Kasalahan Strategi Disebut-sebut jadi Biang Kerok Ferrari Gagal Menangkan F1 GP 2026, Fred Vasseur Langsung Beri Pembelaan
- Facebook/Ferrari
tvOnenews.com - Ferrari mendapat sorotan setelah gagal meraih kemenangan pada balapan utama F1 GP Australia 2026 yang berlangsung pada akhir pekan kemarin.
Kesalahan strategi dinilai menjadi penyebab utama kegagalan tim asal Maranello itu menandingi dominasi Mercedes.
Balapan sebenarnya dimulai menjanjikan bagi Ferrari di Sirkuit Albert Park.

- Facebook/Scuderi Ferrari
Charles Leclerc langsung merebut posisi terdepan dari George Russell pada tikungan pertama setelah start.
Pembalap asal Monako itu berduel sengit dengan Russell di barisan depan sepanjang lap awal.
Lewis Hamilton juga tampil agresif dan naik ke posisi ketiga setelah start yang kuat.
Namun situasi berubah ketika Virtual Safety Car muncul di tengah balapan. Sebagian besar tim, termasuk Mercedes, memilih masuk pit lebih awal.
Ferrari justru mempertahankan kedua pembalapnya tetap di lintasan.
Keputusan tersebut akhirnya berujung kerugian besar bagi Ferrari. Hamilton bahkan sempat menyampaikan keluhannya lewat radio tim.
"Setidaknya salah satu dari kita seharusnya masuk pit!" ujar Hamilton di Radio tim Ferrari.
Kesempatan pitstop kembali hilang saat VSC kedua muncul pada lap 19. Pit lane sempat ditutup ketika Valtteri Bottas berhenti di dekat pintu masuk pit.
Kondisi ini membuat Ferrari kehilangan momentum strategi mereka.
Mercedes akhirnya menguasai jalannya balapan dan mengamankan finis 1-2 melalui Russell.
Leclerc dan Hamilton harus puas mengakhiri balapan di posisi ketiga dan keempat.

- Facebook/Ferrari
Meski mendapat kritik, Team Principal Ferrari Fred Vasseur membela keputusan strateginya.
“Kita harus realistis dengan ini, mereka delapan persepuluh detik lebih cepat dari kita kemarin, kita berjuang mati-matian di awal,” jelas Vasseur.
“Sekarang saya pikir pada tahap balapan ini, tidak ada yang mengharapkan strategi satu kali pit stop," tambahnya.
"Kami menargetkan yang optimal untuk kami, dan yang optimal adalah memperpanjang durasi pit stop. Kami juga terkejut dengan daya tahan ban. Saya pikir kami bisa melakukan 300 lap hari ini!" ujar Vasseur.
“Tapi begitulah adanya, saya pikir mereka Mercedes masih memiliki selisih performa dengan kami selama balapan. Masalahnya bukan strategi atau inti mobil, tetapi hanya kecepatan murni.” lanjutnya.
Load more