Megawati Hangestri Memangnya Lebih Populer di Korea Ketimbang di Indonesia? Megatron Pernah Jujur soal Ini
- Instagram/@jpevolley
tvOnenews.com - Nama Megawati Hangestri Pertiwi kembali menjadi sorotan publik setelah sukses membawa Jakarta Pertamina Enduro (JPE) ke final Four Proliga 2026.
Pertamina Enduro kini mencuri perhatian setelah berhasil merebut puncak klasemen sementara dari Gresik Phonska Plus Pupuk Indonesia, yang sejak awal menempati posisi pertama.
Kepastian itu datang setelah tim yang diperkuat Megawati dan rekan-rekannya meraih dua kemenangan di kandang sendiri pada seri Malang pekan lalu.

- Instagram @jpevolley
Pada Kamis (5/2/2026), JPE menang telak atas Jakarta Electric PLN dengan skor 3-0 (25-13, 25-21, 25-17).
Kemudian pada Minggu (8/2/2026), mereka kembali menang tanpa kehilangan satu set pun saat menghadapi Medan Falcons dengan skor 3-0 (28-26, 25-15, 25-15).
Megawati yang menyumbangkan 17 poin pada laga kontra Medan Falcons kini menjadi satu-satunya pemain Indonesia yang menembus posisi 10 besar top skor Proliga 2026 jelang seri Bojonegoro.
Sang “Megatron” berada di peringkat ketiga dengan 153 poin, hanya berselisih kurang dari 25 poin dari posisi kedua, sehingga masih berpeluang menembus tiga besar.
Penampilan apiknya di Proliga mengingatkan publik pada masa gemilangnya saat memperkuat Daejeon Jung Kwan Jang Red Sparks di Liga Voli Korea Selatan.
Karier Cemerlang di Korea Selatan
Megawati — akrab disapa “Megatron” — mencatat sejarah selama dua musim bermain di Korea Selatan. Bersama Red Sparks, ia tampil luar biasa hingga membawa klub menjadi runner-up Liga Voli Korea, setelah bertarung sengit dalam lima gim melawan tim idolanya, Pink Spiders, yang diperkuat legenda voli Korea, Kim Yeon-koung.
Dengan strategi racikan Ko Hee-jin dan sokongan setter berpengalaman Yeum Hye-seon, Red Sparks berhasil menyingkirkan juara bertahan di babak playoff dan melaju ke final.
Megawati juga memimpin tim meraih 13 kemenangan beruntun, mengukuhkan posisinya sebagai pemain kunci selama dua musim terakhir.
Secara individu, prestasi Megawati juga mengesankan. Ia berhasil meraih dua gelar MVP pada putaran ketiga dan keempat musim tersebut, bersaing ketat dengan Kim Yeon-koung.
Pengamat voli Korea, Cha Sang-hyun, bahkan memberinya julukan “Mega Power” karena pengaruh besarnya di kompetisi negeri ginseng itu.
Load more