Media Vietnam Keheranan Kok Bisa Tanpa Farhan Halim Timnas Voli Putra Indonesia di SEA Games 2025 Masih Bisa Jadi....
- instagram farhan halim
tvOnenews.com - Kabar mengejutkan datang dari dunia voli nasional, pasalnya Farhan Halim, salah satu ikon dan tumpuan timnas voli putra Indonesia dalam dua edisi SEA Games terakhir, diperkirakan tidak dapat memperkuat Garuda di SEA Games 2025 Thailand.Â
Sang outside hitter andalan disebut tidak memperoleh restu dari klubnya, VC Nagano Tridents, sehingga peluang tampilnya di ajang multievent terbesar Asia Tenggara itu semakin menipis.Â
Situasi ini menimbulkan kekhawatiran karena Farhan selama ini menjadi motor serangan utama tim. Absennya Farhan tentu menjadi pukulan, terlebih ia baru saja membantu Indonesia berjaya di leg kedua SEA V League 2025.Â
Publik kini bertanya-tanya apakah timnas voli putra Indonesia mampu mempertahankan dominasi tanpa sosok penting tersebut. Meski begitu, pelatih Jeff Jiang Jie tetap optimistis karena komposisi pemain yang tersedia masih dinilai mumpuni untuk menjaga tradisi medali emas.
Timnas voli putra Indonesia menjadi yang pertama mengumumkan daftar atlet untuk SEA Games 2025 di Thailand.Â
Sebanyak 14 pemain dipilih guna mengusung misi besar: mempertahankan medali emas untuk keempat kalinya secara beruntun. Sementara itu, tim putri masih menjalani pemusatan latihan di Sumatera Utara dan belum merilis skuad final.
Perhatian publik langsung tertuju pada keputusan besar: absennya dua spiker pilar, yakni Farhan Halim dan Doni Haryono.Â
- X @volleyballidn
Â
Doni disebut belum sepenuhnya pulih dari cedera, sedangkan Farhan tampaknya tidak diizinkan klub Jepang, VC Nagano Tridents, untuk bergabung ke turnamen ini.Â
Padahal Farhan adalah pemain kunci yang membantu Indonesia meraih emas di SEA Games 2021 Vietnam dan SEA Games 2023 Kamboja, serta tampil impresif di SEA V League 2025.
Dengan dua nama penting itu tidak dapat tampil, pelatih Jeff Jiang Jie akhirnya menunjuk Jordan Michael Susanto dan Agil Angga Anggara sebagai pengisi posisi outside hitter.Â
Dua nama lain yang mengisi slot serupa adalah Boy Arnez Arabi dan Fahri Septian Putratama. Komposisi ini dianggap cukup solid untuk menjaga intensitas serangan Indonesia.
Media Vietnam, TheThao, menilai absennya beberapa pemain inti tidak otomatis melemahkan kekuatan Indonesia. Mereka menyebut Garuda tetap menjadi favorit karena masih memiliki banyak opsi berkualitas di posisi spiker.Â
Load more