News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Resmi! Tiba-Tiba Tinggalkan Red Sparks, Pemain Ini Pilih Ikuti Jejak Megawati Hangestri

Salah satu sahabat Megawati Hangestri mendadak menjadi sorotan karena mendadak hengkang dari Red Sparks dan kini memutuskan untuk mengikuti jejak Megatron.
Rabu, 17 September 2025 - 08:08 WIB
Noh Ran, Megawati Hangestri, Pyo Seung-ju dan Yeum Hye-seon
Sumber :
  • Red Sparks

Jakarta, tvOnenews.com - Salah satu sahabat Megawati Hangestri mendadak menjadi sorotan karena mendadak hengkang dari Red Sparks dan kini memutuskan untuk mengikuti jejak Megatron.

Sahabat Megawati Hangestri tersebut ialah sang veteran Pyo Seung-ju, yang sempat menjadi pemain andalan Red Sparks di Liga Voli Korea 2024-2025.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Bersama Megawati dan Vanja Bukilic, Pyo Seung-ju sempat membentuk kolaborasi yang dijuluki sebagai Trio MVP Red Sparks pada musim lalu. 

Ketiganya menjadi tumpuan utama klub pada musim lalu, hingga membawa tim menjadi runner-up V-League usai kalah dari Pink Spiders dengan agregat 3-2 di final. 

Namun Trio MVP Red Sparks akhirnya bubar, karena Megawati Hangestri pilih melanjutkan karier bersama Manisa BBSK di kasta kedua Liga Voli Turki dan Bukilic kini gabung dengan Il Bisonte di liga utama Italia.

Di sisi lain, perjalanan karier Pyo Seung-ju ternyata tidak berakhir manis bersama Red Sparks.

Pemain veteran ini secara mengejutkan mengumumkan pensiun setelah musim 2024-2025 berakhirm, di mana sebelumnya sempat memilih mempertahankan statusnya sebagai Free Agent (FA) di bursa transfer 2025-2026.

Sayangnya, ia gagal memperpanjang kontrak dengan Red Sparks dan tidak meneken kesepakatan dengan enam tim lainnya. 

Berdasarkan aturan KOVO pasal 5 paragraf 3, pemain yang tidak menandatangani kontrak di periode negosiasi otomatis dianggap tidak memiliki ikatan dengan klub mana pun.

Maka artinya, sahabat Mega itu tidak dapat tampil membela tim di Liga Voli Korea musim 2025-2026 dan baru bisa kembali jika memutuskan masa depannya pada musim 2026-2027 mendatang.

Situasi tersebut membuat Pyo Seung-ju akhirnya memutuskan pensiun setelah 15 tahun berkarier di dunia voli profesional. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Setelah gantung sepatu, ia melanjutkan kiprahnya dengan jabatan penting sebagai anggota Komite Atlet Dewan Olahraga Korea Selatan. Namun nyatanya kariernya di lapangan voli belum benar-benar usai.

Setelah resmi meninggalkan Red Sparks, ia memutuskan mengikuti jejak Megawati Hangestri yakni masih ingin bermain sebagai seorang atlet voli hingga bergabung bersama Wonder Dogs, sebuah tim voli putri baru asal Ansan. 

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Industri Film Nasional Mulai Adaptasi dengan Dunia Kripto dan Teknologi AI, Apa Dampaknya?

Industri Film Nasional Mulai Adaptasi dengan Dunia Kripto dan Teknologi AI, Apa Dampaknya?

Industri perfilman Indonesia mulai memasuki fase baru seiring munculnya teknologi blockchain dan kecerdasan buatan (AI) dalam ekosistem hiburan digital.
Kepribadian Taufik Hidayat Diungkap Polda Jabar, Ingatkan Cerita Mantan Istrinya

Kepribadian Taufik Hidayat Diungkap Polda Jabar, Ingatkan Cerita Mantan Istrinya

Sebelum ini mantan istri Taufik Hidayat menceritakan sifat mantan suami ke KDM. Polda Jabar pun mengungkapkan.
Mengapa Banyak Orang Terkejut dan Kecewa dengan Korea Selatan usai Tak Mampu Auto Lolos ke Babak 32 Besar Piala Dunia 2026?

Mengapa Banyak Orang Terkejut dan Kecewa dengan Korea Selatan usai Tak Mampu Auto Lolos ke Babak 32 Besar Piala Dunia 2026?

Banyak pihak yang sama sekali tidak menyangka bahkan kecewa berat melihat Korea Selatan tampil melempem di babak penyisihan grup Piala Dunia 2026 ini. Mengapa?
PAN Kerap Diplesetkan Partai Artis Nasional, Zulhas Contohkan Eko Patrio dan Uya Kuya yang Punya Talenta Luar Biasa

PAN Kerap Diplesetkan Partai Artis Nasional, Zulhas Contohkan Eko Patrio dan Uya Kuya yang Punya Talenta Luar Biasa

Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN), Zulkifli Hasan, menyinggung soal partainya kerap dikaitkan dengan singkatan Partai Artis Nasional.
Kekeringan Landa Tiga Kabupaten di Jawa Tengah, BNPB Minta Warga Hemat Air

Kekeringan Landa Tiga Kabupaten di Jawa Tengah, BNPB Minta Warga Hemat Air

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan bahwa sejumlah wilayah di Jawa Tengah kini mulai merasakan dampak kekeringan akibat masuknya musim kemarau. 
Terungkap Identitas Pelaku Penganiayaan Caddy Golf di Tangerang, Apakah Pejabat Publik? Ini Fakta Sebenarnya

Terungkap Identitas Pelaku Penganiayaan Caddy Golf di Tangerang, Apakah Pejabat Publik? Ini Fakta Sebenarnya

Kasi Humas Polres Metro Tangerang Kota, AKP Iwan Heristiawan mengungkap pelaku penganiayaan terhadap caddy golf bukan pejabat publik, tetapi pekerja wiraswasta.

Trending

Perkuat Literasi Keuangan dan Pendampingan Masyarakat, Satgas PASTI OJK Lakukan Kolaborasi

Perkuat Literasi Keuangan dan Pendampingan Masyarakat, Satgas PASTI OJK Lakukan Kolaborasi

Perkembangan layanan keuangan digital yang semakin pesat membuka banyak kemudahan bagi masyarakat.
Hasil Piala Dunia 2026: VAR Gagalkan Kemenangan Iran, Langkah ke 32 Besar Masih Menggantung Usai Imbang 1-1 Lawan Mesir

Hasil Piala Dunia 2026: VAR Gagalkan Kemenangan Iran, Langkah ke 32 Besar Masih Menggantung Usai Imbang 1-1 Lawan Mesir

Timnas Iran gagal amankan kemenangan dramatis dan harus puas bermain imbang 1-1 melawan Mesir pada laga terakhir Grup G Piala Dunia 2026, Sabtu (27/6/2026).
Ketum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam Akui Diteror, Laporkan Dugaan Perusakan Kendaraan ke Polisi

Ketum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam Akui Diteror, Laporkan Dugaan Perusakan Kendaraan ke Polisi

Ketua Umum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam (GAMIS) Indonesia, Fahri Salim, secara resmi melaporkan dugaan tindak pidana perusakan terhadap kendaraan miliknya ke Polres Metro Jakarta Timur pada Jumat (26/6)
Anak 6 SD Dijual Ibu Kandung di Banten, Modusnya Buat Publik Geram

Anak 6 SD Dijual Ibu Kandung di Banten, Modusnya Buat Publik Geram

Ironis, nasib seorang anak 6 SD di Tangerang, Banten. Pasalnya, anak itu dijual ibu kandungnya sendiri, yakni berinisial N (36). Modus Ibu kandung jual anak
Korban Penyekapan dan Penganiayaan Berat di Bandung Mendapat Pelindungan Darurat dari LPSK

Korban Penyekapan dan Penganiayaan Berat di Bandung Mendapat Pelindungan Darurat dari LPSK

Ketua LPSK Achmadi menjelaskan bahwa pemberian pelindungan Darurat atas pertimbangan adanya situasi khusus sebagaimana diatur dalam Pasal 5 ayat (4) UU Nomor 3 Tahun 2026 tentang Pelindungan Saksi dan Korban.
Deretan Fakta Misteri Kasus Kematian Tragis ASN Pemkab Bangkalan di Bandara Juanda

Deretan Fakta Misteri Kasus Kematian Tragis ASN Pemkab Bangkalan di Bandara Juanda

RYS (50) aparatur sipil negara (ASN) sebagai Sekretaris Dinas PRKP Kabupaten Bangkalan ditemukan tewas membusuk dalam mobil dinas di area parkir Bandara Juanda.
Kepercayaan Publik Meningkat, Polri Disebut Berhasil Lakukan Reformasi Internal

Kepercayaan Publik Meningkat, Polri Disebut Berhasil Lakukan Reformasi Internal

Tingkat kepercayaan publik terhadap Polri meningkat melalui hasil survei yang dikeluarkan oleh Litbang Kompas.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT