News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Didiskualifikasi Usai Menanduk Lawan, Cucu Diktator Uganda Idi Amin Teriak Rasisme di Commonwealth Games

Petinju Aziz Abdul dinyatakan bersalah karena menanduk petinju Inggris, Damar Thomas, pada ronde ketiga Commonwealth Games di Glasgow, Skotlandia. Ia ada cucu diktator Uganda Idi Amin.
Kamis, 30 Juli 2026 - 23:40 WIB
Petinju Uganda, Aziz Abdul.
Sumber :
  • REUTERS/Matthew Childs

Jakarta, tvOnenews – Petinju Aziz Abdul dinyatakan bersalah karena menanduk petinju Inggris, Damar Thomas, pada ronde ketiga Commonwealth Games di Glasgow, Skotlandia.

Pria berusia 25 tahun itu pun menyebut bahwa rasisme berada di balik dirinya didiskualifikasi karena ditolak oleh presiden penyelenggara acara negara-negara persemakmuran Inggris tersebut.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Nama Aziz Abdul kian mencuat lantaran ia adalah cucu dari diktator Idi Amin yang memimpin Uganda pada 1971-1979.

Dirinya juga mengklaim para juri menentangnya karena ia adalah "orang Afrika berkulit hitam" dan, menjawab pertanyaan dari BBC Sport, menyebut Damar Thomas dengan menggunakan kata-kata rasis.

"Jika Anda menonton pertarungan-pertarungan sebelumnya di Inggris, petinju mereka banyak melakukan pelanggaran. Aku melayangkan pukulan keras padanya, tapi mereka tidak pernah menghitungnya. Bukannya menghitung, mereka malah mengurangi nilaiku. Saya orang Afrika berkulit hitam. Dia berada di tanah kelahirannya," ungkapnya, seperti dikutip dari BBC.

Presiden Commonwealth Sport, Donald Rukare, yang juga berasal dari Uganda, percaya bahwa setiap atlet diperlakukan secara adil dan tanpa diskriminasi.

"Kami inklusif. Itu adalah keputusan yang diambil di lapangan dan itu adalah sesuatu yang diucapkan dalam suasana yang panas," jelas dia.

Aziz Abdul, yang tidak pernah bertemu kakeknya Idi Amin karena meninggal dunia pada 2003 di pengasingan, sedang mengejar medali tinju Commonwealth Games pertama Uganda sejak Auckland, Selandia Baru, pada 1990 - sesuatu yang akan terjamin jika dirinya mengalahkan Damar Thomas.

Sebaliknya, ia diberi peringatan di dua ronde sebelumnya dan tertinggal di semua kartu penilaian juri.

"Yang bisa saya katakan hanyalah keputusan ini tidak tepat, saya tidak senang. Dia menyikutku. Dia mengenai kepalaku dengan sikunya. Gerakan kepala itu tidak disengaja. Aku mencoba membalas. Bagaimana mungkin aku menanduk seseorang? Aku tidak akan melakukannya," papar Aziz Abdul.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Dia adalah orang yang mereka inginkan untuk menang. Dia adalah pemenang sebelumnya. Saya tahu jika saya tidak mendapatkan KO, saya tidak bisa memenangkan pertarungan," lanjutnya.

Donald Rukare mengemukakan kemungkinan Abdul akan menghadapi hukuman dari tim Uganda.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Tidur Dibayar Rp253 Juta? Lomba Unik di Jepang yang Kategori Pemenangnya dari Paling Nyenyak

Tidur Dibayar Rp253 Juta? Lomba Unik di Jepang yang Kategori Pemenangnya dari Paling Nyenyak

Perusahaan furnitur dan kasur di Jepang bakal menggelar lomba tidur dengan hadiah Rp253 juta untuk pemenang yang nyenyak di Tokyo, Jepang pada 5 Oktober 2026.
Hitung-hitungan Timnas Indonesia jika Menang atas Bangladesh: Ranking FIFA Naik, Tiket Final Bisa Batal

Hitung-hitungan Timnas Indonesia jika Menang atas Bangladesh: Ranking FIFA Naik, Tiket Final Bisa Batal

Timnas Indonesia wajib menang atas Bangladesh untuk menjaga peluang ke final FIFA ASEAN Cup 2026 dan menaikan ranking FIFA. Namun, hasil Malaysia vs Singapura juga sangat menentukan.
Reaktivasi 248,5 Km Jalur Kereta Api Sumbar Ditargetkan Mulai Oktober 2026

Reaktivasi 248,5 Km Jalur Kereta Api Sumbar Ditargetkan Mulai Oktober 2026

Praktisi GIS sekaligus Pengamat Kebencanaan dan Tata Ruang Sumatera Barat, Timtim Deby Purnasebta, mengatakan rencana reaktivasi tersebut tidak semestinya hanya dilihat sebagai pembangunan kembali infrastruktur perkeretaapian. Menurutnya, reaktivasi rel perlu ditempatkan sebagai bagian dari strategi membangun konektivitas dan mengurangi ketergantungan terhadap satu koridor transportasi.
Ramalan Zodiak Cinta Besok Kamis 1 Oktober 2026: Sambut Bulan Baru, Libra Full Senyum Romantis, Scorpio Stop Cemburu Buta

Ramalan Zodiak Cinta Besok Kamis 1 Oktober 2026: Sambut Bulan Baru, Libra Full Senyum Romantis, Scorpio Stop Cemburu Buta

Berdasarkan pergerakan rasi bintang zodiak, esok hari Kamis, 1 Oktober 2026, membawa energi pembuka bulan yang segar dan menekankan pentingnya niat baru, keter-
Lionel Scaloni Konfirmasi Bakal Bertahan di Timnas Argentina, Kontrak Baru Sedang Disiapkan

Lionel Scaloni Konfirmasi Bakal Bertahan di Timnas Argentina, Kontrak Baru Sedang Disiapkan

Pelatih Timnas Argentina, Lionel Scaloni, memutuskan untuk tetap menangani La Albiceleste. Ada kontrak baru yang telah disiapkan oleh Federasi Sepak Bola Argentina (AFA).
LRT Jabodebek Uji Coba Perjalanan Pukul 05.30 WIB, Perkuat Konektivitas dengan Kereta Cepat Whoosh

LRT Jabodebek Uji Coba Perjalanan Pukul 05.30 WIB, Perkuat Konektivitas dengan Kereta Cepat Whoosh

LRT Jabodebek akan melakukan perjalanan pada relasi Dukuh Atas Bank Syariah Indonesia – Jatimulya dengan keberangkatan awal pukul 05.30 WIB.

Trending

Bukan Lagi Megawati Hangestri, Giovanna Milana Kini Bertandem dengan Pemain Kelas Dunia

Bukan Lagi Megawati Hangestri, Giovanna Milana Kini Bertandem dengan Pemain Kelas Dunia

Giovanna Milana akan memulai perjalanan baru dalam kariernya setelah resmi bergabung dengan Kurobe Aqua Fairies Toyama di Liga Voli Jepang 2026-2027. Tidak lagi bermain bersama Megawati Hangestri, ia kini akan bertandem dengan pemain elit kelas dunia.
Gagal Tembus Final FIFA ASEAN Cup 2026 Karena Thailand, Pelatih Timnas Vietnam Kangen Striker Naturalisasi

Gagal Tembus Final FIFA ASEAN Cup 2026 Karena Thailand, Pelatih Timnas Vietnam Kangen Striker Naturalisasi

Kekalahan 2-0 Vietnam atas Thailand di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Selasa (29/9/2026) membuat Vietnam kehilangan kendali dalam persaingan menuju puncak klasemen grup.
FIFA ASEAN Cup 2026: Pengamat Sepak Bola Sebut Kritikus Timnas Indonesia Lupa Siapa Malaysia

FIFA ASEAN Cup 2026: Pengamat Sepak Bola Sebut Kritikus Timnas Indonesia Lupa Siapa Malaysia

Hasil imbang di laga pekan kedua FIFA ASEAN Cup 2026 antara Timnas Indonesia melawan Malaysia berimbas pada kritik tajam bagi pelatih Garuda, John Herdman. 
Bung Towel Tak Ragu Kritik Thom Haye, Pengambilan Keputusan, Emosional Hingga Posisi yang Salah Sejak Piala AFF

Bung Towel Tak Ragu Kritik Thom Haye, Pengambilan Keputusan, Emosional Hingga Posisi yang Salah Sejak Piala AFF

Thom Haye mendapatkan kartu merah langsung di menit 37 yang membuat Timnas Indonesia hanya mencatat hasil imbang di laga Vs Malaysia. 
KPK Diingatkan Soal Perkembangan Kasus CSR BI-OJK, Dua Tersangka Belum Ditahan

KPK Diingatkan Soal Perkembangan Kasus CSR BI-OJK, Dua Tersangka Belum Ditahan

Kasus CSR BI-OJK terkait dugaan korupsi dalam penyaluran dana tanggung jawab sosial dan lingkungan perusahaan (CSR) Bank Indonesia (BI) dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
6 Zodiak Paling Hoki Soal Karier Besok 1 Oktober 2026

6 Zodiak Paling Hoki Soal Karier Besok 1 Oktober 2026

Berikut ini enam zodiak yang diprediksi bakal paling beruntung soal karier pekerjaan besok, 1 Oktober 2026, cek adakah zodiak milikmu.
Penerus Megawati Hangestri Dimentori Langsung Kim Yeon-koung, Alami Perkembangan Pesat

Penerus Megawati Hangestri Dimentori Langsung Kim Yeon-koung, Alami Perkembangan Pesat

Siapa sangka Jamianpurev Ehnsoyol atau Inkushi yang merupakan penerus Megawati Hangestri sebagai pemain kuota Asia di Red Sparks mendapatkan arahan langsung dari legenda voli Korea Selatan yakni Kim Yeon-koung.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT