News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Tim Indonesia Cetak Sejarah Jika Finis Sebagai Runner Up SEA Games 2025, Presiden NOC Indonesia Apresiasi Kerja Keras Seluruh Stakeholder Terkait

Terakhir kali Indonesia finis di posisi kedua SEA Games terjadi pada edisi Chiang Mai 1995. Sebelumnya, Kontingen Garuda juga pernah menempati peringkat dua saat SEA Games Bangkok 1985.
Jumat, 19 Desember 2025 - 02:29 WIB
Tim Indonesia Cetak Sejarah Jika Finis Sebagai Runner Up SEA Games 2025
Sumber :
  • NOC Indonesia-Didik Setiawan

Jakarta, tvOnenews.com - Tim Indonesia akan mencetak sejarah baru jika finis sebagai runner up SEA Games 2025. Presiden NOC Indonesia, Raja Sapta Oktohari, mengapresiasi perjuangan seluruh stakeholder yang terkait, termasuk para atlet, pelatih, dan pembina olahraga yang berhasil mengantarkan Kontingen Merah Putih menembus peringkat runner up SEA Games 2025.

Capaian tersebut menjadi catatan sejarah baru bagi Indonesia setelah penantian panjang selama hampir tiga dekade. Terakhir kali Indonesia finis di posisi kedua SEA Games terjadi pada edisi Chiang Mai 1995. Sebelumnya, Kontingen Garuda juga pernah menempati peringkat dua saat SEA Games Bangkok 1985.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Per Kamis (18/12/2025), Indonesia mengakhiri kompetisi di posisi runner up dengan raihan 80 medali emas, 92 perak, dan 110 perunggu. Indonesia berada tepat di bawah tuan rumah Thailand yang memastikan diri sebagai juara umum dengan torehan 194 emas, 130 perak, dan 98 perunggu.

Dengan hasil tersebut, Indonesia sekaligus menggeser Vietnamm sang juara bertahan SEA Games 2023, ke peringkat ketiga. Vietnam mengoleksi 72 emas, 73 perak, dan 99 perunggu.

Angka tersebut masih akan bertambah mengingat satu hari pertandingan tersisa akan digelar pada Jumat (19/12/2025). 

“Ini tentu membanggakan karena sudah cukup lama kita menantikan bisa masuk dua besar SEA Games sejak tahun 1995 di Chiang Mai,” ujar Okto, sapaan Raja Sapta Oktohari, Kamis (18/12/2025).

Okto berharap prestasi Kontingen Indonesia tidak berhenti sampai di sini. Menurutnya, sebagai negara terbesar di Asia Tenggara, Indonesia layak menargetkan posisi juara umum di masa mendatang.

“Semoga prestasi ini tidak berhenti di sini saja. Kita ingin kembali menjadi yang terbaik atau juara umum. Lebih dari itu, kita juga ingin hasil yang lebih baik di level yang lebih tinggi seperti Asian Games dan Olimpiade,” tegasnya.

Okto menilai pencapaian tersebut merupakan buah dari kerja keras atlet, pelatih, serta pembina induk cabang olahraga, yang didukung penuh oleh pemerintah melalui Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora).

“Termasuk dukungan dan perhatian luar biasa dari Presiden Prabowo Subianto,” tambahnya.

Lebih lanjut, Okto menyoroti peningkatan signifikan prestasi cabang olahraga (cabor) Olimpiade pada SEA Games kali ini. Sejumlah cabor Olimpiade bahkan mampu memenuhi hingga melampaui target yang telah ditetapkan.

Tanpa mengesampingkan perjuangan cabor non-Olimpiade, Okto menyebut cabang seperti bulutangkis, atletik, renang (akuatik), menembak, triathlon, tenis, angkat besi, panahan, hingga panjat tebing sebagai sinyal positif arah pembinaan olahraga nasional ke depan.

“Saya mengusulkan sudah saatnya kita fokus pada pembinaan cabor Olimpiade. Hasil di Thailand ini membuktikan kita punya potensi besar jika pembinaannya dilakukan dengan baik. Target kita bukan hanya SEA Games, tapi Olimpiade,” ujarnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Okto juga mengungkapkan bahwa fokus pada cabor Olimpiade sejalan dengan program Menteri Pemuda dan Olahraga, Erick Thohir. Bahkan, Menpora telah mengarahkan agar Pekan Olahraga Nasional (PON) ke depan lebih memprioritaskan cabor Olimpiade.

“Ada rencana mulai PON NTB–NTT, komposisi cabang olahraga yang dipertandingkan terdiri dari 70 persen cabor Olimpiade, 20 persen non-Olimpiade, dan 10 persen cabang olahraga tuan rumah,” pungkas Okto. (hfp)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Tragedi Knalpot Brong di Gowa Sulsel: Pemuda Kritis Ditikam, Pelaku Kini Mendekam di Sel

Tragedi Knalpot Brong di Gowa Sulsel: Pemuda Kritis Ditikam, Pelaku Kini Mendekam di Sel

Kasus penganiayaan berat yang sempat menghebohkan media sosial di Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, memasuki babak baru. 
Terpopuler News: Reaksi Dedi Mulyadi Tahu Perlintasan Kereta Diduduki Kelompok Warga, hingga Kiai Lecehkan 50 Santri di Pati

Terpopuler News: Reaksi Dedi Mulyadi Tahu Perlintasan Kereta Diduduki Kelompok Warga, hingga Kiai Lecehkan 50 Santri di Pati

Reaksi Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi mengetahui perlintasan kereta dijaga kelompok warga. Kiai diduga melakukan pelecehan seksual kepada 50 Santri di Pati
'Persiapkan Diri dengan Baik' Jadi Pesan Pelatih Hillstate untuk Megawati Hangestri, Rumor ke V-League Kian Nyata?

'Persiapkan Diri dengan Baik' Jadi Pesan Pelatih Hillstate untuk Megawati Hangestri, Rumor ke V-League Kian Nyata?

Pelatih Hillstate Kang Sung-hyung memberi pesan 'persiapkan diri dengan baik' kepada Megawati Hangestri sekaligus isyarat kalau Mega akan balik ke Korea Selatan
Momen Libur Hari Buruh 2026: 99 Ribu Kendaraan Tinggalkan Jakarta Melalui Gerbang Tol Cikampek Utama

Momen Libur Hari Buruh 2026: 99 Ribu Kendaraan Tinggalkan Jakarta Melalui Gerbang Tol Cikampek Utama

Arus lalu lintas di ruas Tol Jakarta-Cikampek mengalami peningkatan signifikan selama periode libur panjang Hari Buruh Internasional 2026. 
Gebrakan Baru Dedi Mulyadi, Jatinangor Siap Disulap Jadi 'Kota Pelajar', Kawasan Pendidikan Terpadu

Gebrakan Baru Dedi Mulyadi, Jatinangor Siap Disulap Jadi 'Kota Pelajar', Kawasan Pendidikan Terpadu

Gebrakan baru Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi (KDM), siapkan Jatinangor jadi 'Kota Pelajar', sebuah kawasan pendidikan terpadu.
Tak Ada Sakit Saat Awal Internship, Keluarga Sebut dr Myta Aprilia Azmy Alami Sesak Nafas Hebat Sebelum Meninggal

Tak Ada Sakit Saat Awal Internship, Keluarga Sebut dr Myta Aprilia Azmy Alami Sesak Nafas Hebat Sebelum Meninggal

Duka mendalam dirasakan oleh keluarga dr Myta Aprilia Azmy, seorang dokter yang meninggal dunia saat menjalani program internship di RSUD K.H. Daud Arif, Jambi

Trending

Pernyataan Resmi Pihak Dokter Richard Lee Setelah Pendakwah Hanny Kristianto Cabut Sertifikat Mualafnya

Pernyataan Resmi Pihak Dokter Richard Lee Setelah Pendakwah Hanny Kristianto Cabut Sertifikat Mualafnya

Keputusan pendakwah Hanny Kristianto dengan mencabut sertifikat mualaf milik dr Richard Lee mendapat tanggapan langsung dari pihak dokter, Minggu malam (3/5).
Dedi Mulyadi Sebut Sejumlah Daerah Jateng dan Banten Masuk Tatar Sunda, Ini Alasannya

Dedi Mulyadi Sebut Sejumlah Daerah Jateng dan Banten Masuk Tatar Sunda, Ini Alasannya

Pemerintah Provinsi Jawa Barat resmi menetapkan "Milangkala Tatar Sunda" sebagai agenda rutin tahunan yang akan digelar secara berkelanjutan bagi masyarakat.
Gebrakan Dedi Mulyadi: Ketua OSIS Hingga Perusuh Bakal Digembleng di Barak Militer Juni Mendatang

Gebrakan Dedi Mulyadi: Ketua OSIS Hingga Perusuh Bakal Digembleng di Barak Militer Juni Mendatang

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menyiapkan skema pembinaan khusus bagi kelompok pengacau keamanan yang terlibat ricuh di Dago Bandung beberapa waktu lalu. 
Momen Libur Hari Buruh 2026: 99 Ribu Kendaraan Tinggalkan Jakarta Melalui Gerbang Tol Cikampek Utama

Momen Libur Hari Buruh 2026: 99 Ribu Kendaraan Tinggalkan Jakarta Melalui Gerbang Tol Cikampek Utama

Arus lalu lintas di ruas Tol Jakarta-Cikampek mengalami peningkatan signifikan selama periode libur panjang Hari Buruh Internasional 2026. 
Gebrakan Baru Dedi Mulyadi, Jatinangor Siap Disulap Jadi 'Kota Pelajar', Kawasan Pendidikan Terpadu

Gebrakan Baru Dedi Mulyadi, Jatinangor Siap Disulap Jadi 'Kota Pelajar', Kawasan Pendidikan Terpadu

Gebrakan baru Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi (KDM), siapkan Jatinangor jadi 'Kota Pelajar', sebuah kawasan pendidikan terpadu.
Pemprov Jabar Tetapkan 18 Mei Sebagai Hari Tatar Sunda, Peringatan Apa Itu? Begini Penjelasan Sejarawan

Pemprov Jabar Tetapkan 18 Mei Sebagai Hari Tatar Sunda, Peringatan Apa Itu? Begini Penjelasan Sejarawan

Pemerintah Provinsi Jawa Barat tetapkan 18 Mei sebagai Hari Tatar Sunda, sebenarnya peringatan apa itu? Simak penjelasan sejarawan berikut ini.
Terpopuler News: Reaksi Dedi Mulyadi Tahu Perlintasan Kereta Diduduki Kelompok Warga, hingga Kiai Lecehkan 50 Santri di Pati

Terpopuler News: Reaksi Dedi Mulyadi Tahu Perlintasan Kereta Diduduki Kelompok Warga, hingga Kiai Lecehkan 50 Santri di Pati

Reaksi Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi mengetahui perlintasan kereta dijaga kelompok warga. Kiai diduga melakukan pelecehan seksual kepada 50 Santri di Pati
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT