yang sama sekali tidak menyangka bahkan kecewa berat melihat Korea Selatan tampil melempem di babak penyisihan grup Piala Dunia 2026 ini. Mengapa?

Trending

Perkuat Literasi Keuangan dan Pendampingan Masyarakat, Satgas PASTI OJK Lakukan Kolaborasi

Perkuat Literasi Keuangan dan Pendampingan Masyarakat, Satgas PASTI OJK Lakukan Kolaborasi

Perkembangan layanan keuangan digital yang semakin pesat membuka banyak kemudahan bagi masyarakat.
Hasil Piala Dunia 2026: VAR Gagalkan Kemenangan Iran, Langkah ke 32 Besar Masih Menggantung Usai Imbang 1-1 Lawan Mesir

Hasil Piala Dunia 2026: VAR Gagalkan Kemenangan Iran, Langkah ke 32 Besar Masih Menggantung Usai Imbang 1-1 Lawan Mesir

Timnas Iran gagal amankan kemenangan dramatis dan harus puas bermain imbang 1-1 melawan Mesir pada laga terakhir Grup G Piala Dunia 2026, Sabtu (27/6/2026).
Ketum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam Akui Diteror, Laporkan Dugaan Perusakan Kendaraan ke Polisi

Ketum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam Akui Diteror, Laporkan Dugaan Perusakan Kendaraan ke Polisi

Ketua Umum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam (GAMIS) Indonesia, Fahri Salim, secara resmi melaporkan dugaan tindak pidana perusakan terhadap kendaraan miliknya ke Polres Metro Jakarta Timur pada Jumat (26/6)
Anak 6 SD Dijual Ibu Kandung di Banten, Modusnya Buat Publik Geram

Anak 6 SD Dijual Ibu Kandung di Banten, Modusnya Buat Publik Geram

Ironis, nasib seorang anak 6 SD di Tangerang, Banten. Pasalnya, anak itu dijual ibu kandungnya sendiri, yakni berinisial N (36). Modus Ibu kandung jual anak
Korban Penyekapan dan Penganiayaan Berat di Bandung Mendapat Pelindungan Darurat dari LPSK

Korban Penyekapan dan Penganiayaan Berat di Bandung Mendapat Pelindungan Darurat dari LPSK

Ketua LPSK Achmadi menjelaskan bahwa pemberian pelindungan Darurat atas pertimbangan adanya situasi khusus sebagaimana diatur dalam Pasal 5 ayat (4) UU Nomor 3 Tahun 2026 tentang Pelindungan Saksi dan Korban.
Deretan Fakta Misteri Kasus Kematian Tragis ASN Pemkab Bangkalan di Bandara Juanda

Deretan Fakta Misteri Kasus Kematian Tragis ASN Pemkab Bangkalan di Bandara Juanda

RYS (50) aparatur sipil negara (ASN) sebagai Sekretaris Dinas PRKP Kabupaten Bangkalan ditemukan tewas membusuk dalam mobil dinas di area parkir Bandara Juanda.
Kepercayaan Publik Meningkat, Polri Disebut Berhasil Lakukan Reformasi Internal

Kepercayaan Publik Meningkat, Polri Disebut Berhasil Lakukan Reformasi Internal

Tingkat kepercayaan publik terhadap Polri meningkat melalui hasil survei yang dikeluarkan oleh Litbang Kompas.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT