News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Berkarir di Negeri Orang, Megawati Hangestri Sempat Geram Karena ‘Culture Shock’ di Korea Selatan: Hah, Sabar…

Siapa yang tak mengenal Megawati Hangestri? Tampil memukau dilapangan, ternyata pevoli yang perkuat Red Sparks ini sempat alami 'Culture Shock' di Korea Selatan
Senin, 1 Januari 2024 - 21:18 WIB
Megawati Hangestri Mengalami Culture Shock di Korea Selatan
Sumber :
  • Kolase tvOnenews.com

tvOnenews.com - Siapa yang tak mengenal Megawati Hangestri? Pevoli wanita asal Indonesia ini kerap menarik perhatian publik dengan prestasi dan performanya di lapangan.

Bukan hanya di Indonesia saja, Megawati Hangestri ini bahkan menjadi idola bagi penggemar voli di Korea Selatan. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Megawati memilih berkarir di Liga Korea untuk memperkuat Jung Kwan Jang Red Sparks mulai pada musim 2023-2024 ini.


Megawati Hangestri. (KOVO)

Atlet Voli wanita dengan nama lengkap Megawati Hangestri Pratiwi ini ternyata sempat merasakan Culture Shock atau kaget dengan budaya yang berada di Korea Selatan.

Pemain asal Jember, Jawa Timur ini sempat kaget mengenai ritme orang Korea yang sangat cepat. 

Salah satu yang membuatnya kurang nyaman mengenai waktu janjian. Seperti apa cerita Megawati Hangestri mengenai hal ini? Simak informasinya berikut ini.

Culture Shock di Korea Selatan

Selama berada di Korea Selatan, terdapat beberapa hal yang membuat Megawati merasa kurang nyaman, salah satunya mengenai ritme orang Korea yang terlalu cepat.

Orang Korea terbiasa hadir lebih cepat ketika membuat janji dengan seseorang. Bahkan Mega sering diburu-buru meskipun ia pribadi yang tepat waktu.

Melalui video pada kanal YouTube Korea Reomit, Megawati sering diburu oleh crew ketika dirinya akan melakukan wawancara dengan media.

Ia mengatakan sedikit kurang nyaman ketika diburu oleh crew, padahal Mega menilai saat itu masih cukup lama dari waktu yang sudah ditentukan.

“Misalnya waktu ditentukan jam 2.30, mereka jam 2.15 itu udah kayak (diburu-buru),” ungkap Megawati Hangestri pada video di kanal YouTube Korea Reomit.


Megawati Hangestri. (KOVO)

Dirinya pun mengatakan Mega seorang yang tepat waktu dengan waktu yang telah ditentukan.

“Ini aku orangnya on time, meskipun Indonesia kan telat-telat, tapi kalau aku misalnya 2.30 paling aku 5 menit sebelumnya aku baru nyampe,” ujarnya.

Pevoli ini memberikan contoh ketika ia akan diwawancara, Mega sudah ditelepon untuk siap sebelum waktu yang telah ditentukan. 

“Kayak kemarin bilang 2.45 interview gitu kann, yaudah aku bangun 2.30. Pasti kan cuma interview doang,” kata pevoli itu.

Pemain Red Sparks ini merasa tak bisa diburu-buru sebab ia masih bersiap untuk wawancara. 

Padahal ia akan datang pada waktu yang telah ditentukan, namun ia merasa terganggu karena telah dihubungi dari beberapa menit sebelumnya.

“Mega jam sekarang?’, ‘Nggak, nggak bisa’ aku langsung jawab kayak gitu. ‘Bisa 10 menit?’, ’Nggak bisa, aku lagi siap-siap!’. Ya aku nggak bisa, emang nggak bisa aku,” jelasnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Aku on time lho ini, aku 2.25 aja udah mau nyampe. Aku aja ini lebih awal lho. Kalau aku di Indonesia aku udah paling awal,” sambung Mega.

“Hah… sabar, ini kamu di negara orang, nggak apa-apa kok,” pungkasnya. (Kmr)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Resmi! Liga Voli Korea 2026-2027 Tayang di TV Indonesia, Bisa Nonton Aksi Megawati Hangestri Secara Legal

Resmi! Liga Voli Korea 2026-2027 Tayang di TV Indonesia, Bisa Nonton Aksi Megawati Hangestri Secara Legal

Kabar bahagia untuk volimania Indonesia karena Liga Voli Korea 2026-2027 bisa disaksikan di layar kaca tanah air. Para penggemar pun bisa menyaksikan aksi Megawati Hangestri saat bermain abroad di liga utama Korea Selatan.
AFC Resmi Batalkan Penyelenggaraan Piala Asia 2027 pada Januari Mendatang, Diundur Hingga Desember Tahun Depan

AFC Resmi Batalkan Penyelenggaraan Piala Asia 2027 pada Januari Mendatang, Diundur Hingga Desember Tahun Depan

AFC memutuskan menunda Piala Asia yang seharusnya kick off pada 7 Januari 2027 tersebut menjadi pada Desember 2027 akibat situasi keamanan dan gangguan perjalanan di kawasan.
Polres Tulungagung Ungkap Peredaran Sabu 418,4 Gram yang Dikendalikan Napi dari Dalam Lapas

Polres Tulungagung Ungkap Peredaran Sabu 418,4 Gram yang Dikendalikan Napi dari Dalam Lapas

Polres Tulungagung mengungkap peredaran narkoba jenis sabu yang dikendalikan dari dalam lembaga pemasyarakatan (lapas).
Hansi Flick Bawa Kabar Buruk Jelang Barcelona Hadapi Aston Villa di Liga Champions

Hansi Flick Bawa Kabar Buruk Jelang Barcelona Hadapi Aston Villa di Liga Champions

Pelatih Barcelona, Hansi Flick, membawakan kabar buruk menjelang laga kontra Aston Villa di Liga Champions. Ada empat pemain yang menepi untuk pertandingan ini.
Gus Zuem Sayangkan Penggeledahan Ponpes Putri di Sukoharjo yang Diwarnai Dugaan Intimidasi

Gus Zuem Sayangkan Penggeledahan Ponpes Putri di Sukoharjo yang Diwarnai Dugaan Intimidasi

Penggeledahan Pondok Pesantren (Ponpes) HQ di Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah, yang diwarnai dugaan intimidasi terhadap santriwati dan ustazah menuai sorotan.
Malaysia Resmi Umumkan Jadwal FIFA Matchday November 2026, Timnas Indonesia masih Abu 

Malaysia Resmi Umumkan Jadwal FIFA Matchday November 2026, Timnas Indonesia masih Abu 

Malaysia mengumumkan jadwal laga uji coba internasional FIFA Matchday edisi November 2026 melalui laman resmi mereka pada Selasa (3/11/2026). 

Trending

PKS Berduka, Perancang Logo Baru Partai Ndang Sutisna Meninggal Dunia

PKS Berduka, Perancang Logo Baru Partai Ndang Sutisna Meninggal Dunia

PKS sampaikan pesan belasungkawa atas meninggalnya Ndang Sutisna, perancang logo baru partai yang karyanya menjadi identitas visual PKS.
Kabar Duka, Hakim Pengadilan Negeri Koto Baru Mercy Monica Yolanda Meninggal Dunia

Kabar Duka, Hakim Pengadilan Negeri Koto Baru Mercy Monica Yolanda Meninggal Dunia

Kabar duka datang dari lingkungan peradilan di Indonesia. Hakim Pengadilan Negeri Koto Baru, Mercy Monica Yolanda, S.H., M.Kn., dikabarkan meninggal dunia.
Herri Pras Lapor Polisi setelah Dirinya Viral Digeruduk oleh Sekelompok OTK

Herri Pras Lapor Polisi setelah Dirinya Viral Digeruduk oleh Sekelompok OTK

Konten kreator Herri Pras melaporkan peristiwa dirinya digeruduk hingga diduga mendapat aksi provokasi oleh sekelompok orang tidak dikenal (OTK) ke polisi.
Siapa Yudi Cahyadi? Petarung MMA yang Diduga Terlibat dalam Aksi Intimidasi terhadap Herri Pras

Siapa Yudi Cahyadi? Petarung MMA yang Diduga Terlibat dalam Aksi Intimidasi terhadap Herri Pras

Nama Yudi Cahyadi mendadak jadi perbincangan setelah atlet MMA itu diduga terlibat dalam aksi intimidasi serta kekerasan terhadap konten kreator Herri Pras.
Herri Pras Ungkap Alasan Kritik Sejumlah Tokoh Agama, Singgung Fatwa dan Ceramah

Herri Pras Ungkap Alasan Kritik Sejumlah Tokoh Agama, Singgung Fatwa dan Ceramah

Konten kreator Herri Pras akhirnya buka suara setelah kedatangan Yudi Cahyadi dan sejumlah orang ke kediamannya. Ia turut mengungkap alasan di balik kritiknya.
Statistik Mentereng Timnas Indonesia U-17 Jelang Kualifikasi Piala Asia 2027

Statistik Mentereng Timnas Indonesia U-17 Jelang Kualifikasi Piala Asia 2027

Di bawah asuhan David Nascimento, Timnas Indonesia U-17 mencatatkan statistik mentereng jelang kompetisi penentuan menuju level Asia. 
DPR Desak Kapolri Copot Kapolda Jateng, Buntut Polemik Penggeledahan Ponpes Putri di Sukoharjo

DPR Desak Kapolri Copot Kapolda Jateng, Buntut Polemik Penggeledahan Ponpes Putri di Sukoharjo

Anggota Komisi III DPR RI Fraksi PKB, Abdullah mendesak Kapolri agar tidak segan memberhentikan pejabat kepolisian yang bertanggung jawab atas operasi tersebut.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT