GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Baru Kelar Proliga 2025, Megawati Hangestri Tiba-tiba Bicara soal Perbedaan Mencengangkan antara Voli Korea dengan Indonesia

Pasca berakhirnya grand final Proliga 2025, Megawati Hangestri Pertiwi mengungkap jujur mengenai perbedaan mencolok bermain di Indonesia dan Korea, ternyata..
Selasa, 13 Mei 2025 - 15:29 WIB
Megawati Hangestri berseragam Gresik Petrokimia di Proliga 2025.
Sumber :
  • PBVSI

tvOnenews.com - Megawati Hangestri Pertiwi merasakan bermain di dua Liga yang berbeda dalam musim ini, Proliga 2025 dan juga Liga Voli Korea musim 2024/2025.

Proliga 2025 resmi berakhir, Jakarta Pertamina Enduro keluar sebagai juara Grand Final Proliga 2025.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Jakarta Pertamina Enduro, tim yang perkuat oleh Junaida Santi dan bintang voli dunia Jordan Thompson itu berhasil mengalahkan Popsivo Polwan dengan tiga set langsung (26-24, 25-22, 15-16) di GOR Amongrogo, Yogyakarta, Sabtu (10/5/2025).

Pemain Gresik Petrokimia Megawati Hangestri
Pemain Gresik Petrokimia Megawati Hangestri
Sumber :
  • Instagram @petro_voli

 

Membuat Popsivo Polwan menjadi runner-up Proliga 2025. Megawati Hangestri mempersembahkan juara ketiga Proliga 2025 untuk Gresik Petrokimia.

Kepastian itu didapat usai Gresik Petrokimia berhasil mengalahkan Jakarta Electric PLN dengan skor 3-1 (25-15, 10-25, 25-20, 25-21) di GOR Amongrogo Yogyakarta, Sabtu (10/5/2025).

Sebelum menjalani musim keduanya di Liga Voli Korea atau V-Leagye dengan membela Red Sparks, Megawati Hangestri berhasil meraih gelar Proliga pertamanya dengan Jakarta BIN musim 2024.

Nama Megawati Hangestri menjadi sangat populer di Liga Voli Korea atau V-League, setelah pertama kali diperkenalkan oleh Jung Kwan Jang Red Sparks.

Megawati Hangestri dan Giovanna Milana merupakan pemain Kuota Asia dan Kuota Asing yang didatangkan oleh Red Sparks pada musim 2023/2024.

Megatron (julukan Mega) terpilih melalui draft kuota pemain Asia bersama pevoli Asia lainnya seperti Pornpun Guedpard (IBK Altos), Reina Tokoku (Pink Spiders), dan Wipawee Srithong (Hyundai Hillstate), Mar-Jana Philips (AI Peppers). 

Setelah resmi direkrut oleh klub Daejeon Jung Kwan Jang Red Sparks, atlet voli kebanggaan Indonesia Megawati Hangestri tercatat sebagai pemain asing berhijab pertama yang bermain di Liga Voli Korea Selatan.

Duet Mega-Gia menjelma sebagai mesin pencetak poin bagi tim. Ditambah sosok sang kapten dan pemain senior di tim yakni Lee So-young. 

Alhasil trisula maut Red Sparks terbentuk dan menjadi momok menakutkan bagi tim lawan, bahkan sisi pertahanan mereka juga sama baiknya dengan offensif-nya. 

Ada juga setter yang berpengalaman di timnas voli putri Korea Selatan, Yeum Hye-seon menjadi pemain penting mengatur arah serangan berkat umpan-umpannya.

Pevoli asal Jember itu juga berhasil menyabet gelar MVP putaran pertama Liga Voli Korea atau V-League dan terpilih dalam jajaran pemain All Star Liga Voli Korea di musim pertamanya.

Tak cukup sekali, pada musim keduanya Mega kembali terpilih sebagai pemain All Star Liga Voli Korea musim 2024-2025.

Ko Hee-jin  membentuk senjata baru di Red Sparks, menemukan pengganti Giovanna Milana dan Lee So-young.

Pelatih termuda di V-League itu menduetkan Megawati Hangestri bersama Vanja Bukilic dan Pyo Seung-ju.

Terbukti secara perlahan, trio MVP (Mega, Pyo Seung-ju, Vanja Bukilic) menjadi senjata mematikan bagi Red Sparks.

Megawati Hangestri menuliskan sejarah baru bagi Red Sparks dalam meraih 13 kemenangan beruntun, melampaui rekor tim sebelumnya yang hanya 8 kemenangan beruntun.

Pemain timnas voli putri Indonesia ini juga terpilih sebagai MVP dua kali secara beruntun (Putaran ketiga dan Keempat V-League 2024-2025).

Dalam voting, Mega berhasil mengalahkan rival sekaligus idolanya yakni Ratu Voli Korea, Kim Yeon-koung.

Tak hanya itu, Megawati Hangestri berhasil membawa tim berjuluk Red Force itu runner-up Liga Voli Korea usai bertarung 5 game melawan Pink Spiders yang diperkuat oleh Kim Yeon-koung.

Megatron beri pengakuan jujur soal perbedaan Voli di Korea dan Indonesia

Di sisi lain, Megawati Hangestri mengungkapkan perbedaan gaya bermain Voli di Indonesia dengan Korea Selatan.

Menurutnya, tempo permainan di Korea itu lebih cepat sehingga membuatnya harus beradaptasi dalam sisi fisik maupun mental.

"Kalau di sini (Korea) kayak orang-orang cepat banget, pergerakan main voli cepet. Mungkin sama tapi dari bolanya kayak (cepat) dan orang-orangnya," ujarnya dilansir dari Korea Reomit.

"Orang di luar Voli aja cepet-cepet, orang Korea, heran juga aku," ujarnya soal Culture Shock selama di Korea.

Megawati Hangestri saat masih berseragam Red Sparks
Megawati Hangestri saat masih berseragam Red Sparks
Sumber :
  • KOVO

 

Meski terbilang sudah sukses di Liga Voli Korea dengan membela Red Sparks selama dua musim, Megawati Hangestri tetap rendah hati dan memberikan pesan kepada para juniornya yang ingin mengikuti jejak bermain abroad.

"Tetap semangat latihannya, jangan males-males ya," ucapnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Kalau kamu nggak berprestasi di Voli, di luar pun nggak masalah sih, apapun tempatmu nyamanmu, tetap tekuni pilihanmu walaupun capek. Nanti kamu bakal tahu hasilnya," pungkasnya.

"Hasilnya nggak sekarang, ka besok, tahun depan, 2 tahun lagi, atau satu bulan lahgi kan nggak tahu. Apa yang kita tanam pasti kita akan tuai," tutupnya. (ind)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Polisi Jerat Kedua Pelaku Penganiayaan Balita 4 Tahun dengan Pasal Berlapis

Polisi Jerat Kedua Pelaku Penganiayaan Balita 4 Tahun dengan Pasal Berlapis

Balita 4 tahun yang menjadi korban kekerasan di Surabaya, kondisinya mulai membaik. Ia saat ini tinggal bersama ayahnya, Dandy, di kawasan Surabaya Utara.
DPRD Surabaya Dukung Penuh Perlindungan Cagar Budaya Kota Pahlawan

DPRD Surabaya Dukung Penuh Perlindungan Cagar Budaya Kota Pahlawan

Langkah tegas Presiden RI Prabowo Subianto dalam memberikan perhatian khusus terhadap pelestarian nilai-nilai sejarah mendapat respons positif dari legislatif di daerah.
Polri Resmi Pecat Tidak Hormat Eks Kapolres Bima Kota AKBP Didik Putra Kuncoro Buntut Penyalahgunaan Narkoba

Polri Resmi Pecat Tidak Hormat Eks Kapolres Bima Kota AKBP Didik Putra Kuncoro Buntut Penyalahgunaan Narkoba

Eks Kapolres Bima Kota, AKBP Didik Putra Kuncoro resmi disanksi pemberhentian tidak dengan hormat (PTDH) dalam kasus penyalahgunaan narkotika dan psikotropika.
Teks Khutbah Jumat Singkat 20 Februari 2026: Kebiasaan Sehari-hari yang Merusak Puasa Ramadhan

Teks Khutbah Jumat Singkat 20 Februari 2026: Kebiasaan Sehari-hari yang Merusak Puasa Ramadhan

Berikut teks khutbah Jumat yang mengingatkan kebiasaan sehari-hari merusak puasa ramadhan
Bareskrim Polri Periksa Admin YouTube Pandji Pragiwaksono Terkait Dugaan Penghinaan Suku Toraja, Ini Faktanya

Bareskrim Polri Periksa Admin YouTube Pandji Pragiwaksono Terkait Dugaan Penghinaan Suku Toraja, Ini Faktanya

Polri melakukan pemeriksaan terhadap admin YouTube Pandji Pragiwaksono terkait konten stand up comedy yang diduga terdapat penghinaan terhadap Suku Toraja.
VinFast Menandatangani MoU Penyediaan 400 Unit Limo Green dengan Mitra Armada

VinFast Menandatangani MoU Penyediaan 400 Unit Limo Green dengan Mitra Armada

VinFast resmi menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) dengan Riline Velocity Express (RVE) dan PT Sentrik Persada Nusantara terkait potensi pengadaan 400 unit Limo Green.

Trending

Jadwal Proliga 2026, Kamis 19 Februari: Ada Big Match Jakarta Popsivo Polwan vs Bandung BJB Tandamata

Jadwal Proliga 2026, Kamis 19 Februari: Ada Big Match Jakarta Popsivo Polwan vs Bandung BJB Tandamata

Jadwal Proliga 2026 hari ini, yang akan diramaikan dengan duel seru di sektor putri antara Jakarta Popsivo Polwan vs Bandung BJB Tandamata yang akan menjadi pembuka di Seri Bogor.
AFC Banned Persib Bandung Akibat Terjadi Pitch Invasion dan Pelemparan Botol usai Pertandingan Kontra Ratchaburi FC di 16 Besar ACL 2?

AFC Banned Persib Bandung Akibat Terjadi Pitch Invasion dan Pelemparan Botol usai Pertandingan Kontra Ratchaburi FC di 16 Besar ACL 2?

Kericuhan di GBLA usai Persib vs Ratchaburi jadi sorotan AFC. Maung Bandung terancam denda besar hingga sanksi laga tanpa penonton di kompetisi Asia berikutnya.
Emil Audero Bisa Minder? Kiper Eropa 199 Cm Berdarah Surabaya Siap Panaskan Persaingan di Timnas Indonesia

Emil Audero Bisa Minder? Kiper Eropa 199 Cm Berdarah Surabaya Siap Panaskan Persaingan di Timnas Indonesia

Timnas Indonesia kembali dihadapkan pada potensi tambahan amunisi baru di bawah mistar. Kiper jangkung Eropa ini bisa bikin Maarten Paes dan Emil Audero minder?
3 Hukuman Berat Ini Hantui Persib Bandung, Pengulangan Sanksi Bisa Buat AFC ...

3 Hukuman Berat Ini Hantui Persib Bandung, Pengulangan Sanksi Bisa Buat AFC ...

Meski secara finansial Persib tetap mendapat pemasukan miliaran rupiah dari AFC, ada potensi sanksi yang bisa menghantui dalam sidang Komite Disiplin dan Etik AFC dalam beberapa hari ke depan.
Pantas Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia Berbondong-bondong Pindah ke Super League, Bung Harpa Singgung soal Gaji

Pantas Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia Berbondong-bondong Pindah ke Super League, Bung Harpa Singgung soal Gaji

Bung Harpa mencoba menelusuri apa penyebab banyaknya pemain naturalisasi yang memutuskan untuk pindah ke Super League. Salah satu yang disorot soal gaji mereka.
Mauro Zijlstra Mengaku Kaget dengan Gaya Main Liga Indonesia

Mauro Zijlstra Mengaku Kaget dengan Gaya Main Liga Indonesia

Penyerang Timnas Indonesia Mauro Zijlstra mengaku terkejut usai menjalani debut bersama Persija Jakarta di ajang Super League 2025/2026. Ia menilai gaya bermain
Kisah Pilu Punch, Bayi Monyet di Jepang Bawa Boneka Orangutan Gegara Dibuang sang Ibu: Kini Temukan Induk Asuhnya

Kisah Pilu Punch, Bayi Monyet di Jepang Bawa Boneka Orangutan Gegara Dibuang sang Ibu: Kini Temukan Induk Asuhnya

Seekor bayi monyet, Punch selalu membawa boneka orangutan di Kebun Binatang Ichikawa, Jepang. Ia mulai diterima kera lain dan mendapat induk asuhnya viral.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT