News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Legenda Voli Korea, Kim Yeon-kyung Sebut Betapa Mengerikannya 'Level' Megawati Hangestri di Korea: Seberapa Menakutkannya jika Saya Bertemu Mega sebagai....

Legenda voli Korea, Kim Yeon-kyung singgung level Megawati Hangestri saat masih di Liga Voli Korea bersama Red Sparks. Kepindahannya ke Manisa BBSK Turki bahkan
Selasa, 26 Agustus 2025 - 13:19 WIB
Megawati Hangestri dan Legenda Voli Korea, Kim Yeon-kyung
Sumber :
  • Manisa BBSK/KOVO

tvOnenews.com - Kedatangan Megawati Hangestri Pertiwi ke Turki kini menjadi bahan pembicaraan hangat, baik di kalangan pecinta voli Indonesia maupun penggemar internasional. 

Megatron  resmi bergabung dengan Manisa BBSK, klub kasta kedua Liga Voli Turki, setelah tampil memukau bersama Timnas Putri Indonesia di ajang SEA V League 2025. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Uniknya, baru sehari setelah mendarat di Turki, Megawati langsung menjalani latihan perdana bersama tim barunya pada Senin (18/8/2025). 

Kehadiran Mega di lapangan latihan itu sontak menyedot perhatian media lokal dan para penggemar, yang kagum melihat bagaimana seorang bintang Asia berlatih di klub divisi dua.

Menurut laporan sejumlah media Turki, sesi latihan tersebut bahkan dihadiri oleh penggemar yang penasaran ingin melihat aksi Megawati secara langsung. 

Beberapa rekaman video yang tersebar di media sosial menunjukkan smash keras Mega dalam sesi latihan, membuat suasana training seolah seperti laga sungguhan. 

Hal ini menegaskan bahwa kiprahnya di Turki tidak hanya soal kontrak semata, tetapi juga ekspektasi besar yang dibebankan padanya.

Meski demikian, langkah karier Megawati bergabung dengan Manisa BBSK menimbulkan perdebatan. Banyak pihak menilai kualitasnya terlalu tinggi untuk hanya bermain di klub divisi dua. 

Salah satu komentar yang ramai dibicarakan berasal dari legenda voli Turki, Neslihan Demir, yang disebut menilai bahwa pemain sekelas Megawati seharusnya tampil di klub elit seperti Fenerbahçe, VakifBank, atau Eczacıbaşı. 

Walau pernyataan itu belum terverifikasi secara langsung, rumor tersebut cepat menyebar dan memicu diskusi luas di media sosial.

Dalam dua musim terakhir bersama Daejeon JungKwanJang Red Sparks di Liga Voli Korea (KOVO), Megawati telah membuktikan dirinya sebagai salah satu opposite spiker paling mematikan di Asia. 

Di musim debutnya, ia mengoleksi 736 poin dan menempati urutan ketujuh top skorer. Sementara pada musim berikutnya, catatannya meningkat menjadi 802 poin, yang membuatnya duduk di peringkat ketiga pencetak angka terbanyak KOVO 2024–2025. 

Lebih mengesankan lagi, tingkat efektivitas serangannya mencapai 48,06 persen, tertinggi di antara semua pemain liga tersebut. 

Statistik ini menjadi bukti nyata kualitas Megawati dan alasan mengapa publik Turki merasa heran dengan pilihannya.

Meski ada yang menganggap Manisa BBSK bukanlah level Mega, sebagian pihak menilai keputusan itu justru strategis. 

Bermain di klub divisi dua bisa memberinya waktu bermain reguler, adaptasi dengan kultur voli Turki, serta membuka jalan menuju klub besar di masa depan. 

Mengingat Turki kini dikenal sebagai salah satu pusat pertumbuhan voli wanita dunia dengan liga yang sangat kompetitif, kehadiran Mega bisa menjadi batu loncatan penting.

Legenda voli Korea Selatan, Kim Yeon-kyung ungkap level Megatron

Legenda voli Korea Selatan, Kim Yeon-kyung, yang baru saja membawa Pink Spiders juara Liga Voli Korea 2024–2025, juga ikut memberi komentar tentang Mega. 

Dalam wawancaranya dengan Chosun, Kim menyebut Megawati sebagai pemain yang telah mengangkat level voli Korea.

“Beliau telah berkembang menjadi pemain yang benar-benar menakutkan dan telah mengangkat level bola voli kita,” ujar Kim Yeon-kyung, dikutip dari Chosun.

Kim bahkan mengaku membayangkan betapa beratnya jika suatu saat harus menghadapi Megawati dalam pertandingan antarnegara. 

Hal itu menegaskan bahwa sosok Mega bukan hanya diakui di Indonesia, tetapi juga dihormati di negara-negara dengan tradisi voli kuat seperti Korea Selatan.

Megawati sendiri memutuskan tidak memperpanjang kontrak bersama Red Sparks, meski manajemen klub sebenarnya masih ingin mempertahankannya. Seorang pejabat Red Sparks, Jung Kwan Jang, menyebutkan:

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Kami mendukung tantangan baru Mega dan berharap dapat bekerja sama dengannya lagi suatu hari nanti.” Naver Sport.

Kini, karier barunya di Turki menjadi sorotan besar. Dengan debut latihan yang langsung mengundang perhatian dan catatan prestasi yang mengilap di Korea, publik menantikan bagaimana Megatron akan bersinar di Liga Turki. (udn)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Jakarta Elecrtic PLN Dikalahkan Popsivo Polwan di Final Four Proliga 2026, Kara Bajema Dkk Dinilai Tak Maksimal

Jakarta Elecrtic PLN Dikalahkan Popsivo Polwan di Final Four Proliga 2026, Kara Bajema Dkk Dinilai Tak Maksimal

Jakarta Electric PLN kalah dengan skor 1-3 (21-25, 22-25, 25-17, 19-25) dari Popsivo Polwan pada pertandingan yang berlangsung di GOR Sritex Arena Solo, Jumat 19 April 2026 kemarin.
Rhoma Irama hingga Ikke Nurjanah Ikut Terdampak, Belasan LMK Pertanyakan Kinerja LMKN Terkait Distribusi Royalti

Rhoma Irama hingga Ikke Nurjanah Ikut Terdampak, Belasan LMK Pertanyakan Kinerja LMKN Terkait Distribusi Royalti

Sejumlah lembaga secara kolektif mempertanyakan transparansi distribusi royalti yang dinilai tidak sesuai dengan amanat UU No. 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta.
Hari Pertama WFH ASN, LRT Jabodebek Catat Penurunan Pengguna hingga 10 Persen

Hari Pertama WFH ASN, LRT Jabodebek Catat Penurunan Pengguna hingga 10 Persen

Jumlah pengguna LRT Jabodebek alami penurunan 10 persen hari pertama kebijakan kerja dari rumah atau work from home (WFH) bagi aparatur sipil negara (ASN).
Pengamat Soroti Potensi Intervensi Opini Publik dalam Kasus Chromebook Nadiem, Narasi Pembelaan di Medsos Dinilai Tak Etis

Pengamat Soroti Potensi Intervensi Opini Publik dalam Kasus Chromebook Nadiem, Narasi Pembelaan di Medsos Dinilai Tak Etis

Pengamat hukum Fajar Trio menilai maraknya konten yang seolah mengambil peran sebagai hakim di luar persidangan kasus Nadiem menjadi fenomena yang perlu diwaspadai.
Link Live Streaming Final Four Proliga 2026, 10 April: Ada Big Match! Gresik Phonska Plus Tantang Popsivo Polwan

Link Live Streaming Final Four Proliga 2026, 10 April: Ada Big Match! Gresik Phonska Plus Tantang Popsivo Polwan

Link Live Streaming Final Four Proliga 2026 Sabtu 11 April menjadi laga perdana putaran kedua Proliga 2026 dimulai dengan dua laga di sektor putri dan putra.
Prabowo Mundur Jadi Ketum PB IPSI, Mau Fokus Jadi Presiden: Emban Tugas Kebangsaan Menyita Banyak Waktu

Prabowo Mundur Jadi Ketum PB IPSI, Mau Fokus Jadi Presiden: Emban Tugas Kebangsaan Menyita Banyak Waktu

Presiden Prabowo Subianto resmi menyatakan tidak akan melanjutkan jabatannya sebagai Ketua Umum Ikatan Pencak Silat Indonesia (PB IPSI) karena ingin fokus.

Trending

Jadwal Final Four Proliga 2026, Sabtu 11 April: Hari Pertama Putaran Kedua Langsung Suguhkan Big Match Sektor Putri!

Jadwal Final Four Proliga 2026, Sabtu 11 April: Hari Pertama Putaran Kedua Langsung Suguhkan Big Match Sektor Putri!

Jadwal Final Four Proliga 2026, Sabtu 11 April yang menjadi laga perdana di putaran kedua dengan menyuguhkan dua pertandingan dari sektor putri dan putra .
Vietnam Akhirnya Akui Timnas Indonesia "Raja" Baru ASEAN

Vietnam Akhirnya Akui Timnas Indonesia "Raja" Baru ASEAN

Tensi tinggi menyelimuti gelaran ASEAN Futsal Championship 2026 jelang laga semifinal yang mempertemukan Timnas Futsal Indonesia melawan Vietnam. Menariknya ...
Masih Ingat Wiljan Pluim? Eks Playmaker PSM Makassar Ini Tolak Mentah-mentah Dinaturalisasi Jadi WNI: Tidak Guna bagi Saya

Masih Ingat Wiljan Pluim? Eks Playmaker PSM Makassar Ini Tolak Mentah-mentah Dinaturalisasi Jadi WNI: Tidak Guna bagi Saya

Wiljan Pluim bercerita bahwa pihak klub dan PSSI sempat mendesaknya beralih status jadi WNI karena syarat tinggal selama 5 tahun di Indonesia sudah terpenuhi.
Adu Harta Kekayaan Gubernur Jabar Dedi Mulyadi vs Wakil Gubernur Kalbar Krisantus Kurniawan, Siapa Lebih Tajir?

Adu Harta Kekayaan Gubernur Jabar Dedi Mulyadi vs Wakil Gubernur Kalbar Krisantus Kurniawan, Siapa Lebih Tajir?

Perbandingan harta kekayaan Dedi Mulyadi dan Krisantus Kurniawan jadi sorotan usai pernyataan viral. Intip data LHKPN terbaru dan rincian aset keduanya.
Terpopuler Trend: Dedi Mulyadi Mendadak Minta Maaf, Warga Jabar Serbu Medsos Samsat, hingga Bung Ropan Curigai PSSI

Terpopuler Trend: Dedi Mulyadi Mendadak Minta Maaf, Warga Jabar Serbu Medsos Samsat, hingga Bung Ropan Curigai PSSI

Dedi Mulyadi minta maaf ke warga Jabar, Samsat diserbu warganet usai tak sesuai kebijakan, hingga Bung Ropan curigai PSSI incar striker keturunan ini.
Timnas Indonesia 'Ketiban Durian Runtuh' di FIFA ASEAN CUp 2026, Peluang Jadi Pemenang Terbuka Lebar!

Timnas Indonesia 'Ketiban Durian Runtuh' di FIFA ASEAN CUp 2026, Peluang Jadi Pemenang Terbuka Lebar!

Berbeda dengan Piala AFF, FIFA ASEAN Cup yang dijadwalkan berlangsung pada September dan Oktober 2026, menawarkan keuntungan strategis yang sulit diabaikan.
Duh, Maarten Paes Jadi Bahan Olokan di Belanda! Pundit Senior Tertawa Terpingkal-pingkal: Dia Sama Sekali Bukan Kiper!

Duh, Maarten Paes Jadi Bahan Olokan di Belanda! Pundit Senior Tertawa Terpingkal-pingkal: Dia Sama Sekali Bukan Kiper!

Nasib kurang beruntung tengah dialami kiper utama Timnas Indonesia Maarten Paes. Meski kini bermain untuk raksasa Eredivisie Ajax Amsterdam Paes justru menjadi
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT