Megawati Hangestri: Saya Ingin Kembali ke Korea Lagi, tapi
- instagram megawatihangestrip
tvOnenews.com - Kabar soal kemungkinan absennya Megawati Hangestri Pertiwi di Liga Voli Korea musim 2026/2027 semakin menguat.
Padahal, atlet voli asal Jember itu sebenarnya masih menyimpan hasrat besar untuk kembali berkarier di Negeri Ginseng.
Sayangnya, kondisi cedera lutut yang belum sepenuhnya pulih membuat rencana tersebut harus ditunda. Di tengah ketidakpastian itu, muncul fakta menarik yang memperlihatkan keseriusan Megawati untuk kembali ke Korea Selatan.
Ia bahkan telah mempersiapkan diri secara personal, termasuk dari sisi adaptasi budaya dan bahasa. Hal ini menjadi bukti bahwa keinginannya bukan sekadar wacana, melainkan target yang benar-benar ingin ia wujudkan.
Ambisi Kuat: Belajar Bahasa Korea Demi Comeback
Megawati secara terang-terangan mengungkapkan keinginannya untuk kembali bermain di Liga Voli Korea. Bahkan, bintang Proliga itu sudah mulai mempersiapkan diri sejak jauh hari, termasuk dengan mempelajari bahasa Korea secara mandiri.
"Saya ingin kembali ke Korea lagi. Saya sudah belajar bahasa Korea lewat buku sejak dua bulan lalu," kata Megawati, seperti disampaikan melalui agennya.
Pernyataan tersebut menjadi sorotan karena menunjukkan dedikasi tinggi dari pemain berusia 26 tahun itu.
Belajar bahasa asing bukan hal mudah, apalagi di tengah kesibukan sebagai atlet profesional. Namun, langkah itu diambil Megawati demi mempermudah komunikasi dan adaptasi jika kembali bermain di Korea Selatan.
Ambisi tersebut juga sejalan dengan kenyamanan yang pernah ia rasakan selama dua musim berkarier di sana. Korea bukan lagi tempat asing baginya, melainkan panggung yang pernah ia taklukkan dengan performa gemilang.
- KOVO
Dua Musim Gemilang Bersama Red Sparks
Selama membela Red Sparks pada musim 2023/2024 dan 2024/2025, Megawati menjelma menjadi salah satu pemain asing Asia paling bersinar di Liga Voli Korea.
Ia tidak hanya tampil konsisten, tetapi juga menjadi tulang punggung tim dalam mendulang poin.
Pada dua musim tersebut, Megawati sukses membawa Red Sparks menembus babak playoff, sebuah pencapaian penting yang mengangkat performa tim secara keseluruhan.
Ia dikenal sebagai opposite hitter yang tajam, dengan kemampuan menyerang yang sulit dibendung lawan.
Puncak performanya terlihat pada musim terakhirnya, ketika ia mencetak total 802 poin di fase reguler.
Angka tersebut menjadikannya salah satu top skor tim, berduet dengan Vanja Bukilic yang menyumbangkan 638 poin. Kombinasi keduanya menjadi senjata utama Red Sparks dalam menghadapi persaingan ketat di liga.
Tak heran jika nama Megawati kembali ramai diperbincangkan dalam bursa transfer, bahkan tetap diminati sejumlah klub Korea meski sedang dalam masa pemulihan cedera.
Cedera Jadi Penghalang Sementara
Sayangnya, rencana besar untuk kembali ke Liga Voli Korea harus tertunda. Cedera lutut yang dialami Megawati sejak musim terakhir bersama Red Sparks masih membutuhkan waktu pemulihan.
Dalam laporan SBS News, agen Megawati menegaskan bahwa kondisi kliennya belum memungkinkan untuk kembali bermain dalam waktu dekat.
"Seiring berakhirnya musim reguler Korea, kami ingin mengungkapkan posisi kami agar tidak merugikan klub karena banyak yang penasaran tentang masa depan Mega," ujar sang agen.
"Mega tetap bertekad kembali menantang panggung Korea dengan tubuh yang sehat setelah menyelesaikan perawatan lututnya."
Kondisi tersebut juga sempat terlihat saat Megawati tampil di Proliga 2026 bersama Jakarta Pertamina Enduro.
Dalam salah satu pertandingan terakhir sebelum jeda, kontribusinya belum maksimal dengan hanya mencetak empat poin, indikasi bahwa performanya masih terpengaruh cedera.
Meski demikian, peluang comeback belum sepenuhnya tertutup. Dengan sistem agen bebas yang diterapkan Liga Voli Korea untuk pemain Asia mulai musim 2026/2027, pintu bagi Megawati tetap terbuka lebar di masa depan.
Jika proses pemulihan berjalan lancar, bukan tidak mungkin Megatron akan kembali menggebrak Korea dengan kondisi yang lebih siap.
Ambisi, pengalaman, dan kualitas yang ia miliki menjadi modal kuat untuk kembali bersinar di panggung internasional. (udn)
Load more