News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kerap Disinggung Soal Gender, Media Vietnam Beberkan Bukti-bukti Tuduhan Pada Nguyen Thi Bich Tuyen Tak Pernah Benar

Keputusan pemain andalan Vietnam, Nguyen Thi Bich Tuyen mundur dari ajang Kejuaraan Dunia Voli 2025 terus mendapatkan sorotan.
Kamis, 21 Agustus 2025 - 14:17 WIB
Pemain Vietnam, Nguyen Thi Bich Tuyen
Sumber :
  • SAVA

tvOnenews.com - Keputusan pemain andalan Vietnam, Nguyen Thi Bich Tuyen mundur dari ajang Kejuaraan Dunia Voli 2025 terus mendapatkan sorotan.

Pevoli yang baru mengantarkan Vietnam meraih gelar juara itu secara mendadak menarik keikutsertaannya dengan skuad The Golden Star di ajang Kejuaraan Dunia Voli 2025.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

VFV selaku Federasi Voli Vietnam pun sempat mengumumkan alasan Nguyen Thi Bich Tuyen mundur dari skuad.

Pemain Vietnam, Nguyen Thi Bich Tuyen
Pemain Vietnam, Nguyen Thi Bich Tuyen
Sumber :
  • SAVA

 

Melansir dari laman SOHA.vn, dalam keterangannya VFV mengatakan kalau Thi Bich Tuyen mundur karena urusan pribadinya.

"Pada kejuaraan dunia ini, tim tidak akan diperkuat oleh atlet Nguyen Thi Bich Tuyen. Karena alasan pribadi, atlet Bich Tuyen telah menyatakan keinginannya untuk tidak berpartisipasi dalam kompetisi ini." Tulis VFV.

Namun, spekulasi alasan Nguyen Thi Bich Tuyen dari skuad Vietnam di media sosial pun mulai bermunculan.

Banyak netizen yang mengira kalau keputusan itu diambil karena permasalahan gender yang dialami Timnas Voli Vietnam u-21 di Kejuaraan Dunia Voli U-21 beberapa waktu lalu.

Sebagaimana kita tahu, pada Kejuaraan Dunia Voli U-21 2025 lalu, Timnas Vietnam mendapatkan sanksi berat dari FIVB karena melanggar peraturan.

Dang Thi Hong selaku kapten Timnas Voli Putri Vietnam U-21
Dang Thi Hong selaku kapten Timnas Voli Putri Vietnam U-21
Sumber :
  • Volleyballworld.com

 

Vietnam dinilai terbukti menurunkan pemain yang tidak sah selama fase grup Kejuaraan Dunia Voli U-21 2025 itu.

Alhasil, FIVB pun membatalkan 4 dari 5 hasil pertandingan Vietnam di fase grup dan membuat mereka menjadi juru kunci Pool A.

Sanksi tersebut diambil setelah FIVB kabarnya melakukan pemeriksaan kepada dua pemain yakni Dang Thi Hong dan Phuong Quynh.

Tidak dijelaskan secara detail pemeriksaan apa yang dilakukan oleh FIVB yang justru membuat banyak spekulasi jika sanksi tersebut terkait dengan gender.

Maka dari itulah banyak yang menuding jika alasan sebenarnya Thi Bich Tuyen mundur adalah karena isu gender yang menerpa VFV.

Nguyen Thi Bich Tuyen Opposite andalan Vietnam
Nguyen Thi Bich Tuyen Opposite andalan Vietnam
Sumber :
  • asianvolleyball.com

 

Namun, media Vietnam yakni SOHA.vn justru membagikan kalau tuduhan-tuduhan gender Thi Bich Tuyen selalu terbukti salah.

Dalam salah satu artikelnya, SOHA.vn membeberkan bukti-bukti Thi Bich Tuyen selalu lolos pemeriksaan gender ketika dirinya dicurigai.

"Dulu, Bich Tuyen berambut panjang, tetapi kemudian ia memutuskan untuk mengejar gaya yang kuat dan individualis dengan rambut pendek. Ketika ditanya tentang gendernya, Bich Tuyen pernah menjawab dengan tegas dia bilang hanya mengekspresikan diri dan berusaha sebaik mungkin di lapangan" tulis SOHA.vn.

"Ia membuktikan gendernya di SEA Games 2022 setelah penonton Malaysia menyatakan keberatan," lanjutnya.

"Mania Times, Korea Selatan mengonfirmasi bahwa Bich Tuyen telah menyelesaikan prosedur verifikasi gender yang diperlukan untuk Federasi Bola Voli Korea (KOVO)," sambungnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pernyataan dari SOHA.vn itu seakan menegaskan kalau isu gender yang selalu dituduhkan kepada Thi Bich Tuyen tidak pernah terbukti benar.

(akg)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Pengamat Sosial dan Keagamaan Ingatkan Bahaya Mencela di Tengah Viralnya Konten Kreator Herri Pras

Pengamat Sosial dan Keagamaan Ingatkan Bahaya Mencela di Tengah Viralnya Konten Kreator Herri Pras

Berkaca dari kasus konten kreator Herri Pras yang kini viral dan dikenal kontroversi. Pengamat sosial dan keagamaan mengingatkan bahayanya mencela orang lain.
4 Keuntungan untuk Timnas Indonesia usai Piala Asia 2027 Resmi Mundur, Bisa Tambah Pemain Naturalisasi Baru

4 Keuntungan untuk Timnas Indonesia usai Piala Asia 2027 Resmi Mundur, Bisa Tambah Pemain Naturalisasi Baru

Jadwal Piala Asia 2027 bergeser ke Desember, memberi John Herdman dan PSSI waktu tambahan untuk mematangkan skuad Timnas Indonesia dan memantau diaspora
Ratas Mendadak di Istana: Presiden Prabowo Panggil Bahlil, Rosan, hingga Suahasil Nazara Bahas Isu Ekonomi

Ratas Mendadak di Istana: Presiden Prabowo Panggil Bahlil, Rosan, hingga Suahasil Nazara Bahas Isu Ekonomi

Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto memanggil jajaran menteri dan pejabat bidang ekonomi Kabinet Merah Putih ke Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa ..
Benarkah Rambut Bayi Dicukur Botak Bisa Tumbuh Lebih Tebal? Ini Penjelasan Dokter

Benarkah Rambut Bayi Dicukur Botak Bisa Tumbuh Lebih Tebal? Ini Penjelasan Dokter

Benarkah rambut bayi dicukur botak bisa tumbuh lebih tebal? dr. Yoga Yandika menjelaskan fakta medis dan faktor yang memengaruhi pertumbuhan rambut anak.
Link Live Streaming Liga Voli Korea 2026-2027: Sore Ini Ada Megawati Hangestri Main, Hyundai Hillstate Lawan IBK Altos

Link Live Streaming Liga Voli Korea 2026-2027: Sore Ini Ada Megawati Hangestri Main, Hyundai Hillstate Lawan IBK Altos

Link live streaming Liga Voli Korea 2026-2027, di mana ada Megawati Hangestri yang akan beraksi bersama klub barunya, Hyundai Hillstate. Tim asuhan Kang Sung-hyung akan menghadapi IBK Altos pada Selasa (3/11/2026).
Umuh Buka Suara Soal 'Hilangnya' Dokter Tim yang Buat Persib Dihukum Denda Komdis PSSI Rp25 Juta

Umuh Buka Suara Soal 'Hilangnya' Dokter Tim yang Buat Persib Dihukum Denda Komdis PSSI Rp25 Juta

Hasil rapat Komdis PSSI per tanggal 25 Oktober 2026 menyatakan Persib dihukum dengan senilai Rp25 juta. Ini dampak dari tidak adanya dokter tim yang hadir saat laga tandang kontra Madura United di pekan ke-6 Super League 2026/2027.

Trending

PKS Berduka, Perancang Logo Baru Partai Ndang Sutisna Meninggal Dunia

PKS Berduka, Perancang Logo Baru Partai Ndang Sutisna Meninggal Dunia

PKS sampaikan pesan belasungkawa atas meninggalnya Ndang Sutisna, perancang logo baru partai yang karyanya menjadi identitas visual PKS.
Kabar Duka, Hakim Pengadilan Negeri Koto Baru Mercy Monica Yolanda Meninggal Dunia

Kabar Duka, Hakim Pengadilan Negeri Koto Baru Mercy Monica Yolanda Meninggal Dunia

Kabar duka datang dari lingkungan peradilan di Indonesia. Hakim Pengadilan Negeri Koto Baru, Mercy Monica Yolanda, S.H., M.Kn., dikabarkan meninggal dunia.
Herri Pras Lapor Polisi setelah Dirinya Viral Digeruduk oleh Sekelompok OTK

Herri Pras Lapor Polisi setelah Dirinya Viral Digeruduk oleh Sekelompok OTK

Konten kreator Herri Pras melaporkan peristiwa dirinya digeruduk hingga diduga mendapat aksi provokasi oleh sekelompok orang tidak dikenal (OTK) ke polisi.
Siapa Yudi Cahyadi? Petarung MMA yang Diduga Terlibat dalam Aksi Intimidasi terhadap Herri Pras

Siapa Yudi Cahyadi? Petarung MMA yang Diduga Terlibat dalam Aksi Intimidasi terhadap Herri Pras

Nama Yudi Cahyadi mendadak jadi perbincangan setelah atlet MMA itu diduga terlibat dalam aksi intimidasi serta kekerasan terhadap konten kreator Herri Pras.
Herri Pras Ungkap Alasan Kritik Sejumlah Tokoh Agama, Singgung Fatwa dan Ceramah

Herri Pras Ungkap Alasan Kritik Sejumlah Tokoh Agama, Singgung Fatwa dan Ceramah

Konten kreator Herri Pras akhirnya buka suara setelah kedatangan Yudi Cahyadi dan sejumlah orang ke kediamannya. Ia turut mengungkap alasan di balik kritiknya.
Statistik Mentereng Timnas Indonesia U-17 Jelang Kualifikasi Piala Asia 2027

Statistik Mentereng Timnas Indonesia U-17 Jelang Kualifikasi Piala Asia 2027

Di bawah asuhan David Nascimento, Timnas Indonesia U-17 mencatatkan statistik mentereng jelang kompetisi penentuan menuju level Asia. 
DPR Desak Kapolri Copot Kapolda Jateng, Buntut Polemik Penggeledahan Ponpes Putri di Sukoharjo

DPR Desak Kapolri Copot Kapolda Jateng, Buntut Polemik Penggeledahan Ponpes Putri di Sukoharjo

Anggota Komisi III DPR RI Fraksi PKB, Abdullah mendesak Kapolri agar tidak segan memberhentikan pejabat kepolisian yang bertanggung jawab atas operasi tersebut.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT