Media Korea Tak Habis Pikir dengan Megawati Hangestri, Padahal Baru Didepak Klub Turki, tapi Megatron Sudah Dapat Kabar soal...
- Antara
tvOnenews.com - Media Korea Selatan, Yonhap News, menilai keputusan Megawati Hangestri yang hengkang dari Manisa BBSK justru membuka babak baru yang lebih panas di bursa pemain Asia.
Yonhap News menegaskan bahwa status tanpa klub Megawati tidak membuatnya kehilangan nilai jual sedikit pun.
Justru sebaliknya, mereka menggambarkan Mega sebagai sosok yang akan memicu perburuan antar klub Asia, terutama menjelang era baru free agent di Liga Voli Korea.

- Manisa BBSK official
"Mega dari Mega Express meninggalkan timnya... Apakah kembali ke V-League merupakan suatu kemungkinan?" tulis media Korea Selatan, Yonhap, dalam laporan mereka.
“Klub BBSK Manisa Turki akhiri kontrak, rencanakan kompetisi SEA Games Desember. Dia tidak akan memenuhi syarat untuk berpartisipasi dalam V-League musim ini, tetapi dia diharapkan menjadi agen bebas tahun depan,” lanjut Yonhap.
Media Korea tersebut kemudian mengungkap alasan di balik permintaan Mega untuk mengakhiri kontrak lebih awal.
“Ia seharusnya kembali ke tim kami tiga hari setelah turnamen berakhir, tetapi ia meminta untuk mengakhiri kontraknya, dengan mengatakan ia tidak ingin kembali ke Turki karena jadwal padat tim nasional selama musim kompetisi,” ungkap media Korea tersebut.

- Instagram/@manisabbsk_voleybol
Sayangnya, langkah ini membuat Megawati tak bisa langsung kembali ke V-League, liga yang sempat melambungkan namanya bersama Red Sparks.
“Dia tidak akan bisa bermain di musim V-League 2025-2026, yang dibuka pada tanggal 18. Pasalnya, pemain yang tidak mendaftar pada Asian Quarter Draft yang digelar April lalu, tidak bisa menandatangani kontrak dengan klub mana pun,” jelas Yonhap.
Tentu, berikut parafrasenya dengan nuansa yang lebih segar:
Meski tak bisa kembali ke V-League musim ini, peluang Mega untuk balik ke Korea tetap terbuka.
Mulai musim depan, liga akan memakai sistem agen bebas, sehingga Megawati bisa bergabung dengan klub mana saja tanpa harus melewati proses draft terlebih dahulu.
Lebih lanjut, Yonhap menilai status Mega yang kini tanpa klub justru menyebut bintang voli Indonesia itu berada di posisi emas.

- KOVO
Mereka memprediksi pemain 25 tahun itu akan menjadi komoditas paling panas di Asia ketika sistem free agent mulai diberlakukan tahun depan.
“Mega yang dianggap sebagai pemain terbaik di antara quarterback Asia sepanjang masa itu diperkirakan akan mendapat panggilan cinta dari tim wanita seiring dengan 'sistem agen bebas' yang akan diterapkan mulai tahun depan,” tulis Yonhap penuh pujian.
Dari sinilah muncul gambaran bahwa Megawati bukan sekadar bintang, tetapi pemain yang hampir mustahil digantikan.
Status agen bebasnya membuat banyak klub di Asia diyakini bakal saling berlomba untuk mengamankan tanda tangan Megatron.
Dengan catatan 736 poin di musim pertama di Korea, lalu melesat ke 802 poin pada musim berikutnya, Yonhap menyebutnya sebagai bukti bahwa Mega bukan hanya bintang satu musim, melainkan pilar dengan konsistensi langka.
Menurut Yonhap, ketika sistem agen bebas mulai berlaku, Mega akan menjadi salah satu pemain yang paling diburu.
Klub-klub besar disebut bakal menunggu peluang untuk “meminang” Mega yang dianggap sebagai salah satu pemain paling komplet di posisinya. (asl)
Load more