News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

CULTRA 2026 Dihuni Pelari Elite Dunia, Persaingan di Cameron Highlands Diprediksi Kian Sengit

Di kategori putra, Indonesia mengandalkan sejumlah pelari terbaiknya, salah satunya Arief Wismoyono. Pelari berusia 42 tahun itu merupakan juara Kerinchi 100 tahun 2026 serta berhasil meraih podium pada Mantra116 dan Malabar Trail Run.
Jumat, 17 Juli 2026 - 22:23 WIB
Arief Wismoyono, elite runner asal Indonesia.
Sumber :
  • Nofri Affandi

Malaysia, tvOnenews.com - Cameron Ultra (CULTRA) Presented by ASICS 2026 tidak hanya mencatat sejarah dengan kehadiran 3.600 peserta dari lebih dari 30 negara, tetapi juga menghadirkan persaingan ketat melalui keikutsertaan sejumlah pelari elite dunia.

Deretan atlet trail run berpengalaman dari Asia hingga berbagai negara lainnya dipastikan ambil bagian, menjadikan CULTRA 2026 sebagai salah satu ajang lari trail paling bergengsi di kawasan Asia.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Para pelari elite tersebut datang dengan rekam jejak prestasi di berbagai kompetisi internasional, termasuk seri UTMB World Series dan sejumlah kejuaraan trail run bergengsi lainnya. Kehadiran mereka diperkirakan akan meningkatkan kualitas persaingan sekaligus menjadi inspirasi bagi ribuan pelari amatir yang ikut ambil bagian.

Di kategori putra, Indonesia mengandalkan sejumlah pelari terbaiknya, salah satunya Arief Wismoyono. Pelari berusia 42 tahun itu merupakan juara Kerinchi 100 tahun 2026 serta berhasil meraih podium pada Mantra116 dan Malabar Trail Run.

CULTRA 2026 menjadi penampilan perdana Arief pada ajang tersebut. Kepada tvOnenews.com di sela-sela CULTRA 2026, Jumat (17/7/2026), Arief mengaku baru tahun ini memiliki kesempatan untuk mengikuti perlombaan di Cameron Highlands.

“Ini pertama kali. Sebenarnya sudah tahu lama. Cuma tahun ini yang jadwalnya pas dan bisa ikut,” ujar Arief.

Ia mengatakan persiapannya menuju CULTRA 2026 dilakukan dengan berlatih di pegunungan hampir setiap hari. Arief menargetkan mampu menyelesaikan kategori 100 kilometer dalam waktu 15 jam.

“Ini pertama kali tes trail di Gunung Berembun. Tapi saya rasa tracknya mirip-mirip dengan gunung-gunung di Bandung. Cuma ini elevasinya juga cukup tinggi dan lumayan sulit,” katanya.

Persaingan juga akan diwarnai kehadiran pelari asal Jepang, Yutaro Yokouchi. Atlet berusia 33 tahun itu memiliki pengalaman di berbagai seri UTMB World Series dan mencatat waktu 17 jam 28 menit 5 detik pada nomor 100 Miles UTMB World Series Tarawera Ultra Trail New Zealand 2026.

Yutaro juga sukses menjuarai BTR Ultra Indonesia 2026 kategori 60 kilometer dengan catatan waktu 8 jam 17 menit 57 detik serta menjadi juara Amazean Jungle Trail Thailand 2025 kategori 50 kilometer dengan waktu 5 jam 27 menit 50 detik.

Dari Thailand, Surasak Somboon turut menjadi pesaing kuat. Pelari berusia 37 tahun itu tampil konsisten dengan menjuarai Kheknoi Ultratrail 2025, Lampang100 2025, dan Ultratrail Sawannah 2026 pada kategori 100 kilometer.

Nama lain yang menjadi perhatian adalah Kristjan Chapman. Atlet berusia 27 tahun itu mencetak sejarah pada CULTRA 2025 setelah memecahkan rekor lomba kategori 100 kilometer dengan waktu 13 jam 14 menit. Ia juga menjuarai MUT by UTMB 2025 kategori 100 kilometer.

Meski berstatus pemegang rekor lintasan, pada CULTRA 2026 Chapman memilih turun di kategori 60 kilometer.

“Tahun ini saya kembali ke Cultra dan hanya ikut kategori 60 Km,” ujarnya.

Malaysia juga menurunkan Oswald Maikol. Atlet berusia 28 tahun tersebut merupakan juara CULTRA 2025 kategori 60 kilometer sekaligus pemenang TMBT 2024 kategori 109 kilometer.

Sementara itu, Indonesia juga diperkuat Taofik Hidayat yang memiliki rekam jejak sebagai juara Semarang Mountain Race 2026 kategori 82 kilometer, Bandung Ultra 2025 kategori 70 kilometer, serta Dieng Trail Run 2025 nomor 100 kilometer.

Di sektor putri, Ritzy Amor menjadi salah satu pelari yang patut diperhitungkan. Ia datang dengan modal sebagai juara kategori putri UTSG 2026 nomor 80 kilometer serta berhasil naik podium pada The 9 Dragons Hong Kong dan Merapoh Rainforest Trail Run 2026.

Malaysia juga mengandalkan Halimatun Saadiah Bt Mat Nor yang tampil impresif setelah menjuarai Merapoh Rainforest Trail 2026 kategori 55 kilometer, The Magnificent Batangsi Ultra 2026 kategori 75 kilometer, serta Bontang International Ultratrail 2025 kategori 60 kilometer.

Sementara itu, Thailand mengirimkan Benjama Sophon. Pelari berusia 41 tahun tersebut berhasil meraih posisi kedua Amazean Jungle Thailand by UTMB 2026 kategori 100 kilometer dan menjadi juara Sintok Trail Experience 2026 kategori 60 kilometer.

Keikutsertaan para pelari elite dari berbagai negara semakin menegaskan posisi CULTRA Presented by ASICS sebagai ajang trail run internasional yang semakin diperhitungkan. Selain menjadi arena perebutan prestasi, kompetisi ini juga menjadi wadah pertemuan atlet-atlet terbaik dunia dengan pelari potensial dari Asia Tenggara.

Dengan karakter lintasan di Cameron Highlands yang memiliki perubahan elevasi ekstrem serta cuaca yang dinamis, para peserta dituntut tidak hanya mengandalkan kecepatan, tetapi juga strategi, daya tahan fisik, dan kemampuan beradaptasi. Kondisi tersebut diperkirakan akan menghadirkan persaingan yang semakin ketat sekaligus membuka peluang lahirnya catatan waktu baru pada penyelenggaraan CULTRA Presented by ASICS 2026.

 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

AC Milan Boncos! Rossoneri Catat Kerugian 24 Juta Euro di Tahun Keuangan 2025-2026

AC Milan Boncos! Rossoneri Catat Kerugian 24 Juta Euro di Tahun Keuangan 2025-2026

AC Milan mencatat kerugian sekitar 24 juta euro pada tahun keuangan 2025-26. Catatan tersebut menjadi kerugian pertama Rossoneri.
Resmi! KOVO Cup 2026 Gunakan Aturan Baru, Ini Penjelasannya

Resmi! KOVO Cup 2026 Gunakan Aturan Baru, Ini Penjelasannya

Federasi Bola Voli Korea Selatan (KOVO) resmi mengumumkan sejumlah regulasi baru yang akan mulai diberlakukan di turnamen pramusim KOVO Cup 2026. Sejumlah aturan pun berubah, termasuk soal pelanggaran dalam pertandingan.
Bursa Transfer AC Milan: Tambal Lini Belakang, Rossoneri Bersaing dengan Aston Villa dan Tottenham untuk Kim Min-Jae

Bursa Transfer AC Milan: Tambal Lini Belakang, Rossoneri Bersaing dengan Aston Villa dan Tottenham untuk Kim Min-Jae

AC Milan terus mencari bek tengah baru untuk memperkuat lini pertahanan. Kim Min-Jae menjadi salah satu nama yang kini masuk radar Rossoneri.
BREAKING
NEWS
Ini Alasan Masinis Argo Bromo Jadi Tersangka, Pengereman Darurat Dinilai Terlambat

Ini Alasan Masinis Argo Bromo Jadi Tersangka, Pengereman Darurat Dinilai Terlambat

Masinis Argo Bromo AN jadi tersangka karena pengereman darurat dinilai seharusnya dilakukan lebih jauh dari 263 meter titik tumburan.
Mary Jane Veloso Dapat Pengampunan Mutlak Filipina, Komnas HAM Soroti Perlindungan Korban TPPO

Mary Jane Veloso Dapat Pengampunan Mutlak Filipina, Komnas HAM Soroti Perlindungan Korban TPPO

Komnas HAM apresiasi pengampunan mutlak Filipina untuk Mary Jane Veloso dan mendorong penguatan perlindungan korban TPPO serta HAM.
13 Hari Menanti, Surono Korban KM Virgo Transport 8 Akhirnya Ditemukan, Jenazah Dimakamkan di Kampung Halaman Jombang

13 Hari Menanti, Surono Korban KM Virgo Transport 8 Akhirnya Ditemukan, Jenazah Dimakamkan di Kampung Halaman Jombang

Penantian panjang keluarga Surono (37), korban KM Virgo yang merupakan warga Desa Bulurejo, Kecamatan Diwek, Kabupaten Jombang, akhirnya berujung kepastian.

Trending

Justin Hubner Bakar Semangat Penggawa Timnas Indonesia Usai Ditahan Imbang Malaysia: Masih Belum Berakhir, Ayo Kalahkan Bangladesh

Justin Hubner Bakar Semangat Penggawa Timnas Indonesia Usai Ditahan Imbang Malaysia: Masih Belum Berakhir, Ayo Kalahkan Bangladesh

Bek Timnas Indonesia, Justin Hubner, menegaskan perjuangan Garuda di FIFA ASEAN Cup 2026 belum berakhir. Ia tetap optimistis meski gagal kalahkan Malaysia.
Gagal Manfaatkan Kartu Merah Thom Haye, Pelatih Malaysia Akui Pertahanan Timnas Indonesia Sulit Ditembus

Gagal Manfaatkan Kartu Merah Thom Haye, Pelatih Malaysia Akui Pertahanan Timnas Indonesia Sulit Ditembus

Pelatih Timnas Malaysia, Tan Cheng Hoe, mengakui ketangguhan pertahanan Timnas Indonesia setelah kedua tim bermain imbang di FIFA ASEAN Cup 2026.
Usai Jadi Tersangka, Bupati Gowa Bakal Diperiksa Bareskrim 1 Oktober 2026

Usai Jadi Tersangka, Bupati Gowa Bakal Diperiksa Bareskrim 1 Oktober 2026

Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang ditetapkan sebagai tersangka oleh Kortas Tipidkor Polri dalam kasus pemerasan dan TPPU yang terjadi di Kabupaten Gowa pada tahun 2025-2026.
Momen John Herdman Hafal Lagu 'Indonesia Raya' Jadi Sorotan Penonton

Momen John Herdman Hafal Lagu 'Indonesia Raya' Jadi Sorotan Penonton

Sebelum dikritik usai Timnas Indonesia vs Malaysia berakhir imbang tanpa gol, pelatih John Herdman sempat disorot setelah hafal nyanyikan lagu Indonesia Raya.
Humble Banget! Megawati Hangestri Ajak Sopir Taksi di Korea untuk Makan Bakso Bareng

Humble Banget! Megawati Hangestri Ajak Sopir Taksi di Korea untuk Makan Bakso Bareng

Sikap rendah hati Megawati Hangestri kembali dapat pujian dari volimania setelah mengajak seorang sopir taksi di Korea Selatan untuk ikut makan bakso bersamanya
Hanya Imbang Lawan 10 Pemain Timnas Indonesia, Pelatih Akui Malaysia Buang-buang Peluang 

Hanya Imbang Lawan 10 Pemain Timnas Indonesia, Pelatih Akui Malaysia Buang-buang Peluang 

Bermain di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Senin (28/9/2026), Malaysia harus puas dengan hasil imbang 0-0 dari Timnas Indonesia.
Nasihat Bijak Ketum PSSI Erick Thohir Usai Timnas Indonesia Ditahan Imbang Malaysia: Kesempatan Masih Ada, Fokus Laga Selanjutnya

Nasihat Bijak Ketum PSSI Erick Thohir Usai Timnas Indonesia Ditahan Imbang Malaysia: Kesempatan Masih Ada, Fokus Laga Selanjutnya

Ketum PSSI Erick Thohir meminta Timnas Indonesia alihkan fokus setelah bermain imbang 0-0 melawan Malaysia. Skuad Garuda diminta bangkit demi tiket ke final.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT