News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Meski Rusak Selebrasi Juara Pink Spiders, Sahabat Megawati Hangestri Ini jadi Bulan-bulanan Fans Red Sparks, Disebut ...

Red Sparks merusak selebrasi juara dari Heungkuk Pink Spiders dalam laga putaran keenam Liga Voli Korea 2024-2025, dalam laga ini Megawati Hangestri tak turun.
Minggu, 2 Maret 2025 - 19:19 WIB
Kolase Foto Park Hye-min dan Megawati Hangestri.
Sumber :
  • Tangkapan Layar

tvOnenews.com - Red Sparks merusak selebrasi juara dari Heungkuk Pink Spiders dalam laga putaran keenam Liga Voli Korea 2024-2025, sahabat Megawati Hangestri menjadi sasaran kritikan fans.

Tak ingin mengambil risiko, pelatih kepala Red Sparks memilih untuk tidak menurunkan skuad terbaiknya yakni Megawati Hangestri, Pyo Seung-ju, dan sang kapten, Yeum Hye-seon dalam laga Red Sparks menjamu Pink Spiders.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sebagaimana diketahui, keputusan Ko Hee-jin bukan tanpa alasan, dalam dua laga terakhir melawan GS Caltex, dua juga pemain utama Red Sparks mengalami cedera dan harus menepi cukup lama.

Yang pertama adalah tandem Megawati Hangestri yakni Vanja Bukilic terpaksa menepi karena cedera robek ligamen pada pergelangan kaki.

Tahu cedera parah yang dialami oleh pemain kuota Asing itu, pihak Red Sparks disebut-sebut mencari pemain pengganti.

Pemain pelapis kedua Red Sparks diturunkan saat menghadapi Pink Spiders.
Pemain pelapis kedua Red Sparks diturunkan saat menghadapi Pink Spiders.
Sumber :
  • KOVO

 

Sedangkan, Park Eun-jin mengalami cedera pada saat mencoba memblok Gyselle Silva, middle blocker timnas Korea Selatan itu mengalami cedera oto liga pada pergelangan kaki kiri.

Park Eun-jin membutuhkan waktu pemulihan selama 4 minggu.

Alhasil dua pemain inti Red Sparks ini tak dapat berpartisipasi dalam laga putaran keenam yang tersisa.

Kabar ini menjadi masalah beruntun yang menerpa tim berjuluk Red Force itu.

Ko Hee-jin pun menurunkan pemain pelapis kedua untuk melawan Pink Spiders, dan hal yang mengejutkan bisa menundukkan tim pemuncak klasemen itu.

Tim yang diperkuat oleh Ratu Voli Korea, Kim Yeon-young harus takluk dari Red Sparks dengan hasil akhir 3-2 (23-25, 21-25, 25-18, 25-13, 15-11). 

Dalam pertandingan ini, Lee Seon-woo berhasil memimpin Red Sparks dalam perolehan poin terbanyak, mencetak 32 poin, keberhasilan serangan sebesar 43,5 persen.

Disusul oleh rising star Red Sparks, Lee Seon-woo yang mencetak 13 poin, 30 persen keberhasilan serangan.

Park Hye-min mencetak 12 poin, Lee Ji-soo 9 poin.

Sedangkan tim tamu, Moon Ji-yoon mencetak 20 poin, Kim Da-eun 15 poin, Choi Eun-ji 10 poin.

Atas hasil ini, Red Sparks mampu mempertahankan peringkat kedua klasemen sementara Liga Voli Korea dengan 60 poin.

Anak asuh Ko Hee-jin selisih tiga poin dari juara bertahan V-League, Hyundai Hillstate yang berada di peringkat ketiga (57 poin).

Sementara Pink Spiders sudah dipastikan menjadi juara reguler V-League 2024-2025 usai mencapai 77 poin.

Berikut komentar fans Korea atas hasil Red Sparks vs Pink Spiders

"Meskipun permainan ini tidak ada hubungannya dengan peringkat (Pink Spiders), rasanya seperti tak menghormati para penggemar yang telah datang untuk menyaksikannya, karena kedua tim tanpa pemain inti," ungkap fans Voli Korea.

"Ini hanya permainan para pemain cadangan" ujar fans Voli Korea.

"Jung Kwan Jang apa yang kalian lakukan? dimana Mega?" ujar kecewa fans Red Sparks.

"Ini hanya akan membuang-buang uang, menonton Kim Yeon-koung tetapi seperti ini disuguhkan," ujarnya.

Pemain Red Sparks, Park Hye-min
Pemain Red Sparks, Park Hye-min
Sumber :
  • KOVO

 

Sebagai informasi, laga ini juga menjadi momen perpisahan bagi Ratu Voli Korea, Kim Yeon-koung yang sudah mengumumkan pensiunnya dari V-League.

"Bahkan jika Park Hye-min pergi bermain di lapangan balai kota Suwon, dia mungkin tidak akan bisa bermain sebagai starter (pemain inti)," ungkap fans atas performa Park Hye-min.

Banyak orang Korea yang menyoroti permainan Park Hye-min, sahabat Megawati Hangestri yang dinilai tidak berkembang.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Alasan mengapa bola Voli Korea tidak berkembang adalah karena pemain bola Voli itu sendiri yang menjadi masalahnya, karena mereka tidak dimainkan secara rutin dan hanya menurunkannya di saat seperti ini," ujar fans. (ind)


 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

John Herdman Full Senyum Dapat Kabar Gembira dari Belanda soal Nasib Pemain Timnas Indonesia

John Herdman Full Senyum Dapat Kabar Gembira dari Belanda soal Nasib Pemain Timnas Indonesia

Kabar gembira datang bagi pecinta sepak bola tanah air. Polemik administratif yang sempat menghambat langkah para pemain naturalisasi Timnas Indonesia di Liga -
Wakil Gubernur Siap Cium Lutut Dedi Mulyadi Jika Mampu Bangun Kalimantan Barat Pakai APBD Rp6 Triliun

Wakil Gubernur Siap Cium Lutut Dedi Mulyadi Jika Mampu Bangun Kalimantan Barat Pakai APBD Rp6 Triliun

Pernyataan Wakil Gubernur Kalbar Krisantus Kurniawan viral usai menantang Dedi Mulyadi membangun Kalbar dengan APBD Rp6 triliun, soroti perbedaan anggaran.
Resmi Dilantik, Presiden Prabowo Beri Tugas Khusus Dubes RI untuk Oman-Yaman

Resmi Dilantik, Presiden Prabowo Beri Tugas Khusus Dubes RI untuk Oman-Yaman

Presiden Prabowo Subianto resmi melantik Andi Rahadian sebagai Duta Besar Luar Biasa dan Berkuasa Penuh (LBBP) Republik Indonesia untuk Kesultanan Oman merangkap Republik Yaman.
Pelantikan Hakim Baru MK, Ini Harapan Anwar Usman

Pelantikan Hakim Baru MK, Ini Harapan Anwar Usman

Mantan Hakim Konstitusi Mahkamah Konstitusi (MK) Anwar Usman menyampaikan harapan kepada sosok penggantinya di tengah momentum transisi yang dinilai krusial bagi arah penegakan konstitusi di Indonesia.
Media Vietnam Ketar-ketir, Timnas Indonesia Berpeluang Jajal Raksasa Eropa di FIFA Matchday

Media Vietnam Ketar-ketir, Timnas Indonesia Berpeluang Jajal Raksasa Eropa di FIFA Matchday

Kabar mengenai calon lawan Timnas Indonesia di FIFA Matchday Juni 2026 rupanya tak hanya menjadi konsumsi publik tanah air, tetapi juga mendapat sorotan tajam -
Industri Gula Nasional Tergerus, DPR RI Desak Kemendag Hentikan Impor Rafinasi

Industri Gula Nasional Tergerus, DPR RI Desak Kemendag Hentikan Impor Rafinasi

Kementerian Perdagangan (Kemendag) diminta untuk pemeberhentian impor gula rafinasi usai dinilai mengancam industri gula lokal.

Trending

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Dapat Izin FIFA, Jay Idzes hingga Kevin Diks Bisa Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia untuk FIFA ASEAN Cup 2026

Dapat Izin FIFA, Jay Idzes hingga Kevin Diks Bisa Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia untuk FIFA ASEAN Cup 2026

Skuad Garuda punya kesempatan langka, yakni memanggil para pemain terbaiknya tanpa terhalang tembok perizinan klub Eropa untuk bermain di FIFA ASEAN Cup 2026.
Oknum Kepsek SMK di Brebes Ditangkap, Gudang Sekolah Jadi Tempat Oplos Tabung Gas

Oknum Kepsek SMK di Brebes Ditangkap, Gudang Sekolah Jadi Tempat Oplos Tabung Gas

Kapolres Brebes AKBP Lilik Ardhiansyah mengatakan, bahwa hasil penyelidikan, tersangka sudah melakukan pengoplosan tabung gas sejak bulan Februari yang lalu.
Percuma Lebih Kuat dari Thailand dan Vietnam, Timnas Indonesia Tetap Bakal Kesusahan di Piala Asia 2027

Percuma Lebih Kuat dari Thailand dan Vietnam, Timnas Indonesia Tetap Bakal Kesusahan di Piala Asia 2027

Timnas Indonesia dinilai lebih unggul dari Thailand dan Vietnam, namun masih menghadapi kendala skuad jelang Piala Asia 2027 dan sulit bersaing di level Asia.
Jadwal Final Four Proliga 2026, Jumat 10 April: Kesempatan Emas Dua Tim Putri Menjaga Asa Lolos ke Grand Final

Jadwal Final Four Proliga 2026, Jumat 10 April: Kesempatan Emas Dua Tim Putri Menjaga Asa Lolos ke Grand Final

Jadwal Final Four Proliga 2026, Jumat 10 April yang akan menyajikan dua laga dari sektor putri dan putra pada hari kedua seri Solo.
Timnas Indonesia U-17 Bernuansa Eropa, Kurniawan Dwi Yulianto Bakal Terapkan Ilmu dari Liga Italia di Piala AFF 2026

Timnas Indonesia U-17 Bernuansa Eropa, Kurniawan Dwi Yulianto Bakal Terapkan Ilmu dari Liga Italia di Piala AFF 2026

Pelatih Timnas Indonesia U-17, Kurniawan Dwi Yulianto, bertekad bawa sentuhan baru ke dalam tim yang ia tangani. Ia mengaku ingin terapkan pengalaman dan ilmu.
Publik Vietnam Heran, Kok Timnas Indonesia Berpeluang Tantang Italia di FIFA Matchday Juni 2026

Publik Vietnam Heran, Kok Timnas Indonesia Berpeluang Tantang Italia di FIFA Matchday Juni 2026

Publik Vietnam soroti peluang Timnas Indonesia menghadapi Italia di FIFA Matchday Juni 2026. Begini katanya.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT