News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Bukan Valentino Rossi yang Jadi Legenda MotoGp, The Doctor Cuma Pewaris yang Tak Pernah Melampaui...

Jauh sebelum Valentino Rossi menjadi ikon legenda MotoGp global, ada satu nama yang lebih dulu menguasai lintasan dan sampai hari ini masih memegang rekor
Selasa, 4 November 2025 - 08:33 WIB
Valentino Rossi
Sumber :
  • Twitter @YamahaMotoGP

tvOnenews.com - Selama ini banyak penggemar MotoGP menganggap Valentino Rossi sebagai sosok paling legendaris dalam dunia balap motor. Kariernya yang panjang, prestasi yang stabil, serta kharisma yang tak tertandingi membuat Rossi seperti tak punya lawan dalam urusan popularitas. 

Namun jauh sebelum The Doctor menjadi ikon global, ada satu nama yang lebih dulu menguasai lintasan dan sampai hari ini masih memegang rekor yang bahkan Rossi pun belum mampu melampauinya. Dialah Giacomo Agostini, pembalap Italia yang dijuluki Raja Grand Prix dan menjadi fondasi kejayaan MotoGP modern.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sedikit yang menyadari bahwa ketenaran Rossi sesungguhnya berdiri di atas warisan besar yang diciptakan Agostini. Dalam era yang jauh lebih berbahaya, tanpa teknologi keselamatan mutakhir, dan di lintasan jalan raya yang mengancam nyawa setiap putaran, Agostini mengukir dominasi yang sulit dipercaya. 

Jika Rossi adalah maestro era modern, Agostini adalah arsitek sejarah; pembalap yang tak sekadar menang, tetapi mendikte arah perkembangan olahraga balap motor.

Giacomo Agostini: Raja Grand Prix yang Tak Terbantahkan

Melansir dari laman resmi MotoGP, “fakta adalah fakta. Manipulasilah fakta sebanyak yang Anda suka, tetapi pada akhirnya jawaban tetap sama: Giacomo Agostini adalah pembalap terhebat sepanjang masa dan Raja olahraga ini.” 

Giacomo Agostini, Legenda MotoGp
Giacomo Agostini, Legenda MotoGp
Sumber :
  • MotoGp

 

Pernyataan itu bukan sekadar retorika, melainkan cerminan prestasi luar biasa yang ia torehkan. Dengan total 15 gelar juara dunia dan 122 kemenangan Grand Prix, Agostini masih menduduki puncak rekor MotoGP sepanjang 75 tahun sejarahnya.

Agostini memulai perjalanan bersama MV Agusta, dan pada Kejuaraan Dunia 500cc 1965 ia langsung menunjukkan potensinya dengan finis sebagai runner-up di belakang rekan setimnya, Mike Hailwood. 

Setelah Hailwood pindah ke Honda, Agostini menjadi ujung tombak MV Agusta dan memulai rivalitas epik yang dikenang sebagai salah satu duel terbaik dalam sejarah balap motor. Pada 1966 dan 1967, Agostini mempertahankan gelar 500cc usai serangkaian pertarungan intens melawan Honda dan Hailwood.

Ketika Honda mundur dari persaingan pada 1968, Agostini mencatatkan dominasi yang belum pernah terjadi lagi. 

Dari musim 1968 sampai 1970, ia mengikuti 54 Grand Prix di kelas 350cc dan 500cc, dan memenangkan semuanya. Ia bahkan mencetak rekor 20 kemenangan beruntun di kelas 500cc, sebuah prestasi yang belum dapat dipecahkan hingga kini. 

Dominasinya di sirkuit-sirkuit berbahaya seperti Isle of Man, Nürburgring, Reika, dan Imatra semakin memperkokoh statusnya sebagai pembalap yang tak gentar risiko.

Pada 1974, Agostini membuat keputusan besar dengan pindah ke Yamaha demi menghadapi era baru motor dua tak. 

Giacomo Agostini, Legenda MotoGp
Giacomo Agostini, Legenda MotoGp
Sumber :
  • MV Agusta

 

Keputusannya kembali terbayar manis. Ia menjadi juara dunia 350cc dua tak pertama, dan pada 1975 menjadi pembalap pertama yang menjuarai kelas 500cc dengan motor dua tak. 

Sampai hari ini, Agostini masih menjadi satu-satunya pembalap yang menjuarai kelas 350cc dan 500cc menggunakan motor dua tak dan empat tak.

Dengan karier yang penuh gebrakan dan dominasinya yang nyaris absolut, Agostini meninggalkan panggung balap sebagai sosok yang tak tersentuh rekor maupun pengaruhnya.

Valentino Rossi: Maestro Modern yang Membawa MotoGP ke Era Global

Sementara itu, Valentino Rossi menutup kariernya sebagai salah satu pembalap paling berpengaruh dalam sejarah MotoGP. 

Menurut data resmi MotoGP dan Crash.net, Rossi mengoleksi 9 gelar juara dunia, dengan 7 di antaranya berasal dari kelas premier. Ia tampil dalam 431 balapan, menang 115 kali, 235 kali naik podium, serta mencatat 65 pole position dan 96 fastest lap.

Valentino Rossi
Valentino Rossi
Sumber :
  • ANTARA/AFP/Gabriel Bouys

 

Rossi juga menjadi satu-satunya pembalap yang berhasil memenangkan balapan dengan empat konfigurasi mesin berbeda: 500cc dua tak, 990cc empat tak, 800cc empat tak, dan 1000cc empat tak. 

Tak hanya itu, ia pernah menang di 29 sirkuit berbeda, rekor terbanyak dalam sejarah Grand Prix.

Dengan rentang kemenangan 20 tahun lebih, Rossi menjadi contoh ketangguhan dan konsistensi di tengah persaingan sengit era modern yang dihiasi pembalap-pembalap hebat seperti Casey Stoner, Jorge Lorenzo, Dani Pedrosa, hingga Marc Márquez.

Rossi memang unggul dalam aspek karier panjang, popularitas global, serta kemampuan beradaptasi pada berbagai perubahan regulasi dan teknologi. 

Namun jika bicara soal angka mutlak, gelar juara dunia dan jumlah kemenangan, Rossi masih berada di bawah Agostini. Dengan 9 gelar vs 15 gelar dan 115 kemenangan vs 122 kemenangan, Rossi belum berhasil menggeser sang legenda dari posisi teratas dalam buku sejarah MotoGP.

Dua Ikon, Dua Era Berbeda

Agostini dan Rossi mewakili dua era yang berbeda. Agostini adalah raja dari masa ketika balapan adalah pertarungan kecepatan dan nyali di lintasan yang ekstrem. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sementara Rossi adalah fenomena global yang memadukan talenta, strategi, karisma, dan pasar komersial. Meski sama-sama legenda, hanya satu yang tetap berada di puncak tanpa tersentuh hingga hari ini.

Seperti tertulis di laman MotoGP, “fakta adalah fakta”, dan faktanya, Giacomo Agostini masih menjadi pembalap terhebat sepanjang masa. (udn)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

RSCM Sebut Kondisi Psikologis Aktivis KontraS Andrie Yunus Stabil, Bakal Jalani Operasi Cangkok Kulit

RSCM Sebut Kondisi Psikologis Aktivis KontraS Andrie Yunus Stabil, Bakal Jalani Operasi Cangkok Kulit

Menurut Yoga, tim dokter dan tenaga kesehatan masih terus memberikan pendampingan psikologis agar pasien tetap nyaman
Megawati Hangestri Kembali Jadi Trending di Korea Selatan, Gara-gara Megatron Reuni Bareng Yeum Hye-seon

Megawati Hangestri Kembali Jadi Trending di Korea Selatan, Gara-gara Megatron Reuni Bareng Yeum Hye-seon

Megawati Hangestri kembali menjadi trending topik di Korea Selatan usai pevoli berjuluk Megatron itu kembali berjumpa dengan kawan lamanya di Red Sparks yakni Yeum Hye-seon.
Rupiah Menguat ke Rp16.986 per Dolar AS, Sentimen Deeskalasi Konflik AS-Iran Dorong Optimisme Pasar

Rupiah Menguat ke Rp16.986 per Dolar AS, Sentimen Deeskalasi Konflik AS-Iran Dorong Optimisme Pasar

Rupiah menguat ke Rp16.986 per dolar AS didorong optimisme deeskalasi konflik AS-Iran dan sentimen positif ekonomi domestik.
Alhamdulillah, Jatim Terbanyak Lolos SNBP 7 Tahun Berturut-turut

Alhamdulillah, Jatim Terbanyak Lolos SNBP 7 Tahun Berturut-turut

Sebanyak 29.406 murid asal Jatim lolos ke PTN melalui SNBP 2026.
Momen Hangat di Blue House, Prabowo Disambut Pelukan Presiden Korea Selatan Lee Jae Myung

Momen Hangat di Blue House, Prabowo Disambut Pelukan Presiden Korea Selatan Lee Jae Myung

Presiden Lee telah menunggu di depan pintu utama saat kendaraan yang membawa Prabowo tiba sekitar pukul 10.30 waktu setempat.
Jakarta Garuda Jaya Dikabarkan Rekrut Pemain Asing Baru, Setter Asal Rusia Siap Tampil di Final Four Proliga 2026

Jakarta Garuda Jaya Dikabarkan Rekrut Pemain Asing Baru, Setter Asal Rusia Siap Tampil di Final Four Proliga 2026

Jakarta Garuda Jaya ikut memanaskan rumor bursa transfer final four Proliga 2026, usai dikabarkan merekrut pemain asing baru asal Rusia.

Trending

Media Vietnam Heran dengan John Herdman, Cuma Bilang Satu Kalimat Usai Timnas Indonesia Kalah, tapi Bikin Bulgaria Tersindir

Media Vietnam Heran dengan John Herdman, Cuma Bilang Satu Kalimat Usai Timnas Indonesia Kalah, tapi Bikin Bulgaria Tersindir

Kekalahan 0-1 yang dialami Timnas Indonesia saat menghadapi Bulgaria di final FIFA Series 2026 masih jadi perbincangan. Media Vietnam heran dengan John Herdman.
Tak Habis Pikir Lihat Timnas Indonesia Kalah Lawan Bulgaria, Bung Harpa: Mainnya Enggak Oke

Tak Habis Pikir Lihat Timnas Indonesia Kalah Lawan Bulgaria, Bung Harpa: Mainnya Enggak Oke

Bung Harpa memberikan kritikan terhadap penampilan Timnas Indonesia asuhan John Herdman yang kalah melawan Bulgaria. Menurutnya penampilan timnas tidak bagus.
Herdman Pilih 'Menepi' Usai Kalah Lawan Bulgaria! Ini Alasan di Balik Keputusan Mengejutkan Pelatih Timnas Indonesia

Herdman Pilih 'Menepi' Usai Kalah Lawan Bulgaria! Ini Alasan di Balik Keputusan Mengejutkan Pelatih Timnas Indonesia

Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, mengungkapkan rencananya untuk mengambil jeda sejenak setelah memimpin dua laga FIFA Series 2026 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta.
Mengenal Reno Munz, Bek Kelahiran Jakarta Rp26 Miliar Eks Didikan Xabi Alonso yang Masuk Daftar Timnas Indonesia

Mengenal Reno Munz, Bek Kelahiran Jakarta Rp26 Miliar Eks Didikan Xabi Alonso yang Masuk Daftar Timnas Indonesia

Perbincangan soal calon pemain baru untuk Timnas Indonesia kembali memanas. Lolos syarat FIFA, bek Bundesliga kelahiran Jakarta ini wajib dipantau John Herdman.
Resmi! Ini Harga BBM 1 April 2026 di SPBU Pertamina, Shell, Vivo dan BP se-Indonesia

Resmi! Ini Harga BBM 1 April 2026 di SPBU Pertamina, Shell, Vivo dan BP se-Indonesia

Keputusan ini disampaikan setelah muncul antrean panjang di sejumlah SPBU akibat kabar kenaikan harga yang sempat beredar luas.
Jadwal Siaran Langsung Final Four Proliga 2026 Seri Surabaya: Megawati Hangestri Reuni Lawan Kawan Lama, Jakarta Pertamina Enduro vs Electric PLN

Jadwal Siaran Langsung Final Four Proliga 2026 Seri Surabaya: Megawati Hangestri Reuni Lawan Kawan Lama, Jakarta Pertamina Enduro vs Electric PLN

Jadwal siaran langsung final four Proliga 2026 seri Surabaya, di mana Megawati Hangestri siap melawan kawan lamanya di pertandingan pembuka antara Jakarta Pertamina Enduro vs Jakarta Electric PLN.
Duel Panas Tim Dedi Mulyadi vs Sekda Jabar di Arcamanik, KDM Turut Beri Instruksi Tegas ke Kadispora Jabar

Duel Panas Tim Dedi Mulyadi vs Sekda Jabar di Arcamanik, KDM Turut Beri Instruksi Tegas ke Kadispora Jabar

Duel panas Tim Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi melawan tim Sekretariat Daerah yang dipimpin langsung Sekretaris Daerah Herman Suryatman di Arcamanik, Bandung.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT