News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Mengenal Bandeja dan Cara Melakukan Pukulan Paling Mematikan dalam Olahraga Padel

Bagi kamu yang baru terjun ke olahraga padel, menguasai bandeja adalah syarat mutlak jika ingin naik level dari pemula menjadi pemain menengah.
Selasa, 23 Desember 2025 - 23:38 WIB
Ilustrasi olahraga padel
Sumber :
  • Unsplash/Gabriel Martin

tvOnenews.com - Jika dalam tenis kamu mengenal istilah smash sebagai cara untuk mengakhiri poin, di dunia padel ada satu pukulan yang jauh lebih krusial dan ikonik yang disebut bandeja.

Sering kali disebut sebagai "pukulan penyelamat", bandeja bukan sekadar teknik menyerang, melainkan kunci untuk mempertahankan dominasi di atas lapangan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Bagi kamu yang baru terjun ke olahraga padel, menguasai bandeja adalah syarat mutlak jika ingin naik level dari pemula menjadi pemain menengah.

Namun, apa sebenarnya bandeja? Mengapa pukulan ini begitu spesial dan bagaimana cara melakukannya?

 

Apa itu bandeja?

Ilustrasi olahraga padel
Ilustrasi olahraga padel
Sumber :
  • Pexels/Anhelina Vasylyk

Dalam bahasa Spanyol, bandeja berarti "nampan". Nama ini diambil dari posisi raket saat memukul bola yang mendatar, mirip seperti seorang pelayan yang sedang membawa nampan.

Berbeda dengan smash yang dipukul lurus ke bawah dengan tenaga penuh, Bandeja dipukul dengan teknik slice atau sayatan samping dengan tenaga yang terukur.

Mengapa pukulan bandeja sangat mematikan?

Ilustrasi olahraga padel
Ilustrasi olahraga padel
Sumber :
  • Unsplash/Gabriel Martin

Bandeja dianggap mematikan bukan karena kecepatannya, melainkan karena efek pantulannya. 

Saat melakukan bandeja, kamu memberikan putaran bola (spin) yang membuat bola tetap rendah setelah mengenai dinding kaca lawan.

Hal tersebut akan memaksa lawan untuk memukul bola dari posisi yang sangat rendah dan sulit, sehingga mereka tidak bisa melakukan serangan balik.

Tujuan utamanya adalah mencegah lawan maju ke depan net dan memastikan kamu tetap memegang kendali di zona serang.

Cara melakukan pukulan bandeja yang sempurna

  1. Posisi Siap (The Preparation): Segera setelah lawan melepaskan bola lambung (lob), bergeraklah menyamping. Angkat raketmu ke samping setinggi kepala dengan wajah raket terbuka ke atas (seperti memegang nampan).

  2. Titik Kontak: Pukul bola di samping tubuh, bukan di atas kepala seperti smash. Idealnya, kontak terjadi saat bola berada di ketinggian mata atau sedikit di atasnya.

  3. Teknik Sayatan: Jangan memukul bola dengan datar. "Sayat" bagian bawah bola untuk menciptakan backspin. Ini akan memastikan bola "mati" atau tidak melambung tinggi saat menyentuh kaca lawan.

  4. Penempatan Bola: Incar sudut lapangan atau area dalam (deep court). Jika bola jatuh tepat di sudut antara lantai dan kaca, lawan akan hampir mustahil untuk mengembalikannya.

Bandeja bukan smash

Ilustrasi olahraga padel
Ilustrasi olahraga padel
Sumber :
  • Pexels/Anhelina Vasylyk

Banyak pemula dalam olahraga padel mencoba menghantam bola sekeras mungkin saat posisi tanggung.

Hasilnya, bola pun memantul terlalu tinggi dari kaca belakang dan justru menjadi umpan empuk bagi lawan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Hal yang perlu diingat adalah bandeja adalah tentang kontrol, penempatan, dan taktik untuk tetap menguasai net. Bandeja pun tidak sepenuhnya sama dengan smash.

Menguasai bandeja membutuhkan latihan koordinasi dan waktu yang tepat (timing). Namun, sekali mahir melakukannya, kamu pasti akan menyadari bahwa padel bukan soal siapa yang paling kuat memukul, melainkan siapa yang paling cerdik menempatkan bola. Selamat mencoba melakukan pukulan bandeja. (ism)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

MUI Murka Hafalan Surah Ad-Dhuha Diduga Dijadikan Syarat Dapat Miras di Festival Musik, Polisi Diminta Segera Bertindak

MUI Murka Hafalan Surah Ad-Dhuha Diduga Dijadikan Syarat Dapat Miras di Festival Musik, Polisi Diminta Segera Bertindak

Majelis Ulama Indonesia (MUI) meminta aparat kepolisian mengusut soal viralnya tantangan hafalan Surah Ad-Dhuha yang diduga sebagai sarana untuk promosi minuman keras (miras) di acara musik.
Jadwal Dana White's Contender Series Hari Ini: Bilal Hasan Tantang Petarung India Demi Tiket UFC

Jadwal Dana White's Contender Series Hari Ini: Bilal Hasan Tantang Petarung India Demi Tiket UFC

Jadwal Dana White's Contender Series (DWCS) Season 10 Episode 1 hari ini Rabu (12/8/2026). Petarung MMA Indonesia, Bilal Hasan akan menantang atlet asal India untuk membuka jalan menuju panggung UFC.
Buka-bukaan soal Konflik Agraria, Nusron Akui Benturan dengan Aset BUMN hingga TNI-Polri yang Paling Repot

Buka-bukaan soal Konflik Agraria, Nusron Akui Benturan dengan Aset BUMN hingga TNI-Polri yang Paling Repot

Menteri ATR/BPN Nusron Wahid buka-bukaan soal berbagai konflik agraria. Menurutnya, sengketa yang melibatkan klaim aset BUMN hingga TNI-Polri dinilai paling kompleks.
Heboh Dugaan Challenge Hafalan Al-Qur'an Dikaitkan Miras, PMII Desak Polisi Usut Tuntas

Heboh Dugaan Challenge Hafalan Al-Qur'an Dikaitkan Miras, PMII Desak Polisi Usut Tuntas

PC PMII menilai dugaan penggunaan simbol keagamaan dalam aktivitas hiburan perlu diperiksa secara menyeluruh agar fakta sebenarnya dapat diketahui.
Pelaku Mutilasi Depok Diduga Punya Penyakit HIV, Harus Bawa Obat dan Rutin Konsumsi

Pelaku Mutilasi Depok Diduga Punya Penyakit HIV, Harus Bawa Obat dan Rutin Konsumsi

Terungkap fakta baru soal pelaku mutilasi Depok bernama Saepul (26). Saepul diduga menderita penyakit HIV. 
51 Adegan Rekonstruksi Kasus Mutilasi Depok Digelar, Fakta Baru Berdampak pada Pasal Sangkaan Tersangka

51 Adegan Rekonstruksi Kasus Mutilasi Depok Digelar, Fakta Baru Berdampak pada Pasal Sangkaan Tersangka

51 Adegan rekonstruksi kasus pembunuhan disertai mutilasi di kawasan Tanah Merah, Pancoran Mas, Depok, digelar. Ditemukan adanya fakta baru.

Trending

Pelaku Mutilasi Depok Diduga Punya Penyakit HIV, Harus Bawa Obat dan Rutin Konsumsi

Pelaku Mutilasi Depok Diduga Punya Penyakit HIV, Harus Bawa Obat dan Rutin Konsumsi

Terungkap fakta baru soal pelaku mutilasi Depok bernama Saepul (26). Saepul diduga menderita penyakit HIV. 
Jadwal Dana White's Contender Series Hari Ini: Bilal Hasan Tantang Petarung India Demi Tiket UFC

Jadwal Dana White's Contender Series Hari Ini: Bilal Hasan Tantang Petarung India Demi Tiket UFC

Jadwal Dana White's Contender Series (DWCS) Season 10 Episode 1 hari ini Rabu (12/8/2026). Petarung MMA Indonesia, Bilal Hasan akan menantang atlet asal India untuk membuka jalan menuju panggung UFC.
Heboh Dugaan Challenge Hafalan Al-Qur'an Dikaitkan Miras, PMII Desak Polisi Usut Tuntas

Heboh Dugaan Challenge Hafalan Al-Qur'an Dikaitkan Miras, PMII Desak Polisi Usut Tuntas

PC PMII menilai dugaan penggunaan simbol keagamaan dalam aktivitas hiburan perlu diperiksa secara menyeluruh agar fakta sebenarnya dapat diketahui.
Bea Cukai Gagalkan 8,9 Juta Batang Rokok Ilegal di Tanjung Priok, Potensi Kerugian Negara Rp8,6 M

Bea Cukai Gagalkan 8,9 Juta Batang Rokok Ilegal di Tanjung Priok, Potensi Kerugian Negara Rp8,6 M

Bea Cukai Tanjung Priok dan Direktorat Penindakan dan Penyidikan (P2) Bea Cukai gagalkan pengiriman 8,96 juta batang rokok ilegal yang tidak dilekati pita cukai
Buka-bukaan soal Konflik Agraria, Nusron Akui Benturan dengan Aset BUMN hingga TNI-Polri yang Paling Repot

Buka-bukaan soal Konflik Agraria, Nusron Akui Benturan dengan Aset BUMN hingga TNI-Polri yang Paling Repot

Menteri ATR/BPN Nusron Wahid buka-bukaan soal berbagai konflik agraria. Menurutnya, sengketa yang melibatkan klaim aset BUMN hingga TNI-Polri dinilai paling kompleks.
51 Adegan Rekonstruksi Kasus Mutilasi Depok Digelar, Fakta Baru Berdampak pada Pasal Sangkaan Tersangka

51 Adegan Rekonstruksi Kasus Mutilasi Depok Digelar, Fakta Baru Berdampak pada Pasal Sangkaan Tersangka

51 Adegan rekonstruksi kasus pembunuhan disertai mutilasi di kawasan Tanah Merah, Pancoran Mas, Depok, digelar. Ditemukan adanya fakta baru.
Jegal Ruang Gerak Mafia, Balik Nama Sertifikat Tanah Maksimal 10 Hari Kerja akan Dimulai 17 Agustus 2026

Jegal Ruang Gerak Mafia, Balik Nama Sertifikat Tanah Maksimal 10 Hari Kerja akan Dimulai 17 Agustus 2026

Kementerian ATR/BPN kebut transformasi layanan untuk mempersempit celah mafia tanah. Salah satunya dengan uji coba layanan Peralihan Hak atau balik nama sertifikat maksimal 10 hari kerja.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT