News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Megawati Hangestri Murka! Diserbu Netizen Usai Sindir Popsivo dan Pertamina Enduro 'Main Sabun': 3 Bulan di Korea Saya...

Megawati Hangestri geram dengan ulah netizen yang menyerbunya setelah unggahan di tiktok pribadinya dianggap sindir hasil pertandingan Jakarta Popsivo vs Pertamina Enduro.
  • Reporter :
  • Editor :
Rabu, 7 Mei 2025 - 01:41 WIB
Megawati Hangestri di Red Sparks
Sumber :
  • KOVO

tvOnenews.com - Megawati Hangestri nampaknya geram dengan ulah para netizen yang menyerbunya setelah unggahan di tiktok pribadinya dianggap sindir hasil pertandingan Jakarta Popsivo vs Pertamina Enduro.

Sebagai informasi, nama Megawati Hangestri mendapatkan sorotan setelah dirinya mengunggah sebuah video di akun Tiktok pribadinya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pada unggahan tersebut, Megawati Hangestri menuliskan keterangan pada videonya yang dianggap menyindir hasil laga Popsivo vs Pertamina Enduro.


Megawati Hangestri (sumber: Instagram)

"Playing Soap" tulis Megawati Hangestri.

Unggahan tersebut pun langsung diserbu para pengikut Megawati Hangestri di tiktok dan netizen yang menuding jika keterangan yang Mega tulis merupakan bentuk sindirannya pada hasil pertandingan Popsivo vs Pertamina Enduro.

Hal itu pun membuat Megawati Hangestri langsung mengganti keterangan unggahan tersebut dan menutup kolom komentar.

Namun, unggahan dari Mega tersebut kadung menjadi perbincangan para netizen di media sosial yang justru mengkritisi performa pevoli asal Jember itu bersama Gresik Petrokimia.

Banyak netizen yang menilai jika salah satu kegagalan Petrokimia lolos ke Grand Final itu karena performa Mega yang tak maksimal.

Mega dinilai bermain buruk saat melakoni pertandingan debutnya dengan Petrokimia di Final Four Proliga 2025.

Live Megawati Hangestri di Tiktok Pribadinya (sumber: tangkapan layar)

Geram dengan banyaknya komentar dari netizen yang menilai permainannya bersama Gresik Petrokimia buruk, Mega pun tak bisa menahan emosinya.

Saat melakukan live di tiktok pribadinya, Mega pun murka sampai mengamuk karena kritikan dari netizen tentang performanya dengan Gresik Petrokimia di babak final four Proliga 2025.

"Aku ga pernah latihan 20 hari baru latihan sehari, terus disuruh main bagus kaya di Korea yang latihan tiga bulan. Ga ada otak emang kalian, bodoh, kalau punya otak tuh mikir jangan menghujat" ungkap Megawati Hangestri yang kesal.

Bersama Red Sparks, nama Mega benar-benar melejit setelah pada musim keduanya dirinya berhasil membawa tim asal Daejeon itu melaju ke partai final untuk pertama kalinya setelah absen selama 13 tahun.

Sayangnya, Mega yang menjadi senjata utama Red Sparks sepanjang musim hingga final, gagal mempersembahkan gelar juara usai takluk dari Pink Spiders.

Megawati Hangestri di Red Sparks (sumber: KOVO)

Walau berhasil mengukir sejarah di Liga Voli Korea, hasil serupa gagal diberikan Megawati Hangestri bersama Gresik Petrokimia. 

Bagi Megawati Hangestri, kedua liga tersebut bukanlah perbandingan mengingat dirinya hanya sempat menjalani latihan selama satu hari sebelum akhirnya debut dengan Gresik Petrokimia.

"Makanya kalau liat tuh jangan setengah-setengah, emang kalian tahu perjuangan aku selama di Korea tiga bulan nangis-nangis. Di Indonesia sehari suruh main lompatku setinggi langit, ya itu mustahil," ungkap Mega.

Perlu diketahui, pada laga debut Mega itu, Gresik Petrokimia yang sudah unggul di dua set awal justru kena comeback Jakarta Pertamina Enduro.

Kekalahan itu membuat nasib Gresik Petrokimia harus ditentukan dari hasil laga antara Jakarta Popsivo vs Pertamina Enduro.


Megawati Hangestri di Gresik Petrokimia (sumber: PBVSI)

Laga terakhir di babak final four Proliga 2025 antara Jakarta Pertamina Enduro vs Jakarta Popsivo Polwan pun menjadi pertandingan penentu siapa tim yang akan berlaga di grand final.

Pasalnya, selain Jakarta Pertamina Enduro menjadi tim pertama yang sudah dipastikan berlaga di grand final Proliga 2025, satu tempat tersisa di perebutkan Gresik petrokimia dan Popsivo Polwan.

Gresik Petrokimia yang diperkuat Megawati Hangestri nyaris melaju ke grand final setelah mereka menaklukan Jakarta Electric PLN 3-0 di laga terakhir.

Namun Jakarta Popsivo berhasil merebut kemenangan di laga terakhir atas Pertamina Enduro dengan skor 3-0 di laga terakhir justru mengubur mimpi Gresik Petrokimia berlaga di Grand Final Proliga 2025.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Hasil akhir dari pertandingan itu juga yang mendapatkan sorotan dari para penggemar yang menilai adanya 'main sabun' atau JPE yang dinilai sengaja mengalah agar Jakarta Popsivo Polwan melaju ke partai final.

(akg)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Hanya Imbang Lawan 10 Pemain Timnas Indonesia, Pelatih Akui Malaysia Buang-buang Peluang 

Hanya Imbang Lawan 10 Pemain Timnas Indonesia, Pelatih Akui Malaysia Buang-buang Peluang 

Bermain di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Senin (28/9/2026), Malaysia harus puas dengan hasil imbang 0-0 dari Timnas Indonesia.
Detik-detik Tiga Maling Gotong Dua Motor Curian dari Kontrakan di Probolinggo

Detik-detik Tiga Maling Gotong Dua Motor Curian dari Kontrakan di Probolinggo

Aksi pencurian baru diketahui pemilik pada Senin subuh, dimana daat itu, gerbang kontrakan telah terbuka dan gemboknya ditemukan dalam kondisi rusak. 
Diperiksa 8 Jam, Anggota BPK Bobby Rizaldi Dicecar KPK Soal Audit Muara Enim yang Disulap Jadi WTP

Diperiksa 8 Jam, Anggota BPK Bobby Rizaldi Dicecar KPK Soal Audit Muara Enim yang Disulap Jadi WTP

Pemeriksaan Senin merupakan pemeriksaan kedua terhadap Bobby dalam penyidikan perkara tersebut. KPK sebelumnya memeriksa Bobby sebagai saksi pada 16 Juli 2026.
Kisah Agen Polisi yang Lolos di Tragedi G30S PKI 1965, Sukitman Beri Kesaksian saat Temukan Lubang Buaya

Kisah Agen Polisi yang Lolos di Tragedi G30S PKI 1965, Sukitman Beri Kesaksian saat Temukan Lubang Buaya

AKBP (Purn) Sukitman, agen polisi yang menjadi saksi mata dalam Tragedi Gerakan 30 September 1965 PKI (G30S PKI) cerita saat menemukan sumur tua Lubang Buaya.
Modus Tawarkan Jadi Istri Kedua "Abah" Pimpinan Ponpes di Lombok Lecehkan Belasan Santriwati

Modus Tawarkan Jadi Istri Kedua "Abah" Pimpinan Ponpes di Lombok Lecehkan Belasan Santriwati

Ketua Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Kota Mataram Joko Jumadi mengatakan Abah menawarkan para korban pelecehan seksual untuk menjadi istri kedua sang ustaz.
Korban Pelecehan Abah Bertambah Jadi 16 Santriwati, Diduga Ada Ustaz Lain yang Terlibat

Korban Pelecehan Abah Bertambah Jadi 16 Santriwati, Diduga Ada Ustaz Lain yang Terlibat

Jumlah korban yang melaporkan dugaan kekerasan seksual di Ponpes Abul Barokat Wannafahat, di Lombok Tengah, bertambah menjadi 16 orang.

Trending

Hanya Imbang Lawan 10 Pemain Timnas Indonesia, Pelatih Akui Malaysia Buang-buang Peluang 

Hanya Imbang Lawan 10 Pemain Timnas Indonesia, Pelatih Akui Malaysia Buang-buang Peluang 

Bermain di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Senin (28/9/2026), Malaysia harus puas dengan hasil imbang 0-0 dari Timnas Indonesia.
Menang Susah Payah, Pemain Singapura Akui Determinasi Tinggi Bangladesh Sulit Diatasi

Menang Susah Payah, Pemain Singapura Akui Determinasi Tinggi Bangladesh Sulit Diatasi

Singapura menang susah payah dengan skor akhir 1-0 atas Bangladesh di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Senin (28/9/2026). 
‎Timnas Indonesia Imbang 0-0 dengan Malaysia, Maarten Paes Puji Pengorbanan Elkan Baggott hingga Calvin Verdonk

‎Timnas Indonesia Imbang 0-0 dengan Malaysia, Maarten Paes Puji Pengorbanan Elkan Baggott hingga Calvin Verdonk

Sejumlah penyelamatan Maarten Paes dan koordinasinya bersama barisan pertahanan membuat gawang Indonesia tetap aman meski harus bermain dengan 10 orang.
Hubungan Augusz Dewanggara dengan Internal BPK Tengah Didalami KPK Lewat Bobby Rizaldi

Hubungan Augusz Dewanggara dengan Internal BPK Tengah Didalami KPK Lewat Bobby Rizaldi

Juru Bicara KPK Budi Prasetyo mengatakan penyidik juga mendalami mekanisme penentuan opini hasil pemeriksaan, mulai dari BPK Perwakilan hingga BPK RI.
Modus Tawarkan Jadi Istri Kedua "Abah" Pimpinan Ponpes di Lombok Lecehkan Belasan Santriwati

Modus Tawarkan Jadi Istri Kedua "Abah" Pimpinan Ponpes di Lombok Lecehkan Belasan Santriwati

Ketua Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Kota Mataram Joko Jumadi mengatakan Abah menawarkan para korban pelecehan seksual untuk menjadi istri kedua sang ustaz.
Momen Kevin Diks Salah Fokus Sorakan Shin Tae-yong di Stadion GBK Saat Bela Thom Haye Viral di Sosial Media

Momen Kevin Diks Salah Fokus Sorakan Shin Tae-yong di Stadion GBK Saat Bela Thom Haye Viral di Sosial Media

Kevin Diks menjadi wakil pemain dalam wawancara yang digelar broadcast usai hasil imbang tanpa gol antara Timnas Indonesia melawan Malaysia di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Senin (28/9/2026). 
Detik-detik Tiga Maling Gotong Dua Motor Curian dari Kontrakan di Probolinggo

Detik-detik Tiga Maling Gotong Dua Motor Curian dari Kontrakan di Probolinggo

Aksi pencurian baru diketahui pemilik pada Senin subuh, dimana daat itu, gerbang kontrakan telah terbuka dan gemboknya ditemukan dalam kondisi rusak. 
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT