News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Bukan Karena Dicurigai Sebagai Pria? VFV Ungkap Alasan Awal FIVB Periksa Dua Pemain Vietnam

Polemik soal sanksi yang diterima oleh Vietnam dari FIVB di Kejuaraan Dunia Voli U-21 2025 terus berlanjut hingga sekarang.
Kamis, 14 Agustus 2025 - 12:32 WIB
Pemain Vietnam U-21, Dang Thi Hong
Sumber :
  • FIVB

tvOnenews.com - Polemik soal sanksi yang diterima oleh Vietnam dari FIVB di Kejuaraan Dunia Voli U-21 terus berlanjut.

Baru-baru ini, VFV selaku Federasi Bola Voli Vietnam mengungkapkan alasan pertama kenapa FIVB melakukan pemeriksaan kepada dua pemain mereka di tengah turnamen.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sebagaimana kita tahu, Kejuaraan Dunia Voli U-21 2025 dihebohkan dengan kabar diskualifikasi salah satu pemain Vietnam dari kompetisi.

Pemain Vietnam U-21, Dang Thi Hong
Pemain Vietnam U-21, Dang Thi Hong
Sumber :
  • FIVB

 

Awalnya, FIVB melakukan pemeriksaan kepada dua orang pemain Vietnam yakni Dang Thi Hong dan Phuong Quynh.

Dari kabar yang beredar salah satu diantara mereka dinyatakan tidak sah berlaga di turnamen ini setelah dilakukan tes kromosom.

Hal itu membuat FIVB menjatuhkan sanksi dengan membatalkan 4 dari 5 hasil pertandingan Vietnam di fase grup yang diperkuat oleh kedua pemain tersebut.

"Sesuai dengan Pasal 13.5.2 dari Peraturan Acara dan 14.4 dari Peraturan Disiplin, Sub-Komite Panel Disiplin FIVB telah memutuskan bahwa pertandingan tim nasional Vietnam yang diikuti oleh pemain tersebut dibatalkan dan pemain tersebut didiskualifikasi dari kejuaraan dengan segera," tulis FIVB.

Alhasil, Vietnam yang sebelumnya duduk di peringkat kedua klasemen harus terjun bebas menjadi juru kunci Pool A dan mengubur mimpi berlaga di 16 besar.

Timnas Voli Vietnam U-21
Timnas Voli Vietnam U-21
Sumber :
  • FIVB

 

Namun, baru-baru ini VFV akhirnya buka suara dan menjelaskan kalau FIVB awalnya ternyata mempermasalahkan soal tahun kelahiran dua pemain Vietnam.

Melansir dari laman Thanh Nien, VFV mengatakan kalau FIVB meminta untuk memeriksa data pribadi dua pemain Vietnam dan menemukan kejanggalan soal tahun kelahiran.

"Pada 11 Agustus, staf pelatih Vietnam memberi tahu VFV bahwa panitia penyelenggara meminta untuk memeriksa catatan pribadi tiga pemain, termasuk akta kelahiran asli, beserta prosedur pengambilan sampel darah dan urine," tulis Thanh Nien.

"Mengenai akta kelahiran tersebut, melalui keluarga dan klub tuan rumah, VFV menerjemahkan dan mengirimkannya ke FIVB. Semua informasi pribadi termasuk nama lengkap, tanggal lahir, kota asal, jenis kelamin, dan informasi orang tua sesuai," lanjutnya.

Resmi, FIVB Hukum Vietnam Diskualifikasi Seluruh Pertandingan yang Diperkuat Sosok Maskulin Ini di Kejuaraan Dunia Voli U-21
Resmi, FIVB Hukum Vietnam Diskualifikasi Seluruh Pertandingan yang Diperkuat Sosok Maskulin Ini di Kejuaraan Dunia Voli U-21
Sumber :
  • FIVB

 

Disampaikan kalau FIVB menemukan kejanggalan kalau tahun lahir di akta kelahiran salah satu pemain Vietnam berbeda satu tahun dari data yang diberikan VFV dan pemain lainnya berbeda dua tahun.

"Namun, salah satu atlet memiliki akta kelahiran yang tertinggal 1 tahun dari tanggal lahir, sementara atlet lainnya memiliki akta kelahiran yang tertinggal 2 tahun," terang Thanh Nien.

"Menurut ketua VFV, panitia penyelenggara awalnya setuju dengan penjelasan bahwa tahun lahir pemain voli putri Vietnam U-21 di akta kelahirannya berbeda karena berada di daerah pedesaan, sehingga terjadi keterlambatan dalam pengurusan dokumen," lanjutnya.

"FIVB awalnya menyetujui, tetapi kemudian mengumumkan bahwa atlet tersebut tidak sah dan membatalkan kemenangan timnas U-21 Vietnam," tutupnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Terkait keputusan tersebut, VFV kini kabarnya sudah mengajukan laporan banding kepada FIVB.

(akg)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Benarkah Rambut Bayi Dicukur Botak Bisa Tumbuh Lebih Tebal? Ini Penjelasan Dokter

Benarkah Rambut Bayi Dicukur Botak Bisa Tumbuh Lebih Tebal? Ini Penjelasan Dokter

Benarkah rambut bayi dicukur botak bisa tumbuh lebih tebal? dr. Yoga Yandika menjelaskan fakta medis dan faktor yang memengaruhi pertumbuhan rambut anak.
Link Live Streaming Liga Voli Korea 2026-2027: Sore Ini Ada Megawati Hangestri Main, Hyundai Hillstate Lawan IBK Altos

Link Live Streaming Liga Voli Korea 2026-2027: Sore Ini Ada Megawati Hangestri Main, Hyundai Hillstate Lawan IBK Altos

Link live streaming Liga Voli Korea 2026-2027, di mana ada Megawati Hangestri yang akan beraksi bersama klub barunya, Hyundai Hillstate. Tim asuhan Kang Sung-hyung akan menghadapi IBK Altos pada Selasa (3/11/2026).
Umuh Buka Suara Soal 'Hilangnya' Dokter Tim yang Buat Persib Dihukum Denda Komdis PSSI Rp25 Juta

Umuh Buka Suara Soal 'Hilangnya' Dokter Tim yang Buat Persib Dihukum Denda Komdis PSSI Rp25 Juta

Hasil rapat Komdis PSSI per tanggal 25 Oktober 2026 menyatakan Persib dihukum dengan senilai Rp25 juta. Ini dampak dari tidak adanya dokter tim yang hadir saat laga tandang kontra Madura United di pekan ke-6 Super League 2026/2027.
Timnas Vietnam Batalkan Uji Coba Kontra Jepang dan Qatar Imbas Penangguhan Piala Asia 2027

Timnas Vietnam Batalkan Uji Coba Kontra Jepang dan Qatar Imbas Penangguhan Piala Asia 2027

Timnas Vietnam dilaporkan membatalkan uji coba kontra Jepang dan Qatar imbas penangguhan Piala Asia 2027. Kedua laga ini seharusnya dimainkan sebelum turnamen digelar.
Resmi Batal Digelar Januari, Netizen Desak AFC Pindah Venue Daripada Paksakan Piala Asia 2027 di Arab Saudi

Resmi Batal Digelar Januari, Netizen Desak AFC Pindah Venue Daripada Paksakan Piala Asia 2027 di Arab Saudi

AFC memilih untuk membatalkan Piala Asia 2027 pada Januari mendatang alih-alih mengganti tuan rumah yang kini dipegang oleh Arab Saudi. 
Herri Pras Jadi Sorotan Usai Digeruduk OTK, Bodyguard Internasional Bahas dari Kacamata Profesional: Jangan Mudah Terpancing Ajakan Duel

Herri Pras Jadi Sorotan Usai Digeruduk OTK, Bodyguard Internasional Bahas dari Kacamata Profesional: Jangan Mudah Terpancing Ajakan Duel

YouTuber Herri Pras menjadi sorotan usai beredarnya video saat dirinya digeruduk orang tak dikenal terkait tantangan duel. Certified International Close Protection Officer turut membahas bahas dari perspektif bodyguard profesional khususnya mengenai keamanan personal dan perlindungan hukumnya.

Trending

PKS Berduka, Perancang Logo Baru Partai Ndang Sutisna Meninggal Dunia

PKS Berduka, Perancang Logo Baru Partai Ndang Sutisna Meninggal Dunia

PKS sampaikan pesan belasungkawa atas meninggalnya Ndang Sutisna, perancang logo baru partai yang karyanya menjadi identitas visual PKS.
Kabar Duka, Hakim Pengadilan Negeri Koto Baru Mercy Monica Yolanda Meninggal Dunia

Kabar Duka, Hakim Pengadilan Negeri Koto Baru Mercy Monica Yolanda Meninggal Dunia

Kabar duka datang dari lingkungan peradilan di Indonesia. Hakim Pengadilan Negeri Koto Baru, Mercy Monica Yolanda, S.H., M.Kn., dikabarkan meninggal dunia.
Herri Pras Lapor Polisi setelah Dirinya Viral Digeruduk oleh Sekelompok OTK

Herri Pras Lapor Polisi setelah Dirinya Viral Digeruduk oleh Sekelompok OTK

Konten kreator Herri Pras melaporkan peristiwa dirinya digeruduk hingga diduga mendapat aksi provokasi oleh sekelompok orang tidak dikenal (OTK) ke polisi.
Siapa Yudi Cahyadi? Petarung MMA yang Diduga Terlibat dalam Aksi Intimidasi terhadap Herri Pras

Siapa Yudi Cahyadi? Petarung MMA yang Diduga Terlibat dalam Aksi Intimidasi terhadap Herri Pras

Nama Yudi Cahyadi mendadak jadi perbincangan setelah atlet MMA itu diduga terlibat dalam aksi intimidasi serta kekerasan terhadap konten kreator Herri Pras.
Herri Pras Ungkap Alasan Kritik Sejumlah Tokoh Agama, Singgung Fatwa dan Ceramah

Herri Pras Ungkap Alasan Kritik Sejumlah Tokoh Agama, Singgung Fatwa dan Ceramah

Konten kreator Herri Pras akhirnya buka suara setelah kedatangan Yudi Cahyadi dan sejumlah orang ke kediamannya. Ia turut mengungkap alasan di balik kritiknya.
Statistik Mentereng Timnas Indonesia U-17 Jelang Kualifikasi Piala Asia 2027

Statistik Mentereng Timnas Indonesia U-17 Jelang Kualifikasi Piala Asia 2027

Di bawah asuhan David Nascimento, Timnas Indonesia U-17 mencatatkan statistik mentereng jelang kompetisi penentuan menuju level Asia. 
DPR Desak Kapolri Copot Kapolda Jateng, Buntut Polemik Penggeledahan Ponpes Putri di Sukoharjo

DPR Desak Kapolri Copot Kapolda Jateng, Buntut Polemik Penggeledahan Ponpes Putri di Sukoharjo

Anggota Komisi III DPR RI Fraksi PKB, Abdullah mendesak Kapolri agar tidak segan memberhentikan pejabat kepolisian yang bertanggung jawab atas operasi tersebut.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT