News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Bukan Cuma Pemain dan Pelatih yang Dapat Kritik, Fans Korea Red Sparks Tiba-tiba Singgung Netizen Indonesia, Katanya...

Tim voli asal Korea Selatan yang saat ini diperkuat Megawati Hangestri yakni Red Sparks saat ini tengah mendapat banyak kritikan dari para penggemar mereka.
Jumat, 29 November 2024 - 14:33 WIB
Ko Hee-jin Beri Megawati Hangestri Arahan dari Pinggir Lapangan
Sumber :
  • KOVO

tvOnenews.com - Tim voli asal Korea Selatan yang diperkuat Megawati Hangestri yakni Red Sparks saat ini tengah mendapat banyak kritikan dari para penggemar mereka.

Para pendukung Red Sparks di Korea kecewa dengan penampilan tim kesayangan mereka yang tidak konsisten di awal musim ini.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Bukan tanpa alasan, Red Sparks sempat mengalami empat kekalahan beruntun dari Pink Spiders dan Hyundai Hillstate di akhir putaran pertama dan awal putaran kedua V league.


Megawati Hangestri bersama pemain Red Sparks (Sumber : KOVO)

Red Sparks sempat memutus tren negatif itu dengan menang atas GS Caltex 3-2 (18-25, 26-24, 20-25, 26-24 dan 15-9).

Sayangnya, kemenangan Megawati Hangestri dkk itu tidak berlanjut saat berjumpa AI Peppers.

Bermain di hadapan pendukungnya sendiri, Red Sparks secara mengejutkan kalah dari AI Peppers 1-3 (16-25, 25-17, 23-25 dan 20-25).

Kekalahan itu membuat Red Sparks harus tertahan di peringkat ke-4 klasemen sementara V league dengan torehan 12 poin.

Posisi Red Sparks ditempel ketat AI Peppers dibawahnya yang mengoleksi 9 poin berkat kemenangan atas Red Sparks.


Red Sparks (sumber: Instagram.com/red_sparks)

Performa tidak konsisten dari Red Sparks itulah yang membuat para fans mulai kecewa pada tim kesayangan mereka.

Mulai dari pelatih hingga para pemain Red Sparks pun menjadi sasaran kritik para fans Korea.

Bahkan, dalam sebuah forum bernama The Qoo sejumlah fan sempat menyinggung fans Red Sparks dari Indonesia.

Menurut mereka, komentar negatif dari fans Indonesia pada pemain Red Sparks yang sempat ramai beberapa waktu lalu sangat mempengaruhi mentalitas para pemain.

Mengutip dari forum The Qoo, seorang fans anonim menyebutkan jika komentar dari fans Indonesia sebaiknya di blokir saja.


Kritik fans Red Sparks Korea ke Netizen Indonesia (sumber: tangkapan layar forum The qoo)

"Sepertinya lebih baik komentar diblokir saja karena fans Indonesia, para pemain silih berganti terguncang mentalnya. Sepertinya mereka mengumpat semua orang kecuali Mega. Kalau sudah begini, mereka akan mengumpat pemainnya sendiri, kan?"

Akun instagram Red Sparks belakangan memang kerap menjadi sasaran kemarahan para fans setelah mengalami tren negatif.

Bahkan Red Sparks sempat mengeluarkan pernyataan tegas terkait banyaknya komentar negatif di sosial media mereka.

Lewat unggahan di akun instagram resmi tim, Red Sparks meminta untuk para fans tidak memberikan komentar negatif kepada para pemain. 

Selain itu, mereka dengan tegas akan menghapus dan memblokir komentar negatif dari fans di tiap postingan. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Akhir-akhir ini, komentar negatif terhadap pemain Red Sparks semakin bertambah lebih banyak. Red Sparks akan menghapus dan memblokir komentar yang mengandung "Ancaman," "Pencemaran Nama Baik," "Penghinaan," dan "Objektifikasi Seksual" yang ditujukan kepada pemain di media sosial kami. Kami mohon kerja sama kalian untuk membangun budaya berkomentar yang baik," tulis Red Sparks pada unggahan terbarunya.

(akg)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Konflik Panjang di Tubuh PBNU, Warga Nahdliyin Ingatkan Harmonisasi

Konflik Panjang di Tubuh PBNU, Warga Nahdliyin Ingatkan Harmonisasi

Tokoh muda Nahdlatul Ulama (NU), HRM Khalilur R Abdullah Sahlawiy alias Gus Lilur menyorot soal harmonisasi PBNU jelang pelaksanaan Muktamar ke-35.
PSI Bantah Tudingan Jokowi Turun ke Daerah untuk Amankan Gibran: Jangan Dipersempit!

PSI Bantah Tudingan Jokowi Turun ke Daerah untuk Amankan Gibran: Jangan Dipersempit!

Partai Solidaritas Indonesia (PSI) melalui Ahmad Ali membantah tudingan Jokowi turun ke daerah untuk amankan Wapres Gibran Rakabuming Raka. Bahkan kata dia
Pramono Anung: Pemindahan Kabel Udara ke Tanah Segera Dieksekusi

Pramono Anung: Pemindahan Kabel Udara ke Tanah Segera Dieksekusi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung memastikan proyek Sarana Jaringan Utilitas Terpadu (SJUT) atau penataan kabel bawah tanah di ibu kota akan segera lanjutkan
Misteri Kematian Wanita Jombang di Surabaya, Korban Alami 7 Luka Tusuk, Ditemukan Hampir Tanpa Busana

Misteri Kematian Wanita Jombang di Surabaya, Korban Alami 7 Luka Tusuk, Ditemukan Hampir Tanpa Busana

Kematian SN (51), perempuan asal Jombang yang ditemukan tewas di rumah kontrakan Putat Jaya, Surabaya, diduga kuat merupakan pembunuhan. Polisi menemukan tujuh luka tusuk
Rekam Jejak Mengerikan Pelaku Kasus Jenar, Residivis Pembunuhan Dua Kali dan Kini Korbannya Bocah 11 Tahun

Rekam Jejak Mengerikan Pelaku Kasus Jenar, Residivis Pembunuhan Dua Kali dan Kini Korbannya Bocah 11 Tahun

Kasus Jenar di Sragen akhirnya terungkap. Suparman alias Blendus, residivis dua kali kasus pembunuhan, tega menghabisi nyawa Bilqis Rajiansyah Lestari demi mencuri sepeda motor
Fakta Mengerikan Kasus Jenar! Bocah 11 Tahun Dibunuh Brutal Demi Motor, Pelaku Sempat Bersihkan Jejak Sebelum Kabur

Fakta Mengerikan Kasus Jenar! Bocah 11 Tahun Dibunuh Brutal Demi Motor, Pelaku Sempat Bersihkan Jejak Sebelum Kabur

Kasus pembunuhan sadis bocah 11 tahun di Jenar, Sragen, akhirnya terungkap. Pelaku yang merupakan residivis dua kali membunuh korban demi menguasai sepeda motor

Trending

Lensa Berbicara: Ribuan Warga Padati Malam Puncak HUT Ke-499 Jakarta di Bundaran HI

Lensa Berbicara: Ribuan Warga Padati Malam Puncak HUT Ke-499 Jakarta di Bundaran HI

Ribuan warga memadati kawasan Bundaran HI, Jakarta Pusat, pada Sabtu (27/6/2026), untuk menyaksikan malam puncak perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-499 Jakarta.
Rekam Jejak Mengerikan Pelaku Kasus Jenar, Residivis Pembunuhan Dua Kali dan Kini Korbannya Bocah 11 Tahun

Rekam Jejak Mengerikan Pelaku Kasus Jenar, Residivis Pembunuhan Dua Kali dan Kini Korbannya Bocah 11 Tahun

Kasus Jenar di Sragen akhirnya terungkap. Suparman alias Blendus, residivis dua kali kasus pembunuhan, tega menghabisi nyawa Bilqis Rajiansyah Lestari demi mencuri sepeda motor
Pasukan Israel Ditarik, Kesepakatan Lebanon-Israel Dimulai

Pasukan Israel Ditarik, Kesepakatan Lebanon-Israel Dimulai

Kedutaan Besar Lebanon di Amerika Serikat mengatakan bahwa pelaksanaan kesepakatan kerangka kerja dengan Israel akan dimulai dengan penarikan pasukan Israel dari dua wilayah percontohan di Lebanon selatan.
Pramono Anung: Pemindahan Kabel Udara ke Tanah Segera Dieksekusi

Pramono Anung: Pemindahan Kabel Udara ke Tanah Segera Dieksekusi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung memastikan proyek Sarana Jaringan Utilitas Terpadu (SJUT) atau penataan kabel bawah tanah di ibu kota akan segera lanjutkan
Konflik Panjang di Tubuh PBNU, Warga Nahdliyin Ingatkan Harmonisasi

Konflik Panjang di Tubuh PBNU, Warga Nahdliyin Ingatkan Harmonisasi

Tokoh muda Nahdlatul Ulama (NU), HRM Khalilur R Abdullah Sahlawiy alias Gus Lilur menyorot soal harmonisasi PBNU jelang pelaksanaan Muktamar ke-35.
Fakta Mengerikan Kasus Jenar! Bocah 11 Tahun Dibunuh Brutal Demi Motor, Pelaku Sempat Bersihkan Jejak Sebelum Kabur

Fakta Mengerikan Kasus Jenar! Bocah 11 Tahun Dibunuh Brutal Demi Motor, Pelaku Sempat Bersihkan Jejak Sebelum Kabur

Kasus pembunuhan sadis bocah 11 tahun di Jenar, Sragen, akhirnya terungkap. Pelaku yang merupakan residivis dua kali membunuh korban demi menguasai sepeda motor
Primaya Hospital Kelapa Gading Hadirkan MitraClip, Terobosan Atasi Katup Jantung Bocor Tanpa Operasi

Primaya Hospital Kelapa Gading Hadirkan MitraClip, Terobosan Atasi Katup Jantung Bocor Tanpa Operasi

Primaya Hospital Kelapa Gading menghadirkan MitraClip, teknologi minimal invasif untuk mengatasi katup jantung bocor tanpa operasi jantung terbuka. Simak selengkapnya.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT