News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Jangan Diteruskan, Lakukan 4 Langkah Awal Ini jika Kamu Alami Cedera saat Main Padel

Jika kamu mengalami cedera saat bermain padel, pastikan untuk langsung melakukan empat langkah di bawah ini.
Senin, 15 Desember 2025 - 23:55 WIB
ilustrasi mengompres kaki yang cedera
Sumber :
  • Pexels/Vidal Balielo Jr.

tvOnenews.com - Ikut demam padel yang sedang tren di Indonesia? Walaupun olahraga ini seru, kamu harus tetap waspada di lapangan.

Padel berpotensi menyebabkan cedera, mulai dari keseleo ringan hingga ketegangan otot. Reaksi cepat dan tepat saat cedera terjadi sangat krusial untuk membatasi keparahan dan mempercepat pemulihan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berikut empat langkah pertolongan pertama yang harus kamu lakukan, jika mengalami cedera saat bermain padel.

 

1. Hentikan Aktivitas

Hentikan segera semua gerakan yang menyebabkan rasa sakit. Memaksakan diri dapat memperburuk cedera ringan menjadi cedera yang lebih serius, seperti memperparah robekan otot atau ligamen. Segera tinggalkan lapangan dengan hati-hati dan minta bantuan jika diperlukan.

2. Lakukan Protokol R.I.C.E.

Untuk cedera akut pada jaringan lunak seperti keseleo pergelangan kaki atau ketegangan otot, protokol R.I.C.E. (Rest, Ice, Compression, Elevation) adalah langkah pertolongan pertama terbaik:

  • Rest (Istirahat): Hindari membebani area yang cedera selama 24-48 jam.

  • Ice (Es): Segera kompres area yang sakit dengan es (dibungkus handuk atau kain) selama 15-20 menit setiap 2-3 jam selama 48 jam pertama. Es membantu mengurangi pembengkakan dan menghilangkan rasa sakit.

ilustrasi mengompres kaki yang cedera
ilustrasi mengompres kaki yang cedera
Sumber :
  • Pexels/Vidal Balielo Jr.
  • Compression (Kompresi): Balut area tersebut dengan perban elastis (tidak terlalu ketat) untuk membantu mencegah pembengkakan lebih lanjut.

  • Elevation (Peninggian): Posisikan bagian tubuh yang cedera lebih tinggi dari jantung (jika memungkinkan) untuk membantu drainase cairan dan mengurangi pembengkakan.

 

3. Tanda Bahaya yang Harus Diperhatikan

Kamu harus segera mengunjungi dokter atau unit gawat darurat jika mengalami beberapa tanda di bawah ini.

  • Deformitas: Bentuk anggota badan yang jelas berubah atau tidak normal. Misalnya, dugaan patah tulang atau dislokasi sendi).

  • Rasa Sakit Parah: Rasa sakit yang luar biasa dan tidak mereda meskipun sudah dikompres es.

  • Ketidakmampuan Menahan Beban: Tidak bisa berdiri atau menahan beban pada kaki atau pergelangan yang cedera.

  • Kebas atau Mati Rasa: Adanya mati rasa atau kesemutan di bagian bawah area cedera.

Ilustrasi konsultasi ke dokter tulang
Ilustrasi konsultasi ke dokter tulang
Sumber :
  • Pexels/Karola G

4. Konsultasi dan Evaluasi

Jika cederanya tampak ringan, tapi rasa sakit berlanjut setelah 48 jam, jadwalkan janji temu dengan dokter olahraga atau fisioterapis.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Profesional akan dapat mendiagnosis cedera kamu dengan tepat dan merekomendasikan program rehabilitasi.

Jangan terburu-buru kembali ke lapangan padel sebelum mendapatkan izin medis dan memulihkan mobilitas penuh untuk mencegah cedera berulang. (ism)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Rekam Jejak Mengerikan Pelaku Kasus Jenar, Residivis Pembunuhan Dua Kali dan Kini Korbannya Bocah 11 Tahun

Rekam Jejak Mengerikan Pelaku Kasus Jenar, Residivis Pembunuhan Dua Kali dan Kini Korbannya Bocah 11 Tahun

Kasus Jenar di Sragen akhirnya terungkap. Suparman alias Blendus, residivis dua kali kasus pembunuhan, tega menghabisi nyawa Bilqis Rajiansyah Lestari demi mencuri sepeda motor
Fakta Mengerikan Kasus Jenar! Bocah 11 Tahun Dibunuh Brutal Demi Motor, Pelaku Sempat Bersihkan Jejak Sebelum Kabur

Fakta Mengerikan Kasus Jenar! Bocah 11 Tahun Dibunuh Brutal Demi Motor, Pelaku Sempat Bersihkan Jejak Sebelum Kabur

Kasus pembunuhan sadis bocah 11 tahun di Jenar, Sragen, akhirnya terungkap. Pelaku yang merupakan residivis dua kali membunuh korban demi menguasai sepeda motor
Primaya Hospital Kelapa Gading Hadirkan MitraClip, Terobosan Atasi Katup Jantung Bocor Tanpa Operasi

Primaya Hospital Kelapa Gading Hadirkan MitraClip, Terobosan Atasi Katup Jantung Bocor Tanpa Operasi

Primaya Hospital Kelapa Gading menghadirkan MitraClip, teknologi minimal invasif untuk mengatasi katup jantung bocor tanpa operasi jantung terbuka. Simak selengkapnya.
Tak Hanya Bocorkan Motif Kasus Penyekapan Pacar 3 Tahun, Polisi Juga Beberkan Kebengisan Taufik Hidayat: Kerap Pukuli Ayahnya

Tak Hanya Bocorkan Motif Kasus Penyekapan Pacar 3 Tahun, Polisi Juga Beberkan Kebengisan Taufik Hidayat: Kerap Pukuli Ayahnya

Tak hanya bocorkan motif kasus penyekapan pacar berinsial YTR selama tiga tahun. Tetapi, Polisi juga bocorkan kebengisan Taufik Hidayat. Hal ini dibeberkan,
PGN Gelar Nikah Massal: Bantu Masyarakat Peroleh Kepastian Hukum Pernikahan

PGN Gelar Nikah Massal: Bantu Masyarakat Peroleh Kepastian Hukum Pernikahan

Subholding Gas Pertamina, kembali menghadirkan program CSR yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dengan Program Nikah Massal bertajuk
Pasukan Israel Ditarik, Kesepakatan Lebanon-Israel Dimulai

Pasukan Israel Ditarik, Kesepakatan Lebanon-Israel Dimulai

Kedutaan Besar Lebanon di Amerika Serikat mengatakan bahwa pelaksanaan kesepakatan kerangka kerja dengan Israel akan dimulai dengan penarikan pasukan Israel dari dua wilayah percontohan di Lebanon selatan.

Trending

Pasukan Israel Ditarik, Kesepakatan Lebanon-Israel Dimulai

Pasukan Israel Ditarik, Kesepakatan Lebanon-Israel Dimulai

Kedutaan Besar Lebanon di Amerika Serikat mengatakan bahwa pelaksanaan kesepakatan kerangka kerja dengan Israel akan dimulai dengan penarikan pasukan Israel dari dua wilayah percontohan di Lebanon selatan.
Primaya Hospital Kelapa Gading Hadirkan MitraClip, Terobosan Atasi Katup Jantung Bocor Tanpa Operasi

Primaya Hospital Kelapa Gading Hadirkan MitraClip, Terobosan Atasi Katup Jantung Bocor Tanpa Operasi

Primaya Hospital Kelapa Gading menghadirkan MitraClip, teknologi minimal invasif untuk mengatasi katup jantung bocor tanpa operasi jantung terbuka. Simak selengkapnya.
Rekam Jejak Mengerikan Pelaku Kasus Jenar, Residivis Pembunuhan Dua Kali dan Kini Korbannya Bocah 11 Tahun

Rekam Jejak Mengerikan Pelaku Kasus Jenar, Residivis Pembunuhan Dua Kali dan Kini Korbannya Bocah 11 Tahun

Kasus Jenar di Sragen akhirnya terungkap. Suparman alias Blendus, residivis dua kali kasus pembunuhan, tega menghabisi nyawa Bilqis Rajiansyah Lestari demi mencuri sepeda motor
Lensa Berbicara: Ribuan Warga Padati Malam Puncak HUT Ke-499 Jakarta di Bundaran HI

Lensa Berbicara: Ribuan Warga Padati Malam Puncak HUT Ke-499 Jakarta di Bundaran HI

Ribuan warga memadati kawasan Bundaran HI, Jakarta Pusat, pada Sabtu (27/6/2026), untuk menyaksikan malam puncak perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-499 Jakarta.
Tak Hanya Bocorkan Motif Kasus Penyekapan Pacar 3 Tahun, Polisi Juga Beberkan Kebengisan Taufik Hidayat: Kerap Pukuli Ayahnya

Tak Hanya Bocorkan Motif Kasus Penyekapan Pacar 3 Tahun, Polisi Juga Beberkan Kebengisan Taufik Hidayat: Kerap Pukuli Ayahnya

Tak hanya bocorkan motif kasus penyekapan pacar berinsial YTR selama tiga tahun. Tetapi, Polisi juga bocorkan kebengisan Taufik Hidayat. Hal ini dibeberkan,
Fakta Mengerikan Kasus Jenar! Bocah 11 Tahun Dibunuh Brutal Demi Motor, Pelaku Sempat Bersihkan Jejak Sebelum Kabur

Fakta Mengerikan Kasus Jenar! Bocah 11 Tahun Dibunuh Brutal Demi Motor, Pelaku Sempat Bersihkan Jejak Sebelum Kabur

Kasus pembunuhan sadis bocah 11 tahun di Jenar, Sragen, akhirnya terungkap. Pelaku yang merupakan residivis dua kali membunuh korban demi menguasai sepeda motor
PGN Gelar Nikah Massal: Bantu Masyarakat Peroleh Kepastian Hukum Pernikahan

PGN Gelar Nikah Massal: Bantu Masyarakat Peroleh Kepastian Hukum Pernikahan

Subholding Gas Pertamina, kembali menghadirkan program CSR yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dengan Program Nikah Massal bertajuk
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT