News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Intip Olahraga Baru Karya Anak Bangsa Indonesia, Fullball Gabungkan Seluruh Permainan yang Menggunakan Bola

Fullball menjadi jenis olahraga baru yang menggabungkan seluruh olahraga bola. Rizky Arief Dwi Prakoso mengembangkan olahraga tersebut sejak November 2022. 
Rabu, 5 April 2023 - 07:05 WIB
Fullball
Sumber :
  • Istimewa

tvOnenews.com - Bola menjadi alat olahraga yang tak ada habisnya. Dari mulai sepak bola, bola voli, bola basket, hingga bola tangan menjadi favorit dari pecinta olahraga. 

Fullball menjadi jenis olahraga baru buatan anak bangsa yang menggabungkan seluruh olahraga bola tersebut. Adalah Rizky Arief Dwi Prakoso yang mengembangkan olahraga tersebut sejak November 2022. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Fullball dimainkan oleh dua tim yang masing-masing terdiri atas lima pemain. Sesuai dengan namanya, bola dimainkan dengan menggunakan tangan atau kaki untuk mencetak gol sekaligus mencegah tim lawan mencetak gol. 

"Sebenarnya ide pertama itu pada November 2023, saat itu sedang ramai Piala Dunia, jadi aku lagi banyak belajar dan melihat sejarah olahraga itu sendiri, industri, federasi dan sebagainya," kata Rizky.  

tvonenews

Sampai akhirnya Rizky menghabiskan waktu di selama perjalanan Bali-Singapura dengan menggunakan pesawat membuat coretan kecil soal olahraga baru tersebut. 

"Konsepnya bagaimana kita gabungkan beberapa olahraga yang basisnya adalah bola, karena menurut saya pribadi olahraga bola itu paling menarik, jadi saya coba masukin beberapa unsur olahraga berbasis bola, setelah coretan pertama itu jadilah awal permainan ini, nama awalnya fullball," kata Rizky. 

Bukan tanpa alasan Rizky memberikan nama fullball dalam olahraga baru tersebut. Rizky mengakui nama tersebut berasal dari kombinasi olahraga bola dan seluruh tubuh yang digunakan untuk memainkan fullball. 

Rizky pun mengajak empat founder lainnya untuk mengembangkan fullball. Baik dari itu aturan permainan, cara memimpin wasit, peralatan seperti bola dan lainnya. 

Rizky mengakui sempat mendapatkan informasi bahwa fullball mirip dengan permainan bola asal Irlandia, Gaelic. Namun setelah membandingkan dua olahraga tersebut, Rizky yakin bahwa kedua olahraga ini adalah olahraga yang berbeda. 

"Faktanya, bahkan kita belum tahu olahraga (gaelic) ini sampai pada Januari lalu beberapa kali kita coba main ini dan baru dikasih tahu bahwa ini mirip gaelic," kata Rizky. 


Dok. Istimewa/Fullball

"Tapi setelah kita lihat ternyata ini olahraga berbeda, premis atau core olahraga berbeda, kita konsultasikan pada advisor kita pun ternyata berbeda," kata Rizky.

Sampai akhirnya, beberapa pekan lalu fullball ramai dibicarakan di sosial media. Meskipun banyak dukungan yang diterima Rizky, namun tak sedikit yang juga meragukan permainan fullball tersebut. 

"Dari Kemenpora juga sudah melakukan review dan perkenalkan fullball di sosial media, tapi kita jalan saja karena ini komunitas seru," kata Rizky.

Saat ini fullball memiliki komunitas yang berisi 200 orang di dalamnya. Setiap pekannya, komunitas tersebut rutin bermain fullball. 

Kini Rizky memiliki mimpi yang lebih dari sekadar fullball diterima masyarakat luas. Dia ingin fullball diakui KONI dan diperkenalkan ke dunia. 

"Kita dari fullball kita punya panggilan dari eksibisi di kota kota indonesia bahkan sampai Taiwan. Kita butuh banyak banget atlet atlet yang jago olahraga, yang masih muda dan masih bisa berlatih dengan optimal agar bisa memperkenalkan fullball ke seluruh dunia," kata Rizky. 

Saat ini animo masyarakat dengan kehadiran fullball pun terus bertambah. Bahkan komunitas fullball telah menyebar di empat kota Indonesia seperti Jakarta, Bali, Cilegon dan Bandung. 

Fullball Ciptakan Peralatan Olahraga, Termasuk Buat Bola Khusus

Meskipun mengembangkan olahraga bola dari berbagai macam olahraga bola lainnya, Rizky perlu riset mendalam soal peralatan olahraga yang digunakan untuk mendukung permainan fullball. 

Rizky pun menciptakan peralatan pendukung seperti target untuk mencetak gol. 

"Kita pertama kali uji coba harus ada equipment dan targetnya, kan tidak ada yang produksi, jadi kita bikin sendiri," kata Rizky.


Dok. Istimewa/Fullball

Tak berhenti disana, bola yang digunakan untuk fullball pun diciptakan sendiri. Hal ini karena Rizky tidak bisa menemukan bola yang tepat untuk fullball.

"Kita juga coba berbagai jenis bola, kita coba pakai bola sepak pantulannya kurang, pakai bola voli terlalu besar membalnya, akhirnya kita pikirkan gimana caranya kita buat bola sendiri yang membalnya tidak seperti bola voli tapi ringannya sama seperti bola voli," kata Rizky.

"Akhirnya kita bikin bola sendiri dengan gunakan lapisan lain dan itu enak untuk fullball ini," kata Rizky. 

Selain peralatan olahraga, Rizky pun menulis buku berisi 140 halaman mengenai fullball. Dalam buku tersebut, tertulis regulasi hingga tata cara bermain fullball. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Kita menulis buku 140 halaman untuk regulasi fullball, itu yang kita saat itu kita seriusin dan akhirnya berani rilis olahraga ini," kata Rizky.

(hfp)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Diperas KPK Gadungan, Sahroni Ngaku Heran Jadi Target: Dipikir Gua Banyak Duit Kali Ya

Diperas KPK Gadungan, Sahroni Ngaku Heran Jadi Target: Dipikir Gua Banyak Duit Kali Ya

Ahmad Sahroni heran mengapa dirinya dijadikan target dugaan pemerasan bermodus memakai nama KPK. Ia menduga pelaku menyasar dirinya karena dianggap memiliki banyak uang.
KPK Ternyata Juga Amankan Adik Bupati Tulungagung dalam OTT

KPK Ternyata Juga Amankan Adik Bupati Tulungagung dalam OTT

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) turut mengamankan politisi PDIP Jatmiko Dwijo Seputro, merupakan adik dari Bupati Tulungagung, Gatut Sunu Wibowo dalam OTT.
Plafon Islamic Center Malili Roboh, Kini Diselidiki Polisi

Plafon Islamic Center Malili Roboh, Kini Diselidiki Polisi

Polisi selidiki runtuhnya plafon bagian dalam bangunan Islamic Center Malili, Kabupaten Luwu Timu, Sulawesi Selatan, Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.
Biang Kerok Jakarta Electric PLN Babak Belur Dihajar Popsivo Polwan Akhirnya Terungkap, Asisten Pelatih Akui...

Biang Kerok Jakarta Electric PLN Babak Belur Dihajar Popsivo Polwan Akhirnya Terungkap, Asisten Pelatih Akui...

Jakarta Electric PLN harus mengakhiri putaran pertama final four Proliga 2026 dengan hasil yang mengecewakan.
Presiden Prabowo Harap Pencak Silat Indonesia Tembus Olimpiade

Presiden Prabowo Harap Pencak Silat Indonesia Tembus Olimpiade

Presiden RI, Prabowo Subianto menunjukkan optimisme kuat terhadap masa depan pencak silat Indonesia.
Buntut OTT Bupati Tulungagung, KPK Segel Sejumlah Ruangan di Kantor Dinas PUPR

Buntut OTT Bupati Tulungagung, KPK Segel Sejumlah Ruangan di Kantor Dinas PUPR

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan penyegelan beberapa ruang kerja di gedung Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Tulungagung.

Trending

Jadwal Final Four Proliga 2026, Sabtu 11 April: Hari Pertama Putaran Kedua Langsung Suguhkan Big Match Sektor Putri!

Jadwal Final Four Proliga 2026, Sabtu 11 April: Hari Pertama Putaran Kedua Langsung Suguhkan Big Match Sektor Putri!

Jadwal Final Four Proliga 2026, Sabtu 11 April yang menjadi laga perdana di putaran kedua dengan menyuguhkan dua pertandingan dari sektor putri dan putra .
Masih Ingat Wiljan Pluim? Eks Playmaker PSM Makassar Ini Tolak Mentah-mentah Dinaturalisasi Jadi WNI: Tidak Guna bagi Saya

Masih Ingat Wiljan Pluim? Eks Playmaker PSM Makassar Ini Tolak Mentah-mentah Dinaturalisasi Jadi WNI: Tidak Guna bagi Saya

Wiljan Pluim bercerita bahwa pihak klub dan PSSI sempat mendesaknya beralih status jadi WNI karena syarat tinggal selama 5 tahun di Indonesia sudah terpenuhi.
Vietnam Akhirnya Akui Timnas Indonesia "Raja" Baru ASEAN

Vietnam Akhirnya Akui Timnas Indonesia "Raja" Baru ASEAN

Tensi tinggi menyelimuti gelaran ASEAN Futsal Championship 2026 jelang laga semifinal yang mempertemukan Timnas Futsal Indonesia melawan Vietnam. Menariknya ...
Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia Ingin Jadi Warga Negara Belanda Lagi usai Terdampak Polemik Paspor, Blak-blakan Menyesal Gara-gara Ini

Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia Ingin Jadi Warga Negara Belanda Lagi usai Terdampak Polemik Paspor, Blak-blakan Menyesal Gara-gara Ini

Tim Geypens akui ingin jadi WN Belanda lagi usai passportgate. Pemain naturalisasi Timnas Indonesia ini lahir di Belanda tapi tiba-tiba jadi ilegal di negeri sendiri.
Adu Harta Kekayaan Gubernur Jabar Dedi Mulyadi vs Wakil Gubernur Kalbar Krisantus Kurniawan, Siapa Lebih Tajir?

Adu Harta Kekayaan Gubernur Jabar Dedi Mulyadi vs Wakil Gubernur Kalbar Krisantus Kurniawan, Siapa Lebih Tajir?

Perbandingan harta kekayaan Dedi Mulyadi dan Krisantus Kurniawan jadi sorotan usai pernyataan viral. Intip data LHKPN terbaru dan rincian aset keduanya.
Terpopuler Trend: Dedi Mulyadi Mendadak Minta Maaf, Warga Jabar Serbu Medsos Samsat, hingga Bung Ropan Curigai PSSI

Terpopuler Trend: Dedi Mulyadi Mendadak Minta Maaf, Warga Jabar Serbu Medsos Samsat, hingga Bung Ropan Curigai PSSI

Dedi Mulyadi minta maaf ke warga Jabar, Samsat diserbu warganet usai tak sesuai kebijakan, hingga Bung Ropan curigai PSSI incar striker keturunan ini.
Di Hadapan Media Belanda, Tim Geypens Blak-blakan soal 'Paspoortgate': Bisakah Saya Kembali Jadi Warga Negara Belanda?

Di Hadapan Media Belanda, Tim Geypens Blak-blakan soal 'Paspoortgate': Bisakah Saya Kembali Jadi Warga Negara Belanda?

Tim Geypens akhirnya buka suara soal paspoortgate di media Belanda. Kini ia kembali bermain dan hadapi dilema kewarganegaraan.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT