News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Gagal Tingkatkan Performa Timnya Meski Diboyong dengan Harga Selangit, Pelatih IBK Altos Sebut Sahabat Megawati Hangestri...

IBK Altos harus terima kenyataan pahit gagal lolos ke play off, meski sudah gelontorkan dana hingga 2,1 miliar Won untuk datangkan sahabat Megawati Hangestri.
Kamis, 27 Februari 2025 - 17:26 WIB
Pelatih IBK Altos, Kim Ho-chul
Sumber :
  • KOVO

tvOnenews.com - IBK Altos harus menerima kenyataan pahit gagal lolos ke babak play off, padahal tim yang diperkuat sahabat Megawati Hangestri, Lee So-young, sudah menggelontorkan dana hingga 3,3 miliar Won di awal musim.

IBK Altos harus mengubur mimpi mereka untuk bisa tampil di babak play off Liga Voli Korea 2024/2025 setelah merasakan menelan kekalahan di laga perdana putaran keenam.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pada pertandingan perdana putaran keenam menghadapi Pink Spiders, Lee So-young Cs harus takluk dari Pink Spiders dengan skor 3-1.


Viktoriia Danchak, pemain asing IBK Altos (sumber: KOVO)

Dengan sisa lima pertandingan di babak reguler musim ini, IBK altos sudah tidak bisa mendekati tim-tim diatasnya.

IBK Altos kini terpaut 20 poin dari Hyundai Hillstate yang duduk di peringkat ketiga klasemen sementara.

Sebagai catatan, Liga Voli Korea memungkinkan empat tim berlaga di play off jika tim peringkat keempat hanya berjarak 3 poin dengan peringkat diatasnya. 

Hal itu juga membuat IBK Altos gagal melaju ke babak play off V league selama 4 musim berturut-turut.

Padahal, di awal musim ini IBK Altos sudah menggelontorkan dana hingga 3,3 miliar Won untuk mendatangkan pemain.

Eks kapten Red Sparks, Lee So-young di IBK Altos (sumber: Instagram.com/ibk_altos)

Eks kapten Red Sparks, Lee So-young menjadi pemain termahal yang mereka datangkan musim ini. 

Tim asal Hwaseong itu harus menebus Lee So-young dengan biaya sebesar 2,1 miliar Won atau setara Rp 23,9 Miliar ditambah Pyo Sung-ju ke Red Sparks. 

Tak hanya Lee So-young, IBK Altos juga mendatangkan middle blocker Pink Spiders, Lee Ju-ah dari Pink Spiders dengan biaya 1,2 miliar Won. 

Sayangnya, Lee So-young yang sempat berkutat dengan cedera bahu gagal menunjukan performa terbaiknya di IBK Altos musim ini.

Maka tak heran, Lee So-young mendapat banyak sorotan dari media dan para penggemar IBK Altos musim ini.

Bahkan, pelatih IBK Altos yakni Kim Ho-chul yang sepanjang musim ini selalu membela Lee So-young nampaknya sudah mulai gerah dengan performa sahabat Megawati Hangestri itu.

Melansir laman Starnews Korea, Kim Ho-chul kecewa dengan penampilan buruk dari Lee So-young dengan IBK Altos musim ini.

"Sepertinya rehabilitasi maupun pemulihan psikologis (Lee So-young) tidak berjalan dengan baik. Dia jelas melakukan latihan rehabilitasi, tetapi anehnya, dia tidak kembali ke performa sebelumnya," ungkap Kim Ho-chul.

"Rehabilitasi itu penting, tetapi kemauan sendiri juga penting, ada masalah dengan rehabilitasi dan psikologinya," pungkasnya.

Lee So-young sendiri hanya mampu mencatat 25,33% dalam tingkat keberhasilan serangan dan efisiensi penerimaan sebesar 36,68%. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Bahkan statistik serangan maupun penerimaannya Lee So-young musim ini merupakan yang paling rendah sepanjang kariernya.

(akg)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Kubu Pemilik Kapal Tongkang Pembawa Muatan Tambang Klaim Dapat Sorotan dari KSP: Kami Menyajika Fakta

Kubu Pemilik Kapal Tongkang Pembawa Muatan Tambang Klaim Dapat Sorotan dari KSP: Kami Menyajika Fakta

Penangkapan Kapal Tongkang Capicorn milik PT Putera Mineral Mandiri (PPM) yang mengangkut 25 kontainer muatan bahan mineral tambang timah dan ilminite yang akan diekspor ke Singapura menuai berbuntut panjang.
Anugerah Satyalancana Wirakarya Sektor Maritim, Kemendagri Bocorkan Tahapan Seleksi Ketat

Anugerah Satyalancana Wirakarya Sektor Maritim, Kemendagri Bocorkan Tahapan Seleksi Ketat

Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) anugerahkan Tanda Kehormatan Satyalancana Wira Karya Bidang Pemerintahan dalam Pengelolaan, Pengembangan, dan Pembangunan Kelautan dan Perikanan Pengusulan Tahun 2025 kepada tujuh indvidu yang terdiri dari kepala daerah dan kepala perangkat daerah.
Sidang Pledoi, Nadiem Makarim Akui Tak Pernah Tandatangan Soal Pengadaan Laptop Chromebook

Sidang Pledoi, Nadiem Makarim Akui Tak Pernah Tandatangan Soal Pengadaan Laptop Chromebook

Mantan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi periode 2019–2024 Nadiem Anwar Makarim menjalani sidang agenda penyampaian Pledoi atau nota pembelaan terkait kasus dugaan korupsi pengadaan laptop Chromebook di Pengadilan Tipikor Jakarta, Selasa (2/6/2026).
Dituding Mandek Kirim Nafkah Anak, Ruben Onsu Beberkan Pengeluaran Fantastis Ratusan Juta per Bulan

Dituding Mandek Kirim Nafkah Anak, Ruben Onsu Beberkan Pengeluaran Fantastis Ratusan Juta per Bulan

Perseteruan antara Ruben Onsu dan Sarwendah kembali menjadi perhatian publik. Kini, persoalan anak jadi babak baru yang panaskan hubungan mantan tersebut.
Teriakan Bebaskan Nadiem Makarim Bergema di Pengadilan Tipikor Jakpus

Teriakan Bebaskan Nadiem Makarim Bergema di Pengadilan Tipikor Jakpus

Para driver Gojek memadati Pengadilan Tipikor, Jakarta Pusat untuk mendukung mantan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi periode 2019–2024 Nadiem Anwar Makarim di sidang Pleidoi atau nota pembelaan.
Adu Harta Kepala BGN Lama dan Baru: Dadan Hindayana vs Nanik S Deyang, Siapa Lebih Tajir?

Adu Harta Kepala BGN Lama dan Baru: Dadan Hindayana vs Nanik S Deyang, Siapa Lebih Tajir?

Perbandingan harta kekayaan Dadan Hindayana dan Nanik S Deyang yang sama-sama pernah memimpin Badan Gizi Nasional. Simak rincian aset, properti, kendaraan

Trending

Usai Dicopot Prabowo sebagai Kepala BGN, Harta Kekayaan Dandan Hindayana Jadi Sorotan Publik

Usai Dicopot Prabowo sebagai Kepala BGN, Harta Kekayaan Dandan Hindayana Jadi Sorotan Publik

Usai Dandan Hindayana dicopot Presiden Prabowo Subianto sebagai Kepala BGN, pada Selasa (2/6/2026). Kini publik soroti harta kekayaan Dandan Hindayana. Untuk
Sebelum Jadi Kepala BGN, Nanik S Deyang Pernah Sidak Dapur SPPG di Bawah Kandang Burung Walet

Sebelum Jadi Kepala BGN, Nanik S Deyang Pernah Sidak Dapur SPPG di Bawah Kandang Burung Walet

Sebelum Presiden Prabowo Subianto tunjuk Nanik S Deyang sebagai Kepala Badan Gizi Nasional (Kepala BGN) gantikan Dadan Hindayana. Ternyata sepak terjang Nanik
DPR Ungkap Alasan Utama Nanik S Deyang Ditunjuk Gantikan Dadan Hindayana Jadi Kepala BGN

DPR Ungkap Alasan Utama Nanik S Deyang Ditunjuk Gantikan Dadan Hindayana Jadi Kepala BGN

Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad menyebut pergantian Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) telah melalui pertimbangan dan evaluasi yang matang.
Adu Harta Kepala BGN Lama dan Baru: Dadan Hindayana vs Nanik S Deyang, Siapa Lebih Tajir?

Adu Harta Kepala BGN Lama dan Baru: Dadan Hindayana vs Nanik S Deyang, Siapa Lebih Tajir?

Perbandingan harta kekayaan Dadan Hindayana dan Nanik S Deyang yang sama-sama pernah memimpin Badan Gizi Nasional. Simak rincian aset, properti, kendaraan
Dadan Hindayana Dicopot dari Kepala BGN, Sufmi Dasco Akui Ada Masukan dari DPR ke Pemerintah

Dadan Hindayana Dicopot dari Kepala BGN, Sufmi Dasco Akui Ada Masukan dari DPR ke Pemerintah

Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad memberikan respon terkait pencopotan Dadan Hindayana dari Kepala Badan Gizi Nasional (BGN).
Nanik S Deyang Punya Aset Rp6,3 Miliar, Ini Rincian Properti dan Mobil Mewahnya

Nanik S Deyang Punya Aset Rp6,3 Miliar, Ini Rincian Properti dan Mobil Mewahnya

Nanik S Deyang resmi ditunjuk sebagai Kepala Badan Gizi Nasional menggantikan Dadan Hindayana. Simak profil, perjalanan karier, dan rincian harta kekayaannya yang mencapai Rp6,3 miliar
Dituding Mandek Kirim Nafkah Anak, Ruben Onsu Beberkan Pengeluaran Fantastis Ratusan Juta per Bulan

Dituding Mandek Kirim Nafkah Anak, Ruben Onsu Beberkan Pengeluaran Fantastis Ratusan Juta per Bulan

Perseteruan antara Ruben Onsu dan Sarwendah kembali menjadi perhatian publik. Kini, persoalan anak jadi babak baru yang panaskan hubungan mantan tersebut.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT