News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Datang ke Korea dengan Status Juara, Megawati Hangestri Harus Akhiri Musim Keduanya dengan Red Sparks Sebagai...

Megawati Hangestri nyaris meraih gelar juara bersama Red Sparks pada gelaran Liga Voli Korea 2024/2025 yang merupakan musim keduanya dengan tim asal Daejeon itu
Selasa, 8 April 2025 - 20:36 WIB
Dua pemain asing Red Sparks, Megawati Hangestri dan Vanja Bukilic
Sumber :
  • KOVO

tvOnenews.com - Megawati Hangestri nyaris meraih gelar juara bersama Red Sparks pada gelaran Liga Voli Korea 2024/2025 yang merupakan musim keduanya dengan tim asal Daejeon itu.

Pada musim kedua ini, Megawati Hangestri benar-benar menunjukkan peningkatan performanya dan menjadi senjata utama Red Sparks.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Hal itu terbukti dengan deretan prestasi yang diraih Megawati Hangestri di Liga Voli Korea musim ini.


Megawati Hangestri (sumber: KOVO)

Pevoli berjuluk Megatron itu berhasil meraih dua gelar MVP pada putaran ketiga dan keempat hingga sejarah sebagai pemain Kuota Asia pertama yang mencetak 1000 poin di Liga Voli Korea. 

Pada musim ini Mega juga berhasil melampaui torehan poinnya musim lalu untuk Red Sparks.

Mega mengukir 802 poin untuk Red Sparks yang membuatnya menempati posisi ketiga di daftar top skor Liga Voli Korea musim ini.

Mega juga menjadi nomor satu dalam urusan tingkat keberhasilan serangan di Liga Voli Korea musim ini. 

Selain itu, Megatron itu juga memimpin pada statistik back attack di V league 2024/2025. 

Megawati Hangestri (sumber: KOVO)

"Mega memimpin dalam serangan (tingkat keberhasilan 47,43%) dan serangan baris belakang atau back attack (49,74%) dan bawa Red Sparks maju ke babak playoff," tulis Seoul.co.

Tak cuma itu, secara tim Mega berhasil membawa Red Sparks kembali melaju ke babak play off dua musim berturut-turut.

Lebih hebatnya lagi, Megawati Hangestri mengakhiri dahaga 13 tahun Red Sparks yang absen di Final Liga Voli Korea.

Musim ini, pevoli asal Jember itu berhasil membantu Red Sparks menyamai catatan terbaik tim 13 tahun lalu dengan membawa Red Sparks kembali berlaga di partai final.

Sayang perjuangan keras Megawati Hangestri dan Red Sparks harus berakhir dengan pahit setelah mereka kalah dari Pink Spiders di final.

Pink Spiders (sumber: KOVO)

Red Sparks kalah di laga kelima final Liga Voli Korea 2024/2025 dengan skor 3-2 ( 26-24, 26-25, 25-27, 23-25 dan 15-13) dari Pink Spiders.

Hal itu membuat Red Sparks harus berbesar hati merelakan gelar juara jatuh ke tangan Pink Spiders.

Gelar juara itu juga menjadi hadiah yang manis untuk pemain andalan Pink Spiders, Kim Yeon-koung, si Ratu Voli Korea yang memutuskan pensiun akhir musim ini.

Namun disisi lain, kegagalan itu menjadi akhir pahit untuk Megawati Hangestri yang tak bisa mempersembahkan gelar juara untuk Red Sparks di musim keduanya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Megawati Hangestri yang datang ke Korea dengan status juara Proliga Indonesia 2024 bersama Jakarta BIN, harus puas hanya menjadi Runner Up di Liga Voli Korea musim ini.

(akg)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Jelang Hadapi PSIM, Shin Tae-yong Ungkap Dampak Pemanggilan 5 Pemain Persija ke Timnas Indonesia

Jelang Hadapi PSIM, Shin Tae-yong Ungkap Dampak Pemanggilan 5 Pemain Persija ke Timnas Indonesia

‎Persija dijadwalkan menghadapi PSIM Yogyakarta pada pekan keempat Super League 2026/2027. Pertandingan tersebut akan berlangsung di Stadion Sultan Agung, Bantul, Sabtu (10/10/2026).
Program CPCL Jadi Fokus Kemitraan PT SGN dengan Petani Tebu

Program CPCL Jadi Fokus Kemitraan PT SGN dengan Petani Tebu

PT Sinergi Gula Nusantara (SGN) memperkuat kemitraan dengan petani tebu melalui program Calon Petani dan Calon Lokasi (CPCL).
Mario Aji Evaluasi Hasil Sesi Free Practice, Bognkar Masalah Jelang Moto2 Mandalika

Mario Aji Evaluasi Hasil Sesi Free Practice, Bognkar Masalah Jelang Moto2 Mandalika

Mario Aji menilai gaya membalap menjadi bagian yang perlu diperbaiki sebelum menghadapi kualifikasi dan balapan Moto2 Mandalika.
Namanya Terseret dalam Kasus Dugaan Penipuan Emas, Kirana Larasati: Saya Hanya Brand Ambassador

Namanya Terseret dalam Kasus Dugaan Penipuan Emas, Kirana Larasati: Saya Hanya Brand Ambassador

Artis indonesia, Kirana Larasati menjadi sorotan di tengah kasus dugaan penipuan emas. Hal tersebut menuai perhatian publik, berikut klarifikasinya.
Menengok Hunian Baru Warga Terdampak Rempang Eco-City di Tanjung Banon

Menengok Hunian Baru Warga Terdampak Rempang Eco-City di Tanjung Banon

Kementerian Transmigrasi bersama BP Batam dan instansi terkait mempercepat penataan permukiman di Tanjung Banon, Pulau Rempang. Pada tahap ini, pemerintah fokus membangun 350 unit rumah permanen bagi warga terdampak.
Legenda Manchester United Ryan Giggs Kritik Kebiasaan Pesepak Bola Modern: Bagi Saya Itu Aneh

Legenda Manchester United Ryan Giggs Kritik Kebiasaan Pesepak Bola Modern: Bagi Saya Itu Aneh

Ryan Giigs menilai gestur berpelukan tersebut sangat berbeda dengan budaya persaingan yang dirasakannya ketika masih aktif bermain.

Trending

Guru Pesantren di Bekasi Jadi Tersangka Kekerasan Seksual Puluhan Santri, Petugas Keamanan Diduga Ikut Terlibat

Guru Pesantren di Bekasi Jadi Tersangka Kekerasan Seksual Puluhan Santri, Petugas Keamanan Diduga Ikut Terlibat

Seorang guru di salah satu pondok pesantren di Bekasi ditetapkan sebagai tersangka kekerasan seksual terhadap santriwati. Tiga orang lainnya diduga terlibat dalam kasus ini. Salah satunya merupakan petugas keamanan pesantren.
Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung Viral, Pihak Kampus Ungkap Fakta Ini

Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung Viral, Pihak Kampus Ungkap Fakta Ini

Viral video asusila berdurasi 13 menit diduga memakai atribut Poltekkes Bandung. Pihak kampus membantah pemeran dalam rekaman merupakan mahasiswinya.
Kisah Biarawati Asal Nias yang Berjuang untuk Anak Berkebutuhan Khusus, Kisahnya Buka Mata soal Pendidikan Inklusif

Kisah Biarawati Asal Nias yang Berjuang untuk Anak Berkebutuhan Khusus, Kisahnya Buka Mata soal Pendidikan Inklusif

Masyarakat juga perlu mengubah cara pandang terhadap anak berkebutuhan khusus. Mereka bukan sekadar penerima bantuan atau objek belas kasihan
3 Fakta soal Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung

3 Fakta soal Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung

Jagat media sosial dihebohkan dengan beredarnya rekaman video asusila berdurasi 13 menit yang menyeret nama salah satu institusi pendidikan kesehatan terkemuka
Poin Penting Pernyataan Resmi Jennifer Coppen setelah Terseret Dugaan Penipuan Emas Rp25 Miliar

Poin Penting Pernyataan Resmi Jennifer Coppen setelah Terseret Dugaan Penipuan Emas Rp25 Miliar

Jennifer Coppen menampilkan lima poin dalam pernyataan resmi klarifikasinya setelah diseret dalam kasus dugaan penipuan investasi emas mencapai Rp25 miliar.
Upaya Putus Rantai Kemiskinan, Pemerintah Genjot Pembangunan Sekolah Rakyat

Upaya Putus Rantai Kemiskinan, Pemerintah Genjot Pembangunan Sekolah Rakyat

Pemerintah Indonesia terus menggenjot pemerataan akses pendidikan di seluruh wilayah melalui program Sekolah Rakyat.
Imbas Kekalahan Aneh 6-0 dari Malaysia Masih Terasa, PSSI-nya Singapura Banjir Kritik Usai Umumkan FIFA Matchday Lawan Brasil

Imbas Kekalahan Aneh 6-0 dari Malaysia Masih Terasa, PSSI-nya Singapura Banjir Kritik Usai Umumkan FIFA Matchday Lawan Brasil

Federasi Sepak Bola Singapura (FAS) menuai kritik setelah mengumumkan laga persahabatan melawan Brasil dan Paraguay pada November 2026.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT