GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Menunggu Kejutan Baru dari Atlet sampai Hari Terakhir Seleknas Renang SEA Games 2023

PRSI memacu para peserta seleksi nasional renang untuk SEA Games 2023 agar tampil maksimal. Setelah pecah rekor, manajer timnas menunggu kejutan-kejutan lain.
Jumat, 24 Februari 2023 - 13:42 WIB
PRSI berharap lahir kejutan dan rekornas lagi pada seleknas untuk SEA Games 2023.
Sumber :
  • tvonenews/hartini

Jakarta, tvOnenews.com – PRSI memacu para peserta seleksi nasional renang untuk SEA Games 2023 agar tampil maksimal. Setelah pecah rekor, manajer timnas menunggu kejutan-kejutan lain.

Seleksi nasional renang menuju SEA Games 2023 memasuki hari terakhir. Pelaksanaan seleksi telah berlangsung selama empat hari, mulai 21 sampai 24 Februari 2023 di Stadion Akuatik, GBK, Jakarta.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pada hari terakhir seleknas, para atlet menjalani penilaian pada beberapa nomor renang. Peserta seleksi unjuk kemampuan pada nomor 1500 meter gaya bebas putra, 800 meter gaya bebas putri, 200 meter gaya punggung putri, 200 meter gaya punggung putra.

Nomor-nomor lain ialah 50 meter gaya bebas putri dan putra, serta 200 meter gaya ganti.

"Hari ini kita masih ada 50 meter gaya bebas putra/putri, dan juga untuk 200 meter gaya ganti. Kita lihat kemungkinan untuk limit A pasti masih ada, tapi besar-kecilnya mungkin cenderung berat. Kita lihat saja mungkin ada kejutan-kejutan lain," kata Manajer Timnas Renang Indonesia, Wisnu Wardhana.

 

Seleksi Terbuka Tim SEA Games 2023

Pihak PRSI di bawah kepemimpinan Anindya Novyan Bakrie menginginkan seleksi berlangsung seterbuka mungkin bagi para atlet senior maupun junior selama masih memenuhi persyaratan sebagai peserta seleksi. Pemilihan bertujuan untuk menyaring atlet nasional.

“Seperti janji awal kita, ketika melakukan pemilihan atlet di pelatnas, perubahan, dsb, kita memang ingin agar seleksi ini seterbuka mungkin dan semua atlet juga bisa mengikuti asal memenuhi persyaratan," lanjut Wisnu pada Jumat (24/2/2023).

"Intinya dari hasil ini, kita lihat memang atlet-atlet dari pelatnas hampir sebagian besar mengalami peningkatan pesat," sambung Wisnu Wardhana yang berulang kali juara SEA Games semasa masih aktif sebagai atlet renang nasional.

 

Penetapan Limit A dan B

Wisnu Wardhana menambahkan, PRSI bertujuan memacu atlet junior agar bisa lolos seleksi nasional dan berlatih di bawah arahan pelatih Michael Piper serta mengikuti SEA Games 2023 di Kamboja. Peserta seleksi yang lolos limit A otomatis akan menjadi wakil Indonesia di kejuaraan tingkat Asia Tenggara.

"Artinya gini: untuk bisa tembus limit A, itu memang buat mereka mungkin masih perlu waktu. Karena memang kali ini pertama mereka mendapat kesempatan untuk dilatih oleh Michael Piper," ujar Wisnu.

"Limit A akan otomatis masuk pelatnas, limit B juga tergantung dari tim pelatih yang akan merumuskan," tambah sosok berinisial WW.

Meskipun kalah pengalaman dari atlet senior, Wisnu menilai, talenta muda mempunyai kualitas untuk dapat bergabung dalam tim terbaik.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Kalau dibandingkan dengan perenang-perenang senior kita yang sudah berpengalaman, tentunya mereka masih ada di bawah. Yang penting tujuannya satu, tim terbaik dari kualitas, terbaik dari pembinaan dan perencanaan," imbuh WW.

Seperti penjelasan Wisnu Wardhana, bukan hanya atlet pelatnas, peserta non-pelatnas yang berada di peringkat 24 nasional berhak mengikuti seleksi. Setiap hari, seleknas berlangsung dengan sesi pagi atau babak penyisihan pada jam 08:30 WIB dan sesi sore atau babak final pukul 16:00 WIB. (hsn/raw)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Satu-satunya Pemain Lokal di Jajaran Top Skor Liga 2, Winger Bekasi City Ini Layak Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia?

Satu-satunya Pemain Lokal di Jajaran Top Skor Liga 2, Winger Bekasi City Ini Layak Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia?

Jadi satu-satunya pemain lokal di deretan top skor Liga 2, winger milik Bekasi City FC ini bisa dipertimbangkan oleh John Herdman untuk skuad Timnas Indonesia.
Baru Setengah Hari Jualan, Pedagang Burung Pipit Kantongi Rp17 Juta saat Hari Imlek

Baru Setengah Hari Jualan, Pedagang Burung Pipit Kantongi Rp17 Juta saat Hari Imlek

Pedagang burung pipit di Vihara Dharma Bhakti Jakarta Barat mengungkapkan bisa kantongi Rp17 juta dalam waktu setengah hari selama perayaan Hari Raya Imlek.
Singgung Isu Sandbagging saat Tes Pramusim F1 2026 di Bahrain, Charles Leclerc Curiga pada Mercedes yang Menurutnya...

Singgung Isu Sandbagging saat Tes Pramusim F1 2026 di Bahrain, Charles Leclerc Curiga pada Mercedes yang Menurutnya...

Setelah tes pramusim F1 2026 pertama yang berlangsung di Bahrain telah berakhir, peta persaingan tim pada musim ini nampaknya masih sulit untuk diprediksi.
Kapan Shalat Tarawih Pertama Muhammadiyah, NU, Pemerintah Indonesia Dilakukan pada Ramadhan 2026? Catat Waktunya

Kapan Shalat Tarawih Pertama Muhammadiyah, NU, Pemerintah Indonesia Dilakukan pada Ramadhan 2026? Catat Waktunya

Umat Islam di Indonesia menantikan pengumuman resmi penetapan 1 Ramadhan dari pemerintah melalui sidang isbat untuk menentukan kapan puasa dan shalat tarawih
Media Vietnam Ketar-ketir John Herdman akan Bawa Timnas Indonesia Balik ke Era Shin Tae-yong

Media Vietnam Ketar-ketir John Herdman akan Bawa Timnas Indonesia Balik ke Era Shin Tae-yong

Media Vietnam mulai khawatir John Herdman akan membawa Timnas Indonesia kembali ke era Shin Tae-yong dari segi penggunaan taktik di atas lapangan. Apa katanya?
Kronologi Pesaing Persib di ACL Two Dapat Sanksi WO oleh AFC, Ternyata Musim Lalu Sudah Untungkan Klub Singapura

Kronologi Pesaing Persib di ACL Two Dapat Sanksi WO oleh AFC, Ternyata Musim Lalu Sudah Untungkan Klub Singapura

Keputusan itu diambil AFC setelah CAHN terbukti menurunkan dua pemain yang tidak memenuhi syarat tampil.

Trending

Terima Kasih Jay Idzes, Timnas Indonesia Berpeluang Gaet Bek Como Berdarah Jakarta usai Lihat Gacornya Kapten Garuda

Terima Kasih Jay Idzes, Timnas Indonesia Berpeluang Gaet Bek Como Berdarah Jakarta usai Lihat Gacornya Kapten Garuda

Timnas Indonesia kembali dikaitkan dengan talenta muda diaspora yang berkarier di Eropa. Sosok Lyfe Oldenstam akui buka peluang bela Garuda usai lihat Jay Idzes.
Media Vietnam Mulai Curiga dengan PSSI soal Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia di Piala AFF 2026

Media Vietnam Mulai Curiga dengan PSSI soal Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia di Piala AFF 2026

Media Vietnam mulai curiga dengan strategi PSSI untuk menghadapi Piala AFF 2026. Jangan-jangan Timnas Indonesia akan panggil banyak pemain naturalisasi di AFF.
Mengenal Neraysho Kasanwirjo, Bek Belanda Bernama Jawa yang Disebut Calon Diaspora Timnas Indonesia

Mengenal Neraysho Kasanwirjo, Bek Belanda Bernama Jawa yang Disebut Calon Diaspora Timnas Indonesia

Siapa Neraysho Kasanwirjo? Bek Belanda bernama Jawa ini kerap disebut calon diaspora Timnas Indonesia. Seperti apa garis keturunan sang pemain serbabisa itu?
Kalah Saing dari Christian Pulisic, Pemain Terbuang AC Milan Ini Justru Jadi Rebutan di Inggris

Kalah Saing dari Christian Pulisic, Pemain Terbuang AC Milan Ini Justru Jadi Rebutan di Inggris

Masa depan pemain pinjaman AC Milan, Samuel Chukwueze menjadi bahan pembicaraan jelang bursa transfer musim panas.
Jadwal Proliga 2026 Seri Bogor: Penentuan Nasib Bandung BJB Tandamata, Megawati Hangestri Libur

Jadwal Proliga 2026 Seri Bogor: Penentuan Nasib Bandung BJB Tandamata, Megawati Hangestri Libur

Jadwal Proliga 2026 seri Bogor, yang akan diramaikan oleh sejumlah laga seru termasuk penentu nasib Bandung BJB Tandamata dan Megawati Hangestri bersama skuad Pertamina Enduro tak akan main.
Awal Mula Rumah Jokowi Disebut Tembok Ratapan Solo, Ini Fakta Unik di Baliknya hingga Tanggapan Orang Terdekat

Awal Mula Rumah Jokowi Disebut Tembok Ratapan Solo, Ini Fakta Unik di Baliknya hingga Tanggapan Orang Terdekat

Di bagian depan rumah memang tertera tulisan Gg Kutai Utara No. 1 yang selama ini dikenal sebagai kediaman Jokowi bersama keluarga.
Kronologi Lengkap Kasus Dugaan Pencabulan di Ponpes, Berawal dari Alasan Pengobatan

Kronologi Lengkap Kasus Dugaan Pencabulan di Ponpes, Berawal dari Alasan Pengobatan

Kronologi dugaan pencabulan santriwati oleh pengasuh ponpes di Jepara terungkap. Kasus disebut terjadi berulang sejak 2025 dan kini ditangani polisi.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT