News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Susah Payah Red Sparks Cari Suksesor Megawati Hangestri, Era Emas Ko Hee-jin Tetap Diakui Media Korea saat Ada...

Media Korea terang-terangan akui bahwa Red Sparks sedang berada dalam situasi yang jauh dari ideal setelah kehilangan Megawati Hangestri dan dua pemain lainnya.
Jumat, 7 November 2025 - 10:28 WIB
Megawati Hangestri dan pelatih Red Sparks, Ko Hee-jin
Sumber :
  • KOVO

 

tvOnenews.com - Media Korea mulai terang-terangan mengakui bahwa Red Sparks sedang berada dalam situasi yang jauh dari ideal setelah kehilangan tiga pemain kunci: Megawati Hangestri, Vanja Bukilic, dan Pyo Seung Ju.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kepergian trio tersebut meninggalkan celah yang begitu besar, sampai-sampai performa tim asuhan Ko Hee-jin terlihat seperti kehilangan separuh kekuatan yang musim lalu membuat mereka tampil mengejutkan.

Sports Donga menegaskan bahwa hilangnya Megawati, Bukilic, dan Pyo Seung Ju benar-benar menggerus kualitas Red Sparks.

Megawati Hangestri dan Vanja Bukilic
Megawati Hangestri dan Vanja Bukilic
Sumber :
  • KOVO

 

Megawati diakui menjadi sosok yang paling dirindukan. Bukan hanya karena ia mesin pencetak poin, tetapi karena kehadirannya menjadi simbol energi dan agresivitas Red Sparks sejak hari pertama bergabung.

Musim lalu, Megawati bukan sekadar pemain asing; ia adalah “senjata pamungkas” tim.

Di babak reguler, ia menorehkan 802 poin dengan akurasi serangan mendekati 50 persen. Total 1.020 poin yang ia catat hingga akhir musim menegaskan posisinya sebagai salah satu penyerang paling mematikan di Liga Voli Korea.

Vanja Bukilic juga tak kalah penting. Meski berposisi sebagai outside hitter, ia mampu menembus lima besar daftar top skor liga.

Posisinya yang hanya dua tingkat di bawah Megawati menunjukkan betapa serasinya duet ini dalam menembus pertahanan lawan.

Pyo Seung-ju dan Megawati Hangestri
Pyo Seung-ju dan Megawati Hangestri
Sumber :
  • KOVO

 

Sementara itu, Pyo Seung-ju yang kini memutuskan pensiun menjadi poros keseimbangan tim, terutama ketika Megawati mendapat pengawalan ketat.

Bersama Bukilic, ia menjadi solusi yang membuat serangan Red Sparks tetap hidup.

Kini, semua itu hilang dalam satu waktu. Untuk menutup kekosongan tersebut, Red Sparks mendatangkan dua wajah baru: Wipawee Srithong dari Thailand sebagai pemain Asia dan Elisa Zanette dari Italia sebagai pengganti slot Megawati.

Namun, keduanya datang dengan tanda tanya besar. Wipawee masih dalam proses pemulihan cedera pergelangan kaki, sementara Zanette masih harus beradaptasi dengan ritme keras Liga Korea.

Wipawee Srithong batal gantikan Megawati Hangestri di Red Sparks?
Wipawee Srithong batal gantikan Megawati Hangestri di Red Sparks?
Sumber :
  • Kolase tvOnenews

 

Harapannya jelas: Zanette menjadi tumpuan utama serangan, sementara Wipawee mengisi intensitas dari sisi sayap. Duet asa ini diharapkan bisa menghidupkan kembali mesin poin Red Sparks.

Sayangnya, media Korea mulai mempertanyakan apakah Red Sparks benar-benar siap bangkit tanpa Megatron.

“Dengan bubarnya Vanja Bukilic dan Megawati Hangestri, yang membawa tim meraih kejuaraan musim lalu, tim tersebut tidak mampu mengisi kekosongan yang ditinggalkan oleh cederanya starter setter Yeom Hye-seon, kendati ada 'usaha tunggal' dari senjata utama asing yang baru, Elisa Zanette,” tulis Yonhap.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kalimat itu menjadi penegasan keras bahwa Red Sparks belum menemukan sosok yang mampu mengemban warisan Megawati.

Kini, publik Negeri Ginseng menanti apakah duet Elisa Zanette dan Wipawee Srithong mampu menciptakan identitas baru bagi Red Sparks, atau justru membuktikan bahwa bayang-bayang Megawati Hangestri terlalu besar untuk digantikan. (tsy/asl)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Saatnya Jual, Harga Emas Antam Hari Ini 17 Oktober 2026 Melonjak ke Rp2.572.000 per Gram

Saatnya Jual, Harga Emas Antam Hari Ini 17 Oktober 2026 Melonjak ke Rp2.572.000 per Gram

Harga emas Antam hari ini 17 Oktober 2026 melonjak ke angka Rp2.572.000 per gram. Harga beli kembali atau buyback juga ikut melonjak ke angka Rp2.387.000 per gram.
Pantau Langsung Karhutla Kalsel, Tim Korsahli Mabes Polri Puji Tiga Terobosan Kapolda Kalsel

Pantau Langsung Karhutla Kalsel, Tim Korsahli Mabes Polri Puji Tiga Terobosan Kapolda Kalsel

Tim Koordinator Staf Ahli (Korsahli) Mabes Polri yang dipimpin Andy Soebjakto, Edi Hasibuan, dan Kombes Pol Deddy menggelar kunjungan kerja intensif ke Provinsi
Akuatik Indonesia Gelar 3rd SEAA Master Swimming Championship 2026, 600 Perenang dari 5 Negara Turut Berpartisipasi

Akuatik Indonesia Gelar 3rd SEAA Master Swimming Championship 2026, 600 Perenang dari 5 Negara Turut Berpartisipasi

Indonesia kembali dipercaya menjadi tuan rumah ajang internasional bertajuk 3rd SEAA Masters Swimming Championships 2026
Daftar Film dan Sinetron yang Dibintangi Aron Ashab, Aktor yang Viral usai Mengaku Diculik 6 Bulan

Daftar Film dan Sinetron yang Dibintangi Aron Ashab, Aktor yang Viral usai Mengaku Diculik 6 Bulan

Daftar film dan sinetron yang dibintangi Aron Ashab, aktor yang viral usai lama menghilang, kini muncul dan mengaku diculik selama 6 bulan terakhir.
Ruben Onsu Masukkan 2 Barang Bukti dalam Laporan, Pengacara Sebut Saksi dan Ahli Diperiksa Minggu Depan

Ruben Onsu Masukkan 2 Barang Bukti dalam Laporan, Pengacara Sebut Saksi dan Ahli Diperiksa Minggu Depan

Artis Ruben Onsu memasukkan 2 barang bukti ke dalam laporannya terkait video yang viral. Berikut penjelasan lengkap Polisi dan Pengacara.
FIFA Sanksi Denda Rp361 juta dan Penutupan Tribun Laga Kandang Spanyol Karena Chant Anti Muslim Vs Mesir

FIFA Sanksi Denda Rp361 juta dan Penutupan Tribun Laga Kandang Spanyol Karena Chant Anti Muslim Vs Mesir

FIFA resmi menjatuhi sanksi pada Federasi Sepak Bola Spanyol (RFEF) berupa denda 20.000 dolar AS atau setara dengan Rp361 juta dan diwajibkan menutup sebagian tribun pada pertandingan kandang berikutnya.

Trending

Polri Siapkan Polisi Khusus Kehutanan, Perkuat Perlindungan Hutan dan Penanganan Karhutla

Polri Siapkan Polisi Khusus Kehutanan, Perkuat Perlindungan Hutan dan Penanganan Karhutla

Polri menyiapkan Polisi Khusus Kehutanan dengan sasaran mencapai 70 ribu personel sebagai bentuk tindak lanjut arahan Presiden Prabowo Subianto. 
Usai Raih Dua Medali di Asian Games 2026, Padel Indonesia Langsung Gelar Kejurnas

Usai Raih Dua Medali di Asian Games 2026, Padel Indonesia Langsung Gelar Kejurnas

Usai meraih dua medali di Asian Games 2026, Padel Indonesia langsung menggelar Kejurnas di Jakarta yang diikuti 20 provinsi demi mencari bibit atlet baru potensial.
Megawati Hangestri 'Mengamuk', Pevoli asal Indonesia Ini Buktikan Kualitas Bintang Meski Hillstate Gagal ke Semifinal

Megawati Hangestri 'Mengamuk', Pevoli asal Indonesia Ini Buktikan Kualitas Bintang Meski Hillstate Gagal ke Semifinal

Bintang voli Indonesia Megawati Hangestri Pertiwi kembali menunjukkan performa impresif bersama Hyundai E&C Hillstate di ajang KOVO Cup 2026, Jumat (16/10/2026)
Sunan Kalijaga Ungkap Pengakuan Aron Ashab Diduga Diculik 6 Bulan di Tasikmalaya, Alami Kekerasan

Sunan Kalijaga Ungkap Pengakuan Aron Ashab Diduga Diculik 6 Bulan di Tasikmalaya, Alami Kekerasan

Sunan Klaijaga ungkap pengakuan Aron Ashab diduga diculik 6 bulan di Tasikmalaya hingga alami kekerasan oleh sejumlah orang.
Hasil Laga Timnas Indonesia Abroad: Beda Nasib Mees Hilgers dan Jay Idzes

Hasil Laga Timnas Indonesia Abroad: Beda Nasib Mees Hilgers dan Jay Idzes

Dua pertandingan dari klub yang dibela pemain Timnas Indonesia, SC Heerenveen dan Sassuolo bertanding pada Sabtu (17/10/2026) dini hari WIB. Namun baik Mees Hilgers dan Jay Idzes tak bermain di pertandingan itu. 
Pelatih Singgung Masalah yang Dialami Megawati Hangestri CS hingga Gagal ke Semifinal KOVO Cup 2026

Pelatih Singgung Masalah yang Dialami Megawati Hangestri CS hingga Gagal ke Semifinal KOVO Cup 2026

Langkah Hyundai E&C Hillstate yang diperkuat bintang voli Indonesia, Megawati Hangestri Pertiwi, harus terhenti di fase penyisihan Grup B ajang KOVO Cup 2026 ..
Jadwal KRL Hari Ini 17 Oktober 2026 Rute Jakarta Kota-Tanjung Priok, Paling Malam Pukul 20:30 WIB

Jadwal KRL Hari Ini 17 Oktober 2026 Rute Jakarta Kota-Tanjung Priok, Paling Malam Pukul 20:30 WIB

Inilah jadwal KRL hari ini 17 Oktober 2026 rute Jakarta Kota-Tanjung Priok. Ada 32 perjalanan KRL rute pink line pada hari ini.  Ini rinciannya.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT