GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kasalahan Strategi Disebut-sebut jadi Biang Kerok Ferrari Gagal Menangkan F1 GP 2026, Fred Vasseur Langsung Beri Pembelaan

Tim asal Italia, Ferrari, mendapat sorotan setelah gagal meraih kemenangan pada balapan utama F1 GP Australia 2026 yang berlangsung pada akhir pekan kemarin.
Selasa, 10 Maret 2026 - 18:01 WIB
Kepala Tim Ferrari, Fred Vasseur
Sumber :
  • Facebook/Ferrari

tvOnenews.com - Ferrari mendapat sorotan setelah gagal meraih kemenangan pada balapan utama F1 GP Australia 2026 yang berlangsung pada akhir pekan kemarin.

Kesalahan strategi dinilai menjadi penyebab utama kegagalan tim asal Maranello itu menandingi dominasi Mercedes.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Balapan sebenarnya dimulai menjanjikan bagi Ferrari di Sirkuit Albert Park.

Duo Pembalap Ferrari, Charles Leclerc dan Lewis Hamilton
Duo Pembalap Ferrari, Charles Leclerc dan Lewis Hamilton
Sumber :
  • Facebook/Scuderi Ferrari

Charles Leclerc langsung merebut posisi terdepan dari George Russell pada tikungan pertama setelah start.

Pembalap asal Monako itu berduel sengit dengan Russell di barisan depan sepanjang lap awal.

Lewis Hamilton juga tampil agresif dan naik ke posisi ketiga setelah start yang kuat.

Namun situasi berubah ketika Virtual Safety Car muncul di tengah balapan. Sebagian besar tim, termasuk Mercedes, memilih masuk pit lebih awal.

Ferrari justru mempertahankan kedua pembalapnya tetap di lintasan.

Keputusan tersebut akhirnya berujung kerugian besar bagi Ferrari. Hamilton bahkan sempat menyampaikan keluhannya lewat radio tim.

"Setidaknya salah satu dari kita seharusnya masuk pit!" ujar Hamilton di Radio tim Ferrari.

Kesempatan pitstop kembali hilang saat VSC kedua muncul pada lap 19. Pit lane sempat ditutup ketika Valtteri Bottas berhenti di dekat pintu masuk pit.

Kondisi ini membuat Ferrari kehilangan momentum strategi mereka.

Mercedes akhirnya menguasai jalannya balapan dan mengamankan finis 1-2 melalui Russell.

Leclerc dan Hamilton harus puas mengakhiri balapan di posisi ketiga dan keempat.

Kepala Tim Ferrari, Fred Vasseur
Kepala Tim Ferrari, Fred Vasseur
Sumber :
  • Facebook/Ferrari

Meski mendapat kritik, Team Principal Ferrari Fred Vasseur membela keputusan strateginya.

“Kita harus realistis dengan ini, mereka delapan persepuluh detik lebih cepat dari kita kemarin, kita berjuang mati-matian di awal,” jelas Vasseur.

“Sekarang saya pikir pada tahap balapan ini, tidak ada yang mengharapkan strategi satu kali pit stop," tambahnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Kami menargetkan yang optimal untuk kami, dan yang optimal adalah memperpanjang durasi pit stop. Kami juga terkejut dengan daya tahan ban. Saya pikir kami bisa melakukan 300 lap hari ini!" ujar Vasseur.

“Tapi begitulah adanya, saya pikir mereka Mercedes masih memiliki selisih performa dengan kami selama balapan. Masalahnya bukan strategi atau inti mobil, tetapi hanya kecepatan murni.” lanjutnya.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Mahasiswa ITB Dikabarkan Hilang di Gunung Puntang, Pihak Kampus Koordinasi dengan Basarnas hingga Kepolisian

Mahasiswa ITB Dikabarkan Hilang di Gunung Puntang, Pihak Kampus Koordinasi dengan Basarnas hingga Kepolisian

Mahasiswa ITB Program Magister Teknik Lingkungan Angkatan 2024 Arief Wibisono dikabarkan hilang di Gunung Puntang.
Bung Binder Puji Strategi Efektif Persib Bandung Usai Kalahkan Persija: Tak Perlu Indah, yang Penting Tiga Poin

Bung Binder Puji Strategi Efektif Persib Bandung Usai Kalahkan Persija: Tak Perlu Indah, yang Penting Tiga Poin

Pengamat sepak bola Bung Binder memuji strategi efektif Persib Bandung asuhan Bojak Hodak saat menaklukkan Persija Jakarta di laga El Clasico, menilai permainan
ITB Ungkap Kronologi Hilangnya Arief Wibisono di Gunung Puntang, Ternyata Mahasiswa S2 Itu Terpisah Saat Turun

ITB Ungkap Kronologi Hilangnya Arief Wibisono di Gunung Puntang, Ternyata Mahasiswa S2 Itu Terpisah Saat Turun

Institut Teknologi Bandung (ITB) buka suara soal hilangnya salah satu mahasiswa Gunung Puntang, Kecamatan Cimaung, Kabupaten Bandung.
Satu Keluarga Tenggelam di Embung Sigit Sragen, Ibu dan Anak Meninggal, Ayah Selamat

Satu Keluarga Tenggelam di Embung Sigit Sragen, Ibu dan Anak Meninggal, Ayah Selamat

Suana syahdu sore di Embung Sigit, Desa Sigit, Kecamatan Tangen, Kabupaten Sragen, Jawa Tengah berubah menjadi mencekam, Minggu 10 Mei 2026.
Update Klasemen Liga Italia 2025-2026: Emil Audero Ketiban Untung, AC Milan Terancam Batal Tampil di Liga Champions

Update Klasemen Liga Italia 2025-2026: Emil Audero Ketiban Untung, AC Milan Terancam Batal Tampil di Liga Champions

Emil Audero menerima keuntungan di klasemen sementara Liga Italia 2025-2026. Di sisi lain, AC Milan berada dalam posisi terancam untuk tampil di Liga Champions musim depan.
Rupiah Hari Ini 11 Mei 2026 Bergerak Melemah, Nyaris Rp17.400 per Dolar AS

Rupiah Hari Ini 11 Mei 2026 Bergerak Melemah, Nyaris Rp17.400 per Dolar AS

Nilai tukar rupiah pagi hari ini 11 Mei 2026 bergerak melemah 4 poin atau 0,02 persen.

Trending

Gerak-gerik Kiai Ashari Ternyata Sudah Lama Dinilai Janggal, Santriwati Sering Diajak Lakukan Ini saat Malam Hari

Gerak-gerik Kiai Ashari Ternyata Sudah Lama Dinilai Janggal, Santriwati Sering Diajak Lakukan Ini saat Malam Hari

Gerak-gerik Kiai Ashari pengasuh Ponpes Ndholo Kusumo, Pati, Jawa Tengah ternyata sudah lama dinilai janggal, santriwati sering diajak lakukan ini saat malam.
Demi Lancarkan Aksi Bejatnya, Kiai Cabul Minta Santri Pijat hingga Tidur Bersama, Korban: Katanya Ajaran Guru

Demi Lancarkan Aksi Bejatnya, Kiai Cabul Minta Santri Pijat hingga Tidur Bersama, Korban: Katanya Ajaran Guru

Aksi bejat yang dilakukan Kiai Ashari di Ponpes Ndholo Kusumo, Pati, Jawa Tengah perlahan terbongkar oleh kesaksian para korban. Kini oknum telah jadi tersangka
Sejak Awal Ponpes Berdiri, Orangtua Korban Sudah Curiga dengan Kelakuan Kiai Cabul: yang Diajak Selalu Santriwati

Sejak Awal Ponpes Berdiri, Orangtua Korban Sudah Curiga dengan Kelakuan Kiai Cabul: yang Diajak Selalu Santriwati

Oknum Kiai berinisial AS (51) atau Ashari ditetapkan sebagai tersangka. Korban merupakan santriwati Pondok Pesantren (Ponpes) Ndholo Kusumo, Pati, Jawa Tengah
Mulai 1 Agustus 2026, TPST Bantargebang Hanya Terima Sampah Residu: Warga Jakarta Wajib Pilah dari Rumah

Mulai 1 Agustus 2026, TPST Bantargebang Hanya Terima Sampah Residu: Warga Jakarta Wajib Pilah dari Rumah

Mulai 1 Agustus 2026, Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang direncanakan hanya akan menampung sampah residu. 
KDM Tak Habis Pikir, Sudah Ditawari Jadi Pegawai PU Jabar, Ribuan Eks Pekerja Tambang Bogor Tidak Ada yang Daftar

KDM Tak Habis Pikir, Sudah Ditawari Jadi Pegawai PU Jabar, Ribuan Eks Pekerja Tambang Bogor Tidak Ada yang Daftar

KDM mengaku telah menawarkan solusi agar para eks pekerja tambang tersebut beralih profesi menjadi tenaga kebersihan di bawah naungan Dinas Pekerjaan Umum Jabar
Ayah Santriwati Beberkan Kejanggalan di Ponpes Pati, Sebut Anaknya Dikeluarkan usai Tolak Temani Pelaku Tidur

Ayah Santriwati Beberkan Kejanggalan di Ponpes Pati, Sebut Anaknya Dikeluarkan usai Tolak Temani Pelaku Tidur

Ayah santriwati bongkar kejanggalan di Ponpes Pati. Anaknya disebut dikeluarkan usai menolak temani tidur pelaku di pesantren. Simak cerita selengkapnya!
Terbongkar Modus "Pesan Tengah Malam" Kiai Ashari di Ponpes Pati dan Dugaan Adanya Upaya Suap Tutup Kasus

Terbongkar Modus "Pesan Tengah Malam" Kiai Ashari di Ponpes Pati dan Dugaan Adanya Upaya Suap Tutup Kasus

LPSK mengambil langkah proaktif untuk melindungi puluhan santriwati yang menjadi korban dugaan pencabulan di Pesantren Tahfidzul Qur’an Ndholo Kusumo, Pati. 
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT