GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Junaida Santi Mendadak Menghilang usai Proliga 2025, Ternyata Sang Rising Star Timnas Voli Indonesia Alami...

Menilik kabar terbaru Junaida Santi, rising star Timnas Voli Indonesia yang mendadak menghilang usai turnamen Proliga 2025 lalu.
Minggu, 1 Juni 2025 - 08:49 WIB
Junaida Santi
Sumber :
  • Instagram @jpevolley

Jakarta, tvOnenews.com - Menilik kabar terbaru Junaida Santi, rising star Timnas Voli Indonesia yang mendadak menghilang usai turnamen Proliga 2025 lalu.

Sebagaimana diketahui belakangan ini nama Junaida Santi tengah menjadi perbincangan hangat, karena penampilan apiknya selama ajang Proliga 2025.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Junaida Santi berhasil mengantarkan Jakarta Pertamina Enduro meraih gelar juara, serta dinobatkan sebagai pemain terbaik alias MVP di ajang voli paling bergengsi di Indonesia tersebut.

Selain itu namanya juga ditunjuk untuk memperkuat Timnas Voli Putri Indonesia U-21 untuk tampil di Kejuaraan Dunia mendatang.

Namun setelah ajang Proliga 2025, Junaida Santi mendadak menghilang alias dirinya tak muncul batang hidungnya bahkan saat TC Timnas U-21 maupun sparing bersama tim nasional senior.

Sebagaimana diketahui pertandingan antara Timnas Voli Putri Indonesia senior Vs Garuda Pertiwi U-21 sendiri berlangsung di Padepokan Voli Jenderal Polisi Kunarto, Sentul, Bogor pada Jumat (30/5/2025) sore WIB.

Namun Santi tak hadir dalam duel sparing antara pemain senior melawan para bintang U-21 jelang akhir pekan kemarin.

Usut punya usut, Santi ternyata saat ini sedang sakit saat pulang ke kampung halamannya. Hal ini diketahui dari wawancara pelatih usai acara sparing berlangsung.

"Kondisi (Junaida) Santi sudah baik sekarang. Kami sudah berbicara dan dia sudah semakin baik kesehatannya, meski kondisi turun itu normal karena sakit, tapi saya harap dia bisa pulih dengan berjalannya waktu karena dia salah satu pemain terbaik," ucap Marcos Sugiyama.

Asisten pelatih Timnas Voli U-21, Pedro Lilipaly mengungkapkan kondisi Santi yang mengalami sakit yang membuat dia perlu istirahat. 

"Kalau untuk Santi, yang saya tahu dia sakit ternyata, sakit typhus, dia saat ini istirahat, (sakitnya) setelah Proliga," kata Pedro. 

Pedro menyebut tim kepelatihan dikabari bahwa Santi sakit ketika pulang ke kampung halamannya. 

Beruntung, kondisi Santi mulai membaik sehingga dia bisa mulai bergabung pada pekan depan. 

"Jadi seperti itu, dia pulang kampung lalu ternyta sakit typhus, mudah-mudahan minggu depan dia sudah bergabung," kata Santi. 

Namun Santi harus mengejar kondisi fiisk mengingat skuad asuhan Marcos Sugiyama baru menyelesaikan program latihan fisik. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Kita sebagai pelatih kan kita punya program toh, sama, kan mungkin beliau sebagai pelatih asing pasti tanya-tanya sama kita, dia juga ada program, tidak mungkin (Santi) langsung disikat (latihan fisik) berapa persen, jadi seperti itu," kata Pedro. 

(akg/nad)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

KPK Ungkap Fadia Arafiq Beli Rumah Rp4 Miliar di Cibubur Sacara Cash

KPK Ungkap Fadia Arafiq Beli Rumah Rp4 Miliar di Cibubur Sacara Cash

KPK terus melakukan upaya optimalisasi asset recovery terkait kasus pengadaan jasa outsourcing di Pemkab Pekalongan yang menyeret nama Bupati nonaktif Fadia Arafiq.
Paman Luka-luka dan Bayi Ditemukan Tewas Mengenaskan di Kontrakan Bekasi, Sang Nenek Reflek Cuci Pisau

Paman Luka-luka dan Bayi Ditemukan Tewas Mengenaskan di Kontrakan Bekasi, Sang Nenek Reflek Cuci Pisau

Warga digegerkan dengan penemuan bayi berusia 2,5 tahun tewas dengan sejumlah luka tusuk dan pamannya berinisial G (18) luka-luka di sebuah kontrakan wilayah Jatisampurna, Kota Bekasi, Rabu (27/5) malam.
Waspada Talasemia! Penyakit Genetik Ini Masih Mengancam Ribuan Bayi Indonesia Setiap Tahun

Waspada Talasemia! Penyakit Genetik Ini Masih Mengancam Ribuan Bayi Indonesia Setiap Tahun

Banyak orang mengira talasemia hanya anemia biasa, padahal kondisi ini merupakan kelainan darah turunan yang dapat berdampak serius terhadap kualitas hidup penderitanya
Infrastruktur dan Mobilitas Jadi Mesin Baru Pertumbuhan Kota

Infrastruktur dan Mobilitas Jadi Mesin Baru Pertumbuhan Kota

Kota dengan konektivitas udara dan infrastruktur yang kuat cenderung mengalami pertumbuhan kunjungan wisatawan lebih cepat dibanding wilayah lain. Di Indonesia, Makassar
Ribuan Pengunjung Padati Monas Pada Hari Kedua Libur Idul Adha 2026

Ribuan Pengunjung Padati Monas Pada Hari Kedua Libur Idul Adha 2026

Monumen Nasional atau yang dikenal sebagai Monas menjadi magnet untuk masyarakat menghabiskan waktu libur bersama keluarga.
Pria Bawa 8 Paket Ganja Siap Pakai Ditangkap di Tangerang, Ngaku Hendak Dijual Rp100 Ribu

Pria Bawa 8 Paket Ganja Siap Pakai Ditangkap di Tangerang, Ngaku Hendak Dijual Rp100 Ribu

Polres Metro Tangerang Kota menangkap seorang pria berinisial S yang kedapatan membawa narkotika jenis ganja pada Kamis (28/5) dini hari.

Trending

Paman Luka-luka dan Bayi Ditemukan Tewas Mengenaskan di Kontrakan Bekasi, Sang Nenek Reflek Cuci Pisau

Paman Luka-luka dan Bayi Ditemukan Tewas Mengenaskan di Kontrakan Bekasi, Sang Nenek Reflek Cuci Pisau

Warga digegerkan dengan penemuan bayi berusia 2,5 tahun tewas dengan sejumlah luka tusuk dan pamannya berinisial G (18) luka-luka di sebuah kontrakan wilayah Jatisampurna, Kota Bekasi, Rabu (27/5) malam.
Waspada Talasemia! Penyakit Genetik Ini Masih Mengancam Ribuan Bayi Indonesia Setiap Tahun

Waspada Talasemia! Penyakit Genetik Ini Masih Mengancam Ribuan Bayi Indonesia Setiap Tahun

Banyak orang mengira talasemia hanya anemia biasa, padahal kondisi ini merupakan kelainan darah turunan yang dapat berdampak serius terhadap kualitas hidup penderitanya
KPK Ungkap Fadia Arafiq Beli Rumah Rp4 Miliar di Cibubur Sacara Cash

KPK Ungkap Fadia Arafiq Beli Rumah Rp4 Miliar di Cibubur Sacara Cash

KPK terus melakukan upaya optimalisasi asset recovery terkait kasus pengadaan jasa outsourcing di Pemkab Pekalongan yang menyeret nama Bupati nonaktif Fadia Arafiq.
Sosok Prihantini, Peneliti yang Diduga Membuat Riset Palsu Pakai AI Demi Jalan-jalan Gratis

Sosok Prihantini, Peneliti yang Diduga Membuat Riset Palsu Pakai AI Demi Jalan-jalan Gratis

Kasus tersebut pertama kali diungkap oleh epidemiolog Indonesia, Wa Ode Dwi Diningrat, yang hadir dalam konferensi ilmiah itu sebagai perwakilan Oxford University, Inggris.
Habiburokhman Tegaskan Hewan Kurban Presiden Prabowo dari APBN Sah Secara Hukum dan Syariat

Habiburokhman Tegaskan Hewan Kurban Presiden Prabowo dari APBN Sah Secara Hukum dan Syariat

Habiburokhman menegaskan pembelian hewan kurban Presiden Prabowo menggunakan APBN sah secara hukum dan syariat Islam.
Mahasiswa UGM dan Tiga Anggota Keluarga Ditemukan Meninggal di Tenda Camping Posong Temanggung

Mahasiswa UGM dan Tiga Anggota Keluarga Ditemukan Meninggal di Tenda Camping Posong Temanggung

Mahasiswa UGM bersama tiga anggota keluarganya ditemukan meninggal dunia di tenda camping Posong Temanggung. Polisi selidiki dugaan keracunan.
ITB Buka Suara soal Prihantini, Tegaskan Dugaan Riset Palsu di Denmark Tak Berkaitan dengan Aktivitas Akademik Kampus

ITB Buka Suara soal Prihantini, Tegaskan Dugaan Riset Palsu di Denmark Tak Berkaitan dengan Aktivitas Akademik Kampus

ITB buka suara soal Prihantini yang terseret dugaan riset palsu di konferensi ilmiah Denmark, tegaskan tak terkait aktivitas akademik kampus.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT