Legenda Voli Korea, Kim Yeon-kyung Sebut Betapa Mengerikannya 'Level' Megawati Hangestri di Korea: Seberapa Menakutkannya jika Saya Bertemu Mega sebagai....
- Manisa BBSK/KOVO
tvOnenews.com - Kedatangan Megawati Hangestri Pertiwi ke Turki kini menjadi bahan pembicaraan hangat, baik di kalangan pecinta voli Indonesia maupun penggemar internasional.
Megatron resmi bergabung dengan Manisa BBSK, klub kasta kedua Liga Voli Turki, setelah tampil memukau bersama Timnas Putri Indonesia di ajang SEA V League 2025.
Uniknya, baru sehari setelah mendarat di Turki, Megawati langsung menjalani latihan perdana bersama tim barunya pada Senin (18/8/2025).
Kehadiran Mega di lapangan latihan itu sontak menyedot perhatian media lokal dan para penggemar, yang kagum melihat bagaimana seorang bintang Asia berlatih di klub divisi dua.
Menurut laporan sejumlah media Turki, sesi latihan tersebut bahkan dihadiri oleh penggemar yang penasaran ingin melihat aksi Megawati secara langsung.
Beberapa rekaman video yang tersebar di media sosial menunjukkan smash keras Mega dalam sesi latihan, membuat suasana training seolah seperti laga sungguhan.
Hal ini menegaskan bahwa kiprahnya di Turki tidak hanya soal kontrak semata, tetapi juga ekspektasi besar yang dibebankan padanya.
Meski demikian, langkah karier Megawati bergabung dengan Manisa BBSK menimbulkan perdebatan. Banyak pihak menilai kualitasnya terlalu tinggi untuk hanya bermain di klub divisi dua.
Salah satu komentar yang ramai dibicarakan berasal dari legenda voli Turki, Neslihan Demir, yang disebut menilai bahwa pemain sekelas Megawati seharusnya tampil di klub elit seperti Fenerbahçe, VakifBank, atau Eczacıbaşı.
Walau pernyataan itu belum terverifikasi secara langsung, rumor tersebut cepat menyebar dan memicu diskusi luas di media sosial.
Dalam dua musim terakhir bersama Daejeon JungKwanJang Red Sparks di Liga Voli Korea (KOVO), Megawati telah membuktikan dirinya sebagai salah satu opposite spiker paling mematikan di Asia.
Di musim debutnya, ia mengoleksi 736 poin dan menempati urutan ketujuh top skorer. Sementara pada musim berikutnya, catatannya meningkat menjadi 802 poin, yang membuatnya duduk di peringkat ketiga pencetak angka terbanyak KOVO 2024–2025.
Lebih mengesankan lagi, tingkat efektivitas serangannya mencapai 48,06 persen, tertinggi di antara semua pemain liga tersebut.
Statistik ini menjadi bukti nyata kualitas Megawati dan alasan mengapa publik Turki merasa heran dengan pilihannya.
Meski ada yang menganggap Manisa BBSK bukanlah level Mega, sebagian pihak menilai keputusan itu justru strategis.
Bermain di klub divisi dua bisa memberinya waktu bermain reguler, adaptasi dengan kultur voli Turki, serta membuka jalan menuju klub besar di masa depan.
Mengingat Turki kini dikenal sebagai salah satu pusat pertumbuhan voli wanita dunia dengan liga yang sangat kompetitif, kehadiran Mega bisa menjadi batu loncatan penting.
Legenda voli Korea Selatan, Kim Yeon-kyung ungkap level Megatron
Legenda voli Korea Selatan, Kim Yeon-kyung, yang baru saja membawa Pink Spiders juara Liga Voli Korea 2024–2025, juga ikut memberi komentar tentang Mega.
Dalam wawancaranya dengan Chosun, Kim menyebut Megawati sebagai pemain yang telah mengangkat level voli Korea.
“Beliau telah berkembang menjadi pemain yang benar-benar menakutkan dan telah mengangkat level bola voli kita,” ujar Kim Yeon-kyung, dikutip dari Chosun.
Kim bahkan mengaku membayangkan betapa beratnya jika suatu saat harus menghadapi Megawati dalam pertandingan antarnegara.
Hal itu menegaskan bahwa sosok Mega bukan hanya diakui di Indonesia, tetapi juga dihormati di negara-negara dengan tradisi voli kuat seperti Korea Selatan.
Megawati sendiri memutuskan tidak memperpanjang kontrak bersama Red Sparks, meski manajemen klub sebenarnya masih ingin mempertahankannya. Seorang pejabat Red Sparks, Jung Kwan Jang, menyebutkan:
“Kami mendukung tantangan baru Mega dan berharap dapat bekerja sama dengannya lagi suatu hari nanti.” Naver Sport.
Kini, karier barunya di Turki menjadi sorotan besar. Dengan debut latihan yang langsung mengundang perhatian dan catatan prestasi yang mengilap di Korea, publik menantikan bagaimana Megatron akan bersinar di Liga Turki. (udn)
Load more