Yamaha Punya Banyak PR Jelang MotoGP 2026, Fabio Quartararo Keluhkan Hasil Tes Pramusim
- Instagram/Fabio Quartararo
Jakarta, tvOnenews.com - Pembalap Monster Energy Yamaha MotoGP, Fabio Quartararo, tidak menutup-nutupi kondisi terkini motor barunya usai tes pramusim MotoGP 2026 di Sepang, Malaysia.
Alih-alih memberi harapan tinggi, ia justru mengakui Yamaha masih tertinggal jauh dari para rival, bahkan setelah mencoba mesin V4 terbaru.

- Instagram/Fabio Quartararo
El Diablo sempat turun dua hari dalam sesi shakedown dan melanjutkan pada hari pertama tes resmi.
Namun, impresi yang ia rasakan belum cukup meyakinkan untuk bersaing di barisan depan. Menurutnya, jarak performa dengan pabrikan lain masih terlalu besar.
Situasi Yamaha semakin sulit ketika masalah teknis membuat garasi mereka tertutup pada hari kedua tes.
Di tengah kondisi itu, Quartararo juga harus menahan rasa sakit akibat cedera patah jari yang belum sepenuhnya pulih.
Pada hari pembuka, ia hanya mampu menempati posisi kesembilan dengan selisih 0,851 detik dari Marc Marquez yang memimpin catatan waktu.
Hasil tersebut belum cukup untuk membangun optimisme jelang musim baru.
"Saya tidak bisa mengatakan bahwa saya percaya diri karena kita melihat betapa besarnya kami menderita, kita melihat bahwa catatan waktu kami tidak terlalu bagus,” ujar Quartararo dikutip dari Crash.

- REUTERS/Stephane Mahe
Meski demikian, Quartararo menegaskan bahwa fokusnya bukan sekadar mengejar posisi grid, melainkan memastikan perkembangan nyata pada motor.
Ia juga menepis anggapan bahwa performa kurang maksimal disebabkan proses adaptasi dari mesin Inline4 ke V4.
Menurutnya, ia sudah memahami perubahan karakter motor, tetapi paket teknis Yamaha memang belum cukup kompetitif dibandingkan para pesaing.
"Masih banyak pekerjaan yang harus dilakukan, terutama pada saat menikung, traksi, elektronik, daya cengkeram, hingga tenaga. Jadi ada banyak hal yang harus disesuaikan," sambung Quartararo.
Ia bahkan secara terbuka mengakui kecepatan para rival terlihat sangat impresif sejak hari pertama. Sementara tim lain sudah menemukan ritme, Yamaha masih berupaya mencari keseimbangan ideal.
Kondisi tersebut juga tercermin dari hasil rekan setimnya, Alex Rins, yang finis di posisi ke-14 pada hari terakhir.
Load more