GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Media Korea Selatan Berani Bongkar 'Luka Lama' Megawati Hangestri: Pevoli yang Tidak Selevel dengan Mega Justru dapat Gaji....

Media Korea bongkar 'Luka Lama' Megawati Hangestri: pevoli yang tak selevel Mega malah digaji lebih tinggi. Perubahan regulasi pemain asing di Liga Voli Korea Selatan
Kamis, 26 Juni 2025 - 15:21 WIB
Media Korea Selatan Bongkar 'Luka Lama' Megawati Hangestri Pevoli yang Tidak Se-level dengan Mega Justru dapat Gaji....
Sumber :
  • KOVO / Red Sparks

tvOnenews.com - Media Korea kembali sorot 'luka lama' Megawati Hangestri soal aturan main KOVO di Liga Voli Korea Selatan. 

Perubahan regulasi pemain asing di Liga Voli Korea Selatan (V-League) musim 2026–2027 memunculkan kembali luka lama yang pernah dialami Megawati Hangestri. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Federasi Bola Voli Korea (KOVO) menghapus sistem undian dan uji coba (try out), digantikan dengan skema free agent yang memungkinkan klub langsung merekrut pemain asing tanpa prosedur rumit. 

Langkah ini mendapat sambutan positif, termasuk dari pelatih Daejeon JungKwanJang Red Sparks, Ko Hee-jin, yang pernah dua musim melatih Megawati.

“Saya ingin Megawati kembali bermain di tim ini selama saya masih melatih. Bersamanya adalah kenangan yang tak terlupakan,” ujar Ko Hee-jin kepada KBS News pada 26 Juni 2025.

Pernyataan Ko Hee-jin membuka kembali perbincangan soal ketimpangan perlakuan terhadap Megawati di V-League. 

Meski tampil cemerlang dan membawa Red Sparks ke final musim 2024–2025, Megawati justru harus menerima kenyataan bahwa gajinya dibatasi hanya USD 150 ribu per musim atau sekitar Rp 2,4 miliar, karena ia berasal dari kuota Asia. 

Megawati Hangestri dan pelatih Red Sparks Ko Hee-jin
Megawati Hangestri dan pelatih Red Sparks Ko Hee-jin
Sumber :
  • KOVO

 

Angka tersebut tergolong kecil jika dibandingkan kontribusinya yang menonjol sebagai opposite hitter.

Media Korea Selatan Segye Ilbo secara gamblang mengkritik aturan tersebut dalam laporan Januari 2025. 

“Dari 10 pemain bergaji tertinggi di Korea, hanya Kim Yeon-koung dan Yang Hyo-jin yang layak disandingkan dengan Mega. Sisanya tidak selevel, bahkan dari sisi rasio performa dan gaji, Megawati jauh lebih unggul,” tulis mereka.

Regulasi yang berlaku saat ini memang belum mengakomodasi keadilan gaji bagi pemain asal Asia Tenggara, termasuk Indonesia. 

Padahal, kualitas pemain dari negara-negara seperti Jepang, Thailand, dan Vietnam kini sudah menyamai atau bahkan melampaui standar pemain lokal Korea Selatan. 

KOVO hanya menaikkan batas gaji kuota Asia sebesar USD 30 ribu sejak pertama diterapkan pada 2023, tetap di angka USD 150 ribu per musim, jauh dari angka USD 300 ribu yang diperbolehkan untuk pemain asing non-Asia.

Perbedaan nilai kontrak ini menjadi salah satu alasan kuat mengapa Megawati memutuskan mundur dari Red Sparks usai dua musim bersinar. 

Megawati Hangestri saat masih berseragam Red Sparks
Megawati Hangestri saat masih berseragam Red Sparks
Sumber :
  • KOVO

 

Situasi ini sempat membuat Mega dikabarkan akan kembali mencoba jalur try out demi kembali ke Korea, meski kemampuannya jelas sudah teruji.

Kini, dengan sistem free agent, jalan itu terbuka lebar. Klub bisa bernegosiasi langsung dengan pemain seperti Megawati tanpa harus melalui sistem undian. 

Namun, KOVO tetap memberlakukan sanksi tegas bila klub melanggar batas gaji yang ditetapkan. 

“Jika ditemukan pelanggaran seperti kelebihan gaji, maka pemain akan dikeluarkan dari musim berjalan, dan klub kehilangan hak merekrut pemain asing dan kuota Asia di musim berikutnya,” tegas KOVO dalam pernyataan resminya.

Sistem ini membuat dilema tersendiri bagi pemain seperti Megawati. Di satu sisi, performanya jelas layak dihargai lebih tinggi. Namun, keterbatasan aturan justru menghambat kesempatan itu. 

Segye Ilbo menyebut ini sebagai bentuk ketidakadilan struktural yang berpotensi merugikan pengembangan liga itu sendiri, karena pemain hebat dari Asia justru memilih hengkang ke liga lain dengan tawaran yang lebih adil.

Pelatih Ko Hee-jin pun tak menutupi rasa kehilangan terhadap Mega, bukan hanya karena kontribusinya di lapangan, tetapi juga karena ikatan emosional yang kuat selama dua musim. 

“Dia bukan hanya pemain luar biasa, tapi juga bagian dari keluarga kami,” ujarnya.

Dengan sistem baru yang lebih fleksibel, peluang Megawati untuk kembali ke Korea memang masih terbuka. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Tapi selama ketimpangan gaji kuota Asia belum direvisi, luka lama Megawati bisa saja terulang, terutama ketika pevoli yang tak setara dengan performanya justru mendapat bayaran lebih besar. 

Sebuah ironi yang kini kembali disorot media Korea dan jadi bahan refleksi untuk V-League ke depan. (udn)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Benarkah Setan Dibelenggu saat Bulan Ramadhan? Begini Penjelasannya

Benarkah Setan Dibelenggu saat Bulan Ramadhan? Begini Penjelasannya

Benarkah setan dibelenggu saat bulan Ramadhan? Simak penjelasan arti kalimat tersebut, oleh Buya Yahya.
Sebelum Roboh, Disdik DKI Sebut Tembok di SMP 182 Jakarta Rencananya akan Diperbaiki usai Imlek

Sebelum Roboh, Disdik DKI Sebut Tembok di SMP 182 Jakarta Rencananya akan Diperbaiki usai Imlek

Disdik DKI Jakarta mengungkapkan sebelum roboh di SMP Negeri 182 Jakarta, tembok yang menimpa sekolah itu rencananya akan diperbaiki setelah Hari Raya Imlek.
Pertamina Enduro & Phonska Sudah Aman, Siapa yang Tersingkir Pahit dari Final Four Proliga 2026?

Pertamina Enduro & Phonska Sudah Aman, Siapa yang Tersingkir Pahit dari Final Four Proliga 2026?

Jakarta Pertamina Enduro Kunci final four Proliga 2026, dan disusul oleh Gresik Phonska. Dua slot putri masih diperebutkan, siapa yang akan lolos? Sementara
Cak Imin Ungkap Penerima PBI BPJS Capai 152 Juta Orang: 52 Persen dari Penduduk Kita

Cak Imin Ungkap Penerima PBI BPJS Capai 152 Juta Orang: 52 Persen dari Penduduk Kita

Menko PM Muhaimin Iskandar alias Cak Imin menyebut bahwa 52 persen warga Indonesia terdaftar sebagai Penerima Bantuan Iuran (PBI) dalam program BPJS Kesehatan.
DPR Usul Ada Tim Khusus di Rumah Sakit untuk Tangani Kegaduhan Penonaktifan PBI BPJS

DPR Usul Ada Tim Khusus di Rumah Sakit untuk Tangani Kegaduhan Penonaktifan PBI BPJS

Anggota Komisi IX DPR RI, Zainul Munasichin, masih terus menyoroti polemik penonaktifan kepesertaan BPJS Kesehatan bagi Penerima Bantuan Iuran (PBI).
Keluarga Bongkar Tabiat Asli Pesulap Merah, Sebut Tega Hancurkan Mental Istri Pertama Sebelum Wafat

Keluarga Bongkar Tabiat Asli Pesulap Merah, Sebut Tega Hancurkan Mental Istri Pertama Sebelum Wafat

Ibu mendiang Tika Mega Lestari, bongkar tabiat asli Pesulap Merah. Ia menyebut menantunya tega menghancurkan mental sang istri sebelum meninggal dunia.

Trending

Jadwal Proliga 2026 Pekan Ini: Dimulainya Seri Sentul, Megawati Hangestri Libur Hingga Penentuan Nasib Bandung BJB Tandamata

Jadwal Proliga 2026 Pekan Ini: Dimulainya Seri Sentul, Megawati Hangestri Libur Hingga Penentuan Nasib Bandung BJB Tandamata

Jadwal Proliga 2026 pekan ini yang akan diramaikan dengan sejumlah pertandingan di seri Sentul termasuk penentuan nasib Bandung bjb Tandamata dan Megawati Hangestri tak akan main.
Tak Perlu Dinaturalisasi Lagi, John Herdman Bisa Panggil Eks Juara Liga Belanda Ini ke Timnas Indonesia Buat FIFA Series dan Piala AFF

Tak Perlu Dinaturalisasi Lagi, John Herdman Bisa Panggil Eks Juara Liga Belanda Ini ke Timnas Indonesia Buat FIFA Series dan Piala AFF

Pelatih John Herdman memiliki opsi menarik untuk memperkuat lini serang Timnas Indonesia. Ia bisa memanggil kembali eks juara Liga Belanda yang sudah WNI ini.
Top Skor Proliga 2026 Putri: Megawati Hangestri Gagal Tembus Papan Atas, Megatron Terancam Terdepak dari 10 Besar

Top Skor Proliga 2026 Putri: Megawati Hangestri Gagal Tembus Papan Atas, Megatron Terancam Terdepak dari 10 Besar

Top skor Proliga 2026 putri, di mana Megawati Hangestri (Jakarta Pertamina Enduro) terancam terdepak dari 10 besar seiring dominasi pemain asing yang tak terbendung.
Punya Nama Jawa tapi Belum Juga Bela Timnas Indonesia, Bek Feyenoord Ini Tak Masuk Radar PSSI?

Punya Nama Jawa tapi Belum Juga Bela Timnas Indonesia, Bek Feyenoord Ini Tak Masuk Radar PSSI?

Timnas Indonesia terus gencar memburu pemain keturunan demi meningkatkan daya saing level internasional. Namanya Jawa banget, Neraysho Kasanwirjo masuk radar?
Sudah Lama Dipendam Sule, Mantan Asisten Pribadi Kini Bongkar Kisah Perselingkuhan Lina Jubaedah dan Teddy Pardiyana

Sudah Lama Dipendam Sule, Mantan Asisten Pribadi Kini Bongkar Kisah Perselingkuhan Lina Jubaedah dan Teddy Pardiyana

Isu lama mengenai skandal perselingkuhan yang menyeret mendiang mantan istri Sule, Lina Jubaedah dan Teddy Pardiyana dibongkar oleh mantan asisten pribadi Lina
Striker Berdarah Depok Caper ke John Herdman? Langsung Cetak 6 Gol dan 2 Assist di Liga Belanda Demi Panggilan Timnas Indonesia

Striker Berdarah Depok Caper ke John Herdman? Langsung Cetak 6 Gol dan 2 Assist di Liga Belanda Demi Panggilan Timnas Indonesia

Berharap dilirik John Herdman untuk dinaturalisasi Timnas Indonesia, striker keturunan Depok ini menggila di Belanda. Cetal 6 gol dan 2 assist hanya dari 2 laga
John Herdman Diliputi Kebahagiaan, Timnas Indonesia Dilimpahi 3 Kabar Baik Jelang Debut sang Pelatih

John Herdman Diliputi Kebahagiaan, Timnas Indonesia Dilimpahi 3 Kabar Baik Jelang Debut sang Pelatih

Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, diliputi oleh kebahagiaan menjelang laga debutnya. Setidaknya, ada tiga kabar baik untuk sang juru taktik asal Inggris.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT