News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kisah Dosen UM yang Siap Bergulat di SEA Games 2025, Tetap Mengajar Meski Harus Latihan Pagi–Sore

Intip kisah inspiratif Lulut Gilang Saputra, dosen UM yang siap bergulat di SEA Games 2025.
Selasa, 16 Desember 2025 - 13:19 WIB
Kisah inspiratif Lulut Gilang Saputra, dosen UM yang siap bergulat di SEA Games 2025.
Sumber :
  • kliping.um.ac.id

tvOnenews.com - Kisah inspiratif kembali datang dari kontingen Indonesia yang berlaga di SEA Games 2025 Thailand. 

Kali ini sorotan tertuju pada cabang olahraga gulat, lewat sosok Lulut Gilang Saputra, M.Pd, dosen Pendidikan Jasmani, Kesehatan, dan Rekreasi (PJKR) Fakultas Ilmu Keolahragaan (FIK) Universitas Negeri Malang (UM).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Lulut bukan nama baru di dunia gulat nasional. Ia telah menekuni olahraga ini selama kurang lebih 16 tahun dan mencatatkan prestasi konsisten di berbagai ajang bergengsi.

Pada SEA Games 2023 di Kamboja, Lulut sukses meraih medali emas di nomor gulat gaya bebas kelas 87 kilogram putra senior.

Prestasi itu berlanjut setahun kemudian saat ia kembali menyabet emas di PON Aceh–Sumatera Utara 2024.

Kini, dosen UM tersebut kembali dipercaya memperkuat tim Merah Putih di SEA Games 2025.

Ia membawa target besar yakni mempertahankan tradisi emas sekaligus mengharumkan nama Indonesia dan almamaternya.

Di balik capaian gemilang itu, Lulut harus menjalani peran ganda yang tentunya tidak gampang.

Menjadi dosen aktif sekaligus atlet nasional menuntut disiplin tinggi, terutama dalam mengatur waktu.

Ia mengakui, tantangan terbesar justru datang dari upaya menyeimbangkan kewajiban akademik dengan tuntutan latihan intensif.

“Latihan pagi dan sore harus tetap jalan, sementara tugas mengajar, penelitian, dan pengabdian juga tidak boleh tertinggal,” tuturnya, dikutip dari laman UM.

Padatnya agenda tak membuat perkuliahan terhenti.

Dukungan pimpinan fakultas serta penerapan strategi perkuliahan berbasis tim menjadi kunci agar proses pembelajaran tetap berjalan meski dirinya harus mengikuti pemusatan latihan nasional.

Sebelum masuk pelatnas, Lulut juga memastikan seluruh kegiatan lapangan untuk penelitian dan pengabdian masyarakat telah rampung.

Menurutnya, sinergi tersebut justru memberi energi positif dan membantu menjaga fokus di tengah jadwal yang semakin padat.

Saat ini, Lulut menjalani persiapan akhir di Jakarta.

Ia telah bertolak ke Thailand pada 15 Desember 2025 dan akan bertanding dua hari setelahnya.

Meski tekanan dan intensitas latihan meningkat, rasa syukur dan tekad kuat tetap menjadi pegangan utama.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Kesempatan ini akan saya perjuangkan semaksimal mungkin. Semoga diberi kesehatan, kekuatan, dan kemudahan, serta bisa menyumbangkan medali emas kedua untuk Indonesia dan mengharumkan nama Universitas Negeri Malang,” ucapnya.

(tsy)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Buka-bukaan soal Konflik Agraria, Nusron Akui Benturan dengan Aset BUMN hingga TNI-Polri yang Paling Repot

Buka-bukaan soal Konflik Agraria, Nusron Akui Benturan dengan Aset BUMN hingga TNI-Polri yang Paling Repot

Menteri ATR/BPN Nusron Wahid buka-bukaan soal berbagai konflik agraria. Menurutnya, sengketa yang melibatkan klaim aset BUMN hingga TNI-Polri dinilai paling kompleks.
Heboh Dugaan Challenge Hafalan Al-Qur'an Dikaitkan Miras, PMII Desak Polisi Usut Tuntas

Heboh Dugaan Challenge Hafalan Al-Qur'an Dikaitkan Miras, PMII Desak Polisi Usut Tuntas

PC PMII menilai dugaan penggunaan simbol keagamaan dalam aktivitas hiburan perlu diperiksa secara menyeluruh agar fakta sebenarnya dapat diketahui.
Pelaku Mutilasi Depok Diduga Punya Penyakit HIV, Harus Bawa Obat dan Rutin Konsumsi

Pelaku Mutilasi Depok Diduga Punya Penyakit HIV, Harus Bawa Obat dan Rutin Konsumsi

Terungkap fakta baru soal pelaku mutilasi Depok bernama Saepul (26). Saepul diduga menderita penyakit HIV. 
51 Adegan Rekonstruksi Kasus Mutilasi Depok Digelar, Fakta Baru Berdampak pada Pasal Sangkaan Tersangka

51 Adegan Rekonstruksi Kasus Mutilasi Depok Digelar, Fakta Baru Berdampak pada Pasal Sangkaan Tersangka

51 Adegan rekonstruksi kasus pembunuhan disertai mutilasi di kawasan Tanah Merah, Pancoran Mas, Depok, digelar. Ditemukan adanya fakta baru.
Jegal Ruang Gerak Mafia, Balik Nama Sertifikat Tanah Maksimal 10 Hari Kerja akan Dimulai 17 Agustus 2026

Jegal Ruang Gerak Mafia, Balik Nama Sertifikat Tanah Maksimal 10 Hari Kerja akan Dimulai 17 Agustus 2026

Kementerian ATR/BPN kebut transformasi layanan untuk mempersempit celah mafia tanah. Salah satunya dengan uji coba layanan Peralihan Hak atau balik nama sertifikat maksimal 10 hari kerja.
Bea Cukai Gagalkan 8,9 Juta Batang Rokok Ilegal di Tanjung Priok, Potensi Kerugian Negara Rp8,6 M

Bea Cukai Gagalkan 8,9 Juta Batang Rokok Ilegal di Tanjung Priok, Potensi Kerugian Negara Rp8,6 M

Bea Cukai Tanjung Priok dan Direktorat Penindakan dan Penyidikan (P2) Bea Cukai gagalkan pengiriman 8,96 juta batang rokok ilegal yang tidak dilekati pita cukai

Trending

Pelaku Mutilasi Depok Diduga Punya Penyakit HIV, Harus Bawa Obat dan Rutin Konsumsi

Pelaku Mutilasi Depok Diduga Punya Penyakit HIV, Harus Bawa Obat dan Rutin Konsumsi

Terungkap fakta baru soal pelaku mutilasi Depok bernama Saepul (26). Saepul diduga menderita penyakit HIV. 
Bea Cukai Gagalkan 8,9 Juta Batang Rokok Ilegal di Tanjung Priok, Potensi Kerugian Negara Rp8,6 M

Bea Cukai Gagalkan 8,9 Juta Batang Rokok Ilegal di Tanjung Priok, Potensi Kerugian Negara Rp8,6 M

Bea Cukai Tanjung Priok dan Direktorat Penindakan dan Penyidikan (P2) Bea Cukai gagalkan pengiriman 8,96 juta batang rokok ilegal yang tidak dilekati pita cukai
Heboh Dugaan Challenge Hafalan Al-Qur'an Dikaitkan Miras, PMII Desak Polisi Usut Tuntas

Heboh Dugaan Challenge Hafalan Al-Qur'an Dikaitkan Miras, PMII Desak Polisi Usut Tuntas

PC PMII menilai dugaan penggunaan simbol keagamaan dalam aktivitas hiburan perlu diperiksa secara menyeluruh agar fakta sebenarnya dapat diketahui.
51 Adegan Rekonstruksi Kasus Mutilasi Depok Digelar, Fakta Baru Berdampak pada Pasal Sangkaan Tersangka

51 Adegan Rekonstruksi Kasus Mutilasi Depok Digelar, Fakta Baru Berdampak pada Pasal Sangkaan Tersangka

51 Adegan rekonstruksi kasus pembunuhan disertai mutilasi di kawasan Tanah Merah, Pancoran Mas, Depok, digelar. Ditemukan adanya fakta baru.
Jegal Ruang Gerak Mafia, Balik Nama Sertifikat Tanah Maksimal 10 Hari Kerja akan Dimulai 17 Agustus 2026

Jegal Ruang Gerak Mafia, Balik Nama Sertifikat Tanah Maksimal 10 Hari Kerja akan Dimulai 17 Agustus 2026

Kementerian ATR/BPN kebut transformasi layanan untuk mempersempit celah mafia tanah. Salah satunya dengan uji coba layanan Peralihan Hak atau balik nama sertifikat maksimal 10 hari kerja.
Jadwal Siaran Langsung Dana White's Contender Series: Bilal Hasan Ukir Sejarah, Selangkah Lagi Menuju UFC

Jadwal Siaran Langsung Dana White's Contender Series: Bilal Hasan Ukir Sejarah, Selangkah Lagi Menuju UFC

Jadwal siaran langsung Dana White's Contender Series (DWCS) Season 10 Episode 1. Petarung MMA tak terkalahkan asal Indonesia, Bilal Hasan, akan menjalani pertarungan penting untuk membuka jalan menuju UFC.
Polisi Masih Selidiki Kematian Siswi 14 Tahun Diduga Tertemper KRL di Stasiun Jurangmangu

Polisi Masih Selidiki Kematian Siswi 14 Tahun Diduga Tertemper KRL di Stasiun Jurangmangu

Perjalanan KRL di Stasiun Jurangmangu, Tangerang Selatan, sempat terganggu setelah seorang siswi SMA kelas 10 tertabrak kereta rel listrik (KRL), Senin (10/8/2026).
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT