News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Indonesia Kembali Cetak Sejarah, Pemanjat Lead Ravianto Ramadhan Lolos ke Piala Dunia Panjat Tebing

Ravianto berhasil menempati peringkat sembilan dari 76 atlet yang berasal dari 38 negara pada Jumat (15/7/2023). Ia mendapatkan skor 43 dan hampir masuk ke babak final.
Selasa, 18 Juli 2023 - 15:27 WIB
Atlet Panjat Tebing Revianto Ramadhan
Sumber :
  • Antara

tvOnenews.com- Pemanjat lead Indonesia kembali mencetak sejarah di ajang Piala Dunia Panjat Tebing. Adalah Ravianto Ramadhan yang menjadi atlet lead Indonesia pertama yang berhasil masuk ke babak semifinal piala dunia yang berlagnsung di Prancis tersebut.

Ravianto berhasil menempati peringkat sembilan dari 76 atlet yang berasal dari 38 negara pada Jumat (15/7/2023). Ia mendapatkan skor 43 dan hampir masuk ke babak final.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Alhamdulillah saya berhasil mencapai peringkat sembilan di kejuaraan dunia ini. Saya bertanding tanpa tekanan dan menikmati setiap gerakan panjat. Malam ini sangat luar biasa karena saya kembali berhasil mencapai semifinal lagi setelah World Cup Jakarta 2022," kata Ravianto.

tvonenews

Tahun ini, pemanjat kembar Raviandi dan Ravianto Ramadhan berencana mengikuti tiga seri World Cup dan World Championship di Eropa.

Pada World Cup Villars Swiss, pada 29 Juni lalu, Raviandi dan Ravianto mencapai peringkat 55 dan 58. Sementara pada World Cup Chamonix, Prancis, 7 Juli, mereka mencapai peringkat 30 dan 36.

Peringkat keduanya terus meningkat dan diharapkan mencapai puncaknya pada World Championship Bern, Swiss, bulan depan.

Lebih lanjut, si kembar mengatakan pencapaian tersebut menjadi istimewa karena mereka harus membiayai keberangkatan ke Eropa secara mandiri dan karena keterbatasan biaya, mereka harus berangkat berdua saja tanpa ditemani pelatih dan ofisial.

"Saya sangat bersyukur mendapatkan kesempatan untuk bisa bertanding di Eropa. Tidak banyak atlet Boulder dan Lead Indonesia yang berkesempatan bertanding di Eropa," kata Ravianto.

"Perhatian yang kurang pada cabang boulder dan lead dan sistem yang tidak transparan membuat atlet Indonesia sulit untuk ikut bertanding di kejuaraan dunia," ujar Ravianto.

Pada Olimpiade 2024 Paris, olahraga panjat akan mempertandingkan cabang speed dan cabang combined (boulder dan lead) untuk memperebutkan empat medali emas.

Menurut Ravianto, World Championship Bern tersebut sangat penting. Selain merupakan kualifikasi pertama Olimpiade 2024 Paris yang akan memperebutkan tiga slot pertama cabang combined, juga akan memberikan double ranking points untuk pesertanya.

Pasangan kembar Raviandi dan Ravianto adalah atlet combined Indonesia dengan peringkat dunia tertinggi, yaitu Raviandi menempati peringkat 46 dan Ravianto berada di peringkat 44.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pada pengumuman FPTI mengumumkan lima atlet putra lain dan lima atlet putri calon peserta World Championship Bern sesuai peringkat nasional combine. Ravianto mengaku FPTI masih belum mendaftarkan ia dan saudara kembarnya ke World Championship Bern Prancis.

(hfp)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Jelang Hadapi PSIM, Shin Tae-yong Ungkap Dampak Pemanggilan 5 Pemain Persija ke Timnas Indonesia

Jelang Hadapi PSIM, Shin Tae-yong Ungkap Dampak Pemanggilan 5 Pemain Persija ke Timnas Indonesia

‎Persija dijadwalkan menghadapi PSIM Yogyakarta pada pekan keempat Super League 2026/2027. Pertandingan tersebut akan berlangsung di Stadion Sultan Agung, Bantul, Sabtu (10/10/2026).
Program CPCL Jadi Fokus Kemitraan PT SGN dengan Petani Tebu

Program CPCL Jadi Fokus Kemitraan PT SGN dengan Petani Tebu

PT Sinergi Gula Nusantara (SGN) memperkuat kemitraan dengan petani tebu melalui program Calon Petani dan Calon Lokasi (CPCL).
Mario Aji Evaluasi Hasil Sesi Free Practice, Bognkar Masalah Jelang Moto2 Mandalika

Mario Aji Evaluasi Hasil Sesi Free Practice, Bognkar Masalah Jelang Moto2 Mandalika

Mario Aji menilai gaya membalap menjadi bagian yang perlu diperbaiki sebelum menghadapi kualifikasi dan balapan Moto2 Mandalika.
Namanya Terseret dalam Kasus Dugaan Penipuan Emas, Kirana Larasati: Saya Hanya Brand Ambassador

Namanya Terseret dalam Kasus Dugaan Penipuan Emas, Kirana Larasati: Saya Hanya Brand Ambassador

Artis indonesia, Kirana Larasati menjadi sorotan di tengah kasus dugaan penipuan emas. Hal tersebut menuai perhatian publik, berikut klarifikasinya.
Menengok Hunian Baru Warga Terdampak Rempang Eco-City di Tanjung Banon

Menengok Hunian Baru Warga Terdampak Rempang Eco-City di Tanjung Banon

Kementerian Transmigrasi bersama BP Batam dan instansi terkait mempercepat penataan permukiman di Tanjung Banon, Pulau Rempang. Pada tahap ini, pemerintah fokus membangun 350 unit rumah permanen bagi warga terdampak.
Legenda Manchester United Ryan Giggs Kritik Kebiasaan Pesepak Bola Modern: Bagi Saya Itu Aneh

Legenda Manchester United Ryan Giggs Kritik Kebiasaan Pesepak Bola Modern: Bagi Saya Itu Aneh

Ryan Giigs menilai gestur berpelukan tersebut sangat berbeda dengan budaya persaingan yang dirasakannya ketika masih aktif bermain.

Trending

Guru Pesantren di Bekasi Jadi Tersangka Kekerasan Seksual Puluhan Santri, Petugas Keamanan Diduga Ikut Terlibat

Guru Pesantren di Bekasi Jadi Tersangka Kekerasan Seksual Puluhan Santri, Petugas Keamanan Diduga Ikut Terlibat

Seorang guru di salah satu pondok pesantren di Bekasi ditetapkan sebagai tersangka kekerasan seksual terhadap santriwati. Tiga orang lainnya diduga terlibat dalam kasus ini. Salah satunya merupakan petugas keamanan pesantren.
Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung Viral, Pihak Kampus Ungkap Fakta Ini

Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung Viral, Pihak Kampus Ungkap Fakta Ini

Viral video asusila berdurasi 13 menit diduga memakai atribut Poltekkes Bandung. Pihak kampus membantah pemeran dalam rekaman merupakan mahasiswinya.
Kisah Biarawati Asal Nias yang Berjuang untuk Anak Berkebutuhan Khusus, Kisahnya Buka Mata soal Pendidikan Inklusif

Kisah Biarawati Asal Nias yang Berjuang untuk Anak Berkebutuhan Khusus, Kisahnya Buka Mata soal Pendidikan Inklusif

Masyarakat juga perlu mengubah cara pandang terhadap anak berkebutuhan khusus. Mereka bukan sekadar penerima bantuan atau objek belas kasihan
3 Fakta soal Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung

3 Fakta soal Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung

Jagat media sosial dihebohkan dengan beredarnya rekaman video asusila berdurasi 13 menit yang menyeret nama salah satu institusi pendidikan kesehatan terkemuka
Poin Penting Pernyataan Resmi Jennifer Coppen setelah Terseret Dugaan Penipuan Emas Rp25 Miliar

Poin Penting Pernyataan Resmi Jennifer Coppen setelah Terseret Dugaan Penipuan Emas Rp25 Miliar

Jennifer Coppen menampilkan lima poin dalam pernyataan resmi klarifikasinya setelah diseret dalam kasus dugaan penipuan investasi emas mencapai Rp25 miliar.
Upaya Putus Rantai Kemiskinan, Pemerintah Genjot Pembangunan Sekolah Rakyat

Upaya Putus Rantai Kemiskinan, Pemerintah Genjot Pembangunan Sekolah Rakyat

Pemerintah Indonesia terus menggenjot pemerataan akses pendidikan di seluruh wilayah melalui program Sekolah Rakyat.
Imbas Kekalahan Aneh 6-0 dari Malaysia Masih Terasa, PSSI-nya Singapura Banjir Kritik Usai Umumkan FIFA Matchday Lawan Brasil

Imbas Kekalahan Aneh 6-0 dari Malaysia Masih Terasa, PSSI-nya Singapura Banjir Kritik Usai Umumkan FIFA Matchday Lawan Brasil

Federasi Sepak Bola Singapura (FAS) menuai kritik setelah mengumumkan laga persahabatan melawan Brasil dan Paraguay pada November 2026.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT