GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Sebastian Vettel Didenda 5.000 Euro Karena Kendarai Skuter Tanpa Izin di Trek

Sebastian Vettel didenda 5.000 euro (Rp78 juta) karena mengendarai motor skuter di Sirkuit Albert Park setelah mobil Aston Martin yang dia gunakan mogok saat sesi latihan Grand Prix Australia, Jumat. Juara dunia empat kali itu melaju beberapa putaran sebelum mobilnya tiba-tiba berhenti dan mengeluarkan asap saat FP1.
Jumat, 8 April 2022 - 23:14 WIB
Vettel didenda 5.000 euro karena kendarai skuter tanpa izin di trek
Sumber :
  • Antara

Jakarta, tvOne

Sebastian Vettel didenda 5.000 euro (Rp78 juta) karena mengendarai motor skuter di Sirkuit Albert Park setelah mobil Aston Martin yang dia gunakan mogok saat sesi latihan Grand Prix Australia, Jumat.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Juara dunia empat kali itu melaju beberapa putaran sebelum mobilnya tiba-tiba berhenti dan mengeluarkan asap saat FP1.

Keluar dari mobilnya, pebalap Jerman itu mengambil tabung APAR dari marshal dan menyemprot mobilnya untuk memadamkan api.

Setelah sesi latihan selesai, Vettel mengendarai motor skuter melewati lintasan untuk kembali ke garasi sembari menyapa penggemar.

Steward memanggil Vettel dan menjatuhkan denda karena sang pebalap dianggap melanggar regulasi dengan memasuki lintasan tanpa izin.

Bukan hari pertama balapan yang ideal bagi pebalap yang melewatkan dua grand prix pembuka musim ini di Bahrain dan Arab Saudi karena positif COVID-19.

Vettel bersikukuh merasa mendapatkan lampu hijau dari marshal yang menawarinya menggunakan skuter tersebut.

"Saya mengatakan, 'bolehkan saya mengendarainya?' karena saya lebih memilih berkendara sendiri," kata Vettel kepada awak media seperti dikutip Reuters.

"Dan kemudian dia menyerahkan skuternya kepada saya, lalu saya bilang, 'OK', dan dia bilang, 'berangkatlah.' Lalu saya pergi.

"Maksud saya saya ingin mobil saya kembali dan tidak mencari masalah. Saya di sini tidak untuk mengendarai skuter."

Steward mengatakan Vettel lebih memilih melaju sendiri di trek ketimbang rute evakuasi yang telah ditentukan sedangkan marshal berusaha mengontak race control untuk meminta instruksi.

Vettel, yang mencatatkan waktu terbaik ke-13 sebelum kemalangannya itu, tidak turun dalam sesi latihan kedua karena Aston Martin harus mengganti power unit baru pada mobil sang pebalap.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Besok tidak akan jadi masalah tapi akan jauh lebih baik bila saya menjalani lap lebih banyak," kata dia.

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Kebakaran Melanda Rumah di Tambora Jakbar, Belasan Branwir dan 60 Personel Damkar Diterjunkan

Kebakaran Melanda Rumah di Tambora Jakbar, Belasan Branwir dan 60 Personel Damkar Diterjunkan

Pengerahan personel besar-besaran dilakukan Suku Dinas Gulkarmat Jakarta Barat guna memadamkan api yang menghanguskan rumah di kawasan Tambora, Kamis (28/5) malam. 
KPK Ungkap Fadia Arafiq Beli Rumah Rp4 Miliar di Cibubur Sacara Cash

KPK Ungkap Fadia Arafiq Beli Rumah Rp4 Miliar di Cibubur Sacara Cash

KPK terus melakukan upaya optimalisasi asset recovery terkait kasus pengadaan jasa outsourcing di Pemkab Pekalongan yang menyeret nama Bupati nonaktif Fadia Arafiq.
Paman Luka-luka dan Bayi Ditemukan Tewas Mengenaskan di Kontrakan Bekasi, Sang Nenek Reflek Cuci Pisau

Paman Luka-luka dan Bayi Ditemukan Tewas Mengenaskan di Kontrakan Bekasi, Sang Nenek Reflek Cuci Pisau

Warga digegerkan dengan penemuan bayi berusia 2,5 tahun tewas dengan sejumlah luka tusuk dan pamannya berinisial G (18) luka-luka di sebuah kontrakan wilayah Jatisampurna, Kota Bekasi, Rabu (27/5) malam.
Waspada Talasemia! Penyakit Genetik Ini Masih Mengancam Ribuan Bayi Indonesia Setiap Tahun

Waspada Talasemia! Penyakit Genetik Ini Masih Mengancam Ribuan Bayi Indonesia Setiap Tahun

Banyak orang mengira talasemia hanya anemia biasa, padahal kondisi ini merupakan kelainan darah turunan yang dapat berdampak serius terhadap kualitas hidup penderitanya
Infrastruktur dan Mobilitas Jadi Mesin Baru Pertumbuhan Kota

Infrastruktur dan Mobilitas Jadi Mesin Baru Pertumbuhan Kota

Kota dengan konektivitas udara dan infrastruktur yang kuat cenderung mengalami pertumbuhan kunjungan wisatawan lebih cepat dibanding wilayah lain. Di Indonesia, Makassar
Ribuan Pengunjung Padati Monas Pada Hari Kedua Libur Idul Adha 2026

Ribuan Pengunjung Padati Monas Pada Hari Kedua Libur Idul Adha 2026

Monumen Nasional atau yang dikenal sebagai Monas menjadi magnet untuk masyarakat menghabiskan waktu libur bersama keluarga.

Trending

Paman Luka-luka dan Bayi Ditemukan Tewas Mengenaskan di Kontrakan Bekasi, Sang Nenek Reflek Cuci Pisau

Paman Luka-luka dan Bayi Ditemukan Tewas Mengenaskan di Kontrakan Bekasi, Sang Nenek Reflek Cuci Pisau

Warga digegerkan dengan penemuan bayi berusia 2,5 tahun tewas dengan sejumlah luka tusuk dan pamannya berinisial G (18) luka-luka di sebuah kontrakan wilayah Jatisampurna, Kota Bekasi, Rabu (27/5) malam.
Waspada Talasemia! Penyakit Genetik Ini Masih Mengancam Ribuan Bayi Indonesia Setiap Tahun

Waspada Talasemia! Penyakit Genetik Ini Masih Mengancam Ribuan Bayi Indonesia Setiap Tahun

Banyak orang mengira talasemia hanya anemia biasa, padahal kondisi ini merupakan kelainan darah turunan yang dapat berdampak serius terhadap kualitas hidup penderitanya
KPK Ungkap Fadia Arafiq Beli Rumah Rp4 Miliar di Cibubur Sacara Cash

KPK Ungkap Fadia Arafiq Beli Rumah Rp4 Miliar di Cibubur Sacara Cash

KPK terus melakukan upaya optimalisasi asset recovery terkait kasus pengadaan jasa outsourcing di Pemkab Pekalongan yang menyeret nama Bupati nonaktif Fadia Arafiq.
Kebakaran Melanda Rumah di Tambora Jakbar, Belasan Branwir dan 60 Personel Damkar Diterjunkan

Kebakaran Melanda Rumah di Tambora Jakbar, Belasan Branwir dan 60 Personel Damkar Diterjunkan

Pengerahan personel besar-besaran dilakukan Suku Dinas Gulkarmat Jakarta Barat guna memadamkan api yang menghanguskan rumah di kawasan Tambora, Kamis (28/5) malam. 
Sosok Prihantini, Peneliti yang Diduga Membuat Riset Palsu Pakai AI Demi Jalan-jalan Gratis

Sosok Prihantini, Peneliti yang Diduga Membuat Riset Palsu Pakai AI Demi Jalan-jalan Gratis

Kasus tersebut pertama kali diungkap oleh epidemiolog Indonesia, Wa Ode Dwi Diningrat, yang hadir dalam konferensi ilmiah itu sebagai perwakilan Oxford University, Inggris.
Habiburokhman Tegaskan Hewan Kurban Presiden Prabowo dari APBN Sah Secara Hukum dan Syariat

Habiburokhman Tegaskan Hewan Kurban Presiden Prabowo dari APBN Sah Secara Hukum dan Syariat

Habiburokhman menegaskan pembelian hewan kurban Presiden Prabowo menggunakan APBN sah secara hukum dan syariat Islam.
Mahasiswa UGM dan Tiga Anggota Keluarga Ditemukan Meninggal di Tenda Camping Posong Temanggung

Mahasiswa UGM dan Tiga Anggota Keluarga Ditemukan Meninggal di Tenda Camping Posong Temanggung

Mahasiswa UGM bersama tiga anggota keluarganya ditemukan meninggal dunia di tenda camping Posong Temanggung. Polisi selidiki dugaan keracunan.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT