Debut Megawati Hangestri di Hyundai Hillstate Terancam? Aturan Baru Liga Voli Korea Bisa Bikin Megatron Absen 18 Laga
- Instagram Hyundai HIllstate
tvOnenews.com - Karier Megawati Hangestri Pertiwi bersama Suwon Hyundai E&C Hillstate belum juga dimulai, tetapi awan ketidakpastian sudah mulai muncul di Liga Voli Korea musim 2026/2027.
Pevoli berjuluk Megatron itu kini terancam kehilangan banyak pertandingan akibat usulan aturan kontroversial yang tengah ramai dibahas di Korea Selatan.
Polemik tersebut bermula dari usulan pelatih tim nasional voli putri Korea Selatan, Cha Sang-hyun, yang meminta Federasi Bola Voli Korea Selatan (KOVO) membatasi penampilan pemain asing pada paruh kedua musim reguler V-League.
Jika aturan itu benar-benar diterapkan, maka Megawati dan seluruh pemain asing lainnya hanya bisa tampil pada putaran awal kompetisi.
Situasi ini langsung menjadi perhatian besar publik voli Indonesia. Pasalnya, Megawati baru saja direkrut Hyundai Hillstate setelah tampil luar biasa bersama Daejeon JungKwanJang Red Sparks selama dua musim terakhir.
Banyak penggemar berharap Mega bisa langsung menjadi motor baru Hillstate, tetapi kini debut penuh sang bintang justru berpotensi tertunda oleh regulasi baru yang memicu kontroversi.
Usulan Cha Sang-hyun Soal Aturan Baru KOVO Bisa Pangkas Separuh Musim Megawati
Usulan Cha Sang-hyun meminta pemain asing dilarang tampil mulai putaran keempat hingga keenam fase reguler Liga Voli Korea. Artinya, para pemain impor hanya bisa bermain pada separuh awal musim sebelum kembali diperbolehkan tampil pada fase playoff.
Kebijakan itu sontak menuai perdebatan karena selama ini klub-klub V-League sangat bergantung pada kontribusi pemain asing sebagai mesin poin utama tim.
- Instagram Hyundai HIllstate
Cha Sang-hyun menilai dominasi pemain asing membuat perkembangan hitter lokal Korea Selatan mengalami penurunan. Ia mengaku kesulitan menemukan pemain lokal dengan kemampuan menyerang yang konsisten untuk kebutuhan tim nasional.
“Tidak ada pemain yang dominan di tim putri. Efektivitas serangan mereka tidak mencapai 10 persen,” ujar Cha Sang-hyun seperti dikutip dari media Korea, Naver.
Jika mengacu pada format kompetisi Liga Voli Korea, setiap klub memainkan total 36 pertandingan di fase reguler.
Bila usulan tersebut disahkan, Megawati berpotensi kehilangan sekitar 18 pertandingan atau separuh musim reguler.
Situasi ini tentu menjadi kerugian besar, bukan hanya bagi pemain, tetapi juga klub. Hyundai Hillstate merekrut Megawati dengan ekspektasi tinggi setelah penampilannya bersama Red Sparks sukses menjadikannya salah satu opposite hitter paling berbahaya di V-League.
Selain faktor teknis, absennya pemain asing dalam separuh musim juga bisa memengaruhi daya tarik kompetisi dari sisi komersial dan antusiasme penonton.
Megawati Absen di Turnamen Pramusim
Di tengah polemik aturan pemain asing, Megawati juga dipastikan belum akan tampil dalam turnamen pramusim V-League 2026 yang digelar pada 7 hingga 16 Juni mendatang.
Turnamen bertajuk Korea Corporate Volleyball Federation & Professional Volleyball Futures Championship itu memang difokuskan untuk memberikan jam terbang kepada pemain muda dan pelapis dari masing-masing klub.
Karena itu, sejumlah pemain asing dan pemain inti dipastikan tidak ikut ambil bagian, termasuk Megawati di skuad Hyundai Hillstate.
Dalam ajang tersebut, Hyundai Hillstate tergabung di Pool B bersama Red Sparks, GS Caltex Seoul KIXX, Yangsan City, dan Daegu City.
Sementara Pool A dihuni Hi-Pass, IBK Altos, Pink Spiders, Suwon City, serta Pohang City.
Hillstate dijadwalkan memulai turnamen melawan Daegu City pada 7 Juni 2026. Setelah itu mereka menghadapi Yangsan City, GS Caltex, hingga Red Sparks pada laga terakhir fase grup tanggal 13 Juni.
Meski Megawati belum tampil, duel melawan Red Sparks tetap diprediksi menyedot perhatian besar. Sebab pertandingan itu mempertemukan klub baru Megawati dengan tim yang membesarkan namanya selama dua musim terakhir.
Turnamen pramusim ini nantinya akan disiarkan melalui kanal YouTube resmi Hyundai E&C Hillstate Volleyball Team untuk pertandingan fase grup.
Hyundai Hillstate Tetap Andalkan Megatron
Walau belum bermain di pramusim, Megawati tetap menjadi pusat perhatian Hyundai Hillstate menjelang musim baru V-League 2026/2027.
Pemain asal Jember tersebut direkrut untuk memperkuat lini serang sekaligus membawa Hillstate kembali bersaing dalam perebutan gelar juara Liga Voli Korea.
Agen Megawati di Korea Selatan, Chris Kim, sebelumnya memastikan sang pemain dijadwalkan bergabung dengan tim pada akhir Juni atau awal Juli 2026.
Saat ini, Megawati juga masih fokus menjalani proses pemulihan kondisi fisik sebelum kembali tampil kompetitif di Korea Selatan.
Fans voli Indonesia kini berharap polemik aturan pemain asing tidak benar-benar diberlakukan. Sebab, publik tentu ingin melihat Megawati tampil penuh bersama Hyundai Hillstate dan kembali menunjukkan performa eksplosif yang membuat namanya begitu dicintai penggemar voli Korea. (udn)
Load more