GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

HERE WE GO! Megawati Hangestri Selangkah Lagi Bakal Gabung ke Klub Kasta Kedua Liga Voli Turki Musim Depan?

Desas-desus seputar klub mana yang akan dipilih Megawati Hangestri musim depan mulai menemui kejelasan. Belum lama ini, Mega mengaku ingin main di liga Turki.
Senin, 16 Juni 2025 - 15:12 WIB
Mantan Pemain Red Sparks Megawati Hangestri
Sumber :
  • KOVO

tvOnenews.com - Teka-teki seputar klub mana yang akan dipilih Megawati Hangestri musim depan tampaknya sedikit demi sedikit mulai menemui kejelasan.

Belum lama ini, Megawati Hangestri mengakui kalau dirinya mulai memikirkan opsi bermain di Eropa, bahkan secara spesifik menyebut liga Turki sebagai tujuannya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sejumlah tawaran dikabarkan telah menghampiri Megawati Hangestri. Setelah cabut dari Red Sparks, ia menutup peluang untuk kembali ke Korea musim ini.

“Gak bisa (balik ke Korea) karena aku gak masuk asia draft quarter lagi, mungkin kalo aku kemarin masukin asia draftnya, mungkin aku bisa kepilih di pertengahan season,“ katanya.

Mulai dari klub Jepang hingga Amerika Serikat dikatakan tertarik meminang Megawati Hangestri. Sahabatnya yaitu Gia juga pernah menawarinya ke AS.

Namun, Megawati Hangestri tegas menolaknya. Ia masih merasa kalau skill maupun pengalamannya masih belum cukup untuk bekal ke Amerika Serikat.

“Tapi, banyak yang harus aku perbaiki untuk melangkah ke liga yang lebih baik lagi, harus mencari banyak pengalaman di Asia dulu mungkin, tapi kita nggak tau kalo rejeki juga kita bisa coba langsung kesana, mungkin aku bisa nekat aja,“ ujarnya.

tvonenews

Sempat mengutarakan keinginan main di liga Asia Tenggara, tapi sampai sekarang belum ada informasi lebih lanjut terkait klub mana yang tertarik dengan Megatron.

Lantas, negara manakah yang bakal dipilih oleh Megawati Hangestri setelah menolak balik ke Korea hingga menunda pergi ke Amerika Serikat?

Ketika diwawancarai dalam program Si Jago Voli, Megawati Hangestri mengaku kalau dirinya sejak lama mengidam-idamkan untuk berkarier di liga Turki.

Apalagi, di liga Turki sana dia bisa bertemu sang idola yaitu Tijana Boskovic, Opposite asal Serbia yang kini bermain untuk klub papan atas Vakifbank.

“Aku dulu pengin banget main di liga Turki,“ jelas Megawati Hangestri melansir dari YouTube Moji social.

Sekalipun di kasta kedua, Megawati Hangestri tak mempermasalahkan itu. Alasannya, karena dia ingin cari pengalaman dahulu sebelum layak promosi ke level atas.

“Sekalipun aku gak di liga 1-nya aku main di liga 2, aku gak apa-apa kok,“ ungkapnya. 

“Itu kan pengalaman juga, pasti kita harus cari pengalaman dari bawah dulu baru kita ke atas,“ tambah Megatron.

Barulah kata Megawati Hangestri, ketika skill dan permainannya jauh lebih berkembang, biasanya klub papan atas mulai tertarik merekrutnya.

“Jadi aku pengin aja coba dulu, yang penting liga Turki meskipun gak liga 1-nya gak apa-apa,“ papar Megawati.

“Nanti kalo udah bagus di situ pasti akan dilirik sama (klub) yang lebih atas, kalo udah pengalamannya ada banyak jadi kayak udah ada gambaran,“ lanjutnya.

Mantan Pemain Red Sparks Megawati Hangestri
Mantan Pemain Red Sparks Megawati Hangestri
Sumber :
  • KOVO

 

Akan tetapi, saat ditanya apakah sudah ada klub liga Turki yang menawarkan Megawati Hangestri untuk bergabung, dia masih merahasiakannya.

“Nanti tanya manajer saya,“ kata Mega sambil tersenyum.

Sebelum pengakuan langsung dari Megawati Hangestri, ternyata ada agensi pemain voli asal Turki Shining Stars Women yang kedapatan memfollow Instagram Mega dan agennya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Namun, sampai sekarang belum ada kepastian apakah Megawati Hangestri akan segera berkarier di Turki musim depan ataukah negara lain.

(han)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Alvino Sempat Kirimkan Pesan Terakhir Kepada Teman Sebelum Meninggal Dunia Bersama Keluarga di Glamping Temanggung

Alvino Sempat Kirimkan Pesan Terakhir Kepada Teman Sebelum Meninggal Dunia Bersama Keluarga di Glamping Temanggung

Publik dikejutkan kabar keluarga asal Ambarawa, Kabupaten Semarang meninggal dunia di tenda Glamping pada Rabu (27/5/2026). Alvino Evan Hakim sempat kirim pesan
Siapa Prihantini? Alumnus ITB yang Bikin Geger Dunia Riset Internasional Lewat Dugaan "Fraud" di Denmark

Siapa Prihantini? Alumnus ITB yang Bikin Geger Dunia Riset Internasional Lewat Dugaan "Fraud" di Denmark

Institut Teknologi Bandung (ITB) memberikan klarifikasi resmi terkait kasus dugaan manipulasi riset (fraud) yang menyeret salah satu alumnusnya, Prihantini. 
Pemuda Babelan Ngadu ke Dedi Mulyadi, Sindir Pejabat Ogah Perbaiki Jalan Rusak: Gak Boleh Dirapikan, Takut Miskin

Pemuda Babelan Ngadu ke Dedi Mulyadi, Sindir Pejabat Ogah Perbaiki Jalan Rusak: Gak Boleh Dirapikan, Takut Miskin

Pemuda Kampung Sembilangan, Desa Hurip Jaya, Babelan, Bekasi mengadu kepada Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM) soal jalan rusak ogah diperbaiki pejabat desa.
Orang Terdekat Ungkap Sifat Asli Alvino Sebelum Meninggal Dunia di Glamping Temanggung: Dari Semalam Kita Nangis

Orang Terdekat Ungkap Sifat Asli Alvino Sebelum Meninggal Dunia di Glamping Temanggung: Dari Semalam Kita Nangis

keluarga asal Ambarawa, Kabupaten Semarang meninggal dunia di dalam tenda Glamping, pada Rabu (27/5/2026). Orang terdekat ungkap sifat asli Alvino Evan Hakim
Soal Balita 2 Tahun Tewas Mengenaskan di Kontrakan Bekasi, Polisi Menduga Pelaku Adalah Paman Korban

Soal Balita 2 Tahun Tewas Mengenaskan di Kontrakan Bekasi, Polisi Menduga Pelaku Adalah Paman Korban

Polisi mengungkap fakta baru dibalik tewasnya bayi berusia 2,5 tahun dengan luka tusuk dan pamannya berinisial G (18) yang ditemukan luka-luka di sebuah kontrakan wilayah Jatisampurna, Kota Bekasi, Rabu (27/5) malam.
Masih Ingat Santriwati Hamil Lewat Mimpi? Terungkap Diduga Jadi Korban Kiai Cabul Pimpinan Ponpes Pekalongan

Masih Ingat Santriwati Hamil Lewat Mimpi? Terungkap Diduga Jadi Korban Kiai Cabul Pimpinan Ponpes Pekalongan

Polres Pekalongan membuka misteri santriwati hamil lewat mimpi diduga menjadi korban kiai cabul, AKF, pimpinan Ponpes Padepokan Padang Ati, Buaran, Pekalongan.

Trending

Paman Luka-luka dan Bayi Ditemukan Tewas Mengenaskan di Kontrakan Bekasi, Sang Nenek Reflek Cuci Pisau

Paman Luka-luka dan Bayi Ditemukan Tewas Mengenaskan di Kontrakan Bekasi, Sang Nenek Reflek Cuci Pisau

Warga digegerkan dengan penemuan bayi berusia 2,5 tahun tewas dengan sejumlah luka tusuk dan pamannya berinisial G (18) luka-luka di sebuah kontrakan wilayah Jatisampurna, Kota Bekasi, Rabu (27/5) malam.
Libur Idul Adha 1447 H, Volume Kendaraan di Tol Layang MBZ Melonjak 10,89 Persen

Libur Idul Adha 1447 H, Volume Kendaraan di Tol Layang MBZ Melonjak 10,89 Persen

Lonjakan volume kendaraan terjadi di ruas Jalan Layang Sheikh Mohamed Bin Zayed (MBZ) seiring dengan momentum libur panjang Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah. 
Tak Hanya Keracunan Makanan, Polisi Curigai Penyebab Lain dari Meninggalnya Keluarga di Glamping Posong Temanggung

Tak Hanya Keracunan Makanan, Polisi Curigai Penyebab Lain dari Meninggalnya Keluarga di Glamping Posong Temanggung

Insiden tragis menimpa satu keluarga asal Ambarawa, Kabupaten Semarang yang ditemukan tewas di dalam tenda Glamping, Temanggung. Polisi curigai penyebab lain
KPK Ungkap Fadia Arafiq Beli Rumah Rp4 Miliar di Cibubur Sacara Cash

KPK Ungkap Fadia Arafiq Beli Rumah Rp4 Miliar di Cibubur Sacara Cash

KPK terus melakukan upaya optimalisasi asset recovery terkait kasus pengadaan jasa outsourcing di Pemkab Pekalongan yang menyeret nama Bupati nonaktif Fadia Arafiq.
Soal Balita 2 Tahun Tewas Mengenaskan di Kontrakan Bekasi, Polisi Menduga Pelaku Adalah Paman Korban

Soal Balita 2 Tahun Tewas Mengenaskan di Kontrakan Bekasi, Polisi Menduga Pelaku Adalah Paman Korban

Polisi mengungkap fakta baru dibalik tewasnya bayi berusia 2,5 tahun dengan luka tusuk dan pamannya berinisial G (18) yang ditemukan luka-luka di sebuah kontrakan wilayah Jatisampurna, Kota Bekasi, Rabu (27/5) malam.
Waspada Talasemia! Penyakit Genetik Ini Masih Mengancam Ribuan Bayi Indonesia Setiap Tahun

Waspada Talasemia! Penyakit Genetik Ini Masih Mengancam Ribuan Bayi Indonesia Setiap Tahun

Banyak orang mengira talasemia hanya anemia biasa, padahal kondisi ini merupakan kelainan darah turunan yang dapat berdampak serius terhadap kualitas hidup penderitanya
Kebakaran Melanda Rumah di Tambora Jakbar, Belasan Branwir dan 60 Personel Damkar Diterjunkan

Kebakaran Melanda Rumah di Tambora Jakbar, Belasan Branwir dan 60 Personel Damkar Diterjunkan

Pengerahan personel besar-besaran dilakukan Suku Dinas Gulkarmat Jakarta Barat guna memadamkan api yang menghanguskan rumah di kawasan Tambora, Kamis (28/5) malam. 
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT