News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Tak Seperti Megawati Hangestri? Eks Pelatih Pink Spider Jujur Soal Perlakuan Fans Liga Voli Korea, Katanya Dia…

Eks pelatih Pink Spiders, Marcello Abbondanza, ungkap perlakuan keras fans Korea padanya, beda dengan sambutan hangat yang diterima Megawati Hangestri.
Senin, 19 Mei 2025 - 12:34 WIB
Publik Vietnam tak mau Megawati Hangestri main di negaranya
Sumber :
  • KOVO

tvOnenews.com - Marcello Abbondanza, mantan pelatih Incheon Heungkuk Life Pink Spiders, belum lama ini kembali menjadi sorotan publik pecinta bola voli Korea.

Pelatih asal Italia itu akhirnya mengakhiri kariernya di Liga Voli Korea setelah membawa Pink Spiders meraih gelar juara musim 2024-2025.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Namun, meskipun berhasil mempersembahkan trofi juara, pengalaman pahit justru lebih membekas di benaknya.

Dalam wawancaranya dengan media Italia OA Sports, Abbondanza secara gamblang mengungkap rasa frustrasinya selama melatih di Korea.

tvonenews

Salah satu hal yang paling mengejutkannya adalah budaya protes fans Korea Selatan yang dinilainya ekstrem.

Termasuk dengan mengirimkan truk berisi pesan agar dirinya dipecat.

"Saya sudah melatih di sembilan negara, tapi Korea sejauh ini yang paling asing," ujarnya.

Ia bahkan secara bercanda menyebutkan harapannya agar para fans yang dulu menuntut pemecatannya lewat truk, kini mengirimkan truk berisi permintaan maaf setelah dirinya sukses meraih gelar juara.

Abbondanza mengatakan bahwa tekanan dari fans sangat terasa di Liga Voli Korea, terlebih setelah kekalahan Pink Spiders di ajang KOVO Cup awal musim 2024.

Ketiadaan pemain asing dalam turnamen itu membuat tim tampil kurang maksimal.

Namun, justru para fans menyalahkan Abbondanza dan menuntut agar semua pemain asing disingkirkan, termasuk dirinya.

"Kehidupan di Korea benar-benar berbeda, tidak hanya dalam olahraga tapi juga dalam kehidupan. Fans di sana adalah kekuatan besar bagi klub. Mereka merasa bisa mengubah segalanya, dan mereka memang diberi kekuatan itu," tuturnya.

Mantan Pelatih Pink Spiders

Tak lama setelah itu, Abbondanza memilih kembali ke Turki untuk kembali menangani Fenerbahce pada musim 2025-2026.

Ia meninggalkan Pink Spiders dalam keadaan tim sudah menunjuk pelatih baru, Tomoko Yoshihara dari Jepang, sebagai penerusnya.

Namun yang menarik, perlakuan fans Liga Voli Korea terhadap pemain asing tidaklah seragam.

Hal ini terlihat jelas dari bagaimana fans memberikan dukungan kepada Megawati Hangestri Pertiwi, opposite asal Indonesia yang bermain untuk Daejeon JungKwanJang Red Sparks.

Berbeda dari pengalaman getir Abbondanza, Megawati justru mendapatkan pujian setinggi langit dari para fans voli Korea.

Pada musim keduanya bersama Red Sparks, performa Megawati semakin konsisten dan mampu bersaing dengan para bintang voli lainnya di liga tersebut.

Bahkan meski Red Sparks gagal menjadi juara, penampilan Megawati tetap dianggap sebagai salah satu yang paling bersinar.

Megawati berhasil mencetak banyak poin penting dalam pertandingan-pertandingan krusial.

Kepiawaiannya dalam menyerang dan bertahan membuatnya menjadi pemain kunci dalam tim.

Bahkan di media sosial Korea Selatan, nama Megawati kerap trending usai ia tampil apik dalam sebuah laga.

Red Sparks disebut sangat beruntung bisa mendapatkan pemain seperti Megawati, apalagi dengan nilai kontrak yang terbilang lebih rendah dibandingkan pemain asing lain.

Dalam situasi yang sama, Megawati justru mendapat simpati dan dukungan penuh dari publik, sangat bertolak belakang dengan yang dirasakan pelatih Abbondanza.

Beberapa menilai bahwa fans Korea lebih mudah menerima pemain yang menunjukkan kerja keras dan rendah hati di lapangan, serta mampu beradaptasi secara sosial dan budaya.

Megawati dianggap sebagai sosok yang cepat menyatu dengan tim, serta rendah hati meski punya prestasi tinggi.

Di sisi lain, posisi pelatih kerap dijadikan sasaran utama ketika tim mengalami kekalahan, sehingga tekanan yang diterima jauh lebih besar.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Apa yang dialami Abbondanza dan Megawati menjadi cerminan kontras dalam dunia olahraga profesional di Korea Selatan.

Perlakuan yang berbeda dari fans menunjukkan bahwa ekspektasi dan standar mereka terhadap pemain dan pelatih asing bisa sangat berbeda dan kadang tak terduga. (adk)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Getaran Pidato Presiden Prabowo Subianto: Indonesia Harus Mandiri, Jangan Bergantung Pasokan dari Luar Negeri

Getaran Pidato Presiden Prabowo Subianto: Indonesia Harus Mandiri, Jangan Bergantung Pasokan dari Luar Negeri

Presiden Prabowo Subianto dalam pidatonya pada 14 Agustus 2026 berkomitmen Indonesia bisa menjaga kemandiriannya dan enggan bergantung pasokan barang asing.
Shin Tae-yong Terapkan Latihan ala Timnas Indonesia di Persija, Stjepan Loncar: Sangat Berat!

Shin Tae-yong Terapkan Latihan ala Timnas Indonesia di Persija, Stjepan Loncar: Sangat Berat!

hin Tae-yong menerapkan latihan intensif di Persija Jakarta seperti di Timnas Indonesia. Stjepan Loncar mengaku program dua sesi sehari sangat berat.
Contoh India, Prabowo Buka Peluang Bandara dan Aset Strategis BUMN Dikelola Swasta: Tapi Kepemilikan Tetap Negara

Contoh India, Prabowo Buka Peluang Bandara dan Aset Strategis BUMN Dikelola Swasta: Tapi Kepemilikan Tetap Negara

Prabowo buka pintu untuk swasta dapat mengelola aset BUMN yang belum optimal, termasuk bandara. Pemerintah mencontoh India untuk optimalisasi aset tanpa melepas kepemilikan negara.
Merasa Kurang Mampu tapi Tak Pernah Dapat Bansos? 'Biang Keroknya' Mungkin Ada di Angka Desil Ini

Merasa Kurang Mampu tapi Tak Pernah Dapat Bansos? 'Biang Keroknya' Mungkin Ada di Angka Desil Ini

Kementrian Sosial (Kemensos) Republik Indonesia biasanya memanfaatkan data berbasis desil untuk menyalurkan bantuan sosial atau bansos, agar tepat sasaran.
Gerindra Sebut Prabowo "Pamerkan" Kinerja Positif Pemerintah dalam Pidato Tahunan MPR

Gerindra Sebut Prabowo "Pamerkan" Kinerja Positif Pemerintah dalam Pidato Tahunan MPR

Ia mengatakan paparan Presiden Prabowo secara keseluruhan menggambarkan enam garis besar kinerja pemerintah yang dinilai menjadi fondasi pembangunan nasional.
IWL 2026-2027 Dinilai Bisa Bangun Ekosistem Sepak Bola Putri yang Berkelanjutan

IWL 2026-2027 Dinilai Bisa Bangun Ekosistem Sepak Bola Putri yang Berkelanjutan

IWL 2026/2027 dinilai menjadi langkah penting untuk membangun sepak bola putri Indonesia. Persita berharap liga ini menciptakan ekosistem profesional dan berkelanjutan.

Trending

Beda Nasib dengan Maarten Paes, Petinggi Timnas Indonesia Ini Malah Dikecam Fans Belanda Usai Ajax Main Buruk di UEFA Conference League

Beda Nasib dengan Maarten Paes, Petinggi Timnas Indonesia Ini Malah Dikecam Fans Belanda Usai Ajax Main Buruk di UEFA Conference League

Nasib berbeda dialami dua sosok penting Timnas Indonesia, Maarten Paes dan Jordi Cruyff, usai Ajax Amsterdam menghadapi Shelbourne FC di UEFA Conference League.
Selamat Berbahagia! 5 Zodiak Paling Hoki 15 Agustus 2026: Rezeki dan Peluang Baik Mulai Berdatangan

Selamat Berbahagia! 5 Zodiak Paling Hoki 15 Agustus 2026: Rezeki dan Peluang Baik Mulai Berdatangan

Selamat berbahagia untuk 5 zodiak ini yang diprediksi paling hoki pada 15 Agustus 2026: Ada rezeki dan peluang baik mulai berdatangan.
Sebut BUMN Suka Kerja Seenaknya, Prabowo Usul Bentuk Pengadilan Ad Hoc Khusus Periksa Pejabat Bermasalah

Sebut BUMN Suka Kerja Seenaknya, Prabowo Usul Bentuk Pengadilan Ad Hoc Khusus Periksa Pejabat Bermasalah

Dia menyebut ada beberapa BUMN yang tidak menganggap ada pemerintah. Prabowo mengaku tidak mengerti atas BUMN yang bermasalah tersebut.
Prabowo Pidato Kenegaraan Pagi Ini di Senayan, Hindari Kemacetan di Kawasan DPR RI

Prabowo Pidato Kenegaraan Pagi Ini di Senayan, Hindari Kemacetan di Kawasan DPR RI

Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya memprediksi sejumlah ruas jalan di sekitar kompleks senayan akan mengalami kepadatan arus lalu lintas. 
Hasil Laga Timnas Indonesia Abroad: Maarten Paes Tampil Penuh Bawa Ajax ke Play Off Liga Konferensi Eropa

Hasil Laga Timnas Indonesia Abroad: Maarten Paes Tampil Penuh Bawa Ajax ke Play Off Liga Konferensi Eropa

Tampil pada leg kedua babak kualifikasi ketiga Liga Konferensi Eropa, skor akhir 2-2 ini membawa Ajax tetap melaju ke putaran akhir sebelum kompetisi setelah menang agregat 3-5 dari Shelborne FC. 
Fantastis, Pegawai Pajak Simpan Uang Ratusan Juta dan Emas 1,3 Kilogram Hasil Kejahatan di Rumah Malang

Fantastis, Pegawai Pajak Simpan Uang Ratusan Juta dan Emas 1,3 Kilogram Hasil Kejahatan di Rumah Malang

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) ungkap logam mulia 1,3 kilogram dan uang tunai Rp100 juta didapatkan dari penggeledahan di salah satu rumah pegawai pajak yang berada di Malang.
Meski Lolos, Fans Ajax Murka Lihat Penampilan Maarten Paes Cs di UEFA Conference League: Memalukan!

Meski Lolos, Fans Ajax Murka Lihat Penampilan Maarten Paes Cs di UEFA Conference League: Memalukan!

Ajax Amsterdam memastikan tiket ke play-off Conference League 2026/2027. Namun, penampilan Maarten Paes dan kolega justru menuai kritik dari sejumlah suporter.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT