News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Klasemen Akhir ASEAN Para Games 2025: Indonesia Jadi Runner Up, Kantongi 393 Medali

Kontingen Indonesia menutup perjuangannya dengan berada di peringkat kedua usai mengemas 393 medali di klasemen akhir ASEAN Para Games atau APG 2025.
Senin, 26 Januari 2026 - 09:43 WIB
Rezza Surya Amri atlet para atletik Indonesia raih medali emas di APG 2025.
Sumber :
  • NPC Indonesia/Yoma Times Suryadi

Jakarta, tvOnenews.com - Kontingen Indonesia menutup perjuangannya dengan berada di peringkat kedua usai mengemas 393 medali di klasemen akhir ASEAN Para Games atau APG 2025.

Selesai sudah rangkaian ajang bergengsi APG 2025, yang digelar di Nakhon Ratchasima, Thailand pada Minggu (25/1/2026) malam WIB.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Tercatat Thailand sebagai tuan rumah keluar sebagai juara umum, usai bertengger di peringkat pertama klasemen akhir APG 2025. Tercatat skuad Gajah Putih mengemas 488 medali dengan rincian 175 emas, 155 perak dan 158 perunggu.

Sementara itu, Indonesia keluar sebagai runner-up usai mengumpulkan 393 medali, yang terdiri dari 135 emas, 144 perak dan 114 perunggu. Sehingga finis di posisi kedua klasemen akhir.

Di belakang Indonesia, ada Malaysia yang meraih 64 emas, 64 perak dan 73 perunggu atau total 201 medali di APG 2025. Dilanjutkan dengan Filiipina dengan 45 medali emas, 37 medali perak, dan 52 medali perunggu.

Kemudian posisi lima besar dihuni oleh Vietnam yang mengantongi 144 medali yakni 38 emas, 48 perunggu dan 58 perak.

Sementara itu, Brunei Darussalam menjadi juru kunci alias menduduki peringkat ke-10 usai meraih enam medali yang terdiri dari satu emas, tiga perak dan dua perunggu.

Berikut klasemen akhir APG 2025, Minggu (25/1/2026):

1. Thailand  -  176 emas, 155 perak, 158 perunggu, total 489 medali 

2. Indonesia - 135 emas, 144 perak, 114 perunggu, total 393 medali 

3. Malaysia - 64 emas, 64 perak, 73 perunggu, total 201 medali 

4. Filipina - 45 emas, 37 perak, 52 perunggu, total 134 medali 

5. Vietnam - 38 emas, 48 perak, 58 perunggu, total 144 medali 

6. Myanmar - 20 emas, 18 perak, 20 perunggu, total 58 medali 

7. Singapura - 13 emas, 7 perak, 9 perunggu, total 29 medali 

8. Timor Leste - 3 emas, 1 perak, 1 perunggu, total 5 medali 

9. Laos - 2 emas, 5 perak, 9 perunggu, total 16 medali 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

10. Brunei Darussalam - 1 emas, 3 perak, 2 perunggu, total 6 medali.

(nad)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Soal Isu Pembatasan Media Sosial, Dr. Stepi Anriani: Pentingnya Melawan Disinformasi

Soal Isu Pembatasan Media Sosial, Dr. Stepi Anriani: Pentingnya Melawan Disinformasi

Wacana pembatasan media sosial kembali mengemuka di tengah meningkatnya ancaman disinformasi digital yang kian sistemik.
Di Hadapan Dedi Mulyadi, Anak Korban Kecelakaan Kereta di Bekasi Ceritakan Chat Terakhir ke Ibunya: "Mama di Mana?"

Di Hadapan Dedi Mulyadi, Anak Korban Kecelakaan Kereta di Bekasi Ceritakan Chat Terakhir ke Ibunya: "Mama di Mana?"

Di hadapan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi, anak korban kecelakaan kereta di Bekasi menceritakan chat terakhir ibunya kepada dirinya. 
Bulent Karsioglu Dapat Apresiasi dari Dubes Turki Usai Bawa Jakarta Pertamina Enduro Juara Proliga 2026

Bulent Karsioglu Dapat Apresiasi dari Dubes Turki Usai Bawa Jakarta Pertamina Enduro Juara Proliga 2026

Pelatih Jakarta Pertamina Enduro, Bulent Karsioglu mendapatkan sambutan hangat dari Duta Besar Turki, Talip Küçükcan usai membawa Megawati Hangestri dan kawan-kawan mempertahankan gelar juara di Proliga 2026.
“Mamah Pulang Malam” Chat Terakhir Guru Nurlaela ke Anak Semata Wayang Sebelum Tewas dalam Tragedi Kereta Bekasi

“Mamah Pulang Malam” Chat Terakhir Guru Nurlaela ke Anak Semata Wayang Sebelum Tewas dalam Tragedi Kereta Bekasi

Pesan singkat itu diterima sekitar pukul 17.30 WIB. Saat itu sang anak menanyakan keberadaan ibunya yang belum pulang.
Nasib Sopir Taksi Greem SM  Usai Diduga Jadi Pemicu Tabrakan Kereta di Bekasi, Polisi: Tak Bisa Disebut Nerobos

Nasib Sopir Taksi Greem SM  Usai Diduga Jadi Pemicu Tabrakan Kereta di Bekasi, Polisi: Tak Bisa Disebut Nerobos

Menurut Sandhi, dugaan sementara mengarah pada masalah teknis berupa gangguan kelistrikan pada taksi listrik tersebut,
Usai Kecelakaan Maut di Bekasi, Dedi Mulyadi Murka Soal Perlintasan Liar Kereta: Jangan Ada Korban Lagi!

Usai Kecelakaan Maut di Bekasi, Dedi Mulyadi Murka Soal Perlintasan Liar Kereta: Jangan Ada Korban Lagi!

Menurut Dedi Mulyadi, penyelesaian persoalan ini tidak bisa hanya dibebankan pada satu institusi. Ia menekankan perlunya sinergi antara pemerintah pusat, operator perkeretaapian, pemerintah daerah, hingga warga sekitar jalur rel.

Trending

Pengakuan Masinis KA Argo Bromo Anggrek sesaat setelah Keretanya Tertabrak KRL di Bekasi Timur: Sinyal Tiba-Tiba Merah

Pengakuan Masinis KA Argo Bromo Anggrek sesaat setelah Keretanya Tertabrak KRL di Bekasi Timur: Sinyal Tiba-Tiba Merah

Masinis KA Argo Bromo Anggrek Nofiandri sempat buka suara sesaat setelah insiden kecelakaan maut yang melibatkan keretanya dengan KRL Commuter Line di Bekasi -
Jadwal Megawati Hangestri Usai Proliga 2026: Megatron Siap Turun Gunung Lagi di Ajang Internasional

Jadwal Megawati Hangestri Usai Proliga 2026: Megatron Siap Turun Gunung Lagi di Ajang Internasional

Menilik jadwal Megawati Hangestri setelah tampil di Proliga 2026. Atlet yang akrab disapa Megatron itu akan kembali turun gunung untuk membela Timnas Voli Putri Indonesia.
Sudah Ada di ASEAN, PSSI Bisa Naturalisasi Kilat Eks Timnas Belanda untuk Perkuat Timnas Indonesia di Piala AFF 2026

Sudah Ada di ASEAN, PSSI Bisa Naturalisasi Kilat Eks Timnas Belanda untuk Perkuat Timnas Indonesia di Piala AFF 2026

PSSI bisa menambah amunisi baru lewat naturalisasi cepat eks Timnas Belanda untuk Piala AFF 2026 saat sejumlah pemain abroad Timnas Indonesia berpotensi absen.
Gara-gara NAC Breda Merajuk Karena Dean James, KNVB Sebut 133 Pertandingan Liga Belanda Terdampak Skandal Paspoortgate

Gara-gara NAC Breda Merajuk Karena Dean James, KNVB Sebut 133 Pertandingan Liga Belanda Terdampak Skandal Paspoortgate

NAC Breda mengajukan gugatan pada KNVB atas keinginan mereka untuk pertandingan ulang melawan Go Ahead Eagles karena memainkan Dean James tak dikabulkan. 
Klasemen Piala Thomas dan Uber 2026: Fajar Alfian Menangis, Tim Putra Indonesia Gagal Lolos ke Perempat Final

Klasemen Piala Thomas dan Uber 2026: Fajar Alfian Menangis, Tim Putra Indonesia Gagal Lolos ke Perempat Final

Klasemen Piala Thomas dan Uber 2026, di mana tim putra dan putri bulu tangkis Indonesia meraih hasil berbeda di ajang bergengsi ini.
Penuhi Kepercayaan Gubernur KDM, Susi Pudjiastuti Langsung Beri Gebrakan usai Jadi Komut: Mau Bank BJB Sikat Pinjol

Penuhi Kepercayaan Gubernur KDM, Susi Pudjiastuti Langsung Beri Gebrakan usai Jadi Komut: Mau Bank BJB Sikat Pinjol

Mantan Menteri KKP menerima tawaran dari Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM). Komisaris Utama Independen ini langsung mau Bank BJB berantas pinjol di Jabar.
Rekap Hasil Piala Thomas 2026: Kalah 1-4 dari Prancis, Indonesia untuk Pertama Kalinya Gugur di Fase Grup

Rekap Hasil Piala Thomas 2026: Kalah 1-4 dari Prancis, Indonesia untuk Pertama Kalinya Gugur di Fase Grup

Indonesia kalah 1-4 dari Prancis di laga terakhir Grup D Piala Thomas 2026.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT