GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Pelatih Korea Minta Pemain Asing Dilarang Main, Nasib Megawati Hangestri di Hyundai Hillstate Jadi Tanda Tanya

Pelatih tim nasional voli putri Korea Selatan, memberikan usulan soal pembatasan penampilan pemain asing di V-League. Nasib Megawati Hangestri di Liga Voli Korea musim 2026/2027
Kamis, 28 Mei 2026 - 22:06 WIB
Megawati Hangestri dan Jordan Thompson berseragam Hyundai Hillstate
Sumber :
  • Instagram Hyundai HIllstate

tvOnenews.com - Nasib Megawati Hangestri di Liga Voli Korea musim 2026/2027 mendadak berada di tengah polemik panas. 

Bukan karena performa atau kondisi fisik, melainkan akibat usulan kontroversial dari pelatih tim nasional voli putri Korea Selatan, Cha Sang-hyun, yang ingin membatasi penampilan pemain asing di V-League.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Usulan tersebut langsung mengguncang publik voli Korea dan Indonesia. Pasalnya, aturan itu berpotensi membuat Megawati kehilangan hingga separuh musim reguler bersama Suwon Hyundai E&C Hillstate. 

Padahal, pevoli berjuluk Megatron tersebut baru saja direkrut untuk menjadi kekuatan utama Hillstate dalam perebutan gelar juara musim depan.

Pernyataan Cha Sang-hyun pun memicu perdebatan besar. Sebagian pihak mendukung langkah itu demi meningkatkan kualitas pemain lokal Korea Selatan. 

Namun di sisi lain, banyak penggemar menilai aturan tersebut justru bisa menurunkan kualitas kompetisi karena Liga Voli Korea selama ini sangat bergantung pada kontribusi pemain asing.

Cha Sang-hyun Soroti Menurunnya Kualitas Hitter Lokal Korea

Polemik bermula ketika Cha Sang-hyun mengusulkan agar pemain asing dilarang tampil mulai putaran keempat hingga keenam fase reguler Liga Voli Korea.

Jika aturan itu disahkan oleh Federasi Bola Voli Korea Selatan (KOVO), maka pemain asing hanya diperbolehkan bermain pada separuh awal musim reguler sebelum kembali tampil di fase playoff.

Cha Sang-hyun menilai dominasi pemain asing selama ini membuat perkembangan pemain lokal, khususnya hitter Korea Selatan, mengalami penurunan signifikan.

“Tidak ada pemain yang dominan di tim putri. Efektivitas serangan mereka tidak mencapai 10 persen,” ujar Cha Sang-hyun seperti dikutip dari media Korea, Naver.

Menurutnya, tim nasional Korea Selatan saat ini kesulitan menemukan pemain lokal dengan kemampuan menyerang yang benar-benar konsisten karena klub lebih bergantung kepada pemain asing sebagai mesin poin utama.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Usulan tersebut disebut sebagai langkah darurat untuk memberi kesempatan lebih besar kepada pemain lokal berkembang dalam situasi pertandingan kompetitif.

Namun kebijakan itu juga menuai kritik. Banyak pihak menilai kualitas Liga Voli Korea justru meningkat dalam beberapa tahun terakhir berkat hadirnya pemain asing berkualitas, termasuk Megawati yang sukses mencuri perhatian bersama Daejeon JungKwanJang Red Sparks.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Infrastruktur dan Mobilitas Jadi Mesin Baru Pertumbuhan Kota

Infrastruktur dan Mobilitas Jadi Mesin Baru Pertumbuhan Kota

Kota dengan konektivitas udara dan infrastruktur yang kuat cenderung mengalami pertumbuhan kunjungan wisatawan lebih cepat dibanding wilayah lain. Di Indonesia, Makassar
Ribuan Pengunjung Padati Monas Pada Hari Kedua Libur Idul Adha 2026

Ribuan Pengunjung Padati Monas Pada Hari Kedua Libur Idul Adha 2026

Monumen Nasional atau yang dikenal sebagai Monas menjadi magnet untuk masyarakat menghabiskan waktu libur bersama keluarga.
Pria Bawa 8 Paket Ganja Siap Pakai Ditangkap di Tangerang, Ngaku Hendak Dijual Rp100 Ribu

Pria Bawa 8 Paket Ganja Siap Pakai Ditangkap di Tangerang, Ngaku Hendak Dijual Rp100 Ribu

Polres Metro Tangerang Kota menangkap seorang pria berinisial S yang kedapatan membawa narkotika jenis ganja pada Kamis (28/5) dini hari.
Rasanya Manis dan Segar, Tapi dr Zaidul Akbar Sebut Buah dan Obat ini Bisa Berbahaya Bila Kerap Dikonsumsi 

Rasanya Manis dan Segar, Tapi dr Zaidul Akbar Sebut Buah dan Obat ini Bisa Berbahaya Bila Kerap Dikonsumsi 

Terdapat beberapa jenis buah yang bisa menimbulkan dampak berbahaya apabila dikonsumsi bersamaan dengan obat tertentu, bahkan berisiko memicu serangan jantung
Misteri Kematian Lansia WNA di Tambun Bekasi, Tubuh Korban Dipenuhi Luka Bersimbah Darah

Misteri Kematian Lansia WNA di Tambun Bekasi, Tubuh Korban Dipenuhi Luka Bersimbah Darah

Polisi mengungkap fakta baru dibalik tewasnya warga negara asing (WNA) berinisial S (66) yang ditemukan bersimbah darah di Kampung Buaran, Desa Lambangsari, Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi, Rabu (27/5) malam.
Dibalik Canggihnya Artificial Intelligence (AI) Real-Time, Ada Ancaman Kebocoran Data yang Mengintai

Dibalik Canggihnya Artificial Intelligence (AI) Real-Time, Ada Ancaman Kebocoran Data yang Mengintai

Perkembangan kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) kini bergerak sangat cepat. Tidak lagi sekadar digunakan untuk chatbot atau rekomendasi konten

Trending

Sosok Prihantini, Peneliti yang Diduga Membuat Riset Palsu Pakai AI Demi Jalan-jalan Gratis

Sosok Prihantini, Peneliti yang Diduga Membuat Riset Palsu Pakai AI Demi Jalan-jalan Gratis

Kasus tersebut pertama kali diungkap oleh epidemiolog Indonesia, Wa Ode Dwi Diningrat, yang hadir dalam konferensi ilmiah itu sebagai perwakilan Oxford University, Inggris.
Habiburokhman Tegaskan Hewan Kurban Presiden Prabowo dari APBN Sah Secara Hukum dan Syariat

Habiburokhman Tegaskan Hewan Kurban Presiden Prabowo dari APBN Sah Secara Hukum dan Syariat

Habiburokhman menegaskan pembelian hewan kurban Presiden Prabowo menggunakan APBN sah secara hukum dan syariat Islam.
Mahasiswa UGM dan Tiga Anggota Keluarga Ditemukan Meninggal di Tenda Camping Posong Temanggung

Mahasiswa UGM dan Tiga Anggota Keluarga Ditemukan Meninggal di Tenda Camping Posong Temanggung

Mahasiswa UGM bersama tiga anggota keluarganya ditemukan meninggal dunia di tenda camping Posong Temanggung. Polisi selidiki dugaan keracunan.
ITB Buka Suara soal Prihantini, Tegaskan Dugaan Riset Palsu di Denmark Tak Berkaitan dengan Aktivitas Akademik Kampus

ITB Buka Suara soal Prihantini, Tegaskan Dugaan Riset Palsu di Denmark Tak Berkaitan dengan Aktivitas Akademik Kampus

ITB buka suara soal Prihantini yang terseret dugaan riset palsu di konferensi ilmiah Denmark, tegaskan tak terkait aktivitas akademik kampus.
Pemain Bergaji Rp6,3 Miliar Siap Suplai Bola untuk Megawati Hangestri, Ungkap Ambisi Besar Jadi Juara V-League

Pemain Bergaji Rp6,3 Miliar Siap Suplai Bola untuk Megawati Hangestri, Ungkap Ambisi Besar Jadi Juara V-League

Setter andalan Hyundai Hillstate, Kim Da-in, siap menjadi tandem baru Megawati Hangestri di V-League 2026/2027. Pemain dengan bayaran tertinggi di Liga Korea.
Sempat Hilang saat Pawai Juara Persib Bandung, Frans Putros Beri Reaksi Mengejutkan usai Ponselnya Ditemukan

Sempat Hilang saat Pawai Juara Persib Bandung, Frans Putros Beri Reaksi Mengejutkan usai Ponselnya Ditemukan

Bek Persib Bandung, Frans Putros memberikan reaksi mengejutkan. Hal itu terjadi setelah ponsel diduga miliknya yang hilang saat pawai juara berhasil ditemukan.
Cara Nonton Live Streaming Road to UFC Season 5 Yudi Cahyadi vs Xie Bin Malam Ini

Cara Nonton Live Streaming Road to UFC Season 5 Yudi Cahyadi vs Xie Bin Malam Ini

Berikut cara nonton live streaming pertarungan Road to UFC Season 5 (RT5) dengan duel utama antara Yudi Cahyadi vs Xie Bin di kelas bulu.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT