GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Megawati Hangestri Benar-benar jadi Bintang di Korea Selatan, Para Pemain Red Sparks Heboh Lihat Megatron Masuk... 

Nama Megawati Hangestri benar-benar menjadi salah satu atlet yang cukup populer di Korea Selatan berkat penampilan gemilangnya bersama Red Sparks musim lalu.
Selasa, 1 Oktober 2024 - 18:45 WIB
Megawati Hangestri di Red Saprks
Sumber :
  • Red Sparks

tvOnenews.com - Nama Megawati Hangestri kini benar-benar menjadi salah satu atlet yang cukup populer di Korea Selatan berkat penampilan gemilangnya bersama Red Sparks musim lalu.

Pada musim lalu, bersama dengan Giovanna Milana, Megawati Hangestri tampil impresif untuk Red Sparks.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Duet pemain asing milik Red Sparks itu berhasil membantu klub asal Daejeon itu melaju hingga babak playoff V league musim lalu.


Megawati Hangestri dan Giovanna Milana Sumber : KOVO

Tercatat, pada musim lalu Megawati Hangestri sukses mengukir 736 poin dimana dirinya menempati posisi ke-7 daftar top skor Korean V League.

Torehan itulah yang membuat Red Spark memutuskan untuk kembali memilih Megawati Hangestri pada program Asian Draft Quarter 2024.

Pelatih Ko Hee-jin, kembali memilih Megawati Hangestri sebagai salah satu pemain asing untuk Red Sparks selain Vanja Bukilic.

Kehadiran Megawati di dalam skuad Red Sparks musim ini juga diharapkan bisa meningkatkan lagi kualitas Red Sparks melebihi musim lalu.

Terlebih Megawati Hangestri kembali ke Red Sparks dengan status juara setelah dirinya membawa Klub Jakarta BIN menjuarai Proliga 2024.

Megawati Hangestri di Jakarta BIN (Sumber : dok.instagram Megawati)

Sebelum bergabung dengan kawan-kawannya di Red Sparks musim ini, Megawati Hangestri kembali ke Indonesia dan bergabung dengan klub Jakarta BIN.

Menghabiskan satu musim di Proliga, Megawati Hangestri sukses membawa pulang gelar Juara Proliga 2024.

Pemain berjuluk Megatron itu sendiri baru bergabung pada saat Red Sparks melakoni tur pramusim di Taiwan.

Megawati Hangestri sendiri harus absen pada dua pertandingan awal Red Sparks di fase grup.

Meski begitu, Mega terlihat selalu hadir di setiap pertandingan Red Sparks selama mengikuti Taichung Formosa Taipei Cup 2024.


Red Sparks saat Pramusim (Sumber : Instagram.com/red_sparks)

Red Sparks pun berhasil meraih gelar juara Taichung Formosa Taipei Cup 2024 setelah menaklukan Fukuoka Kanoa Laulea's 3-1 di partai puncak.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Setelah itu, seluruh pemain dan staff Red Sparks sudah meninggalkan Taiwan dan tiba di Korea Selatan.

Momen perjalanan mereka diberikan oleh beberapa pemain Red Sparks melalui sosial media pribadi mereka.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Cium Pipi dan Bibir Jadi Pemandangan Biasa yang Dilakukan Kiai Ashari kepada Santriwati di Ponpes Ndholo Kusumo Pati

Cium Pipi dan Bibir Jadi Pemandangan Biasa yang Dilakukan Kiai Ashari kepada Santriwati di Ponpes Ndholo Kusumo Pati

Menurut keterangan korban, aksi Kiai Ashari yang sering mencium pipi dan bibir santriwati menjadi fenomena yang biasa terjadi di Ponpes Ndholo Kusumo Pati.
Kisah Inspiratif Anak Petani di Pemalang Berhasil Wujudkan Mimpi di Industri Pangan Dunia

Kisah Inspiratif Anak Petani di Pemalang Berhasil Wujudkan Mimpi di Industri Pangan Dunia

Kirmanto ingat betul kegembiraan yang dirasakan saat diwisuda dengan IPK cumlaude 3,83 sebagai lulusan Prodi Teknologi Hasil Pertanian (THP) UNU Yogyakarta.
MUI Minta Kiai Cabul Ashari Dihukum Maksimal Buntut Kekerasan Seksual Terhadap Puluhan Santriwati

MUI Minta Kiai Cabul Ashari Dihukum Maksimal Buntut Kekerasan Seksual Terhadap Puluhan Santriwati

Majelis Ulama Indonesia (MUI) meminta tersangka Ashari, pendiri Pondok Pesantren Ndholo Kusumo di Pati dihukum maksimal. 
Harapan Besar Kuasa Hukum Korban dari Kasus Dugaan Pelecehan Seksual dilakukan Kiai Ashari

Harapan Besar Kuasa Hukum Korban dari Kasus Dugaan Pelecehan Seksual dilakukan Kiai Ashari

Nama Kiai Ashari menjadi perhatian publik, karena diduga melakukan pelecehan seksual terhadap santriwati di Pondok Pesantren Ndolo Sukumo.
Harga Emas Antam Hari Ini 11 Mei 2026 Rp2.819.000 per Gram, Turun Rp20.000

Harga Emas Antam Hari Ini 11 Mei 2026 Rp2.819.000 per Gram, Turun Rp20.000

Harga emas Antam hari ini 11 Mei 2026 berada di angka Rp2.819.000 per gram.
Keberuntungan Besar Menanti, 4 Shio yang Akan Dibanjiri Rezeki pada 12 Mei 2026

Keberuntungan Besar Menanti, 4 Shio yang Akan Dibanjiri Rezeki pada 12 Mei 2026

​​​​​​​Ramalan shio 12 Mei 2026: 4 shio diprediksi dibanjiri rezeki dan keberuntungan besar. Simak ramalan keuangan dan bisnis lengkapnya!

Trending

Gerak-gerik Kiai Ashari Ternyata Sudah Lama Dinilai Janggal, Santriwati Sering Diajak Lakukan Ini saat Malam Hari

Gerak-gerik Kiai Ashari Ternyata Sudah Lama Dinilai Janggal, Santriwati Sering Diajak Lakukan Ini saat Malam Hari

Gerak-gerik Kiai Ashari pengasuh Ponpes Ndholo Kusumo, Pati, Jawa Tengah ternyata sudah lama dinilai janggal, santriwati sering diajak lakukan ini saat malam.
Demi Lancarkan Aksi Bejatnya, Kiai Cabul Minta Santri Pijat hingga Tidur Bersama, Korban: Katanya Ajaran Guru

Demi Lancarkan Aksi Bejatnya, Kiai Cabul Minta Santri Pijat hingga Tidur Bersama, Korban: Katanya Ajaran Guru

Aksi bejat yang dilakukan Kiai Ashari di Ponpes Ndholo Kusumo, Pati, Jawa Tengah perlahan terbongkar oleh kesaksian para korban. Kini oknum telah jadi tersangka
Sejak Awal Ponpes Berdiri, Orangtua Korban Sudah Curiga dengan Kelakuan Kiai Cabul: yang Diajak Selalu Santriwati

Sejak Awal Ponpes Berdiri, Orangtua Korban Sudah Curiga dengan Kelakuan Kiai Cabul: yang Diajak Selalu Santriwati

Oknum Kiai berinisial AS (51) atau Ashari ditetapkan sebagai tersangka. Korban merupakan santriwati Pondok Pesantren (Ponpes) Ndholo Kusumo, Pati, Jawa Tengah
Mulai 1 Agustus 2026, TPST Bantargebang Hanya Terima Sampah Residu: Warga Jakarta Wajib Pilah dari Rumah

Mulai 1 Agustus 2026, TPST Bantargebang Hanya Terima Sampah Residu: Warga Jakarta Wajib Pilah dari Rumah

Mulai 1 Agustus 2026, Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang direncanakan hanya akan menampung sampah residu. 
Terbongkar Modus "Pesan Tengah Malam" Kiai Ashari di Ponpes Pati dan Dugaan Adanya Upaya Suap Tutup Kasus

Terbongkar Modus "Pesan Tengah Malam" Kiai Ashari di Ponpes Pati dan Dugaan Adanya Upaya Suap Tutup Kasus

LPSK mengambil langkah proaktif untuk melindungi puluhan santriwati yang menjadi korban dugaan pencabulan di Pesantren Tahfidzul Qur’an Ndholo Kusumo, Pati. 
Seorang Santriwati Bongkar Alasan Para Korban Turuti Ajakan Tidur Kiai Ashari: Dibilang Obat Penyakit Hati

Seorang Santriwati Bongkar Alasan Para Korban Turuti Ajakan Tidur Kiai Ashari: Dibilang Obat Penyakit Hati

Seorang santriwati dari Ponpes Ndholo Kusumo Pati mewakili 50 korban membeberkan alasan kenapa para korban mau menuruti permintaan temani tidur Kiai Ashari.
Kesaksian Korban Terkait Modus Sehari-hari Kiai Ashari terhadap Santriwati: Biasanya Selesai Pijit Dicium Pipi

Kesaksian Korban Terkait Modus Sehari-hari Kiai Ashari terhadap Santriwati: Biasanya Selesai Pijit Dicium Pipi

Seorang santriwati Ponpes Ndholo Kusumo Pati akhirnya bicara kepada publik terkait modus Kiai Ashari sebelum melancarkan aksinya dengan mencabuli para korban.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT