News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Megawati Hangestri Ogah Balik ke Korea? Awalnya Tak Dianggap hingga Mengubah Tatanan V-League menjadi ...

Teka-teki Megawati Hangestri bakal kembali berkarier di Korea Selatan masih menjadi pertanyaan sejumlah fans baik di Indonesia maupun di Korea Selatan. (31/5)
Sabtu, 31 Mei 2025 - 17:50 WIB
Megawati Hangestri saat bermain untuk Red Sparks.
Sumber :
  • KOVO

tvOnenews.com - Teka-teki Megawati Hangestri bakal kembali berkarier di Korea Selatan masih menjadi pertanyaan sejumlah fans baik di Indonesia maupun di Korea Selatan.

Pasca berakhirnya Proliga 2025, habis juga kontrak Megawati Hangestri dengan Gresik Petrokimia.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sejumlah rumor berseliweran dengan klub dan negara tujuan Megawati Hangestri selanjutnya untuk musim depan.

Megawati Hangestri
Megawati Hangestri
Sumber :
  • Gresik Petrokimia

 

Paling santer bicarakan adalah Amerika Serikat, Turki hingga klub Asia Tenggara.

Sejatinya saat masih berseragam Red Sparks sudah ada klub Prancis yang memantau Megawati Hangestri, tapi hal itu semua terpatahkan ketika Megatron memutuskan kembali ke Indonesia untuk bermain di final four Proliga 2025 dengan membela Gresik Petrokimia.

Tapi bukan tidak mungkin, jika klub Prancis itu membidik kembali Megatron untuk menggunakan jasanya.

Mega juga sempat mendapat tawaran langsung dari mantan rekan setimnya di Red Sparks yakni Giovanna Milana.

Giovanna Milana mengajak Megatron untuk bermain di Amerika Serikat.

“Gia nawarin juga diajak main di liga Amerika kalau aku mau,” ujar Megawati Hangestri melansir dari YouTube Tribunnews.

Di samping itu, tidak ada narasi tentang Megawati Hangestri bakal kembali bermain di Korea.

Padahal sebelumnya, sang pelatih Red Sparks Ko Hee-jin hingga sang kapten Yeum Hye-seon membujuk dan sangat mengharapkan untuk Megawati Hangestri bisa kembali musim depan.

Mereka juga sangat kehilangan Megawati Hangestri, hingga harus menyusun ulang tim yang sudah solid selama dua musim.

Dalam kesempatan bincang di podcast Deddy Corbuzier, Megawati Hangestri membahas soal kariernya di Liga Voli Korea dengan membela Red Sparks.

"Di Red Sparks itu kontrak habis?" tanya Deddy Corbuzier.

"Habis," jawab Mega.

"Kenapa nggak diperpanjang?" tanya kembali Deddy.

Mega mengatakan bahwa itu murni dari keputusannya tidak mau memperpanjang kontrak bersama Red Sparks di musim depan.

"Aku yang nggak mau, hidup itu pilihan om," ucapnya ke Deddy Corbuzier.

Lebih lanjut, pevoli berjuluk Megatron itu tidak menutup kemungkinan untuk dirinya kembali bermain abroad (luar negeri).

Hal itu disampaikannya saat hadir di podcast Deddy Corbuzier.

"Iya lah tetap keluar," ujarnya dilansir dari youtube Deddy Corbuzier.

Selain itu, salah satu pertimbangan berat untuk kembali ke Liga Voli Korea adalah karena panjangnya musim kompetisi yakni sembilan bulan.

Di mana Mega merasa sudah terlalu lama pergi meninggalkan keluarga.

Ia pun mengatakan bahwa ketika punya kesempatan bermain di luar negeri, sangat menikmati untuk menyerap pengalaman dan skill baru.

"Aku kalau ke luar (bermain Voli) lebih ke pengalaman, uang akan datang kalau skill sudah bagus," jelas Mega.

Momen Megawati Hangestri Diremehkan

Jurnalis olahraga Korea mempertanyakan sampai meragukan keputusan berani pelatih Red Sparks merekrut Megawati Hangestri di Quarter Asia Liga Voli Korea musim 2023/2024.

Awalnya banyak yang meragukan Megawati Hangestri dan beradaptasi untuk berkompetisi di Liga Voli Korea.

Terlebih lagi, Liga Voli Korea atau V-League dikenal sangat kompetitif dan harus punya mental serta fisik yang bagus, karena panjangnya pertandingan harus dijalani para pemain.

Megawati Hangestri selalu menjadi perbincangan utama dan sorotan media Korea, hal ini karena Megatron menjadi sensasi.

Hal itu juga diakui oleh seorang jurnalis Korea.

"Siapa pemain hemat biaya (efektivitas biaya) yang dipilih atau versi wartawan Oh Hae-won?" ucap pembawa acara dilansir dari tayangan Sports N Plus.

Tanpa ragu, sang jurnalis langsung menyebut Megawati Hangestri.

"Untuk ini, saya hanya ada satu orang yaitu Megawati Hangestri, Mega Power," tuturnya.

"Karena bukan hanya musim ini saja, Mega memang pemain yang benar-benar mengubah kerangka berpikir V-League itu sendiri musim lalu, karena adanya Mega" sambungnya.

Menurutnya, pada awalnya banyak tim yang meragukan "Apakah kuota Asia akan berhasil?"

"Kemudian mereka bisa berubah pikiran menjadi 'kuota Asia' bisa berhasil ternyata," ujarnya.

Megawati Hangestri
Megawati Hangestri
Sumber :
  • Red Sparks

 

Melihat performa apik Megawati Hangestri, V-League sampai mampu meningkatkan Kuota Asia, yang tadinya terbatas pada beberapa negara di Asia Tenggara, menjadi seluruh Asia.

"Dengan begitu, lebih banyak daerah yang bisa mencoba Kuota Asia dan pergi bermain di V-League berkat Mega," tuturnya.

"Dengan demikian, setelah selesai musim lalu, Red Sparks sampai pergi ke Indonesia bersama Mega sebagai VIP, diundang ke All Star Game dan bertanding, diperlakukan sebagai tamu negara," pungkasnya.

Selain itu, jurnalis olahraga Korea ini mengatakan bahwa Megawati Hangestri mengubah apa yang sudah 20 tahun tak bisa dilakukan V-League, hanya dalam satu musim.

Pada musim ini sempat ada sedikit kekhawatiran terhadap performa Megawati Hangestri karena kedatangan pemain-pemain yang lebih bagus dibandingkan dengan para pemai kuota Asia yang berlaga musim lalu.

"Apakah Mega bakal bisa bertahan di musim ini juga? pertama-tama hingga putaran satu, meski begitu Mega masih tetap berhasil," tuturnya.

Melihat segala pencapaian perjalanan Megawati Hangestri, sang jurnalis menobatkan Mega sebagai pemain yang paling hemat biaya untuk Kuota Asia.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Saya melihat tidak ada pemain yang bisa mengimbangi Mega dengan efektivitas biaya," tutupnya. (ind)

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Alasan Utama Megawati Hangestri belum Bermain bersama Hyundai Hillstate

Alasan Utama Megawati Hangestri belum Bermain bersama Hyundai Hillstate

Masih ingatkah anda dengan Megawati Hangestri, Atlet voli Indonesia yang kini kembali ke Liga Korea. Namun dikabarkan dirinya belum bergabung karena alasan tertentu.
Jadwal Timnas Indonesia U-19 Vs Timor Leste di Piala AFF U-19 2026 Malam Ini

Jadwal Timnas Indonesia U-19 Vs Timor Leste di Piala AFF U-19 2026 Malam Ini

Timnas Indonesia U-19 akan kembali unjuk gigi di iala AFF U-19 2026 malam ini. Garuda Nusantara akan berhadapan dengan Timor Leste di Stadion Utama Sumatera Utara pada Kamis (4/6/2026).
Dukung Hilirisasi Perkebunan, PT SGN Ambil Bagian dalam Gerakan Tanam Serentak

Dukung Hilirisasi Perkebunan, PT SGN Ambil Bagian dalam Gerakan Tanam Serentak

PT Sinergi Gula Nusantara (PT SGN) menyatakan dukungannya terhadap program hilirisasi komoditas perkebunan strategis yang dijalankan Kementerian Pertanian RI.
Kronologi Prabowo Tahu Penyelewengan di BGN Terungkap

Kronologi Prabowo Tahu Penyelewengan di BGN Terungkap

Setelah mengetahui adanya indikasi penyelewengan di Badan Gizi Nasional (BGN), Presiden Prabowo Subianto memanggil Kepala Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Muhammad Yusuf Ateh dan Kepala Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) Ivan Yustiavandana.
Ada SPPG Terafiliasi Tiga Mantan Pimpinan BGN Sekaligus Tersangka Korupsi MBG, Ini Kata Kejagung

Ada SPPG Terafiliasi Tiga Mantan Pimpinan BGN Sekaligus Tersangka Korupsi MBG, Ini Kata Kejagung

Kejaksaan Agung masih mendalami soal yayasan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang terafiliasi tiga tersangka Dadan Hindayana, Sonny Sonjaya, dan Lodewyk Pusung dalam kasus dugaan korupsi tata kelola Makan Bergizi Gratis (MBG) di Badan Gizi Nasional (BGN) periode 2025-2026.
Tengah Konflik dengan Sarwendah, Ruben Onsu Unggah Pesan Tajam soal Orang yang Membenci

Tengah Konflik dengan Sarwendah, Ruben Onsu Unggah Pesan Tajam soal Orang yang Membenci

Ruben Onsu unggah momen tahajud di tengah konflik dengan Sarwendah. Ayah Betrand sertakan pesan tajam soal orang yang membenci dan membicarakan di belakang. 

Trending

Ditetapkan Jadi Tersangka Korupsi MBG, Sony Sonjaya Tulis Surat untuk Kepala BGN Nani S Deyang: Terimakasih Atas Hadiah Indah

Ditetapkan Jadi Tersangka Korupsi MBG, Sony Sonjaya Tulis Surat untuk Kepala BGN Nani S Deyang: Terimakasih Atas Hadiah Indah

Publik tengah dihebohkan dengan terungkapnya kasus dugaan korupsi program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menyeret tiga mantan pimpinan Badan Gizi Nasional (BGN) yakni Dadan Hindayana, Lodewyk Pusung, dan Sony Sonjaya.
Ada Nama Eks Plt Dirjen Imigrasi Hingga Kakanwil Jabar di OTT KPK

Ada Nama Eks Plt Dirjen Imigrasi Hingga Kakanwil Jabar di OTT KPK

Mantan Plt Dirjen Imigrasi periode 2024-2025, Saffar Muhammad Godam turut diamankan dalam Operasi Tangkap Tangan (OTT) KPK terkait dugaan korupsi kepengurusan dokumen keimigrasian di lingkungan Kantor Imigrasi Kelas I Non-TPI Jakarta Barat.
PBVSI Bisa Jatuhkan Sanksi untuk Megawati Hangestri, Rivan, dan Nizar? Begini Penjelasan Lengkapnya

PBVSI Bisa Jatuhkan Sanksi untuk Megawati Hangestri, Rivan, dan Nizar? Begini Penjelasan Lengkapnya

PBVSI membuka peluang menjatuhkan sanksi kepada Megawati Hangestri, Rivan Nurmulki, dan Nizar Zulfikar usai mundur dari Timnas Voli Indonesia 2026. Simak alasan, aturan
KPK Sita Kendaraan, Mata Uang Asing Hingga Emas Hasil OTT Kepala Imigrasi Jakarta Barat

KPK Sita Kendaraan, Mata Uang Asing Hingga Emas Hasil OTT Kepala Imigrasi Jakarta Barat

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyita sejumlah barang bukti hasil Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang menyeret Kepala Kantor Imigrasi Jakarta Barat.
Tanpa Megawati Hangestri, Rivan, dan Nizar, Seberapa Kuat Timnas Voli Indonesia? PBVSI Bidik Prestasi di Tengah Kontroversi

Tanpa Megawati Hangestri, Rivan, dan Nizar, Seberapa Kuat Timnas Voli Indonesia? PBVSI Bidik Prestasi di Tengah Kontroversi

Timnas Voli Indonesia harus menghadapi agenda internasional 2026 tanpa Megawati Hangestri, Rivan Nurmulki, dan Nizar Zulfikar. Mampukah skuad Merah Putih tetap bersaing?
Grab Patahkan Kabar Akan Keluar dari Indonesia, Pilih Komitmen Perkuat Ekonomi Digital Nasional

Grab Patahkan Kabar Akan Keluar dari Indonesia, Pilih Komitmen Perkuat Ekonomi Digital Nasional

Publik sempat dihebohkan dengan santernya rumor mengenai adanya rencana Grab yang akan keluar dari Indonesia.
Kronologi Prabowo Tahu Penyelewengan di BGN Terungkap

Kronologi Prabowo Tahu Penyelewengan di BGN Terungkap

Setelah mengetahui adanya indikasi penyelewengan di Badan Gizi Nasional (BGN), Presiden Prabowo Subianto memanggil Kepala Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Muhammad Yusuf Ateh dan Kepala Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) Ivan Yustiavandana.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT