News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Bak Bumi dan Langit, Segini Perbedaan Gaji Pemain Grade A Red Sparks dengan Megawati Hangestri

Meski kontrak Megawati Hangestri sudah habis, Red Sparks dilaporkan telah meminta atlet voli Indonesia ini untuk tetap tinggal. 
Selasa, 16 April 2024 - 07:31 WIB
Bak bumi dan langit, intip perbedaan gaji Megawati Hangestri dengan pemain Grade A Red Sparks
Sumber :
  • Kolase tvOnenews/KOVO

tvOnenews.com - Red Sparks mulai menyaring skuad untuk persiapan V-League 2024/2025. 

Meski kontrak Megawati Hangestri sudah habis, Red Sparks dilaporkan telah meminta atlet voli Indonesia ini untuk tetap tinggal. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sayangnya, Federasi Voli Korea Selatan mengatur seluruh regulasi kontrak pemain asing, termasuk Megawati Hangestri yang bergabung dari draft kuota pemain asing Asia. 

tvonenews

Pada musim pertamanya, Megawati Hangestri hanya mendapatkan gaji 100 ribu dolar AS atau setara dengan Rp1,6 miliar. 

Namun dengan penampilan apik Megawati Hangestri bersama pemain asing asal Asia lainnya di klub V-League, KOVO pun menaikkan gaji menjadi 120 ribu dolar AS atau setara dengan Rp1,9 miliar. 

Jika Megawati Hangestri memperpanjang kontraknya dengan Red Sparks, Megawati Hangestri akan mendapatkan gaji sebesar 150 ribu won atau setara dengan Rp2,4 miliar. 

Meski terlihat menggiurkan dengan jumlah tersebut, namun perbedaan signifikan justru terjadi dari jumlah gaji yang diterima Megawati Hangestri dengan pemain lokal. 

KOVO membagikan kelas pemain lokal dalam beberapa grade dari mulai Grade A, Grade B hingga Grade C. Semakin baik kelasnya, maka gaji yang diberikan pun semakin besar. 

Terbaru, Red Sparks pun mengikat tiga pemain Grade A berstatus bebas agen agar tak dibajak oleh tim lain seperti yang terjadi pada kapten tim Lee So-young yang hengkang ke IBK Altos.

Dikutip dari laman Stoo, Lee So-young berhasil terpikat oleh gaji fantastis yang disodorkan padanya dengan total 700 juta won atau setara dengan Rp8 miliar.

Meski selama di Red Sparks Lee So-young mendapatkan cedera, namun sang pemain memiliki kenaikan kontrak dari sebelumnya 650 juta won (Rp7,5 miliar)

Bak bumi dan langit, Red Sparks pun merogoh kocek dalam-dalam untuk mengikat tiga pemain Grade A, Park Eun-jin, Noran dan Park Hyemin. 

Noran sebagai libero mendapatkan perpanjangan kontrak sekaligus kenaikan gaji. Kini Noran memiliki gaji sebesar 180 juta won atau setara dengan Rp2 miliar. 

Gaji tersebut terdiri atas gaji tahunan sebesar 150 juta won (Rp1,7 miliar) dengan opsi gaji 30 juta won (Rp347 juta). 

Sebelumnya, Noran memiliki gaji sebesar 120 juta won atau setara dengan Rp1,3 miliar.

Sementara itu, gaji fantastis diterima dua pemain Red Sparks lainnya, Park Eun-jin dan Park Hyemin. 

Keduanya sama-sama memiliki gaji sebesar 350 juta won atau setara dengan Rp4 miliar. 

Harga tersebut meningkat pesat mengingat Park Hye-min sebelumnya hanya memiliki gaji 115 juta won atau setara dengan Rp1,3 miliar. 

Sedangkan Park Eun-jin pada musim lalu memiliki gaji sebesar 130 juta won atau setara dengan Rp1,5 miliar.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sementara itu, Red Sparks akan memulai kembali masa pramusim dengan pemilihan draft pemain asing yang akan dimulai pada akhir April 2024.

Sambil menantikan waktu tersebut, Red Sparks menyempatkan diri mengunjungi Indonesia dalam laga eksibisi melawna Indonesia All Stars di Indonesia Arena pada Sabtu (20/4/2024) mendatang. (hfp)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Karangan Bunga dari Jokowi Hiasi Rumah Duka Guruh Soekarnoputra

Karangan Bunga dari Jokowi Hiasi Rumah Duka Guruh Soekarnoputra

Saat tiba di rumah duka, karangan bunga langsung diletakkan di halaman berdampingan dengan papan bunga yang diberikan Presiden RI Prabowo Subianto berwarna biru terang.
Siapa Al Kaisar, Ketua Geng Motor Warser di Makassar? Diduga Terlibat Penculikan hingga Penganiayaan Warga

Siapa Al Kaisar, Ketua Geng Motor Warser di Makassar? Diduga Terlibat Penculikan hingga Penganiayaan Warga

Siapa Al Kaisar (19) disebut sebagai ketua geng motor Warser di Makassar. Polisi menduga kelompoknya terlibat penculikan, penganiayaan dengan busur dan parang
Akhir Cerita Skandal Mesum Kepala Sekolah dan Guru SD Pekalongan di Ruang Sekolah

Akhir Cerita Skandal Mesum Kepala Sekolah dan Guru SD Pekalongan di Ruang Sekolah

Skandal mesum yang melibatkan oknum Kepala Sekolah dan seorang Guru Sekolah Dasar (SD) di Desa Langkap, Kedungwuni, Kabupaten Pekalongan, akhirnya berbuntut ...
Haji Isam Diisukan Mau Akuisisi Saham BBCA, BCA Beberkan Fakta Sebenarnya

Haji Isam Diisukan Mau Akuisisi Saham BBCA, BCA Beberkan Fakta Sebenarnya

Kabar Haji Isam mengakuisisi saham BBCA beredar santer beredar. Pihak BCA angkat bicara dan menjelaskan struktur kepemilikan serta perubahan pengendali terakhir.
Kakanwil Imigrasi Sumut Buka Rakor dengan Perwakilan Asing di Medan Tahun 2026

Kakanwil Imigrasi Sumut Buka Rakor dengan Perwakilan Asing di Medan Tahun 2026

Direktorat Kerja Sama Keimigrasian dan Bina Perwakilan, Direktorat Jenderal Imigrasi, menyelenggarakan Rapat Koordinasi dengan Perwakilan Asing di Medan Tahun
Bukan Sekadar Tawuran, Ketua Geng Motor Makassar Diduga Terlibat Penculikan dan Penganiayaan Sadis

Bukan Sekadar Tawuran, Ketua Geng Motor Makassar Diduga Terlibat Penculikan dan Penganiayaan Sadis

Ketua geng motor Waser, Al Kaisar (19), ditangkap polisi di Makassar. Ia diduga terlibat penculikan dan penganiayaan korban yang ditebas parang hingga dipanah.

Trending

Susana Florika Angkat Bicara Soal Namanya Dicatut dalam Undangan Pelantikan PP PMKRI

Susana Florika Angkat Bicara Soal Namanya Dicatut dalam Undangan Pelantikan PP PMKRI

Sikap ini bukan ditujukan untuk memperpanjang perbedaan, apalagi mengambil posisi untuk salah satu pihak. Justru sebaliknya,
Top 3 Voli: Media Korea Soroti Perubahan Megawati Hangestri, Veteran Hyundai Hillstate Ungkap Harapan, hingga Zhong Hui Tinggalkan China

Top 3 Voli: Media Korea Soroti Perubahan Megawati Hangestri, Veteran Hyundai Hillstate Ungkap Harapan, hingga Zhong Hui Tinggalkan China

Redaksi tvOnenews.com memilih tiga artikel terpopuler yang paling banyak dibaca seputar olahraga voli dan Megawati Hangestri. Berikut rangkuman artikelnya.
Lepas Kepergian Guruh Soekarnoputra Erick Thohir Kirim Doa Tulus: Selalu Jadi Bagian dari Perjalanan Bangsa

Lepas Kepergian Guruh Soekarnoputra Erick Thohir Kirim Doa Tulus: Selalu Jadi Bagian dari Perjalanan Bangsa

Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) dan Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, turut menyampaikan rasa duka cita yang mendalam atas wafatnya Guruh Soekarnoputra.
Tanpa Ditutup-tutupi, Megawati Hangestri dengan Jujur Ungkap Kesan Pertamanya soal Pelatih Hyundai Hillstate

Tanpa Ditutup-tutupi, Megawati Hangestri dengan Jujur Ungkap Kesan Pertamanya soal Pelatih Hyundai Hillstate

Megawati Hangestri akan membuka lembaran baru bersama Hyundai Hillstate pada gelaran Liga Voli Korea 2026/2027.
Perjalanan Kasus Indra Kenz Divonis 10 Tahun Penjara di Lapas Cibinong Imbas Kasus Penipuan Binomo hingga Bebas Bersyarat

Perjalanan Kasus Indra Kenz Divonis 10 Tahun Penjara di Lapas Cibinong Imbas Kasus Penipuan Binomo hingga Bebas Bersyarat

Berikut jejak kasus Indra Kesuma alias Indra Kenz, mulai dari dilaporkan 8 korban ke polisi atas kasus investasi bodong aplikasi Binomo hingga bebas bersyarat.
Fakta-fakta Kondisi Guruh Soekarnoputra Sebelum Dikabarkan Meninggal Dunia

Fakta-fakta Kondisi Guruh Soekarnoputra Sebelum Dikabarkan Meninggal Dunia

Media sosial dan pemberitaan diramaikan dengan kabar meninggal dunianya tokoh publik, Guruh Soekarnoputra. Berikut fakta-fakta kondisi almarhum sebelum wafat
Video Viral Momen Tiga Kakak Beradik Panik Berteriak Melawan Maut dari Dalam Rumah saat Diterjang Banjir Bandang Solok

Video Viral Momen Tiga Kakak Beradik Panik Berteriak Melawan Maut dari Dalam Rumah saat Diterjang Banjir Bandang Solok

Video peristiwa tradis dialami tiga kakak beradik saat panik berteriak ketika rumah diterjang banjir bandang di Solok, Sumatera Barat, viral di media sosial.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT