Usai SEA Games 2025, Christopher Rungkat Langsung Alihkan Fokus ke Piala Davis dan Asian Games 2026
- NOC Indonesia/Mochammad Rifqi Priadiansyah
Seperti Aldila Sutjiadi dan Janice Tjen misalnya, yang menjalani tur dunia WTA, sehingga TC di dalam negeri bisa dimanfaatkan untuk latihan singkat saat jeda turnamen. Ia juga menekankan bahwa koordinasi jadwal antara TC dan turnamen sangat penting agar atlet bisa optimal di kedua ajang.
"Jadi rata-rata pemain pun banyak yang akan touring ke luar negeri juga, jadi untuk latihan TC di dalam negeri juga dibutuhkan karena suatu saat pemain akan pulang ya untuk latihan," kata Christo.
"Mungkin ada jeda 1-2 minggu dan bisa dipakai untuk latihan di situ sebelum pertandingan lagi keluar." jelasnya lagi.
Lebih lanjut Christo turut menyoroti perbedaan level kompetisi antara SEA Games dan Asian Games. Baginya bahwa ajang Asian Games memiliki persaingan lebih berat dengan negara-negara kuat di Asia, sehingga persiapan tim dan pemain harus matang.
Ia menekankan pentingnya pencapaian ranking individu ATP atau WTA, yang tidak hanya bermanfaat bagi karier masing-masing atlet, tetapi juga menentukan seeded tim Indonesia di Asian Games.
Sedangkan saat disinggung soal kelanjutan kariernya, Christo mengatakan fokus utamanya saat ini adalah Asian Games 2026. Ia masih membuka kemungkinan untuk turun di SEA Games 2027, namun keputusan akan dilihat dari tahun ke tahun.
"Mungkin kalau saya sih bertahap ya. Kalau saya sih lihat depan mata dulu nih Asian Games, saya coba fokus ke situ," tutupnya.
(ant/nad)
Load more