News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Adu Gaji Megawati Hangestri Vs Giovanna Milana Usai Gabung Manisa BBSK dan Red Rockets, Lebih Cuan Siapa?

Menilik perbandingan gaji yang diterima oleh Megawati Hangestri yang bergabung dengan Manisa BBSK dengan Giovanna Milana bersama Red Rockets.
Sabtu, 19 Juli 2025 - 20:27 WIB
Megawati Hangestri dan Giovanna Milana (Gia)
Sumber :
  • KOVO

Jakarta, tvOnenews.com - Menilik perbandingan gaji yang diterima oleh Megawati Hangestri yang bergabung dengan Manisa BBSK dengan Giovanna Milana bersama Red Rockets.

Dua mantan pemain andalan Red Sparks yakni Megawati Hangestri (opposite) dan Giovanna Milana (outside hitter) diketahui telah memiliki klub baru masing-masing usai memutuskan hengkang dari Liga Voli Korea.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Megawati Hangestri sendiri belum lama ini diumumkan menjadi pemain asing baru Manisa BBSK di kasta kedua Liga Voli Turki atau Kadinlar 1 Ligi 2025-2026.

Begitu pula dengan Giovanna Milana yang baru saja diumumkan sebagai pemain asing NEC Red Rockets Kawasaki di kasta utama Liga Voli Jepang atau V.League 2025-2026.

Baik Megawati maupun Giovanna diperkirakan bakal menerima bayaran tinggi, mengingat Turki dan Jepang merupakan salah satu liga voli elit di dunia.

Lantas, berapa gaji yang akan diterima Megawati Hangestri dan Giovanna Milana bersama klub barunya masing-masing?

Giovanna Milana dan Megawati Hangestri saat di Red Sparks
Giovanna Milana dan Megawati Hangestri saat di Red Sparks
Sumber :
  • Instagram

 

Sebelumnya media Vocal mengungkapkan bahwa gaji pemain di Liga Voli Turki seperti Mega yang baru bergabung bersama Manisa BBSK ialah senilai 150 ribu dolar AS atau sekitar Rp2,4 miliar.

Perkiraan angka tersebut diketahui lebih besar dari yang didapatkannya bersama Red Sparks saat musim debutnya yakni hanya 100 ribu dolar AS saja.

Di sisi lain, media Devlet menyebutkan bahwa gaji pemain amatir di Turki mendapatkan bayaran yang lebih kecil yakni 5 ribu dolar AS saja atau setara Rp81 juta.

Tentunya nominal ini sangat kontras dengan para pemain yang tampil di kasta utama Sultanlar Ligi, yang rata-rata mendapatkan gaji fantastis yakni sekitar 351 hingga 586 ribu dolar AS per tahun.

Bahkan ratu voli dunia seperti Zehra Gunes, Melisa Vargas dan lainnya bisa memiliki bayaran yang melebihi rata-rata pemain di Sultanlar Ligi. Gaji mereka berkisar 879 ribu dolar AS atau bahkan bisa menyentuh 1,7 juta dolar AS.

Di sisi lain, media Volley Vista, mengungkapkan bahwa liga top seperti Jepang, gaji pevoli putri profesional kira-kira memiliki kisaran bayaran senilai 100.000 hingga 350.000 dollar AS atau setara Rp1.629.000.000 sampai Rp5.701.500.000 per tahun berdasarkan nilai kurs Rp16.290 saat ini. 

Akan tetapi nominal tersebut bisa berubah karena tergantung reputasi pemain dan klub itu sendiri.

Kemudian terdapat referensi lainnya, yakni berdasarkan gaji yang diterima oleh Tran Thi Thanh Thuy, pevoli asal Vietnam yang saat ini bermain di Liga Voli Jepang.

Selama kariernya, Tran Thi Thanh Thuy tercatat sudah tiga kali membela klub V.League, yakni bersama Denso Airybees (2019-2020), PFU Blue Cats (2021-2022 hingga 2023-2024) dan kini membela Gunma Green Wings (2025-2026 sampai sekarang).

Kemudian media Vietnam Plus melaporkan bahwa gaji yang diterima Tran Thi Thanh Thuy saat membela Denso Airybees diperkirakan mencapai 4,2 miliar VND atau 182.600 dollar AS alias sekitar Rp2.974.554.000.

Namun nominal-nominal tersebut hanya perkiraan karena jarang sekali klub profesional transparan dengan gaji yang mereka berikan kepada pemain karena juga dianggap rahasia.

Sehingga gaji yang diterima Megawati Hangestri, Giovanna Milana maupun pevoli profesional lainnya biasanya hanya diketahui oleh pemain, agen maupun klub itu sendiri karena jarang dipublikasikan secara terbuka.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Selain itu nominal tersebut bisa berubah termasuk lebih tinggi dari kabar yang beredar karena belum ditambah dengan bonus, tunjangan, hak sponsor hingga fasilitas yang didapatkan oleh pemain dari klub.

(nad)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Gubernur Bobby Nasution Instruksikan OPD Percepat Realisasi PHTC dan PSD Sumut

Gubernur Bobby Nasution Instruksikan OPD Percepat Realisasi PHTC dan PSD Sumut

Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Bobby Nasution menginstruksikan seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan pemerintah provinsi (Pemprov) setempat
KPK Diminta Turun Tangan Usut Dugaan Korupsi Beasiswa di Aceh

KPK Diminta Turun Tangan Usut Dugaan Korupsi Beasiswa di Aceh

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) diminta turun tangan mengusut dugaan korupsi dana beasiswa di Aceh.
Kubu Jokowi Berkomentar Menohok Terkait Kejaksaan Tangguhkan Penahanan Roy Suryo dan Dokter Tifa: Sangat Berbahaya

Kubu Jokowi Berkomentar Menohok Terkait Kejaksaan Tangguhkan Penahanan Roy Suryo dan Dokter Tifa: Sangat Berbahaya

Kubu Jokowi lontarkan komentar menohok terkait Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan tanggungkan dua tersangka kasus dugaan ijazah palsu Jokowi, yakni Roy Suryo dan
Perguruan Tinggi Miliki Peran Penting Dalam Tingkatkan Kompetensi Generasi Muda

Perguruan Tinggi Miliki Peran Penting Dalam Tingkatkan Kompetensi Generasi Muda

Forum strategis yakni Public Seminar 2026 bertajuk 'Navigating Global Uncertainty: Leadership and Innovation for the Future' berlangsung di Swiss German University (SGU), Kabupaten Tangerang, Banten.
Jaksa Bocorkan Penyebab Utama Penahanan Roy Suryo dan Dokter Tifa Ditangguhkan

Jaksa Bocorkan Penyebab Utama Penahanan Roy Suryo dan Dokter Tifa Ditangguhkan

Penahan tersangka kasus dugaan kasus ijazah palsu Jokowi, yakni Roy Suryo dan Dokter Tifa menyedot perhatian publik hingga menuai pertanyaan publik. Namun, baru
Buntut Kasus Pria Sekap Pacar 3 Tahun, Buat DPR Geram: Harus Dijerat dengan Pasal Berlapis!

Buntut Kasus Pria Sekap Pacar 3 Tahun, Buat DPR Geram: Harus Dijerat dengan Pasal Berlapis!

Buntut kasus pria berinisail TH sekap pacar berinisial YTR (29) di Kabupaten Bandung, Jabar. Ternyata membuat anggota Komisi III DPR RI Abdullah geram hingga

Trending

Perguruan Tinggi Miliki Peran Penting Dalam Tingkatkan Kompetensi Generasi Muda

Perguruan Tinggi Miliki Peran Penting Dalam Tingkatkan Kompetensi Generasi Muda

Forum strategis yakni Public Seminar 2026 bertajuk 'Navigating Global Uncertainty: Leadership and Innovation for the Future' berlangsung di Swiss German University (SGU), Kabupaten Tangerang, Banten.
KPK Pastikan Penyelidikan Korupsi MBG Tak Berhenti Meski Kejagung Sudah Sidik

KPK Pastikan Penyelidikan Korupsi MBG Tak Berhenti Meski Kejagung Sudah Sidik

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memastikan penyelidikan dugaan korupsi Makan Bergizi Gratis (MBG) tidak akan berhenti. Juru bicara KPK, Budi Prasetyo
Parade Busana Adat Denpasar PKB XLVIII 2026 Tampilkan 8 Ragam Busana, Payas Agung Jadi Sorotan

Parade Busana Adat Denpasar PKB XLVIII 2026 Tampilkan 8 Ragam Busana, Payas Agung Jadi Sorotan

Parade busana adat khas Kota Denpasar dalam rangka PKB XLVIII Tahun 2026 tampil apik dan sukses memukau para pengunjung yang memadati Gedung Ksirarnawa, Taman
Diduga Korupsi Dana Hibah Pariwisata Rp68,5 M, Kejari Sleman Tahan Anggota DPRD RA

Diduga Korupsi Dana Hibah Pariwisata Rp68,5 M, Kejari Sleman Tahan Anggota DPRD RA

Kejari Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, menahan seorang anggota DPRD setempat berinisial RA terkait kasus dugaan korupsi penyelewengan dana hibah pariwisata
Detik-detik Polres Metro Bekasi Sita 1.825 Butir Obat Keras Ilegal di Tarumajaya

Detik-detik Polres Metro Bekasi Sita 1.825 Butir Obat Keras Ilegal di Tarumajaya

Beredar kabar terkait detik-detik Satuan Reserse Narkoba Polres Metro Bekasi menyita 1.825 butir obat keras daftar G dalam pengungkapan kasus peredaran obat
KPK Diminta Turun Tangan Usut Dugaan Korupsi Beasiswa di Aceh

KPK Diminta Turun Tangan Usut Dugaan Korupsi Beasiswa di Aceh

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) diminta turun tangan mengusut dugaan korupsi dana beasiswa di Aceh.
Jaksa Bocorkan Penyebab Utama Penahanan Roy Suryo dan Dokter Tifa Ditangguhkan

Jaksa Bocorkan Penyebab Utama Penahanan Roy Suryo dan Dokter Tifa Ditangguhkan

Penahan tersangka kasus dugaan kasus ijazah palsu Jokowi, yakni Roy Suryo dan Dokter Tifa menyedot perhatian publik hingga menuai pertanyaan publik. Namun, baru
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT