News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

4 Alasan Mengapa Padel Kini Menjadi Tren dan Mulai Digemari oleh Banyak Orang, Salah Satunya 'Instragramable'!

Tren main padel menunjukkan bahwa olahraga tersebut telah menjadi gaya hidup baru yang inklusif bagi kalangan pengusaha, figur publik, hingga kaum milenial.
Senin, 12 Januari 2026 - 23:25 WIB
Wulan Guritno saat berolahraga padel
Sumber :
  • Instagram/wulanguritno

tvOnenews.com - Pesatnya perkembangan olahraga padel di kancah internasional dan domestik, termasuk di Indonesia, didorong oleh alasan-alasan mendasar, bukan sekadar tren sesaat.

Tingginya permintaan terlihat dari okupansi lapangan di sejumlah area urban, seperti Jakarta, Tangerang, dan Bali yang tetap padat di tengah jam produktif.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Fenomena ini menunjukkan bahwa padel telah menjadi gaya hidup baru yang inklusif bagi kalangan pengusaha, figur publik, hingga kaum milenial.

Lantas, mengapa kini padel menjadi tren dan banyak dimainkan oleh banyak orang?

 

1. Mudah dipelajari

Ilustrasi olahraga padel
Ilustrasi olahraga padel
Sumber :
  • Pexels/Anhelina Vasylyk

Salah satu hambatan terbesar dalam olahraga raket seperti tenis adalah tingkat kesulitan tekniknya.

Dibutuhkan waktu berbulan-bulan latihan intensif hanya untuk bisa melakukan reli panjang di tenis. Sebaliknya, padel sangat ramah pemula.

Dengan ukuran lapangan yang lebih kecil dan penggunaan dinding yang membantu bola tetap hidup, seorang pemula biasanya sudah bisa melakukan reli yang menyenangkan hanya dalam 30 menit sesi pertama mereka.

Kemudahan inilah yang membuat orang merasa cepat puas dan ketagihan untuk kembali ke lapangan.

2. Sifatnya yang sangat sosial

Ilustrasi olahraga padel
Ilustrasi olahraga padel
Sumber :
  • Unsplash/Gabriel Martin

Padel hampir selalu dimainkan secara ganda (dua lawan dua). Kedekatan jarak antar pemain di lapangan yang kecil mempermudah komunikasi dan interaksi sosial.

Di Indonesia, aspek "nongkrong" adalah bagian penting dari budaya olahraga. Padel menjadi jembatan sempurna antara olahraga dan sosialisasi.

Banyak kesepakatan bisnis atau pertemanan baru dimulai dari lapangan padel, yang sering kali dilengkapi dengan kafe atau area bersantai yang estetik di sekitarnya.

 

3. "Instagrammable" dan efek media sosial

Davina Karamoy saat berolahraga padel
Davina Karamoy saat berolahraga padel
Sumber :
  • Instagram/davinaakaramoy

Tidak dapat dipungkiri bahwa desain lapangan padel yang modern dengan dinding kaca transparan dan warna biru yang kontras sangat menarik secara visual.

Hal ini menjadikannya konten yang sempurna untuk media sosial seperti Instagram dan TikTok.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Di Indonesia, tren ini semakin kuat ketika banyak influencer dan selebriti mulai mengunggah aktivitas bermain padel mereka.

Paparan visual yang terus-menerus ini menciptakan rasa penasaran di kalangan masyarakat urban untuk ikut mencoba gaya hidup sehat yang terlihat keren tersebut.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Demo Hari Ini Ratusan Mahasiswa dan Elemen Masyarakat Kepung Jakarta Pusat, Hindari 3 Titik Ini

Demo Hari Ini Ratusan Mahasiswa dan Elemen Masyarakat Kepung Jakarta Pusat, Hindari 3 Titik Ini

Sejumlah mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi dan elemen masyarakat akan menggelar aksi unjuk rasa di Jakarta Pusat, hari ini Senin (4/5/2026).
Gempa Terkini: Garut Diguncang Gempa Magnitudo 2,8, Kedalaman 4 Kilometer

Gempa Terkini: Garut Diguncang Gempa Magnitudo 2,8, Kedalaman 4 Kilometer

Inilah gempa terkini yang terjadi pada Senin (4/5/2026). Gempa Magnitudo 2,8 mengguncang wilayah Garut, Jawa Barat.
Koh Hanny Kristianto Heran Bukan Main sampai Cabut Sertifikat Mualaf Dokter Richard Lee, Singgung soal Kolom Agama KTP

Koh Hanny Kristianto Heran Bukan Main sampai Cabut Sertifikat Mualaf Dokter Richard Lee, Singgung soal Kolom Agama KTP

Koh Hanny Kristianto mengungkapkan alasannya mengapa sampai mencabut sertifikat mualaf Dokter Richard Lee. Koh Hanny Kristianto singgung soal kolom agama KTP.
Penjual Es Teh Gembira Tiga Galon Dagangannya Terjual saat Acara Kirab Budaya, KDM: Potensi Ekonomi Pasti Tinggi Setiap Kegiatan Seperti Ini

Penjual Es Teh Gembira Tiga Galon Dagangannya Terjual saat Acara Kirab Budaya, KDM: Potensi Ekonomi Pasti Tinggi Setiap Kegiatan Seperti Ini

Santi tak bisa menyembunyikan kegembiraannya. Pasalnya, penjual es teh di Alun-Alun Sumedang ini berhasil menjual tiga galon es teh. Ini respons Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi.
Soroti Tingginya Aktivitas Kendaraan Besar di Jatinangor, Dedi Mulyadi: Jangan Sampai di Kawasan Perguruan Tinggi Mahasiswa Nyebrang Saja Tidak Bisa

Soroti Tingginya Aktivitas Kendaraan Besar di Jatinangor, Dedi Mulyadi: Jangan Sampai di Kawasan Perguruan Tinggi Mahasiswa Nyebrang Saja Tidak Bisa

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menyoroti tingginya aktivitas kendaraan besar di Jatinangor. 
Rekap Hasil Final Piala Thomas dan Uber 2026: China Dekati Rekor Mentereng Indonesia, An Se-young Cs Tunjukkan Dominasi

Rekap Hasil Final Piala Thomas dan Uber 2026: China Dekati Rekor Mentereng Indonesia, An Se-young Cs Tunjukkan Dominasi

Rekap hasil final Piala Thomas dan Uber 2026, di mana China gagal kawinkan gelar usai Korea Selatan menjadi juara di sektor putri.

Trending

Pernyataan Resmi Pihak Dokter Richard Lee Setelah Pendakwah Hanny Kristianto Cabut Sertifikat Mualafnya

Pernyataan Resmi Pihak Dokter Richard Lee Setelah Pendakwah Hanny Kristianto Cabut Sertifikat Mualafnya

Keputusan pendakwah Hanny Kristianto dengan mencabut sertifikat mualaf milik dr Richard Lee mendapat tanggapan langsung dari pihak dokter, Minggu malam (3/5).
Nilai Plus Zhong Hui daripada Megawati Hangestri di Mata Ko Hee-jin, Ternyata Bedanya Bak Bumi dengan Langit?

Nilai Plus Zhong Hui daripada Megawati Hangestri di Mata Ko Hee-jin, Ternyata Bedanya Bak Bumi dengan Langit?

Wajar pelatih Ko Hee-jin memilih Zhong Hui ketimbang Megawati Hangestri untuk isi kuota Asia Red Sparks, ternyata pevoli China itu punya banyak keunggulan.
KDM Langsung Temui Penjual yang Kiosnya Dibakar saat May Day, Gubernur Jawa Barat itu Beri Bantuan ke Pak Nandang: Alhamdulillah

KDM Langsung Temui Penjual yang Kiosnya Dibakar saat May Day, Gubernur Jawa Barat itu Beri Bantuan ke Pak Nandang: Alhamdulillah

Baru-baru ini kang Dedi Mulyadi atau KDM membantu seorang pedagang yang tokonya dibakar di momen Hari Buruh lalu pada 1 Mei, tidak diduga bantuannya
Eks Brasil U-20 Bisa Jadi Alternatif Naturalisasi Timnas Indonesia Andai Diaspora Belanda Ragu karena Isu Paspor

Eks Brasil U-20 Bisa Jadi Alternatif Naturalisasi Timnas Indonesia Andai Diaspora Belanda Ragu karena Isu Paspor

Ketimbang menunggu diaspora Belanda yang mulai ragu dinaturalisasi karena isu Passportgate, Timnas Indonesia bisa alihkan fokus terhadap eks Brasil U-20 ini.
Ramai Kabar Pencabutan Sertifikat Mualaf Dokter Richard Lee di Medsos, Ternyata Dulu Masuk Islam Didampingi Langsung Ustaz

Ramai Kabar Pencabutan Sertifikat Mualaf Dokter Richard Lee di Medsos, Ternyata Dulu Masuk Islam Didampingi Langsung Ustaz

Tengah heboh kabar Dokter Richard Lee di media sosial. Jika sertifikat mualafnya dicabut, begini respon pihaknya langsung
Terpopuler Trend: Rencana Pratama Arhan Setelah Jadi Sarjana, hingga Aksi Tegas Dedi Mulyadi Temui Truk 42 Ton

Terpopuler Trend: Rencana Pratama Arhan Setelah Jadi Sarjana, hingga Aksi Tegas Dedi Mulyadi Temui Truk 42 Ton

mantan pemain Timnas Indonesia, Pratama Arhan ungkap rencananya setelah jadi Sarjana. Aksi tegas Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi setelah menemui truk 42 ton
Agen Pemain Voli Korea Selatan Spill Progres Transfer Megawati Hangestri ke Hillstate: Mereka Khawatir Kondisi Lutut Mega

Agen Pemain Voli Korea Selatan Spill Progres Transfer Megawati Hangestri ke Hillstate: Mereka Khawatir Kondisi Lutut Mega

Chris Kim, agen pemain voli Korea Selatan menjelaskan progres transfer Megawati Hangestri yang sebelumnya santer dikabarkan lagi merapat ke Hyundai Hillstate.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT