GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Sampai Harus Turun Gunung, Asih Titi Pangestuti Sentil PBVSI Soal Regenerasi Jelang SEA V League 2025

Atlet kawakan Timnas Voli Putri Indonesia, Asih Titi Pangestuti memberikan 'sentilan' terhadap PBVSI, khususnya terkait regenerasi.
Selasa, 29 Juli 2025 - 14:48 WIB
Asih Titi Pangestuti pemain Timnas Voli Putri Indonesia.
Sumber :
  • tvOne - Ilham Giovani Pratama

‎Jakarta, tvOnenews.com - Atlet kawakan Timnas Voli Putri Indonesia, Asih Titi Pangestuti memberikan 'sentilan' terhadap PBVSI, khususnya terkait regenerasi.

Asih Titi Pangestuti resmi dipanggil kembali untuk memperkuat Timnas Voli Putri Indonesia di SEA V League 2025.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pemain yang berposisi sebagai middle bloker itu akan menggantikan Rika Dwi Latri yang harus mundur dari pemusatan latihan nasional (pelatnas) karena mengalami cedera.

Ini menjadi comeback perdana bagi dirinya usai sekitar tujuh tahun lamanya absen dari daftar pemanggilan pemain Timnas Voli Putri Indonesia.

Tercatat, dirinya terakhir kali memperkuat Timnas Voli Putri Indonesia pada ajang Asian Games 2018 di Jakarta.

Asih pun mengaku sangat bersyukur bisa kembali mendapatkan kepercayaan dipanggil membela tim nasional setelah absen tujuh tahun lamanya.

"Terakhir 2018, pertama bersyukur masih bisa dikasih kepercayaan sama federasi dan pelatih," ujar Asih, Selasa (29/7/2025).

"Kalau ngomong fisik mungkin gak sebugar dulu, tapi dipercaya itungannya sebagai paling senior seenggaknya bisa bawa adik-adik," tambahnya.

Lebih lanjut, pemain klub Jakarta Pertamina Enduro itu menyoroti terkait kondisi Timnas Putri Indonesia yang kekurangan sosok atlet di posisi middle bloker.

Dampak dari kurangnya posisi middle bloker itu membuat Asih sampai harus turun gunung mengingat dirinya terbilang sebagai pemain senior di dunia bola voli.

Menurutnya, kekurangan tersebut diakibatkan sejumlah pemain yang memilih tak melanjutkan kariernya karena sejumlah alasan.

"Mungkin kalau diliat dari klub, middle bloker yang putri opsinya gak banyak, terus sekarang masa dewasa udah banyak yang nikah dan punya anak jadi enggak main lagi," jelas Asih.

"Mungkin karena regenarasinya kali ya, enggak banyak ada atlet baru. Kalau secara teori yang tinggi, kalau enggak minimal lompatnya yang tinggi atau apa, mungkin krisisnya di situ," lanjutnya.

Asih pun blak-blakan menyentil PBVSI terkait regenerasi atlet sehingga mengalami kekurangan di sejumlah posisi.

Menurutnya, PBVSI seharusnya menurunkan para pemain U-21 saja untuk jangka panjang demi bisa mematangkan kekuatan Timnas Voli Putri Indonesia.

"Kalau saya mending U-21, jadi mereka enggak sparing. Ini masukan untuk federasi juga, kan kita ngeliat minimal Thailand yang udah maju banget, sistemnya yang sekali masuk pelatnas yaudah masuk terus, kecuali cedera parah banget," kata Asih.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Jadi enggak ganti-ganti terus, ini Timnas Voli Putri U-21 masih muda-muda masih fresh jadi yaudah mereka sampai panjang (TC berkepanjangan), itu bakal maksimal karena mereka unggul terus jadi lebih bagus," tutupnya.

(igp/nad)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Walau Persib Bandung Menang Atas Ratchaburi pada Malam Ini, Pangeran Biru Dipastikan Gagal Lolos ke Perempat Final ACL 2 Jika Skenario Ini Terjadi

Walau Persib Bandung Menang Atas Ratchaburi pada Malam Ini, Pangeran Biru Dipastikan Gagal Lolos ke Perempat Final ACL 2 Jika Skenario Ini Terjadi

Persib Bandung harus menang besar atas Ratchaburi di leg kedua ACL 2. Kemenangan tipis tak cukup, Maung Bandung wajib kejar defisit agregat demi lolos ke perempat final.
Betrand Peto Bandingkan Perhatian Ruben Onsu, Ahli Tarot Terawang Isi Hatinya pada Sarwendah

Betrand Peto Bandingkan Perhatian Ruben Onsu, Ahli Tarot Terawang Isi Hatinya pada Sarwendah

​​​​​​​Betrand Peto bandingkan perhatian Ruben Onsu, ahli tarot Jeng Nimas terawang isi hati Onyo pada Sarwendah usai keceplosan di acara TV saat itu.
Singgung Soal Formula 1, Bos Trackhouse Tiba-Tiba Minta MotoGP untuk Segera Mengubah Format saat...

Singgung Soal Formula 1, Bos Trackhouse Tiba-Tiba Minta MotoGP untuk Segera Mengubah Format saat...

Bos tim satelit Aprilia, Trackhouse, Davide Brivio, melontarkan usulan menarik jelang dimulainya ajang MotoGP 2026.
Pemprov DKI Larang Ormas Sweeping Restoran atau Warung saat Ramadan

Pemprov DKI Larang Ormas Sweeping Restoran atau Warung saat Ramadan

Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno menegaskan larangan untuk organisasi masyarakat (ormas) melakukan sweeping restoran atau warung selama bulan Ramadan.
Awas, Berdagang Takjil di Trotoar Bisa Kena Garuk oleh Satpol PP, Ini Lokasi yang Bakal Ditertibkan Petugas

Awas, Berdagang Takjil di Trotoar Bisa Kena Garuk oleh Satpol PP, Ini Lokasi yang Bakal Ditertibkan Petugas

Pedagang takjil yang berjualan di sepanjang trotoar selama Ramadhan akan ditertibkan, namun bukan melarang mereka berdagang.
Red Sparks Perlahan Mulai Lupakan Megawati Hangestri? Meski Terpuruk di Liga Voli Korea, Mereka Ternyata Masih...

Red Sparks Perlahan Mulai Lupakan Megawati Hangestri? Meski Terpuruk di Liga Voli Korea, Mereka Ternyata Masih...

Mantan tim Megawati Hangestri di Korea Selatan yakni Daejeon Red Sparks, benar-benar tengah berada di masa-masa sulit pada gelaran Liga Voli Korea 2025/2026.

Trending

Jadwal Siaran Langsung Proliga 2026 Seri Bogor: Megawati Hangestri Tak Main, Bandung BJB Tandamata Jalani Laga Hidup Mati Demi Final Four

Jadwal Siaran Langsung Proliga 2026 Seri Bogor: Megawati Hangestri Tak Main, Bandung BJB Tandamata Jalani Laga Hidup Mati Demi Final Four

Jadwal siaran langsung Proliga 2026 seri Bogor, yang akan diramaikan oleh sejumlah laga seru termasuk Bandung BJB Tandamata yang akan menjalani laga hidup mati, sedangkan Megawati Hangestri bersama skuad Pertamina Enduro tak akan main.
Lahir dan Tumbuh Besar di Jakarta, Bek Jerman Didikan Xabi Alonso Ini Bisa Main untuk Timnas Indonesia Tanpa Naturalisasi

Lahir dan Tumbuh Besar di Jakarta, Bek Jerman Didikan Xabi Alonso Ini Bisa Main untuk Timnas Indonesia Tanpa Naturalisasi

Tidak perlu lagi pakai naturalisasi, pemain kelahiran Jakarta yang kedua orang tuanya asli Jerman ini bisa langsung dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia.
Kabar Gembira untuk John Herdman, Gelandang Norwegia Berdarah Batak ini Berpeluang Bela Timnas Indonesia

Kabar Gembira untuk John Herdman, Gelandang Norwegia Berdarah Batak ini Berpeluang Bela Timnas Indonesia

Timnas Indonesia kembali mendapat potensi tambahan amunisi dari Eropa. Sosok gelandang Norwegia berdarah Batak, Samuel Silalahi, layak masuk radar John Herdman.
Pelatih Klub Belanda Sampai Terkagum-kagum, Striker Berdarah Depok Ini Layak Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia

Pelatih Klub Belanda Sampai Terkagum-kagum, Striker Berdarah Depok Ini Layak Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia

Striker muda berdarah Depok ini layak dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia. Bahkan pelatih asal Belanda sampai terkagum-kagum dengan kemampuan pemain ini.
Klasemen Proliga 2026 Jelang Seri Bogor: Megawati Hangestri Cs Tak Tersentuh, Persaingan Tim Putri Makin Panas!

Klasemen Proliga 2026 Jelang Seri Bogor: Megawati Hangestri Cs Tak Tersentuh, Persaingan Tim Putri Makin Panas!

Klasemen Proliga 2026 jelang Seri Bogor, di mana Megawati Hangestri dan kawan-kawan berhasil membawa Jakarta Pertamina Enduro tak tersentuh di puncak dan persaingan tim putri makin ketat.
Detail Kontrak Joao Felix di Al Nassr Bikin Chelsea Ketiban Durian Runtuh, Kok Bisa?

Detail Kontrak Joao Felix di Al Nassr Bikin Chelsea Ketiban Durian Runtuh, Kok Bisa?

Status kontrak Joao Felix dengan Al Nassr sedang menjadi perbincangan. Salah seorang junalis Arab Saudi membongkar detail kontrak pemain Portugal tersebut.
Top Skor Proliga 2026 Jelang Seri Bogor: Megawati Hangestri Terancam Akhiri Rekor Mentereng, Rama Fazza Fauzan Makin Bersinar

Top Skor Proliga 2026 Jelang Seri Bogor: Megawati Hangestri Terancam Akhiri Rekor Mentereng, Rama Fazza Fauzan Makin Bersinar

Top skor Proliga 2026 jelang seri Bogor, di mana dua pemain lokal yakni Megawati Hangestri (Jakarta Pertamina Enduro) terancam mengakhiri rekor mentereng dan Rama Fazza Fauzan (Surabaya Samator) makin bersinar.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT