News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

KOVO Diboikot Imbas Megawati Hangestri Tak Terpilih dalam Best 7 Liga Voli Korea 2024-2025, Netizen: Megatron Diremehkan!

Federasi Bola Voli Korea Selatan (KOVO) mendapatkan kecaman dari sebagian volimania Indonesia imbas Megawati Hangestri tak terpilih dalam penghargaan Best 7 V-League 2024-2025.
Senin, 14 April 2025 - 15:58 WIB
Megawati Hangestri bersama pemain Red Sparks.
Sumber :
  • KOVO

Jakarta, tvOnenews.com - Federasi Bola Voli Korea Selatan (KOVO) mendapatkan kecaman dari sebagian volimania Indonesia imbas Megawati Hangestri tak terpilih dalam penghargaan Best 7 V-League 2024-2025.

KOVO diketahui telah melaksanakan acara pengumuman peraih penghargaan Liga Voli Korea 2024-2025 pada Senin (14/4/2025) pukul 14.00 siang WIB.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sejumlah pemain berhasil meraih beberapa penghargaan, salah satunya ialah tujuh pemain terbaik musim ini alias Best 7 V-League.

Sayangnya, tidak ada nama Megawati Hangestri dalam daftar pemain yang menerima penghargaan tersebut. Padahal Megatron digadang-gadang akan menerima predikat Opposite terbaik.

Penghargaan Opposite terbaik diberikan kepada Gyselle Silva selaku pemain asing andalan GS Caltex, yang juga menjadi top skorer pada musim reguler.

Sontak tak terpilihnya Megawati Hangestri pun langsung menuai beragam reaksi dari para penggemar terutama volimania Indonesia yang merasa kecewa dan kesal.

Pasalnya, netizen dan volimania menilai bahwa pevoli asal Indonesia itu dianggap jauh lebih layak menerima penghargaan sebagai Opposite terbaik.

Hal ini juga tak lepas dari statistik mentereng yang dimiliki oleh Megatron di musim ini, belum lagi dirinya juga sempat dua kali mendapatkan gelar MVP saat musim reguler.

Mega juga berhasil mengantarkan Red Sparks kembali menembus playoff hingga berhasil melaju ke final dan keluar sebagai runner-up Liga Voli Korea 2024-2025.

Sedangkan Gyselle Silva catatannya dianggap tak lebih mentereng meski dirinya satu kali meraih MVP dan menjadi top skorer di musim reguler.

Meski hasil pemilihan penghargaan pemain terbaik berasa dari pemungutan suara alias voting dari pers (jurnalis), namun para penggemar menumpahkan kekecewaannya pada KOVO.

Bahkan mereka sampai tak mau lagi menyaksikan Liga Voli Korea pada musim selanjutnya, selain karena sudah tak ada sosok Megawati Hangestri namun juga sebagai bentuk kekecewaan mereka terhadap pihak federasi.

Belum lagi para penggemar merasa bahwa Megatron korban rasis, diremehkan maupun dijadikan alat untuk 'pansos' dan promosi alias demi mendapatkan popularitas, mengingat Mega memiliki basis penggemar yang besar.

Aksi spike Megawati Hangestri saat pertandingan Red Sparks vs IBK Altos.
Aksi spike Megawati Hangestri saat pertandingan Red Sparks vs IBK Altos.
Sumber :
  • KOVO

 

Berikut deretan kecaman dan komentar kekecewaan netizen maupun volimania di media sosial usai Megawati Hangestri tak terpilih dalam Best 7 Liga Voli Korea 2024-2025:

"Cuman 1 kata! NAJISSSS! Gua ngomong gini bukan karena overproud tapi ini keterlaluan kalaupun Megawati orang Thailand, Korea, Atau Zimbabwe sekalipun gua akan tetap bilang kalau dia layak Best Opposite! Dzolim lu semua!"

"2 Round MVP, bawa champhionship, 13 kemenangan beruntun, #1 diberbagai kategori attack, #3 di keseluruhan point, geleng-geleng bisabisanya"

"kovo besok gausah bikin statistik selain scor udah kan ga berguna"

"Pertanyaanya unsur siapa aja ini yg pilih untuk pemungutan suara. Antara basis data untuk nentuin pilihannya absurd cuma pake poin untuk posisi Opposite atau ya ada tendensi "gak mau pilih" orang dr Asia Tenggara aka rasis aja"

"Masa pemain yg bawa timnya menang 13x beruntun kalah sama yg pemain yg timnya kalah 14x beruntun?
Selain itu dr segi statistik jg Mega rank 1 di 4 kategori serangan. Yg nge-vote pada mabok sampo apa gmn?"

"Dah Mega fix gak usah Renew berati secara statistik padahal nomor 1"

"Kocak gaming ini yg ngevote. Padahal ada data statistik yg bisa jadi acaun, 2x MVP round, masuk grand final. Tau kok Silva bagus, tapi kek engga dulu secara statistik dibanding mega. Mau liat mega jadi tulang punggung kek silva?? Nohh liat round 6 sama PO"

"Emang dasarnya negara rasis, fitzi kepilih meskipun quota asia tapi negaranya selandia baru sama kayak wipawe bawa hyundai juara yg di pilih gia.
Minta Mega perpanjang kontrak buat kepuasaan diri kalian, sedangkan Mega cuman jadi barang "jualan"."

"Semakin memantapkan niat untuk tidak mengikuti kovo lagi"

"Boikot KOVO"

"Bagus deh Mega gak perpanjang kontrak disana"

"Mega diremehkan mana bisa diam. Apalagi ini Mega nama sosok kuat di Indonesia mana mau diremehkan"

"Ada yg mau masih nonton tu liga kah wkwk oh gaa ye gw mah kalian aja , cumaada rasa terimksih aja am koehejin karana bikin mega jdi tambah bagus"

"Akhirnya punya alasan untuk ikhlas Mega gak lanjut di Koreyaaah wkwkwk"

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

(ant/nad)

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Pernah "Zalimi" Jay Idzes cs, Ma Ning Dipercaya FIFA Pimpin Piala Dunia 2026: Ini Sederet Keputusan Anehnya Saat Laga Garuda

Pernah "Zalimi" Jay Idzes cs, Ma Ning Dipercaya FIFA Pimpin Piala Dunia 2026: Ini Sederet Keputusan Anehnya Saat Laga Garuda

Induk sepak bola dunia, FIFA, secara resmi telah merilis daftar perangkat pertandingan yang akan bertugas di ajang bergengsi Piala Dunia 2026. Turnamen akbar -
John Herdman Full Senyum Dapat Kabar Gembira dari Belanda soal Nasib Pemain Timnas Indonesia

John Herdman Full Senyum Dapat Kabar Gembira dari Belanda soal Nasib Pemain Timnas Indonesia

Kabar gembira datang bagi pecinta sepak bola tanah air. Polemik administratif yang sempat menghambat langkah para pemain naturalisasi Timnas Indonesia di Liga -
Wakil Gubernur Siap Cium Lutut Dedi Mulyadi Jika Mampu Bangun Kalimantan Barat Pakai APBD Rp6 Triliun

Wakil Gubernur Siap Cium Lutut Dedi Mulyadi Jika Mampu Bangun Kalimantan Barat Pakai APBD Rp6 Triliun

Pernyataan Wakil Gubernur Kalbar Krisantus Kurniawan viral usai menantang Dedi Mulyadi membangun Kalbar dengan APBD Rp6 triliun, soroti perbedaan anggaran.
Resmi Dilantik, Presiden Prabowo Beri Tugas Khusus Dubes RI untuk Oman-Yaman

Resmi Dilantik, Presiden Prabowo Beri Tugas Khusus Dubes RI untuk Oman-Yaman

Presiden Prabowo Subianto resmi melantik Andi Rahadian sebagai Duta Besar Luar Biasa dan Berkuasa Penuh (LBBP) Republik Indonesia untuk Kesultanan Oman merangkap Republik Yaman.
Pelantikan Hakim Baru MK, Ini Harapan Anwar Usman

Pelantikan Hakim Baru MK, Ini Harapan Anwar Usman

Mantan Hakim Konstitusi Mahkamah Konstitusi (MK) Anwar Usman menyampaikan harapan kepada sosok penggantinya di tengah momentum transisi yang dinilai krusial bagi arah penegakan konstitusi di Indonesia.
Media Vietnam Ketar-ketir, Timnas Indonesia Berpeluang Jajal Raksasa Eropa di FIFA Matchday

Media Vietnam Ketar-ketir, Timnas Indonesia Berpeluang Jajal Raksasa Eropa di FIFA Matchday

Kabar mengenai calon lawan Timnas Indonesia di FIFA Matchday Juni 2026 rupanya tak hanya menjadi konsumsi publik tanah air, tetapi juga mendapat sorotan tajam -

Trending

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Dapat Izin FIFA, Jay Idzes hingga Kevin Diks Bisa Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia untuk FIFA ASEAN Cup 2026

Dapat Izin FIFA, Jay Idzes hingga Kevin Diks Bisa Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia untuk FIFA ASEAN Cup 2026

Skuad Garuda punya kesempatan langka, yakni memanggil para pemain terbaiknya tanpa terhalang tembok perizinan klub Eropa untuk bermain di FIFA ASEAN Cup 2026.
Oknum Kepsek SMK di Brebes Ditangkap, Gudang Sekolah Jadi Tempat Oplos Tabung Gas

Oknum Kepsek SMK di Brebes Ditangkap, Gudang Sekolah Jadi Tempat Oplos Tabung Gas

Kapolres Brebes AKBP Lilik Ardhiansyah mengatakan, bahwa hasil penyelidikan, tersangka sudah melakukan pengoplosan tabung gas sejak bulan Februari yang lalu.
Percuma Lebih Kuat dari Thailand dan Vietnam, Timnas Indonesia Tetap Bakal Kesusahan di Piala Asia 2027

Percuma Lebih Kuat dari Thailand dan Vietnam, Timnas Indonesia Tetap Bakal Kesusahan di Piala Asia 2027

Timnas Indonesia dinilai lebih unggul dari Thailand dan Vietnam, namun masih menghadapi kendala skuad jelang Piala Asia 2027 dan sulit bersaing di level Asia.
Jadwal Final Four Proliga 2026, Jumat 10 April: Kesempatan Emas Dua Tim Putri Menjaga Asa Lolos ke Grand Final

Jadwal Final Four Proliga 2026, Jumat 10 April: Kesempatan Emas Dua Tim Putri Menjaga Asa Lolos ke Grand Final

Jadwal Final Four Proliga 2026, Jumat 10 April yang akan menyajikan dua laga dari sektor putri dan putra pada hari kedua seri Solo.
Timnas Indonesia U-17 Bernuansa Eropa, Kurniawan Dwi Yulianto Bakal Terapkan Ilmu dari Liga Italia di Piala AFF 2026

Timnas Indonesia U-17 Bernuansa Eropa, Kurniawan Dwi Yulianto Bakal Terapkan Ilmu dari Liga Italia di Piala AFF 2026

Pelatih Timnas Indonesia U-17, Kurniawan Dwi Yulianto, bertekad bawa sentuhan baru ke dalam tim yang ia tangani. Ia mengaku ingin terapkan pengalaman dan ilmu.
Publik Vietnam Heran, Kok Timnas Indonesia Berpeluang Tantang Italia di FIFA Matchday Juni 2026

Publik Vietnam Heran, Kok Timnas Indonesia Berpeluang Tantang Italia di FIFA Matchday Juni 2026

Publik Vietnam soroti peluang Timnas Indonesia menghadapi Italia di FIFA Matchday Juni 2026. Begini katanya.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT