News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Bursa Transfer Proliga 2025: Jakarta LavAni Resmi Gaet Setter Timnas Voli Indonesia

Jakarta LavAni turut meramaikan bursa transfer jelang Proliga 2025, di mana mereka merekrut setter Timnas voli Indonesia pada Senin (9/12/2024) malam WIB.
Selasa, 10 Desember 2024 - 17:25 WIB
Jasen Natanel Kilanta resmi gabung Jakarta LavAni di Proliga 2025.
Sumber :
  • Instagram.com/lavani.forever

Jakarta, tvOnenews.com - Jakarta LavAni turut meramaikan bursa transfer jelang Proliga 2025, di mana mereka merekrut setter Timnas voli Indonesia.

Turnamen Proliga 2025 sendiri akan memasuki musim ke-23 dan akan digelar pada 3 Januari hingga 11 Mei di 10 kota besar di Indonesia.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sejumlah tim sudah melakukan pergerakan dengan mengamankan sejumlah nama pemain anyar, salah satunya ialah Jakarta LavAni.

LavAni belum lama ini telah resmi mengumumkan kedatangan Jasen Natanael Kilanta yang berposisi sebagai setter Timnas voli putra Indonesia.

tvonenews

Hal ini diumumkan langsung oleh LavAni di akun Instagram resmi mereka pada Senin (9/12/2024) malam WIB.

"Offcially debut in LavAni for Proliga 2025! Wishing you lots of luck here, Kilanta" tulis akun @lavani.forever.

Jasen bukanlah sosok sembarangan, di mana dia sempat membela Timnas voli Indonesia di ajang SEA V-League 2023 dan Asian Games 2023 lalu.

Kemudian untuk level klub sendiri dirinya sempat membela Jakarta STIN BIN, yang sempat lolos ke babak final four pada Proliga musim lalu.

Kehadiran Jasen sendiri tentu akan menambah amunisi dan kekuatan tim LavAni agar semakin solid dan meraih gelar juara.

Sementara itu, sebelumnya LavAni juga kembali resmi diperkuat oleh Opposite raksasa asal Brasil yakni Renan Buiatti.

Untuk lebih lengkapnya, berikut daftar pemain asing di Proliga 2025:

Ivis May Vila (Yogya Falcon)

Bethania de la Cruz (Jakarta Popsivo Polwan)

Madeline Guillen (Bandung BJB Tandamata)

Sabina Altynbekova (Yogya Falcon)

Neriman Ozsoy (Jakarta Popsivo Polwan)

Taylor Sander (Jakarta LavAni)

Renan Buiatti (Jakarta LavAni)

Saber Kazemi (Jakarta Bhayangkara Presisi)

Yaisel Punales (Surabaya Samator)

Lyvan Taboada Diaz (Surabaya Samator)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

(nad)

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Lionel Messi dan Cristiano Ronaldo Jadi Target Bom Bunuh Diri

Lionel Messi dan Cristiano Ronaldo Jadi Target Bom Bunuh Diri

Megabintang Lionel Messi dan Cristiano Ronaldo menjadi target bom bunuh diri selama penyelenggaraan Piala Dunia 2026 di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko.
Sudah Diniatkan Sejak Awal, 2 Barang Berharga Korban Diambil Pelaku dalam Kasus Mutilasi di Depok

Sudah Diniatkan Sejak Awal, 2 Barang Berharga Korban Diambil Pelaku dalam Kasus Mutilasi di Depok

Sejauh ini penyidik belum menyimpulkan dugaan hubungan sesama jenis menjadi motif pembunuhan tersebut. Sehingga masih didalami, dan mencari bagian tubuh yang...
Dukung Kreativitas dan UMKM Batik Indonesia, ShopeePay dan SPayLater Gelar Kompetisi Desain Batik Nasional "Corak Cerita Nusantara"

Dukung Kreativitas dan UMKM Batik Indonesia, ShopeePay dan SPayLater Gelar Kompetisi Desain Batik Nasional "Corak Cerita Nusantara"

ShopeePay dan SPayLater terus memperkuat komitmennya dalam mendukung pertumbuhan UMKM melalui berbagai inisiatif.
Jadwal Dana White's Contender Series Pekan Ini: Ada Petarung MMA Indonesia Bilal Hasan Berebut Kontrak UFC

Jadwal Dana White's Contender Series Pekan Ini: Ada Petarung MMA Indonesia Bilal Hasan Berebut Kontrak UFC

Jadwal Dana White's Contender Series (DWCS) Season 10 episode 1 pekan ini, di mana ada petarung MMA Indonesia yakni Bilal Hasan akan unjuk gigi untuk memperebutkan kontrak UFC.
Jelang HUT ke-81 RI, Syarikat Islam Serukan Lawan Hoaks, Jaga Persatuan dan Ekonomi Nasional

Jelang HUT ke-81 RI, Syarikat Islam Serukan Lawan Hoaks, Jaga Persatuan dan Ekonomi Nasional

Masyarakat perlu tetap tenang dan mengedepankan verifikasi informasi agar tak muncul kepanikan yang dapat mengganggu stabilitas sosial maupun aktivitas ekonomi.
Saepul Pelaku Mutilasi Depok Ternyata Pernah Jadi Guru Matematika hingga Penyanyi Dangdut

Saepul Pelaku Mutilasi Depok Ternyata Pernah Jadi Guru Matematika hingga Penyanyi Dangdut

Saepul bukan hanya pernah bekerja sebagai pemotong daging, dan jadi tukang piscok di kawasan Stasiun Pondok Cina (Pocin), ia juga pernah mengajar matematika.

Trending

Tangan Kanan Erick Thohir di PSSI Minta Maaf Usai Timnas Indonesia Gagal ke Semifinal Piala AFF 2026: Jangan Hujat Pemain

Tangan Kanan Erick Thohir di PSSI Minta Maaf Usai Timnas Indonesia Gagal ke Semifinal Piala AFF 2026: Jangan Hujat Pemain

Hasil imbang kontra Singapura di Stadion Jalan Besar, Jumat (7/8/2026), membuat Timnas Indonesia gagal mengamankan tiket ke semifinal Piala AFF 2026.
Tegas, Iran Tidak Akan Buka Selat Hormuz Hingga AS Penuhi Seluruh Syarat

Tegas, Iran Tidak Akan Buka Selat Hormuz Hingga AS Penuhi Seluruh Syarat

Hingga Amerika penuhi semua syarat, Iran tidak akan membuka Selat Hormuz, syarat itu termasuk mengakhiri ancaman terhadap Teheran.
Modus Penyelundupan 1,3 Ton Ketamin yang Berhasil Digagalkan Tim Operasi Gabungan di Perairan Natuna

Modus Penyelundupan 1,3 Ton Ketamin yang Berhasil Digagalkan Tim Operasi Gabungan di Perairan Natuna

Operasi gabungan BNN, TNI AL, Bea Cukai, Polri, BIN, dan Polda Kepri berhasil menggagalkan penyelundupan 1,3 ton ketamin dari kapal King Sun di Perairan Natuna.
Pelaku Pembakaran Bendera Merah Putih di Bandung Masih Berkeliaran, KDM Umumkan Sayembara Berhadiah

Pelaku Pembakaran Bendera Merah Putih di Bandung Masih Berkeliaran, KDM Umumkan Sayembara Berhadiah

Aparat dari Polrestabes Bandung bersama Polda Jawa Barat masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap identitas dan keberadaan pelaku.
FIFA ASEAN Cup 2026, Panggung Timnas Indonesia Unjuk Identitas

FIFA ASEAN Cup 2026, Panggung Timnas Indonesia Unjuk Identitas

Timnas Indonesia akan kembali bertemu Singapura di FIFA ASEAN Cup 2026. Pertemuan tersebut berpotensi menjadi pertandingan yang sarat dendam sekaligus unjuk identitas.
Potongan Kaki Korban Mutilasi Depok Belum Ditemukan, Polisi Hadapi Dua Kendala: Titik Pasti Tersangka Membuangnya dan Aliran Air

Potongan Kaki Korban Mutilasi Depok Belum Ditemukan, Polisi Hadapi Dua Kendala: Titik Pasti Tersangka Membuangnya dan Aliran Air

Potongan kaki korban mutilasi Depok belum ditemukan hingga saat ini. Kendalanya, yakni titik pasti di mana tersangka membuangnya dan aliran air.
Detik-detik Menegangkan Bea Cukai Semarang Gagalkan Peredaran 3,2 Juta Batang Rokok Ilegal

Detik-detik Menegangkan Bea Cukai Semarang Gagalkan Peredaran 3,2 Juta Batang Rokok Ilegal

Baru-baru ini beredar kabar detik-detik menegangkan Bea Cukai Semarang menggagalkan penyelundupan 3,28 juta batang rokok ilegal, di Gerbang Tol Banyumanik,
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT